of 32 /32
PROGRAM KERJA KELOMPOK MAHASISWA KKN UNDIKSHA DI DESA SEKUMPUL, KECAMATAN SAWAN KABUPATEN BULELENG TAHUN 2012 OLEH 1. IDA AYU SANISCA NANDA (FIP/BK) 2. NYOMAN AGUS SUSANTA (FIP/TP) 3. I GEDE TAMBA ARYA WARGAYA (FIP/TP) 4. NI LUH TANTRI (FIP/PGSD) 5. NI RAI DWIJAYANTI (FIP/PGSD) 6. NI KADEK WARMINI (FIP/PGSD) 7. GEDE RUDHIYAMA (FIP/PGSD) 8. A.A. NGR MAHENDRA PUTRA (FIP/PGSD) 9. NI WAYAN KASNI (FIP/PGSD) 10.NI KETUT ARY METRIASIH (FIP/PGSD) 11.I KADEK TODI ASTAWAN (FBS/ B. INGGRIS) 12.NI MADE R. MARETA DEWI (FMIPA/FISIKA) 13.NI MADE ASRI UTAMI (FMIPA/KIMIA) 14.I GST AYU AGUNG RADHE G. (FMIPA/KIMIA) 15.NI WAYAN SRI BUDIANI (FMIPA/BIOLOGI) 16.I PUTU GEDE ANOM (FIS/SEJARAH) 17.I WAYAN CITRA PRATAMA (FIS/GEOGRAFI) 18.I PUTU EKA SUASTANA YASA (FOK/PENJASKESREK) 19.PUTU YOGA ARTANA (FOK/PENJASKESREK) 20.KADEK YUDA WIGUNA (FOK/PENJASKESREK) PUSAT LAYANAN KULIAH KERJA NYATA

PROKER KELOMPOK KKN desa Sekumpul

Embed Size (px)

Text of PROKER KELOMPOK KKN desa Sekumpul

PROGRAM KERJA KELOMPOK MAHASISWA KKN UNDIKSHA DI DESA SEKUMPUL, KECAMATAN SAWAN KABUPATEN BULELENG TAHUN 2012

OLEH1. IDA AYU SANISCA NANDA(FIP/BK)2. NYOMAN AGUS SUSANTA(FIP/TP)3. I GEDE TAMBA ARYA WARGAYA(FIP/TP)4. NI LUH TANTRI(FIP/PGSD)5. NI RAI DWIJAYANTI(FIP/PGSD)6. NI KADEK WARMINI(FIP/PGSD)7. GEDE RUDHIYAMA(FIP/PGSD)8. A.A. NGR MAHENDRA PUTRA(FIP/PGSD)9. NI WAYAN KASNI(FIP/PGSD)10. NI KETUT ARY METRIASIH(FIP/PGSD)11. I KADEK TODI ASTAWAN(FBS/ B. INGGRIS)12. NI MADE R. MARETA DEWI(FMIPA/FISIKA)13. NI MADE ASRI UTAMI(FMIPA/KIMIA)14. I GST AYU AGUNG RADHE G. (FMIPA/KIMIA)15. NI WAYAN SRI BUDIANI(FMIPA/BIOLOGI)16. I PUTU GEDE ANOM(FIS/SEJARAH)17. I WAYAN CITRA PRATAMA(FIS/GEOGRAFI)18. I PUTU EKA SUASTANA YASA(FOK/PENJASKESREK)19. PUTU YOGA ARTANA(FOK/PENJASKESREK)20. KADEK YUDA WIGUNA(FOK/PENJASKESREK)

PUSAT LAYANAN KULIAH KERJA NYATALEMBAGA PENGABDIAN PADA MASYARAKATUNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHASINGARAJA2012

