Click here to load reader

RAPERDA POKOK-POKOK PENGELOLAAN KEUANGAN · PDF filePeraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah,. c. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud

  • View
    217

  • Download
    0

Embed Size (px)

Text of RAPERDA POKOK-POKOK PENGELOLAAN KEUANGAN · PDF filePeraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 2005...

  • PERATURAN DAERAH KABUPATEN SUBANG

    NOMOR 2 TAHUN 2009

    TENTANG

    POKOK-POKOK PENGELOLAAN KEUANGAN DAERAH

    DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

    BUPATI SUBANG

    Menimbang : a. bahwa dalam rangka menjamin terselenggaranya Pengelolaan Keuangan Daerah

    yang selaras dengan perkembangan ketentuan yang berlaku sebagai bagian

    integral pembangunan nasional, dipandang perlu menyusun kembali tata cara

    Pengelolaan Keuangan Daerah yang efisien, efektif, transparan dapat

    dipertanggungjawabkan.

    b. bahwa dengan keluarnya paket Undang-undang dibidang keuangan Nomor 17

    Tahun 2003 tentang Keuangan Negara, Undang-undang Nomor 1 Tahun 2004

    tentang Perbendaharaan Negara; Undang-undang Nomor 32 tahun 2004 tentang

    Pemerintah Daerah dan Undang-undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang

    Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah;

    Peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan

    Daerah,.

    c. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud huruf a dan b diatas

    perlu membentuk Peraturan Daerah tentang Pokok-Pokok Pengelolaan Keuangan

    Daerah.

    Mengingat : 1. Undang-undang Nomor 4 Tahun 1968 tentang Pembentukan Kabupaten

    Purwakarta dan Kabupaten Subang (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun

    1968 Nomor 31, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 2851).

    2. Undang-undang Nomor 28 Tahun 1999 tentang Penyelenggara Negara yang Bersih

    dan Bebas dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme, (Lembaran Negara Tahun 1999

    Nomor 75).

    3. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara (Lembaran

    Negara Tahun 2003 Nomor 47, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia

    Nomor 4286);

    4. Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara (Lembaran

    Negara Tahun 2004 Nomor 5, Tambahan Lembaran Negara Nomor 4355);

    5. Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2004 tentang Pembentukan Peraturan

    Perundang-undangan (Lembaran Negara Tahun 2004 Nomor 53, Tambahan

    Lembaran Negara Nomor 4389);

  • 2

    6. Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2004 tentang Pemeriksaan Pengelolaan dan

    Tanggung jawab Keuangan Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun

    2004 Nomor 66, Tambahan Lembaran Negara Nomor 4400);

    7. Undang-undang Nomor 25 tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan

    Nasional, (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 104,

    Tambahan Lembaran Negara Nomor 4421);

    8. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah (Lembaran

    Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 125, Tambahan Lembaran Negara

    Nomor 4437);

    9. Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan antara

    Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia

    Tahun 2004 Nomor 126, Tambahan Lembaran Negara Nomor 4438);

    10. Peraturan Pemerintah Nomor 109 Tahun 2000 tentang Kedudukan Keuangan

    Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia

    Tahun 2000 Nomor 210, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor

    4028);

    11. Peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 2000 tentang Pengelolaan dan

    Pertanggungjawaban Keuangan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia

    Tahun 2000 Nomor 202, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor

    4022);

    12. Peraturan Pemerintah Nomor 108 Tahun 2000 tentang Pertanggungjawaban

    Keuangan Kepala Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2000

    Nomor 209, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4027);

    13. Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2004 tentang kedudukan protokoler dan

    keuangan Pimpinan dan Anggota DPRD sebagaimana diubah dengan Peraturan

    Pemerintah Nomor 37 tahun 2005 tentang Kedudukan Keuangan Dewan Perwakilan

    Rakyat Daerah.(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 90,

    tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4416);

    14. Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2005 tentang Standar Akuntansi

    Pemerintah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 49).

    15. Peraturan Pemerintah Nomor 54 Tahun 2005 tentang Pinjaman Daerah (Lembaran

    Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 136).

    16. Peraturan Pemerintah Nomor 55 Tahun 2005 tentang Dana Perimbangan

    (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 137).

    17. Peraturan Pemerintah Nomor 56 Tahun 2005 tentang Sistem Informasi Keuangan

    Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 138).

    18. Peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan

    Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 140)

  • 3

    19. Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 80 Tahun 2003 tentang Pedoman

    Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa Instansi Pemerintah. (Keppres Nomor 70

    tahun 2005);

    20. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman

    Pengelolaan Keuangan Daerah.

    21. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 59 Tahun 2007 tentang Perubahan Atas

    Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman

    Pengelolaan Keuangan Daerah.

