Pp Pakaian Seragam Pramuka

Embed Size (px)

Text of Pp Pakaian Seragam Pramuka

KEPUTUSAN KWARTIR NASIONAL GERAKAN PRAMUKA NOMOR 088 TAHUN 1981 TENTANG PETUNJUK PENYELENGGARAAN PAKAIAN SERAGAM PRAMUKA Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, Menimbang : 1. bahwa keputusan Musyawarah Nasional Gerakan Pramuka Tahun 1974 di Manado, Sulawesi Utara, menyatakan agar Petunjuk Penyelenggaraan Pakaian SeragamPramuka supaya disempurnakan, disesuaikan dengan tujuan Gerakan Pramuka dan selera anak-anak dan pemuda-pemuda, serta sesuai dengan perkembangan masyarakat ; 2. bahwa untuk menertibkan pelaksanaan penggunaan pakaian seragam Pramuka perlu disempurnakan petunjuk Penyelenggaraan Pakaian Seragam Pramuka yang mencakup pakaian seragam putri maupun putra ; 3. bahwa untuk melaksanakan maksud tersebut diatas, perlu menerbitkan Petunjuk Penyelenggaraan baru, sebagai pengganti dan penyempurnaan Petunjuk Penyelenggaraan Pakaian Seragam Pramuka tersebut pada lampiran Keputusan Kwartir Nasional GerakanPramuka Nomor 104/KN/74 Tahun 1974. : 1. Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 238 Tahun 1961 tentang Gerakan Pramuka ; 2. Keputusan Prasiden Republik Indonesia nomor 12 Tahun 1971 tentang Anggaran Dasar Gerakan Pramuka ; 3. Keputusan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Nomor 045/KN/74 Tahun 1974 tentang Anggaran Rumah Tangga Gerakan Pramuka ; 4. Keputusan Kwartir Nasional Gerakan Nasional Nomor 104/KN/74 Tahun 1974 tentang Petunjuk Panyelenggaraan Pakaian Seragam Pramuka.

Mengingat

Memperhatikan : Kesepakatan Andalan Daerah Puteri pada Temu Karya tanggal 12-14 Mei 1980 di Jakarta. Mendengar : 1. Saran-saran Andalan Nasional Harian ; 2. Saran-saran staf Kwartir Nasional Gerakan Pramuka. MEMUTUSKAN : Menetapkan Pertama Kedua Ketiga Keempat : : Mancabut Keputusan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Nomor 104/KN/74 Tahun 1974, tentang Petunjuk Penyelenggaraan Pakaian Seragam Pramuka. : Menetapkan Petunjuk Penyelenggaraan Pakaian Seragam Pramuka seperti yang tertera pada lampiran surat keputusan ini. : Menginstruksikan kepada Kwartir dan Satuan Gerakan Pramuka di seluruh Indonesia untuk melaksanakan isi keputusan ini. : Apabila kemudian ternyata terdapat kekeliruan dalam surat keputusan ini maka akan diadakan pembetulan sebagaimanan mestinya. Keputusan ini mulai berlaku sejak ditetapkan.

Ditetapkan di Jakarta Pada tanggal 18 Juni 1981. Ketua Kwartir Nasional,

Letjen TNI (Purn) Mashudi.

