REFERAT ROKOK

  • View
    61

  • Download
    4

Embed Size (px)

DESCRIPTION

referat rokok

Transcript

BAB IPENDAHULUAN

Rokok merupakan benda yang sudah tak asing lagi bagi kita. Merokok sudah menjadi kebiasaan yang sangat umum dan meluas di masyarakat. Bahaya merokok terhadap kesehatan tubuh telah diteliti dan dibuktikan banyak ahli. Efek-efek yang merugikan akibat merokok pun sudah diketahui dengan jelas. Banyak penelitian membuktikan kebiasaan merokok meningkatkan risiko timbulnya berbagai penyakit seperti penyakit jantung dan gangguan pembuluh darah, kanker paru-paru, kanker rongga mulut, kanker laring, kanker osefagus, bronchitis, tekanan darah tinggi, impotensi serta gangguan kehamilan dan cacat pada janin. Sekitar setengah dari semua orang merokok secara teratur pada akhirnya akan terbunuh oleh kebiasaan merokok mereka, dan banyak dari kematian terjadi pada usia pertengahan. Selain menyebabkan kematian dini, konsumsi tembakau sangat mengurangi kualitas hidup, dan mempengaruhi keluarga, teman dan kolega, serta perokok sendiri. Tidak ada tingkat yang aman dari penggunaan tembakau dan merokok adalah sangat adiktif. Mayoritas perokok dewasa berharap bahwa mereka tidak pernah mulai merokok dan sebagian besar ingin berhenti merokok. Merokok merugikan tidak hanya perokok, tetapi juga kesehatan orang di sekitar yang terpapar asap tembakau. Merokok dianggap sebagai faktor risiko utama dalam perkembangan kanker paru paru, yang juga merupakan penyebab utama kematian akibat kanker pada pria dan wanita di Amerika Serikat dan dunia. 16Indonesia merupakan surga bagi industri rokok. Sebaliknya, ini merupakan ancaman besar bagi generasi anak bangsa. Jika tidak dikendalikan, biaya kesehatan dan biaya kematian yang ditanggung akan besar sekali. Hitungan para ahli ekonomi kesehatan, kematian akibat rokok di Indonesia tahun 2010 mencapai 12,7 persen dari seluruh kematian. Pengeluaran untuk pembelian rokok dan biaya pengobatan akibat rokok pada tahun 2010 yaitu Rp. 231,47 triliun padahal cukai rokok pada tahun itu hanya Rp. 62 trilun. 10 Rokok mengandung lebih dari 4000 bahan kimia dan terdapat 43 bahan penyebab kanker yang telah diketahui. Oleh karena itu, rokok dan lingkungan yang tercemar asap rokok dapat menimbulkan berbagai penyakit. Menurut Prof. Samsuridjal, pada prinsipnya merokok dapat meningkatkan resiko kanker, penyakit jantung, paru, impotensi, dan gangguan kehamilan. Resiko kematian pada perokok 14 kali akibat penyakit kanker paru dibandingkan dengan bukan perokok, sedangkan resiko kematian akibat kanker esofagur 4 kali lipat dan kanker kandung kemih 2 kali lipat. Indonesia merupakan satu dari 41 negara di Asia Pasifik dan satu-satunya Negara anggota organisasi Kerjsama Islam yang tidak menandatangani konvensi pengendalian tembakau international (WHO-FCTC). Indonesia tersandera anggapan pembatasan rokok, bisa mengurangi pajak rokok yang mencapai Rp. 60 triliun per tahun, padahal kerugian yang ditanggung masyarakat mencapai Rp.245 triliun berupa biaya perawat kesehatan dan penurunan produktivitas. 11World Health Organization ( WHO ) memperkirakan bahwa tembakau menyebabkan 5,4 juta kematian pada tahun 2004 dan 100 juta kematian selama abad ke - 20. Demikian pula, Centers for Disease Control and Prevention ( CDC ) menjelaskan penggunaan tembakau sebagai risiko paling penting dicegah bagi kesehatan manusia di negara negara maju dan penyebab penting kematian dini di seluruh dunia. Beberapa Negara telah mengambil langkah langkah untuk mengontrol konsumsi tembakau dengan pembatasan penggunaan dan penjualan serta pesan peringatan dicetak pada kemasan. 17