    Dengan persetujuan bersama

    DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH

    KABUPATEN

    dan

    BUPATI

    MEMUTUSKAN :

    Menetapkan: PERATURAN DAERAH KABUPATEN SUBANG TENTANG POKOK-POKOK

    PENGELOLAAN KEUANGAN DAERAH

    BAB I

    KETENTUAN UMUM

    Bagian Pertama

    Pengertian

    Pasal 1

    Dalam Peraturan Daerah ini yang dimaksud dengan :

    1. Pemerintah Pusat, selanjutnya disebut pemerintah, adalah Presiden Republik Indonesia yang

    memegang kekuasaan pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia sebagaimana dimaksud

    dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

    2. Gubernur adalah Gubernur Jawa Barat

    3. Pemerintah Daerah adalah Bupati Kabupaten Subang dan Perangkat Daerah sebagai unsur

    penyelenggara Pemerintah Daerah Kabupaten Subang.

    4. Daerah adalah Kabupaten Subang.

    5. Bupati adalah Bupati Kabupaten Subang.

    6. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah yang selanjutnya disebut DPRD adalah Dewan Perwakilan Rakyat

    Daerah Kabupaten Subang sebagai unsur penyelenggara Pemerintah Daerah.

    7. Sekretaris Daerah adalah Sekretaris Daerah Kabupaten Subang.

  • 4

    8. Desa atau yang disebut dengan nama lain, selanjutnya disebut Desa adalah kesatuan masyarakat

    hukum yang memiliki batas-batas wilayah yang berwenang untuk mengatur dan mengurus

    kepentingan masyarakat setempat, berdasarkan asal-usul dan adat istiadat setempat yang diakui

    dan dihormati dalam sistem pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

    9. Keuangan Daerah adalah semua hak dan kewajiban Daerah dalam rangka penyelenggaraan

    Pemerintah Daerah yang dapat dinilai dengan uang termasuk didalamnya segala bentuk kekayaan

    yang berhubungan dengan hak dan kewajiban Daerah tersebut.

    10. Peraturan Daerah adalah Peraturan Perundang-undangan yang dibentuk oleh DPRD Kabupaten

    Subang dengan persetujuan bersama Bupati Subang.

    11. Pengelolaan Keuangan Daerah adalah keseluruhan kegiatan yang meliputi Perencanaan,

    Pelaksanaan, Penatausahaan, Pelaporan, Pertanggungjawaban, dan Pengawasan Keuangan Daerah.

    12. Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah, selanjutnya disingkat APBD adalah rencana keuangan

    tahunan Pemerintah Daerah yang dibahas dan disetujui bersama oleh Pemerintah Daerah Kabupaten

    Subang dan DPRD Kabupaten Subang, dan ditetapkan dengan Peraturan Daerah.

    13. Satuan Kerja Perangkat Daerah yang selanjutnya disingkat SKPD adalah Perangkat Daerah pada

    pemerintah Kabupaten Subang selaku Pengguna Anggaran/Pengguna Barang.

    14. Satuan Kerja Pengelola Keuangan Daerah yang selanjutnya disingkat SKPKD adalah Perangkat

    Daerah pada pemerintah Kabupaten Subang selaku Pengguna Anggaran/Pengguna Barang, yang

    juga melaksanakan Pengelolaan Keuangan Daerah.

    15. Organisasi adalah unsur pemerintahan Kabupaten Subang yang terdiri dari DPRD, Kepala

    Daerah/Wakil Kepala Daerah dan Satuan Kerja Perangkat Daerah.

    16. Pemegang Kekuasaan Pengelolaan Keuangan Daerah adalah Kepala Daerah Kabupaten Subang yang

    karena jabatannya mempunyai kewenangan menyelenggarakan keseluruhan pengelolaan keuangan

    Daerah.

    17. Pejabat Pengelola Keuangan Daerah yang selanjutnya disingkat PPKD adalah Kepala Satuan Kerja

    Pengelola Keuangan Daerah yang selanjutnya disebut dengan Kepala SKPKD yang mempunyai tugas

    melaksanakan pengelolaan APBD dan bertindak sebagai Bendahara Umum Daerah.

    18. Bendahara Umum Daerah yang selanjutnya disingkat BUD adalah PPKD yang bertindak dalam

    kapasitas sebagai Bendahara Umum Daerah.

    19. Pengguna Anggaran adalah pejabat pemegang kewenangan Penggunaan Anggaran untuk

    melaksanakan tugas pokok dan fungsi SKPD yang dipimpinnya.

    20. Pengguna Barang adalah pejabat pemegang kewenangan penggunaan barang milik Daerah.

    21. Kuasa Bendahara Umum Daerah yang selanjutnya disingkat Kuasa BUD adalah pejabat yang diberi

    kuasa untuk melaksanakan sebagian tugas BUD.

    22. Kuasa Pengguna Anggaran adalah pejabat yang diberi kuasa untuk melaksanakan sebagian

    kewenangan Pengguna Anggaran dalam melaksanakan sebagian tugas dan fungsi SKPD.

    23. Pejabat Penatausahaan Keuangan SKPD yang selanjutnya disingkat PPK-SKPD adalah pejabat yang

    melaksanakan fungsi tata usaha keuangan pada SKPD.

  • 5

    24. Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan yang selanjutnya disingkat PPTK adalah pejabat pada unit kerja

    SKP