LAMPIRAN KEPUTUSAN KWARTIR NASIONAL GERAKAN PRAMUKA NOMOR 088 TAHUN 1981 PETUNJUK PENYELENGGARAAN PAKAIAN SERAGAM PRAMUKA BAB I PENDAHULUAN Pt. 1. Umum. a. Gerakan Pramuka adalah suatu gerakan pendidikan yang merupakan satu-satunya wadah pendidikan kepramukaan yang menggunakan prinsip-prinsip dasar metodik pendidikan kepramukaan di Indonesia. Sebagai organisasi pendidikan, maka di samping segala sesuatu diusahakan bernilai pendidikan juga Gerakan Pramuka mempunyai ciri khas, yang membedakan dengan organisasi lain, yaitu antara lain digunakannya pakaian seragam Pramuka dan tanda pengenalnya. b. Sesuai dengan pendidikan yang dilakukan di dalam Gerakan Pramuka, maka pakaian seragam inipun merupakan alat pendidikan, yang diharapkan dapat mempengaruhi sikap dan tingkah laku Pramuka yang mengenakannya. Penggunaan warna coklat muda dan coklat tua mengingatkan para pramuka akan pakaian yang digunakan oleh pejuang-pejuang kita di masa revolusi yang lalu, dan para prajurit yang berada di garis pertempuran. Oleh karena itu penggunaan pakaian seragam ini dipakai untuk menanamkan jiwa patriotisme yang besar dikalangan Pramuka. Di samping itu pakaian seragam ini harus praktis, menarik, menyenangkan dan membanggakan bagi pemakainya. c. Semua anggota Pramuka mengenakan pakaian seragam Pramuka, yang bentuk, corak, warna dan tata cara pemakaiannya diatur oleh Kwartir Nasional Gerakan Pramuka. Bentuk, corak dan tata cara pemakaian tersebut disesuaikan dengan jenis pemakaiannya puteri dan putera, perkembangan jasmani dan rokhani anak didik, kegiatan yang bisa dilakukan dalam kepramukaan dan disesuaikan dengan perkembangan masyarakat. d. Maksud Petunjuk Penyelenggaraan ini adalah untuk memberi pedoman kepada Kwartir dan satuan Pramuka, untuk menertibkan pemakaian pakaian seragam Pramuka agar dapat menunjang usaha mencapai tujuan Gerakan Pramuka, serta memberi petunjuk kepada para Pramuka Puteri dan Putera tentang pemakaian pakaian seragam secara tertib dan rapih. Pt. 2. Ruang Lingkup. Petunjuk Penyelenggaraan ini meliputi : a. Pendahuluan. b. Pengertian dan Fungsi. c. Pakaian Seragam Pramuka Puteri. d. Pakaian Seragam Pramuka Putera. e. Tata cara pemakaian Pakaian Seragam. f. Penutup. Pt. 3 Pengertian. a. Pakaian Seragam Pramuka adalah pakaian yang dikenakan oleh semua anggota Gerakan Pramuka, yang bentuk, corak, warna dan tata cara pemakaian seragam, sesuai dengan ketentuan yang dibuat oleh Kwartir Nasional Gerakan Pramuka. b. Pakaian Seragam Pramuka menurut keperluannya dibagi dalam : 1) Pakaian Seragam Harian. 2) Pakaian Seragam Perkemahan, kerja bakti dan olah raga. 3) Pakaian Seragam Khusus. 4) Pakaian Seragam Satuan Karya. c. Pakaian Seragam Pramuka terdiri dari : 1) Tutup Kepala. 2) Baju Pramuka, a) Blus untuk Pramuka Puteri. b) Kemeja untuk Pramuka Putera. (1) Rok Pramuka untuk Pramuka Puteri. (2) Celana Pramuka untuk Pramuka Putera. (3) Pita leher untuk Pramuka Puteri. (4) Setangan leher untuk Pramuka Putera. (5) Kaos kaki.

(6) Sepatu. (7) Ikat pinggang. (8) Tas untuk Pramuka Puteri (Penegak, Pandega, Pembina, Andalan dan anggota Majelis Pembimbing). BAB II FUNGSI Pt. 4. Fungsi. a. Pakaian Seragam Pramuka berfungsi sebagai sarana untuk : b. Menumbuhkan rasa jiwa kesatuan dan jiwa Pramuka. c. Memberi latihan/pendidikan tentang kerapihan, kesederhanaan, keindahan dan kesopanan. d. Menanamkan harga diri, kebangsaan nasional, jiwa persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia. e. Menanamkan rasa disiplin. BAB III PAKAIAN SERAGAM PRAMUKA PUTERI Pt. 5. Pakaian Seragam Harian. Pakaian Seragam Harian terdiri dari : a. Tutup Kepala. b. Baju Pramuka (blus). c. Rok Pramuka. d. Pita Leher. e. Kaos kaki (hanya untuk pramuka Siaga dan Penggalang). f. Sepatu. g. Ikat pinggang (hanya untuk Pramuka Penggalang) h. Tas (hanya untuk Pramuka Penegak, Pramuka Pandega dan Pembina Pramuka, Andalan dan Anggota Majelis Pembimbing). i. Tanda-tanda Pengenal. Pt. 6. Jenis Pakaian Seragam Harian. a. Pakaian Seragam Harian Pramuka Siaga. 1) Tutup kepala : a) dibuat dari kain berwarna coklat tua. b) berbentuk topi joki dengan lima potongan. c) pada batas tiap potongan diberi bis cm berwarna coklat muda. d) pada bagian atas, tepat pada pertemuan potongan-potongan, diberi bulatan hiasan, bergaris tengah antara 1 sampai 3 cm berwarna coklat tua. e) bagian belakang dari topi itu diberi ban elastik. f) leher lidah topi 5 cm. 2) Baju Pramuka/blus : a) dibuat dari kain berwarna coklat muda. b) berbentuk baju kurung berlengan pendek. c) ditambah lipatan hiasan melintang di dada selebar 2 cm. e) kerah baju model shiller. f) tidak memakai buah baju/kancing. g) tidak memakai lidah bahu. h. mempunyai dua saku pada bagian muka bawah blus. i) baju/blus dipakai diluar rok. 3) Rok Pramuka : a) dibuat dari kain berwarna coklat tua. b) berbentuk rok lipatan (plooi) yang bagian dalamnya masing-masing 3 cm. c) jumlah lipatan disesuaikan dengan dengan lingkar pinggang anak didik. d) panjang rok sampai ke lutut. 4) Pita leher : a) dibuat dari kain berwarna merah dan putih. b) - lebar 3 cm panjang 80 cm dan disimpulkan. - panjang pita dari simpul 7 8 cm, karena itu panjang pita leher dapat disesuaikan dengan besar badan pemakai.

