PRELIMINARY DESIGN - SAA SCHOOL OF PERFORMING ARTS

  • View
    9

  • Download
    6

Embed Size (px)

DESCRIPTION

Tugas Laporan dalam rangka UTS.Proyek Studio Akhir Arsitektur 39 - Sekolah Tinggi Seni Pertunjukan.Fakultas Teknik Jurusan Arsitektur Universitas Katolik Parahyangan Bandung Indonesia

Transcript

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Pemilihan Fungsi dan Tapak

Dewasa ini sesuai dengan berkembang pesatnya jaman, banyak terjadi pergeseran nilai-nilai sosial dan budaya terutama akibat masuknya budaya luar negri pada jaman globalisasi di Indonesia. Perkembangan budaya dari luar negri tersebut telah menjamur mulai dari lifestyle, sosial, seni budaya hingga langgam arsitektur. Selain terkenal sebagai kota pendidikan, Kota Bandung kini lebih dikenal sebagi kota pariwisata. Untuk meraih predikat tersebut, Kota Bandung tentunya memiliki daya tarik yang khas sehingga wisatawan domestik dan luar negri berhasrat untuk mengunjungi Kota Bandung. Daya tarik itu sendiri muncul dari banyak faktor yang diantaranya adalah industri kreatif Kota Bandung yaitu kerajinan tangan, musik, pagelaran seni, dan lainnya.Potensi-potensi seni yang terdapat di Kota Bandung tentunya memerlukan sebuah wadah yang dapat menampung dan mendidik. Hal ini diperlukan agar Kota Bandung dapat menghasilkan produk kreasi karya kreatif dalam bidang seni musik dan seni tari. Sek olah Tinggi Seni Pertunjukan bermaksud mewadahi masyarakat yang memiliki kemampuan dan kecakapan dalam bidang seni guna membangun potensi mereka kearah yang lebih baik dan dapat bersaing dalam skala global. Selain mempelajari seni dan budaya kontemporer, mahasiswa juga dibekali dengan kesenian dan budaya lokal sehingga dapat mempertunjukan sekaligus melestarikan budaya Indonesia sebagai identitas bangsa.Sekolah Tinggi Seni Pertunjukan merupakan tempat pembinaan dan penyaluran potensi bakat masyarakat Indonesia khususnya di kalangan remaja hingga dewasa, baik secara langsung maupun tidak langsung. Oleh sebab itu fungsi bangunan Sekolah Tinggi Seni Pertunjukan dipilih untuk mewujudkan mimpi masyarakat Indonesia dalam bermain musik, menari, memerankan, dan mempertunjukkan segala kreasi bakat yang telah dilatih secara profesional, yang setingkat dengan School of Performance Art level global.

"The Lion City has much to offer for students looking for a world-class education a stones throw from home. It also gives many young people the opportunity to be independent and to find their calling in society no matter what their background. Singapore undoubtedly qualifies as home away from home for tens of thousands of Indonesians currently working and studying there. For decades, the city-states close proximity to Indonesia, and its wealth of established higher education institutions, has been attracting students from all over the country to obtain their international academic credentials." Sumber : http://www.thejakartapost.com/news/2012/03/27/singapore-outward-looking-students.html#sthash.5TutzvqX.dpuf

Kesenian berhubungan erat dengan perasaan dan konsentrasi sehingga desain sekolah tersebut haruslah nyaman dan dapat mendukung kegiatan mahasiswa secara optimal. Lembaga pendidikan tinggi di Bandung yang menyelenggarakan program studi seni pertunjukan masih dinilai belum mampu untuk menyediakan sarana atau fasilitas yang memadai bagi para mahasiswa yang seharusnya menjadi penunjang bagi mahasiswa untuk menjadi lebih kreatif dan kompeten di bidang seni tersebut. Dengan adanya Sekolah Tinggi Seni Pertunjukan yang setara dengan world-class school of performance art lainnya, diharapkan peminat seni pertunjukan di Bandung tidak perlu ke luar negeri untuk menuntut ilmu dan mengembangkan bakatnya.