PROGRAM KERJA KELOMPOKMAHASISWA KKN UNDIKSHA DI DESA SEKUMPUL, KECAMATAN SAWANKABUPATEN BULELENG TAHUN 2012

1. ANALISIS SITUASI DESADesa Sekumpul terletak di wilayah Kecamatan Sawan Kabupaten Buleleng merupakan dataran tinggi / pegunungan dengan ketinggian 500 sampai dengan 700 meter dari permukaan laut. Desa Galungan mempunyai luas wilayah : 272 KM yang terdiri dari : a) Tanah Pertanian 76,3 Ha. b) Tanah Tegalan 165,9 Ha. c) Tanah Perumahan 18,5 Ha. d) Tanah Kuburan 0,20 Ha dan e) Tanah lain-lain 11,1 Ha. Terbentuknya Desa Sekumpul bermula dari beberapa Penduduk Gunung Sari yang berusaha untuk mencari lahan untuk bercocok tanam dan menggembala sapi/lembu. Dan menemukan lokasi yang dirasakan cocok walau berada agak jauh dari lokasi tempat tinggalnya. Satu persatu warga gunung Sari yang meninggalkan desanya untuk ikut tinggal menetap dan membuka lahan pertanian dilokasi ini. Selain itu, warga/ penduduk Gunung Sunaran (kini Desa Galungan) banyak yang ikut membuka lahan di lokasi ini, mengingat jaraknya yang dekat dengan tempat tinggalnya. Ada juga penduduk dari Desa Sudaji,Desa Bebetin dan dari Warga Karangasem ikut tinggal dan menetap di Desa ini. Karena sudah banyak warga yang tinggal menetap di tempat ini, maka dibuat suatu pertemuan untuk memberikan nama tempat tersebut, dan nama yang tepat yaitu SARI KUMPUL yang berarti Sari adalah hasil dari bercocok taman /perkebunan dan KUMPUL berarti menyatu dan tak pernah surut atau berkurang. Sejak itulah nama tempat ini disebut Sari Kumpul. Seiring berjalannya waktu kata SARI KUMPUL berubah menjadi SEKUMPUL. Desa Sekumpul terdiri dari 2 (dua) Banjar, yaitu Banjar Dinas Desa dan Banjar Dinas Lebah. Batas -batas wilayah desa Sekumpul sebelah utara adalah wilayah desa Bebetin, sebelah timur adalah wilayah desa Galungan, sebelah barat adalah wilayah desa Sudaji,sebelah selatan adalah wilayah desa Galungan. Keadaan alam desa Sekumpul secara Geografis terletak didaerah pegunungan dengan tofografi yang berbukit-bukit dengan curah hujan yang intensitasnya sangat tinggi adalah daerah yang sangat subur sehingga sangat memungkinkan segala bentuk tanaman tumbuh subur di desa ini. Jumlah penduduk di desa Sekumpul sampai dengan per 31 Agustus 2012 yaitu 1.440 Jiwa dengan jumlah KK (Kepala Keluarga) sebanyak 431. Jika dianalisis situasi kependudukan di desa Sekumpul, Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng jumlah penduduk laki-laki sebanyak 722 jiwa, dan penduduk perempuan sebanyak 718 jiwa dimana sebagian besar bermata pencaharian penduduk sebagai buruh yaitu sebanyak 407 orang, petani sabanyak 381 orang, khususnya mengelola padi dan beberapa palawija seperti jagung, kacang tanah, dan jahe, sebagai peternak sebanyak 228 orang, sebagai pegawai swasta sebanyak 197 orang, pengerajin 12 orang,sebagai PNS sebanyak 10 orang, montir sebanyak 3 orang, TNI/POLRI sebanyak 2 orang, dan paramedis sebanyak 2 orang. Di Desa tersebut masih terdapat 44,5% keluarga miskin, hal ini salah satu penyebabnya yaitu karena banyak masyarakat yang belum memiliki pekerjaan yaitu sebanyak 86 orang. Potensi yang ada di desa Sekumpul dapat dilihat dari beberapa hal yaitu dalam bidang politik dengan adanya pengurus-pengurus serta tokoh-tokoh berbagai partai, diantaranya Partai PDI Perjuangan, Partai Gerindra, Partai Golkar, Partai Marhaen , Partai Hanura dan lain-lain. Dalam bidang ekonomi bertumpu pada sector perkebunan dimana yang menjadi andalan yaitu tanaman keras seperti cengkeh, kopi dan kakau dengan luas areal kurang lebih 239 Ha, pertanian dengan luas areal 46 Ha, dan pariwisata dimana yang menjadi idola yaitu Objek Wisata berupa Air Terjun. Dalam bidang sosial yaitu tersedianya lapangan kerja yang menjadi tumpuan ekonomi masyarakat pada sektor perkebunan dan pariwisata. Terdapat pula beberapa permasalahan yang muncul dari setiap potensi yang telah dikembangkan, seperti dalam bidang ekonomi, sosial dan budaya. Dalam bidang ekonomi, dengan berkembangnya pariwisata dan perkebunan menyebabkan adanya beberapa gesekan dari beberapa warga. Dari bidang sosial yaitu masih adanya penduduk miskin yaitu sekitar 44,5% jiwa. Dan dalam bidang budaya yaitu permasalahan dalam hal kepercayaan masyarakat yang homogen. 2. PROGRAM KERJA 1a. TemaPENDIDIKAN

b. Nama ProgramPemberian Program Bimbingan Pribadi dan Belajar dengan Mengoptimalkan Sumber Daya Manusia yang Ada di Desa Sekumpul, Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng.

