Presentasi Hidrokarbon

  • View
    218

  • Download
    8

Embed Size (px)

DESCRIPTION

Presentasi mengenai Hidrokarbon by iffatifdt X.3 17 12/13 SMAN 271 PACITAN

Transcript

Hidrokarbon

HidrokarbonSenyawaIffati IfadatiX.3/17SMA Negeri 1 Pacitan2012/2013Definisi Senyawa HidrokarbonSenyawa hidrokarbon merupakan senyawa organik paling sederhana yang tersusun dari unsur karbon dan hidrogen. Senyawa hidrokarbon berperan penting dalam kehidupan sehari-hari, terutama sebagai bahan bakar. Hidrokarbon mengandung ikatan tunggal, ikatan rangkap dua, dan ikatan rangkap tiga.Hidrokarbon juga membentuk cincin yang mengandung ikatan tunggal atau rangkap dua.Senyawa HidrokarbonZaman dahulu bangsa Mesir kuno telah mengenal formalin sebagai pengawet yang dihasilkan oleh semut.Bangsa Mesopotamia menggunakan zat pewarna yang diperoleh dari hewan Mollusca dan urea dari penguapan urin mamalia.Senyawa ini dikenal dengan sebutan senyawa organik. Sejarah Perkembangan Senyawa OrganikPada tahun 1827, Friedrich Wohler, ilmuwan dari Jerman tanpa sengaja menemukan urea ketika membuat kristal amonium sianat.Wohler mereaksikan perak sianat dengan amonium klorida untuk membuat amonium sianat. Senyawa amonium sianat termasuk anorganik, sedangkan urea merupakan senyawa organik.Kristal amonium sianat diperoleh dengan cara menguapkan pelarutnya melalui pemanasan.Pemanasan yang terlalu lama dapat mengubah amonium sianat menjadi urea. AgOCN +NH4Cl NH4OCN + AgClPerak sianat amonium kloridaAmonium sianatPerak klorida

NH4OCN(NH2)2CO Urea

Penemuan Wohler mengubah cara berfikir masyarakat. Berdasarkan penelitian yang dilakukan para ilmuwan terbukti bahwa seluruh senyawa organik mengandung unsur karbon (C).Oleh karena itu, senyawa organik sering disebut senyawa karbon.Karbohidrat, plastik, kayu, aspirin, dan antibiotik merupakan beberapa contoh dari senyawa karbon.Senyawa OrganikSenyawa AnorganikLebih mudah larut dalam pelarut nonpolar (misal alkohol) daripada dalam pelarut polar (misal air)Terurai pada suhu rendahUmumnya tidak tahan panas (titik didih dan titik cair rendah)Reaksinya berjalan lambatApabila dibakar menghasilkan kerbon (arang) atau gas CO2 dan uap air.Lebih mudah larut dalam pelarut polar daripada dalam pelarut nonpolarTerurai pada suhu tinggiUmumnya tahan panas (titik didih dan titik cair tinggi)Reaksinya berjalan cepatApabila dibakar tidak menghasilkan kerbon (C) atau gas CO2Beberapa perbedaan antara senyawa organik dan anorganikSenyawa Hidrokarbon yaitu golongan senyawa kimia yang terbentuk dari unsur-unsur karbon (C) dan Hidrogen (H).Contoh senyawa hidrokarbon sederhana mempunyai rumus CH4. Senyawa CH4 dinamakan metana. Metana terdiri atas 1 atom C dan 4 atom H.Beberapa contoh senyawa hidrokarbon yang lain yaitu C3H8 (propana), C4H10 (butana), dan C2H2 (asetilen).Identifikasi Adanya Unsur Karbon dan Hidrogen dalam Senyawa OrganikSenyawa hidrokarbon sumber utama untuk membentuk senyawa organik yang lebih besar dan kompleks.Kegunaan lain dari campuran senyawa hidrokarbon adalah sebagai bahan baku produk-produk industri, seperti plastik dan karet sintetis. Industri yang menggunakan bahan baku berupa senyawa hidrokarbon dinamakan industri petrokimia.Adanya unsur karbon dan hidrogen dalam senyawa organik dapat diketahui melalui identifikasi.Pada saat kertas dibakar, terdapat bagian dari kertas tersebut yang berwarna hitam. Warna hitam ini menunjukkan adanya unsur karbon yang terkandung di dalam kertas.Pada sistem periodik unsur , atom karbon termasuk golongan IVA dan mempunyai empat elektron pada kulit terluar. Sebagai unsur nomor 6 pada golongan IVA dan periode 2, atom karbon mempunyai konfigurasi elektron 6C : 2 4.Elektron- elektron ini menempati kulit K sebanyakdua elektron dan kulit L sebanyak empat elektron.Kulit L merupakan kulit terluar atau disebutkulit valensi. Oleh karena pada kulit valensiterdapat empat, atom karbon mempunyai empat elektron valensi.Kekhasan Atom Karbon dalam Membentuk Senyawa Hidrokarbon