c) dikenakan melingkar di bawah kerah baju. d) diikat dengan simpul mati, berwarna merah disebelah kanan. 5) Kaos kaki : Kaos kaki pendek, berwarna hitam polos. 6) Sepatu : a) dibuat dari kulit atau kain kanvas atau bahan lain. b) model tertutup. c) berwarna hitam. d) bertumit rendah. Catatan : Sepatu boleh berwarna coklat asal seragam untuk satu perindukan. Contoh Pakaian Seragam Harian Pramuka Siaga periksa gambar nomor 1. b. Pakaian Seragam Harian Pramuka Penggalang : 1) Tutup kepala : a) dibuat dari anyaman bambu/bahan kain, berwarna cokelat tua. b) model seperti gambar nomor 2 terlampir. 2) Baju Pramuka/blus : a) dibuat dari kain berwarna cokelat muda. b) berbentuk blus. c) buah baju didepan berwarna sama dengan blusnya. d) ditambah lipatan selebar 2 cm melintang di dada, e) berlengan pendek. f) kerah baju model shiller. g) memakai lidah bahu selebar 2 cm. h) blus dipakai dengan bagian bawah dimasukan ke dalam rok. 3) Rok Pramuka : a) dibuat dari kain berwarna cokelat tua. b) berbentuk rok dengan bagian depan memakai dua lipatan (stolplooi) masing-masing sedalam 5 cm. c) bagian belakang tanpa lipatan, hanya menggunakan kupnat. d) memakai ritsliting di bagian belakang rok (berwarna cokelat tua). e) dua saku didepan, di atas lipatan rok, memakai tutup, dan memakai lipatan selebar 2 cm (ukuran saku disesuaikan dengan besar badan). f) rok memakai ban dan diberi kolong untuk ikat pinggang. g) memakai ikat pinggang selebar 4 cm berwarna cokelat tua. h) panjang rok sampai batas lutut . 4) Pita leher : a) dibuat dari kain berwarna merah putih. b) - lebar 3 cm panjang 80 cm dan simpulkan. - panjang pita dari simpul 7-8 cm,karena itu panjang pita leher dapat disesuaikan dengan besar badan pemakai. c) dikenakan melingkar dibawah kerah baju. d) diikat dengan simpul mati, warna merah disebelah kanan. 5) Kaus kaki : Kaus kaki pendek,berwarna hitam polos. 6) Sepatu : a) dibuat dari kulit atau kain kanvas atau bahan lain. b) model tertutup. c) berwarna hitam. d) bertumit rendah. Catatan : Sepatu boleh berwarna cokelat asal seragam untuk satu perindukan. Contoh Pakaian Seragam Harian Pramuka Siaga periksa gambar Nomor 1. c. Pakaian Harian Pramuka Penggalang : 1) Tutup kepala : a) dibuat dari anyaman bambu/bahan kain, berwarna cokelat tua. b) model seperti gambar nomor 2 terlampir. 2) Baju Pramuka/blus : a) dibuat dari kain berwarna cokelat muda. b) berbentuk blus. c) buah baju di depan berwarna sama dengan blusnya. d) ditambah