c. RasionalUpaya Pemerintah dalam meningkatkan serta menyukseskan pelayanan Pendidikan di Sekolah Dasar telah menyentuh dan dirasakan oleh masyarakat. Demikian pula tentang tekad pemerintah dalam melaksanakan program Pendidikan Dasar 9 tahun sebagaimana diamanatkan dalam Undang-undang Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.Untuk di Desa Sekumpul hanya terdapat 1 buah Sekolah Dasar yaitu SD Nomor 1 Sekumpul yang berdiri sejak tahun 1968. Untuk melanjutkan ke jenjang yang lebih tingggi sudah ada SMP Negeri yang dikategorikan dekat yaitu SMP Negeri 1 Sawan yang berlokasi di Desa Sawan sekitar 4 Km dari Desa Sekumpul ke arah utara. Dilihat dari segi pendidikan masih banyak masyarakat yang belum mengenyam pendidikan yang cukup dan sekaligus belum menjalankan program pemerintah wajib belajar 9 tahun. Data yang diperoleh dari desa yaitu sebanyak 159 anak putus sekolah dasar, 281 anak putus sekolah menengah pertama (SMP), dan 314 anak putus sekolah menengah atas (SMA). Adanya anak yang putus sekolah disebabkan karena mereka memilih untuk membantu orang tua berkebun karena tidak mau lagi membebani orang tua dengan biaya pendidikan yang mulai mahal. Kurangnya keterampilan hidup yang dimiliki membuat masyarakat kurang produktif dan hanya bergantung pada hasil pertanian dan perternakan. Bagi anak yang masih mengenyam bangku sekolah, banyak anak yang memiliki pengetahuan yang rendah, dilihat dari prestasi anak-anak sekolah, masih minimnya prestasi yang diraih siswa baik nasional maupun internasional. Selain itu bakat anak-anak sekolah maupun yang putus sekolah belum dikembangkan secara baik, karena para orang tua sibuk bekerja sebagai petani dan peternak sehingga sulit untuk mengawasi anak-anak mereka dalam belajar maupun dalam mengembangkan bakat anak-anak mereka. Para orang tua sepenuhnya mempercayakan kepada pihak sekolah untuk mendidik anak mereka, padahal sekolah tidak bisa mendidik siswa secara mengkhusus, karena jumlah siswa yang banyak.Oleh karena itu, diperlukan sebuah program yang dapat membantu masyarakat mengoptimalkan potensi yang dimiliki. Program yang dibuat yaitu Pemberian Program Bimbingan Pribadi dan Belajar dengan Mengoptimalkan Sumber Daya Manusia yang Ada di Desa Sekumpul, Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng. Diharapkan melalui program ini anak sekolahan maupun yang putus sekolah dapat mengembangkan potensi mereka dalam bidang akademik maupun non akademik.

d. Sifat ProgramProgram ini bersifat rintisan karena merupakan program baru yang dibuat mahasiswa guna mengoptimalkan potensi SDM di Desa Sekumpul.e. SasaranSasaran program ini adalah seluruh masyarakat Desa Sekumpul, Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng.

f. KeterlibatanDalam pelaksanaan program ini diperlukan keterlibatan Mahasiswa KKN, siswa, kepala sekolah, guru, seluruh warga desa,dan aparat desa.

g. Metode Pelaksanaan1) Metode Observasi dan WawancaraPenulis mengadakan observasi pada masyarakat di desa Sekumpul. Kegiatan ini bertujuan untuk mengumpulkan data awal sebelum melaksanakan kegiatan pembinaan dan pelatihan, observasi ini terus dilakukan secara berkelanjutan. Selain melakukan observasi penulis juga melakukan kegiatan wawancara. Wawancara dilakukan dengan kepala desa, dan beberapa warga desa.2) Metode Pelatihan/Bimbingan BelajarAdapun tahapan secara umum kegiatan pelatihan ini adalah sebagai berikut.a. Tahap PersiapanTahap persiapan yang dilakukan, yaitu: 1) bimbingan dengan dosen pembimbing terkait dengan program kerja yang akan di usung secara kelompok di desa Sekumpul 2) menginformasikan kepala desa terkait pelaksanaan program, 3) menginformasikan jadwal pelaksanaan program kepada kepala desa dan warga masyarakat sebagai sasaran program, 4) menyiapkan alat dan bahan yang diperlukan dalam pelatihan.