Contoh, atom C berikatan dengan empat atom H yang masing-masing memiliki satu elektron valensi. Dengan demikian, atom Cdan H sekarang mempunyai konfigurasi elektron seperti gas mulia.

Atom C selain berkaitan dengan ,atom H juga dapat berkaitan dengan sesama atom C

Pasangan- pasangan elektron dalam ikatan kovalen tersebut dapat juga digambar dengan satu garis sehingga senyawa-senyawa hidrokarbon tersebut dapat digambarkan sebagai berikut.

Kemampuan atom C berkaitan dengan sesama atom C atau dengan atom lain membentuk rantai tidak terbatas, karena hal ini senyawa dapat mencapai jumlah jutaan.Semakin banyak atom C satu molekul senyawa hidrokarbon, semakin banyak pula kemungkinan rumus strukturnya. Contohnya C5H12 yang mempunyai tiga rumus struktur sbb :

13Berdasarkan jenis ikatannya dibagi menjadi tiga yaitu ikatan rantai karbon lurus atau terbuka, rantai karbon bercabang, dan ikatan karbon melingkar atau tertutup (siklik)Rantai karbon lurus atau terbuka

Rantai karbon bercabang

Rantai karbon melingkar atau tertutup (siklik)

Atau dapat juga ditulis

Atau dapat juga ditulis

Atau dapat juga ditulis Keistimewaan lain dari atom karbon adalah selain dapat berikatan tunggal dengan sesama atom karbon, juga dapat membentuk ikatan rangkap dua atau tiga diantara atom- atom karbonnya.Ikatan tunggal :

Ikatan rangkap dua :

Ikatan rangkap tiga :

Jenis ikatan tunggal pada rantai karbon disebut juga ikatan jenuh. Sementara itu, jenis ikatan rangkap pada rantai karbon disebut ikatan tidak jenuh.

Berdasarkan jumlah atom karbon lain yang terikat pada atom karbon induk, posisi atom dibedakan menjadi empat. Keempat posisi atom karbon tersebut sebagai berikut. Atom C primer, yaitu atom karbon yang mengikat satu atom C lain. Atom C sekunder, yaitu atom karbon yang mengikat dua atom C lain.Atom C tersier, yaitu atom karbon yang mengikat tiga atom C lain.Atom C kuarterner, yaitu atom karbon yang mengikat empat atom C lain.Contoh :Posisi Atom Karbon

Atom C primer terdapat pada atom C nomor 1,7,8,9,10 dan 11Atom C sekunder terdapat pada atom C nomor 3 dan 5Atom C tersier terdapat pada atom C nomor 4 dan 6Atom C kuarterner terdapat pada atom C nomor 2

Berdasarkan jenis ikatan yang terdapat dalam senyawa hidrokarbon, senyawa hidrokarbon dikelompokkan menjadi dua golongan, yaitu hidrokarbon jenuh (ikatan tunggal) dan hidrokarbon tidah jenuh (ikatan rangkap dua atau tiga).

Penggolongan Senyawa Hidrokarbon

Ikatan tunggal digolongkan alkana,Ikatan rangkap dua digolongkan alkena,Ikatan rangkap tiga digolongkan alkuna.