"The fourth semester student at Lasalle College of the Arts related how she hadnt quite managed to find a suitable university specializing in her hometown of Bandung, West Java. When Felicia decided to look overseas, she chose to enrol at Lasalle, an accredited Singapore-based institution with fortes in design, fine arts, integrated arts, media arts and performance arts."Sumber : http://www.thejakartapost.com/news/2012/03/27/singapore-outward-looking-students.html#sthash.5TutzvqX.dpuf

Sekolah Tinggi Seni Pertunjukan memiliki sasaran mahasiswa berasal dari Bandung dan wilayah Indonesia lainnya, bahkan international students dari berbagai negara khususnya negara ASEAN sekitar Indonesia. Diharapkan mahasiswa Seni Pertunjukan Indonesia dapat berkompetensi pada tingkat internasional dalam seni pertunjukan modern dan tradisional, dalam misi mengenalkan budaya Indonesia pada ranah global. Dengan turut menghasilkan lulusan profesional dalam bidang seni yang dapat bersaing dengan level global, Sekolah Tinggi Seni Pertunjukan ikut menunjang program pemerintah dalam menggalakan sektor pendidikan dan pariwisata Kota Bandung. Area sekitar Jalan Riau Urban Creative Area di Bandung. Masyarakat Kota Bandung diharapkan dapat lebih lagi mengenal edukasi dan hiburan kesenian pertunjukan dalam dan luar negeri.

1.2 Tujuan 1) Sebagai sarana pendidikan kesenian professional di bidang seni pertunjukan setara dengan S1 yang menekankan pada eksplorasi seni melalui eksperimen, modifikasi, dan pembelajaran2) Sebagai wadah bagi calon seniman dan pendidik seni dalam mempertunjukan hasil karyanya pada masyarakat umum secara kontinu sehingga mereka dapat dilepas menjadi seniman-seniman handal maupun pendidik seni yang mewarnai dan melestarikan kesenian Indonesia.3) Sebagai sarana hiburan serta sebuah pagelaran seni bagi masyarakat kalangan bawah, menengah, dan atas di Kawasan Urban Riau Kota Bandung.4) Sebagai ikon karakter seni budaya di kawasan Urban Riau Kota Bandung melalui tampilan fisik bangunan yang atraktif dan citra bangunan1.3 Manfaat1) Menyediakan sarana akomodasi yang memadai dalam bentuk Sekolah Tinggi Seni Pertunjukan2) Menciptakan lapangan kerja baru bagi penduduk sekitar3) Meningkatkan nilai dan potensi di Kawasan sekitar tapak tersebut dengan menjadikan bangunan tersebut sebagai Activity Generator4) Menjawab kebutuhan masyarakat yang ingin mengembangkan potensinya dalam bidang seni pertunjukan khususnya dalam bidang seni musik, tari, dan teater

1.4 Ruang LingkupRuang lingkup dari proyek SAA 39 ini terletak di daerah Jalan L.L.R.E Martadinata, Kota Bandung, sesuai dengan tapak-tapak yang telah ditentukan sebelumnya yaitu zona urban, sub-urban, dan city center (pusat kota). Batasan yang berlaku dalam proses perancangan ini yaitu berdasarkan peraturan pemerintah mengenai Perguruan Tinggi di Indonesia.

1.5 Sistematika Pembahasan LaporanBAB IPENDAHULUANBerisi latar belakang pemilihan fungsi dan tapak, tujuan dan manfaat dipilihnya fungsi, serta ruang lingkup dalam konteks tapak yang dipilih.BAB IIDATA TAPAK DAN TINJAUAN FUNGSIBersisi data tapak (berdasarkan survey lapangan, dan peraturan daerah yang berlaku), data fungsi (dalam bentuk studi literatur dan studi fungsi nyata sejenis), serta data bahan bangunan yang akan digunakan dalam proses perancangan.BAB IIIANALISIS TAPAK DAN FUNGSIBerisi analisa tapak, fungsi dan program ruang, bentuk massa dan tampilan bangunan, struktur dan konstruksi, utilitas dan kelengkapan bangunan, serta rumusan permasalahan perancangan.BAB IVKONSEP PERANCANGANMembahas mengenai konsep-konsep perancangan Sekolah Tinggi Seni Pertunjukan di Jl. L.L.RE. Martadinata, Bandung