b. Tahap Sosialisasi dan Pelatihan/Bimbingan BelajarPenulis mengadakan sosialisasi tentang bimbingan belajar yang akan diadakan. Kegiatan ini dilakukan agar warga masyarakat khususnya anak sekolahan atau yang putus sekolah dapat mengembangkan potensi mereka dalam bidang akademik dan non akademik. Kemudian mengadakan pelatihan kepada anak sekolahan maupun anak putus sekolah. Dengan kegiatan yang akan dilakukan yaitu: 1) Memberikan bimbingan belajar pada siswa SD untuk membantu menyelesaikan tugas-tugas dari sekolah. a. Membantu Calistung (Membaca, Menulis, dan Berhitung).2) Mengembangkan keterampilan siswa sesuai dengan minat dan bakat yang dimiliki.a. Mewarnai untuk anak-anak TK PAUDb. Tari1. Mengenal Gerak dasar tari2. Melakukan gerakan taric. Pemanfaatan barang limbah menjadi barang praktis.d. Futsal1. Mengenal teknik dasar permainan futsal dan aturan mainnya.e. Senam SKJ untuk ibu-ibu PKK dan anak-anak Sekolah Dasar.c. Tahap EvaluasiUntuk mengetahui tingkat keberhasilan dari program ini, dapat dilihat dari:evaluasi proses, yaitu dapat dilihat dari antusiasme warga desa untuk berpartisipasi dan mengapresiasi program ini. Evaluasi proses dilakukan dengan menyebarkan angket kepada warga desa dan melakukan wawancara langsung kepada warga Desa Sekumpul. Evaluasi produk, yaitu menyangkut tentang peningkatan pengetahuan anak dalam bidang akademik maupun non akademik.

h. Luaran ProgramSetelah program ini dilaksanakan diharapkan masyarakat dapat:1. Menambah waktu efektif belajar siswa di luar jam sekolah.2. Memanfaatkan waktu secara efektif dan efesien untuk belajar3. Meningkatkan sumber daya masusia yang berkualitas4. Mengembangkan minat dan bakat yang dimiliki siswa 5. Mengembangkan keterampilan dalam memanfaatkan barang limbah menjadi benda praktis atau benda pajangan.

i. Alokasi WaktuDi mulai dari tanggal 22 Oktober sampai dengan 22 November 2012. Masing-masing bimbingan belajar rata-rata dialokasikan waktu 2 jam setiap pertemuan. Alokasi waktu keseluruhan kegiatan adalah 131 jam.

j. Jadwal PelaksanaanNOKEGIATAN

OKTOBER 2012NOPEMBER 2012

3451234

1Observasi jumlah anak sekolah dan anak putus sekolah

2Sosialisasi program kegiatan bimbingan belajar kepada kepala desa, orang tua siswa dan anak putus sekolah, dan siswa-siswi TK dan SD di desa Sawan

3Penyusunan modul dan pelaksanaan kegiatan bimbingan belajar dan evaluasi

4Penyusunan laporan KKN kelompok

k. BiayaNo.Nama BarangHarga/barangBanyakHarga

1.Lem Fox9.000 19.000

2. Crayon 7.0004 kotak28.000

3. Sket Gambar100120 lembar12.000

JumlahRp. 49.000

3. PROGRAM 2 a. TemaTEKNOLOGI TEPAT GUNA

b. Nama ProgramPeningkatan Promosi Pariwisata Air Terjun Desa Sekumpul melalui Pemanfaatan Blog, Sosial Media dan Media Konvensional.

c. RasionalBerbicara tentang keindahan alam di Bali tidak pernah ada habisnya. Berada tepat di balik barisan perbukitan Bali memang menjadikan Bali Utara, yang seluruh wilayahnya masuk ke dalam Kabupaten Buleleng, miskin hujan. Memang tidak salah jika banyak yang mengatakan Bali Utara adalah tempat yang paling panas di Bali. Namun siapa sangka, Bumi Pandji Sakti ini justru memiliki banyak sumber mata air.Desa Sekumpul, Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng merupakan desa yang memiliki banyak potensi, baik itu potensi pertanian, agro wisata yang memperkenalkan tanaman kopi,cengkeh dan cacao, potensi kerajinan, kesenian, dan yang potensi yang sangat besar adalah potensi pariwisata yang menjadi sumber biaya pemberdayaan desa bagi masyarakat di desa tersebut. Air terjun sekumpul adalah salah satu objek unggulan di desa ini. Air terjun ini tersembunyi diantara lebatnya hutan belantara, wisata ini masih belum banyak dikenal baik itu secara nasional maupun mancanagera. Keadaan desa yang cenderung jauh dari jalan besar membuat desa ini seolah-olah terpencil dan terbelakang, namun dibalik itu semua terdapat sumber daya alam yang patut dikembangkan dan dilestarikan.Tidak banyak orang yang mengetahui keindahan air terjun yang terletak 35 km dari kota Singaraja. Promosi yang dilakukan selama tentang keberadaan air terjun di desa sekumpul selama ini masih belum maksimal. Internet merupakan media yang sangat efektif untuk mempromosikan air terjun di desa sekumpul. Melalui internet, kita tidak hanya bisa mempromosikan di area local tetapi juga area yang lebih luas lagi seperti nasional dan internasional. Kita bisa memanfaatkan beberapa produk internet seperti blog, and social media seperti facebook, twitter, istagram, maupun melalui four square.Sehingga kita mengoptimalkan manfaat ipteks untuk memaksimalkan promosi mengenai potensi pariwisata di desa sekumpul ini.