BAB IITINJAUAN PUSTAKA

A. DEFINISI Rokok adalah silinder dari kertas berukuran panjang antara 70 hingga 120 mm (bervariasi tergantung negara) dengan diameter sekitar 10 mm yang berisi daun-daun tembakau yang telah dicacah. Rokok dibakar pada salah satu ujungnya dan dibiarkan membara agar asapnya dapat dihirup lewat mulut pada ujung lain. 8

B. KANDUNGAN ROKOK Rokok mengandung kurang lebih 4000 lebih elemen-elemen dan setidaknya 200 diantaranya berbahaya bagi kesehatan. Racun utama pada rokok adalah tar, nikotin, dan karbon monoksida. Selain itu, dalam sebatang rokok juga mengandung bahan-bahan kimia lain yang tak kalah beracunnya. 8

Zat-zat beracun yang terdapat dalam rokok antara lain adalah sebagai berikut :

1. Karbon Monoksida (CO)Gas CO mempunyai kemampuan mengikat hemoglobin (Hb) yang terdapat dalam sel darah merah (eritrosit) lebih kuat disbanding oksigen, sehingga setiap ada asap rokok disamping kadar oksigen udara yang sudah berkurang, ditambah lagi sel darah merah akan semakin kekurangan oksigen, oleh karena yang diangkut adalah CO dan bukan O2 (oksigen). Sel tubuh yang menderita kekurangan oksigen akan berusaha meningkatkan yaitu melalui kompensasi pembuluh darah dengan jalan menciut atau spasme. Bila proses spasme berlangsung lama dan terus menerus maka pembuluh darah akan mudah rusak dengan terjadinya proses aterosklerosis (penyempitan). Penyempitan pembuluh darah akan terjadi dimana-mana. Di otak, di jantung, di paru, di ginjal, di kaki, di saluran peranakan, di ari - ari pada wanita hamil.

2. Nikotin Nikotin yang terkandung di dalam asap rokok antara 0,5 3 ng, dan semuanya diserap, sehingga di dalam cairan darah atau plasma antara 40 50 ng/ml. Nikotin juga memiliki karakteristik efek adiktif dan psikoaktif. Perokok akan merasakan kenikmatan, kecemasan berkurang, toleransi dan keterikatan fisik. Hal itulah yang menyebabkan mengapa sekali merokok sudah untuk berhenti. Efek nikotin menyebabkan perangsangan terhadap hormone kathekolamin (adrenalin) yang bersifat memacu jantung dan tekanan darah. Jantung tidak diberikan kesempatan istirahat dan tekanan darah akan semakin meninggi, berakibat timbulnya hipertensi. Efek lain merangsang berkelompoknya trombosit (sel pembekuan darah), trombosit akan mengumpul dan akhirnya akan menyumbang pembuluh darah yang sudah sempit akibat asap yang mengandung CO yang berasal dari rokok.

Nikotin juga memainkan peran dalam beberapa episode akut penyakit (termasuk stroke, impotensi, dan penyakit jantung) dengan menstimulasi produsi adrenalin, yang meningkatkan tekanan darah, laju denyut jantung dan laju respirasi serta asam lemak bebas. Efek jangka panjang yang paling serius adalah hasil dari produk pembakaran rokok. Hal ini menyebbkan timbulnya berbagai system pengiriman nikotin, seperti patch nikotin atau permen karet nikotin, yang dapat memenuhi keinginan adiktif dengan memberikan nikotin tanpa adanya produk pembakaran yang berbahaya. Hal ini dapat membantu perokok yang sangat tergantung untuk berhenti secara bertahap, dan menghentikan kerusakan lebih lanjut terhadap kesehatan. Kecanduan nikotin dapat terjadi segera setelah lima bulan merokok. Merokok tembakau meningkatkan pelepasan dopamine di otak, khusunya di jalur mesolimbik. 17