Berdasarkan bentuk rantai karbonnya, hidrokarbon digolongkan menjadi tiga, yaitu hidrokarbon alifatik, siklik, dan aromatik.Hidrokarbon alifatikMerupakan hidrokarbon dengan rantai karbon terbuka, dapat berupa hidrokarbon jenuh atau hidrokarbon tidak jenuh.Contoh :

Hidrokarbon aromatikTerdiri atas enam atau lebih atom C yang berstruktur cincin.Mengandung ikatan jenuh serta tidak jenuh.Ikatan jenuh dan tidak jenuh terletak berselang-selingHidrokarbon siklikHidrokarbon dengan rantai karbon tertutup atau mengandung struktur cincin.Hidrokarbon siklik yang berasal dari senyawa hidrokarbon alifatik disebut hidrokarbon alisiklikAlkana, Alkena, dan AlkunaAlkanaAdalah senyawa hidrokarbon yang terdiri atas atom-atom C dengan ikatan tunggal.Disebut juga hidrokarbon jenuh (berupa alifatik maupun siklik) dan parafin (berarti senyawa yang memiliki daya gabung kecil).Sukar bereaksi dengan zat lain.Rumus umum Alkana :Beberapa senyawa Alkana :CnH2n + 2n = bilangan bulatRumus MolekulNamaRumus MolekulNamaCH4MetanaC6H14HeksanaC2H6EtanaC7H16HeptanaC3H8PropanaC8H18OktanaC4H10ButanaC9H20NonanaC5H12PentanaC10H22DekanaRumus struktur metana digambarkan sebagai berikut.Isomer-Isomer Alkana

Apabila pada metana tersebut satu atom H-nya diganti oleh satu atom C yang mengikat tiga atom H, akan terbentuk alkana yang terdiri atas dua atom C. Alkana ini dinamakan etana.

Saat satu atom H pada etana oleh satu atom C yang mengikat tiga atom H, akan terbentuk alkana dengan tiga atom C yang disebut propana.

Pada metana dan etana, pengganti satu atom H yang terikat pada atom C sembarang oleh gugus CH3 hanya menghasilkan satu rumus struktur. Namun pada deret homolog alkana selanjutnya yaitu pada propana dan lainya, penggantian satu atom H oleh gugus CH3dapat menghasilkan lebih dari satu rumus struktur.

Hasil yang diperoleh dari pengganti atom H pada propana oleh gugus CH3 adalah n-butana dan isobutana.Kedua rumus struktur yang dihasilkan dari reaksi tersebut merupakan senyawa yang berbeda, meskipun rumus molekulnya sama yaitu C4H10. Peristiwa ini dinamakn keisomeran.n-butana dengan isobutana disebut isomer.Isomer adalah senyawa dengan rumus molekul sama tetapi rumus strukturnya berbeda. Semakin banyak jumlah atom C pada molekul alkana, semakin banyak pula isomernya.

Gugus AlkilAlkil adalah molekul alkana yang kehilangan satu atom H.

Alkil mempunyai rumus :Penamaan alkil sesuai dengan nama alkananya, tetapi akhiran ana pada alkana diganti il.Gugus metil dan gugus etil masing-masing hanya sejenis, yaitu:

Gugus propil ada dua jenis :

CnH2n + 1

Sedangkan gugus butil ada empat jenis, yaitu:Tata Nama AlkanaAlkana rantai lurus (tidak bercabang)Alkana diberi nama sesuai dengan jumlah atom C-nya dan diberi awalan n- (n = normal, tidak bercabang)CH3 - CH2 CH3 n-propanaCH3 - CH2 - CH2 n-pentana | CH3 - CH2CH2 - CH2 CH2 - CH2n-oktana | | | | CH3 CH2 - CH2 CH3 Alkana rantai bercabanga. Tentukan dahulu rantai C terpanjang yang menjadi nama alkanab. Atom-atom C yang terletak diluar atom Cterpanjang merupakan cabang atau gugus alkil. c. Berilah nomor urut pada atom-atom C di rantai terpanjang. Atom C yang mengikat gugus alkil diberi nomor urut serendah mungkin. 1CH3 - 2CH - 3CH2 - 4CH3 | CH3 Cabang = metil

Penamaan senyawa tersebut sebagai berikut :Rantai C terpa