d. Sifat programRintisan

e. SasaranAir terjun di Desa Sekumpul dan Masyarakat

f. KeterlibatanAdapun beberapa pihak yang terlibat dalam pelaksanaan program ini adalah sebagai berikut : 1) LPM UNDIKSHALPM Undiksha sebagai instansi yang menyediakan program pengabdian [ada masyarakat dalam bentuk KKN (Kuliah Kerja Nyata) yang telah memberikan persiapan dan pembekalan bagi mahasiswa KKN untuk mengabdikan diri di Desa Sekumpul2) Dosen PembimbingDosen pembimbing sebagai pemberi petunjuk yang secara langsung membina mahasiswa KKN dalam proses perencanaan, penyusunan, pelaksanaan program dan evaluasi pelaksanaan program.3) Mahasiswa KKNMahasiswa KKN sebagai pihak yang secara langsung berperan sebagai pelaksana program yang dalam hal ini adalah kegiatan peningkatan promosi wisata air terjun sekumpul di Desa Sekumpul. Mahasiswa secara langsung ikut menjadi promotor dalam mempromosikan secara online.4) Kepala Desa SekumpulKepala desa sebagai pihak yang secara langsung membina, mengawasi, dan mengevaluasi kelancaran program kerja yang dilaksanakan oleh mahasiswa KKN

5) Pengelola wisata air terjun SekumpulPengelola sebagai pihak yang berperan sebagai pemberi informasi, membina, serta mengawasi dan mendukung kelancaran program yang juga sebagai pihak yang memberikan kepercayaan bagi mahasiswa KKN untuk mempromosikan potensi desanya.6) Masyarakat di Desa SekumpulMasyarakat merupakan pihak yang sangat penting dalam mendukung kelancaran program yang juga sebagai pihak yang memberikan kepercayaan bagi mahasiswa KKN untuk mempromosikan potensi desanya.

g. Metode PelaksanaanPelaksanaan program ini menggunakan metode sebagai berikut:1. Metode ObservasiMetode observasi ini dilakukan untuk menggali informasi terkait wisata air terjun Sekumpul. Observasi dapat dilakukan mulai dari Kepala Desa, masyarakat sekitar, hingga terjun langsung untuk survei.2. Metode SosialisasiMetode sosialisasi dilakukan untuk memperkenalkan program kepada masyarakat agar mengetahui manfaat program untuk ke depannnya. 3. Metode PromosiSetelah melakukan sosialisasi, tentu saja akan diadakan promosi secara berkelanjutan mengenai wisata air terjun sekumpul baik secara blog, social media maupun promosi mulut ke mulut.a) Promosi melalui BlogPromosi pariwisata di desa Sekumpul dapat dilakukan melalui media internet, yaitu melalui pembuatan blog. Seluruh informasi mengenai air terjun sekumpul dapat di akses melalui blog yang akan dibuat. Agar lebih menarik, blog ini dilengkapi dengan mini gallery poto-poto air terjun Sekumpul. Dalam blog ini berisi tentang deskripsi air terjun Sekumpul, lokasi, fasilitas yang ditawarkan di tempat wisata ini.

b) Promosi melalui Sosial MediaPromosi melalui internet tidak hanya dilakukan melalui blog, tetapi juga dilakukan melalui beberapa sosial media seperti facebook, twitter, instagram dan foursquare. Penggabungan antara blog dan social media bertujuan agar promosi berjalan dengan maksimal. Promosi dilakukan oleh 20 orang mahasiswa kkn Undiksha di desa sekumpul. Disini mereka berperan sebagai agen promosi melalui akun social media mereka masing-masing. Promosi ini diharapkan dapat lebih memperkenalkan pariwisata air terjun di desa sekumpul kepada masyrakat local maupun mancanegara yang nantinya akan meningkatkan kunjungan wisatawan ke desa sekumpul.c) Promosi melalui Brosur, Spanduk, dan Papan Penunjuk Arah Objek WisataSelain memanfaatkan teknologi, promosi juga dilakukan dengan menyebarkan informasi melalui cara yang konvensional seperti menyebarkan brosur ke hotel-hotel atau wisatawan yang datang, memasang spanduk dan papan penunjuk arah di daerah sekitar tempat wisata sehingga memudahkan wisatawan mencapai objek wisata. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kunjungan wisatawan lokal.