3. TarTar adalah sejenis cairan kental berwarna coklat tua atau hitam yang merupakan substansi hidrokarbon yang bersifat lengket dan menempel pada paru-paru. Kadar tar pada rokok antara 0,5-35 mg per batang. Tar merupakan suatu zat karsinogen yang dapat menimbulkan kanker pada jalan nafas dan paru-paru.

4. KadmiumKadmium adalah zat yang dapat meracuni jaringan tubuh terutama ginjal.

5. Akrolein Akrolein merupakan zat cair yang tidak berwarna aldehid. Zat ini sedikit banyak mengandung kadar alcohol. Artinya akrolein ini adalah alcohol yang cairannya telah diambil. Cairan ini sangat mengganggu kesehatan.6. Amoniak Amoniak merupakan gas yang tidak berwarna yang terdiri dari nitrogen dan hydrogen. Zat ini tajam baunya dan sangat merangsang. Begitu kerasnya racun yang ada pada ammonia sehingga jika masuk sedikitpun ke dalam peredaran darah akan mengakibatkan seseorang pingsan atau koma.

7. Asam Format Asam format merupakan sejenis cairan tidak berwarna yang bergerak bebas dan dapat membuat lepuh. Cairan ini sanga tajam dan menusuk baunya. Zat ini dapat menyebabkan seseorang seperti merasa digigit semut.

8. Hidrogen Sianida / HCN Hidrogen sianida merupakan sejenis gas yang tidak berwarna, tidak berbau dan tidak memiliki rasa. Zat ini merupakan zat yang paling ringan, mudah terbakar dan sangat efisien untuk menghalangi pernapasan dan merusak saluran pernapasan. Sianida adalah salah satu zat yang mengandung racun yang sangat berbahaya. Sedikit saja sianida dimasukkan langsung ke dalam tubuh dapat mengakibatkan kematian.

9. Nitrous Oxid Nitrous Oxid merupakan sejenis gas yang tidak berwarna, dan bila terhisap dapat menyebabkan hilangnya pertimbangan dan menyebabkan rasa sakit. Nitrous Oxid ini adalah sejenis zat yang pada mulanya dapat digunakan sebagai pembius waktu melakukan operasi oleh dokter.

10. Formaldehid Formaldehid adalah sejenis gas tidak berwarna dengan bau tajam. Gas ini tergolong sebagai pengawet dan pembasmi hama. Gas ini juga sangat beracun keras terhadap semua organisme hidup.

11. FenolFenol adalah campuran dari Kristal yang dihasilkan dari distilasi beberapa zat organik seperti kayu dan arang, serta diperoleh dari tar arang. Zat ini beracun dan membahayakan karena fenol ini terikat ke protein dan menghalangi aktivitas enzim.

12. Asetol Asetol adalah hasil pemanasan aldehid (sejenis zat yang tidak berwarna yang bebas bergerak) dan mudah menguap dengan alkohol.

13. Hidrogensulfida Hidrogen sulfide adalah sejenis gas yang beracum yang gambang terbakar dengan bau yang keras. Zat ini menghalangi oksidasi enzim (zat besi yang berisi pigmen).

14. Piridin Piridin adalah sejenis cairan tidak berwarna dengan bau tajam. Zat ini dapat digunakan mengubah sifat alkohol sebagai pelarut dan pembunuh hama.

15. Metil Klorida Metil klorida adalah campuran dari zat-zat bervalensi satu antara hydrogen dan karbon merupakan unsurnya yang utama. Zat ini adalah senyawa organik yang beracun.

16. Metanol Metanol adalah sejenis cairan ringan yang mudah menguap dan mudah terbakar. Minuman atau menghisap methanol mengakib