BAB IIDATA2.1. Data Tapak (survey Lapangan, Peraturan Daerah)

Pilihan tapak terbagi atas 3 zona, yaitu :a. Zona Pusat Kota/City Centre (CC), dengan 4 alternatif pilihanb. Zona Urban (U), dengan 3 alternatif pilihan.c. Zona Sub-Urban (SU), dengan 3 alternatif pilihan.Sekolah Tinggi Seni Pertunjukan menuntut lokasi dengan keadaan kota yang aktif dan mendukung kegiatan kreatif. Lingkungan yang aktif-kreatif dapat memicu activity generator di area tersebut. Fungsi sebagai sekolah tinggi diharapkan mempunyai akses yang lebih mudah dan besar agar tidak terjadi kepadatan kendaraan saat masuk dan keluar.Ketiga pilihan tapak di Zona Urban (U) antara lain :Tabel 2.1 Tiga tapak urbanU1U2U3

GAMBAR

LOKASIJl. L.L.RE. MartadinataJl. L.L.RE. MartadinataJl. L.L.RE. Martadinata

LUAS5.379 M25.424 M25.375 M2

KDB30-50% = 1.613,7 -2.689,5 M230-50% = 1.627,2 M2 2.712 M230-50% = 1.612,5 M2 2.687,5 M2

KLB1.8 = 9.682 M21.8 = 9.781 M21.8 = 9.675 M2

BATAS TAPAKUtara : Sekolah Santo Aloysius 1Barat : Riau JunctionTimur : RS. LimijatiSelatan : Taman kotaUtara : Masjid IstiqomahBarat : Bank MandiriTimur : Permukiman dan cafSelatan : CafUtara : Taman PramukaBarat : Permukiman mewahTimur : Permukiman dan cafSelatan : Permukiman

SIRKULASILebar jalan = +- 7MJalan dua arah dengan jalan trunojoyo sebagai jalan sekunder yang kadang satu arahLebar jalan = 10-12 MJalan cukup lebar dengan aksis langsung kepada Masjid dan diteruskan ke Gedung SateLebar jalan = +- 8MJalan cukup lebar dengan adanya Taman Pramuka dan Taman ublic

VIEWTaman KotaBoulevard, MasjidTaman Pramuka

MATAHARI

PembayanganDaerah cukup rindang oleh pohon dan dengan adanya tetangga bangunan yang cukup tinggi sehingga tapak terbayangiDaerah lebih terik dikarenakan jalan yang lebih lebarDaerah rindang oleh pepohonan dari taman-taman sekitar tapak

KEPADATANKemacetanPedestrian aktifKemacetanPedestrian aktifKemacetanPedestrian aktif

VEGETASIpepohonan rindang dan tamanarea terbuka pepohonan rindang dan taman

UTILITAS

Air BersihPDAMPDAMPDAM

Air Kotoririgasiirigasiirigasi

ListrikPLN (gardu)PLN (gardu)PLN (gardu)

Telepontiang listriktiang listriktiang listrik

KAWASAN-pendidikan(SMA)-komersil (dept store)-pariwisata-jasa (RS)-permukiman-komersil-pendidikan (SMA)-jasa (Masjid)-permukiman padat-jasa-permukiman-komersil

PELUANG FUNGSI-Sekolah Tinggi (penunjang kawasan)-Perpustakaan (penunjang SMA)-Apartment-Rumah Sakit-Perpustakaan (penunjang SMA)-Hotel-Apartment-Sekolah Tinggi

Analisis Tapak U3

Gambar 2.2.1 Tapak Urban 3

Rencana Tata Ruang Wilayah Kota Bandung 2011-2031 berdasarkan Perda Kota Bandung tahun 2011

Gambar 2.3 Persimpangan Tapak U3Gambar 2.2 Pedestrian Tapak U3

Gambar 2.4 RTRW Kota Bandung

Lokasi Tapak: Jl. L.L