h. Luaran ProgramAdapun luaran dari program ini adalah: 1. Sebuah blog (mini website) yang menjadi pusat informasi tentang air terjun di Desa Sekumpul yang kemudian di publikasikan melalui sosial media seperti facebook, twitter, dan istagram.2. Brosur/pamflet, spanduk, papan penunjuk arah yang akan memudahkan wisatawan mengetahui etak dan informasi tentang objek wisata air terjun Sekumpul.

i. Alokasi WaktuDimulai dari tanggal 15 Oktober 2012 24 November 2012. Masing-masing bimbingan pribadi dan belajar rata-rata dialokasikan waktu 6 jam/ minggu. Sehingga total pertemuan dalam 5 minggu yaitu 30 jam.

j. Jadwal PelaksanaanMINGGU KE-KEGIATANKETERANGAN

1Observasi dan Pengumpulan DataDilaksanakan oleh seluruh mahasiswa KKN dibantu oleh aparat desa

2Pemasangan Papan Penunjuk Arah Objek Wisata Air Terjun Sekumpul.Pembuatan e-mail air terjun Sekumpul dan fans page air terjun Sekumpul di facebookDilaksanakan oleh seluruh mahasiswa KKN dibantu oleh aparat desa

3,4Mendesain Baliho, Brosur dan Blog tentang Objek Wisata Air Terjun SekumpulPromosi air terjun Sekumpul melalui facebookDilaksanakan oleh seluruh mahasiswa KKN

5,6Pemasangan Baliho, Penyebaran Brosur kepada Wisatawan dan Pempublikasian Blog melalui Sosial MediaPromosi air terjun melalui blog, dan facebookDilaksanakan oleh seluruh mahasiswa KKN dibantu oleh aparat desa

7Evaluasi dan Tindak Lanjut Hasil Luaran ProgramMahasiswa KKN

k. BiayaNo. Nama BarangHarga/barangBanyakHarga

1.Baliho 20.000/ meter1 buah ( 2 x 3 m) 120.000

2. Bingkai KayuHarga kayu bingkai + ongkos tukang 1 buah 480.000

3.Brosur 4000/ brosur10 buah 40.000

4.Foto kopi brosur100 / brosur20020.000

5.Paku dan kawat- -20.000

6.Pembuatan Blog (biaya internet)50.000Internet 1 komputer50.000

JumlahRp. 730.000

4. PROGRAM KERJA 3a. TemaSANITASI DAN KESEHATAN LINGKUNGAN

b. Nama ProgramSosialisasi Dampak Negatif Sampah bagi Lingkungan dan Kesehatan Masyarakat serta Pelatihan Kebiasaan Pola Hidup Sehat Sejak Dini bagi Siswa TK PAUD dan Sekolah Dasarc. RasionalDesa Sekumpul terletak di Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng adalah desa yang strategis baik dilihat dari letak Geografis. Sejak tahun 2005 telah dibuka Objek Wisata berupa Obyek Wisata Air Terjun dan belakangan ini telah banyak memberikan kontribusi secara langsung dan tidak langsung terhadap peningkatan perekonomian masyarakat, dan sangat dirasakan oleh masyarakat disekitar lokasi tersebut, karena tamu lokal dan mancanegara banyak yang berkunjung dan memberikan kontribusi langsung bagi warga desa. Di dekat objek wisata terdapat banyak pedagang yang menjajakan dagangan mereka, dan hampir semua pengunjung membeli dagangan yang disajikan. Biasanya makanan yang mereka beli yaitu makanan ringan (snack) sebagai bekal perjalanan. Dan tidak sedikit pengunjung yang membuang sampah seusai mereka menghabiskan makanan mereka di tengah perjalanan menuju air terjun. Sehingga produksi sampah di desa Sekumpul cukup banyak terutama sampah plastik. Timbulnya sampah dirasakan mengganggu kenyamanan mengingat Sekumpul merupakan daerah yang memiliki potensi sebagai ojek pariwisata. Sebagai contoh masih terdapat beberapa warga desa atau pengunjung yang membuang sampah tidak pada tempatnya serta didukung dengan kurangnya tempat pembuang akhir (TPA). Studi kasus ini disamping berdampak pada pencemaran lingkungan dan kesehatan warga juga dapat mengakibatkan melemahnya nilai jual objek wisatanya yang terdapat di desa Sekumpul. Kesadaran warga terhadap sanitasi dan kesehatan lingkungan perlu ditingkatkan dengan cara diadakannya sosialisasi dari narasumber untuk menambah wawasan warga Sekumpul mengenai cara menangani dan membedakan sampah organik dan anorganik serta memberikan informasi bahwa kebersihan lingkungan yang diciptakan akan membawa dampak yang positif baik bagi masyarakat sekitar maupun lingkungan begitu juga sebaliknya. Tujuan diadakannya program ini, diharapkan warga Sekumpul dapat membedakan sampah organik dan anorganik, warga Sekumpul dapat mengatasi masalah sampah di Desa Sekumpul dan menjaga kebersihan di Desa Sekumpul serta menanamkan sadar kebersihan lingkungan dan pola hidup sehat sejak dini pada siswa TK PAUD dan Sekolah Dasar serta pada Ibu-ibu PKK.

d. Sifat ProgramRintisan

e. SasaranWarga Desa Sekumpul, siswa TK PAUD dan Sekolah Dasar serta Ibu-ibu PKK

f. KeterlibatanMahasiswa KKN, warga desa Sekumpul, siswa Sekolah Dasar dan Ibu-ibu PKK

g. Metode Pelaksanaan1) Metode Observasi dan WawancaraPenulis mengadakan observasi pada masyarakat di desa Sekumpul. Kegiatan ini bertujuan untuk mengumpulkan data awal sebelum melaksanakan kegiatan pembinaan dan pelatihan, observasi ini terus dilakukan secara berkelanjutan. Selain melakukan observasi penulis juga melakukan kegiatan wawancara. Wawancara dilakukan dengan kepala desa, dan beberapa warga desa.2) Metode Penyuluhan dan PelatihanAdapun tahapan secara umum kegiatan pelatihan ini adalah sebagai berikut.a. Tahap PersiapanTahap persiapan yang dilakukan, yaitu: 1) bimbingan dengan dosen pembimbing terkait dengan program kerja yang akan di usung secara kelompok di desa Sekumpul 2) menginformasikan kepala desa terkait pelaksanaan program, 3) menginformasikan jadwal pelaksanaan program kepada kepala desa dan warga masyarakat sebagai sasaran program, 4) menyiapkan alat dan bahan yang diperlukan dalam pelatihan. b. Tahap Sosialisasi dan PelatihanPenulis mengadakan sosialisasi tentang pengelolaan sampah. Kegiatan ini dilakukan agar warga masyarakat memiliki pengetahuan tentang bagaimana cara pengelolaan sampah rumah tangganya. Kemudian mengadakan pelatihan kepada anak TK, PAUD dan SD. Tujuannya agar mereka mengetahui pengelolaan sampah sejak usia dini. Serta melakukan tahap sosialisasi untuk pola hidup sehat untuk Ibu-ibu PKK melalui senam Indonesia Jaya.c. Tahap EvaluasiUntuk mengetahui tingkat keberhasilan dari program ini, dapat dilihat dari:evaluasi proses, yaitu dapat dilihat dari antusiasme warga desa untuk berpartisipasi dan mengapresiasi program ini. Evaluasi proses dilakukan dengan menyebarkan angket kepada warga desa dan melakukan wawancara langsung kepada warga Desa Sekumpul. Evaluasi produk, yaitu menyangkut tentang perubahan perilaku warga desa yang mau lebih memperhatikan mengenai sampah dan pengolahannya.

h. Luaran ProgramLuaran program yang diharapkan sebagai berikut.1. Menambah pengetahuan siswa dalam penerapan kebiasaan hidup sehat usia sekolah di desa Sekumpul. 2. Menanam kesadaran masyarakat mengenai dampak negatif sampah dan menambah pengetahuan mengenai penanggulangan sampah.3. Menanam kesadaran masyarakat untuk melakukan gotong royong.4. Menanamkan penerapan pola hidup sehat (olahraga senam) untuk ibu-ibu PKK.

i. Alokasi WaktuDimulai dari tanggal 22 Oktober 2012 22 November 2012. Kegiatan yang telah dirancang dialokasikan waktu 5 jam/ minggu. Sehingga total pertemuan dalam 6 minggu yaitu 30 jam.

j. Jadwal PelaksanaanMinggu ke-KegiatanKeterangan

1Observasi pengenalan Desa SekumpulMahasiswa

2 Pelatihan kebiasaan hidup sehat sejak dini di SD Negeri 1 desa SekumpulNarasumber dari Mahasiswa KKN, siswa SDN 1 Sekumpul

Gotong royong bersama mayarakatMahasiswa KKN dan Seluruh Warga Sekumpul

3 Melatih ibu-ibu PKK Senam Indonesia JayaDilatih oleh Mahasiswa PKK

Gotong royong dan jalan santai sehatMahasiswa KKN

Membantu bidan desa Sekumpul melakukan kegiatan imunisasi kepada balita.Mahasiswa KKN, masyarakat yang memiliki balita.

4 Sosialisasi Dampak Negatif Sampah bagi Lingkungan dan Kesehatan Masyarakat di dusun Desa dan Lebah.Narasumber dari Mahasiswa KKN, masyarakat desa Sekumpul

Gotong royong dan jalan santai sehatMahasiswa KKN

5 Sosialisasi pengenalan sampah dan cara penanggulan sampah serta pemanfaatan limbah sampah kepada siswa Sekolah Dasar.Narasumber dari Mahasiswa KKN, siswa SDN 1 Sekumpul

Gotong royong dan jalan santai sehatMahasiswa KKN

6Evaluasi dan Tindak Lanjut Hasil Luaran ProgramMahasiswa KKN

k. BiayaNo. Nama BarangHarga/barangBanyakHarga (Rp)

1.Spanduk 50.0001 buah 50.000

2.Pengadaan Tong Sampah50.00010 buah500.000

3.Sabun100025 buah25.000

4.Konsumsi1.000105 buah105.000

Jumlah680.000

NO.PROGRAMSIFAT PROGRAMSASARANMETODE PELAKSANAANLUARANALOKASI WAKTU

1.Pemberian Program Bimbingan Pribadi dan Belajar dengan Mengoptimalkan Sumber Daya Manusia yang Ada di Desa Sekumpul, Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng.

RintisanSeluruh masyarakat Desa Sekumpul, Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng.

1) Tahap Persiapan2) Tahap Sosialisasi dan Pelatihan/ Bimbingan Belajar3) Tahap Evaluasi

1. Menambah waktu efektif belajar siswa di luar jam sekolah.2. Memanfaatkan waktu secara efektif dan efesien untuk belajar3. Meningkatkan sumber daya masusia yang berkualitas4. Mengembangkan minat dan bakat yang dimiliki siswa 5. Mengembangkan keterampilan dalam memanfaatkan barang limbah menjadi benda praktis atau benda pajangan. 131 jam

2.Peningkatan Promosi Pariwisata Air Terjun Desa Sekumpul melalui Pemanfaatan Blog, Sosial Media dan Media Konvensional

RintisanAir terjun di Desa Sekumpul dan Masyarakat

1) Metode Observasi2) Metode Sosialisasi3) Metode Promosi Promosi melalui Blog Promosi melalui Sosial Media Promosi melalui Brosur, Spanduk, dan Papan Penunjuk Arah Objek Wisata1) Sebuah blog (mini website) yang menjadi pusat informasi tentang air terjun di Desa Sekumpul yang kemudian di publikasikan melalui sosial media seperti facebook, twitter, dan istagram.2) Brosur/pamflet, spanduk, papan penunjuk arah yang akan memudahkan wisatawan mengetahui etak dan informasi tentang objek wisata air terjun Sekumpul.

30 jam

3.Sosialisasi Dampak Negatif Sampah bagi Lingkungan dan Kesehatan Masyarakat serta Pelatihan Kebiasaan Pola Hidup Sehat Sejak Dini bagi Siswa TK PAUD dan Sekolah Dasar serta Ibu-ibu PKKRintisanWarga Desa Sekumpul, siswa TK PAUD dan Sekolah Dasar serta Ibu-ibu PKK

1) Metode Observasi dan Wawancara2) Metode Penyuluhan dan Pelatihan3) Tahap Persiapan4) Tahap Sosialisasi dan Pelatihan.5) Tahap Evaluasi1. Menambah pengetahuan siswa dalam penerapan kebiasaan hidup sehat usia sekolah di desa Sekumpul. 2. Menanam kesadaran masyarakat mengenai dampak negatif sampah dan menambah pengetahuan mengenai penanggulangan sampah.3. Menanam kesadaran masyarakat untuk melakukan gotong royong.4. Menanamkan penerapan pola hidup sehat (olahraga senam) untuk ibu-ibu PKK.30 jam

Jumlah Jam Kerja191 jam

Menyetujui,

Kepala Desa Sekumpul

Gede SuarbaSingaraja, Dosen Pembimbing

I Kadek Suartama, S.Pd, M.Pd.NIP. 198104142006041001