of 50 /50
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN No. 1/Sej/X/1 Mata Pelajaran : Sejarah Kelas/Semester : X/1 Sekolah : SMA Negeri 1 Tegal Tahun Pelajaran : 2010/2011 Alokasi Waktu : 2 x 45 menit I. Standar Kompetensi Memahami prinsip dasar ilmu sejarah II. Kompetensi Dasar Menjelaskan pengertian dan ruang lingkup ilmu sejarah III. Tujuan pembelajaran 1. Siswa dapat menjelaskan pengertian sejarah 2. Siswa dapat menjelaskan karakteristik peristiwa sejarah IV. Indikator 1. Menjelaskan pengertian sejarah 2. Menjelaskan karakteristik peristiwa sejarah V. Materi Pembelajaran 1. Pengertian sejarah 2. Karakteristik peristiwa sejarah VI. Kegiatan Pembelajaran No. Kegiatan Waktu Metode 1. Pendahuluan a. Guru memasuki kelas dan menyiapkan siswa untuk melaksanakan kegiatan belajar. b. Mengabsen siswa c. Guru dibantu beberapa siswa menyiapkan dan merangkaikan LCD, notebook, kabel roll, untuk pembelajaran d. Guru menyiapkan CD presentasi yang berisi materi tentang pengertian dan karakteristik sejarah. e. Guru menginformasikan materi esensial kompetensi dasar dan relevansi bahan ajar. f. Guru meminta siswa menyiapkan bahan ajar sejarah untuk materi tentang pengertian dan karakteristik sejarah. g. Guru memberi motivasi siswa dengan cara berdialog dengan siswa tentang manfaat mempelajari sejarah. h. Guru memberikan apersepsi dengan tanya jawab mengenai contoh-contoh peristiwa sejarah sejarah yang diketahui siswa. 15’ Penugasan 2. Kegiatan Inti a. Guru menjelaskan materi pengertian sejarah dan karakteristik peristiwa sejarah. 60Ceramah

RP KL X sm1 ke 1_002

Embed Size (px)

Text of RP KL X sm1 ke 1_002

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN No. 1/Sej/X/1

Mata Pelajaran Kelas/Semester Sekolah Tahun Pelajaran Alokasi Waktu

: Sejarah : X/1 : SMA Negeri 1 Tegal : 2010/2011 : 2 x 45 menit

I.

Standar Kompetensi Memahami prinsip dasar ilmu sejarah Kompetensi Dasar Menjelaskan pengertian dan ruang lingkup ilmu sejarah Tujuan pembelajaran 1. Siswa dapat menjelaskan pengertian sejarah 2. Siswa dapat menjelaskan karakteristik peristiwa sejarah Indikator 1. Menjelaskan pengertian sejarah 2. Menjelaskan karakteristik peristiwa sejarah Materi Pembelajaran 1. Pengertian sejarah 2. Karakteristik peristiwa sejarah Kegiatan Pembelajaran No. Kegiatan Waktu Metode 1. Pendahuluan 15 a. Guru memasuki kelas dan menyiapkan siswa Penugasan untuk melaksanakan kegiatan belajar. b. Mengabsen siswa c. Guru dibantu beberapa siswa menyiapkan dan merangkaikan LCD, notebook, kabel roll, untuk pembelajaran d. Guru menyiapkan CD presentasi yang berisi materi tentang pengertian dan karakteristik sejarah. e. Guru menginformasikan materi esensial kompetensi dasar dan relevansi bahan ajar. f. Guru meminta siswa menyiapkan bahan ajar sejarah untuk materi tentang pengertian dan karakteristik sejarah. g. Guru memberi motivasi siswa dengan cara berdialog dengan siswa tentang manfaat mempelajari sejarah. h. Guru memberikan apersepsi dengan tanya jawab mengenai contoh-contoh peristiwa sejarah sejarah yang diketahui siswa. 2. Kegiatan Inti a. Guru menjelaskan materi pengertian sejarah dan karakteristik peristiwa sejarah. 60 Ceramah

II.

III.

IV.

V.

VI.

b. Guru menayangkan materi dan beberapa gambar peristiwa sejarah. Materi-materi dan gambargambar diambil dari bahan ajar, buku sejarah yang relevan, ensiklopedia dan dari internet.

c. Siswa mendengarkan dan mengamati dengan penuh seksama. d. Siswa menanyakan hal-hal yang belum diketahui tentang materi pengertian sejarah dan karakteristik peristiwa sejarah. e. Guru meminta siswa mencari 5 W + 1 H dan karakteristik suatu peristiwa sejarah 3. Penutup a. Guru dan siswa menyimpulkan pengertian sejarah. b. Tugas individu siswa : mencari satu peristiwa sejarah (sumber bisa diperoleh dari buku, koran, internet). Menemukan karakteristik peristiwa sejarah dan 5 W + 1 H. c. Guru menginformasikan materi untuk pertemuan mendatang yaitu membahas tentang pengertian sejarah sebagai peristiwa, kisah, ilmu dan seni. 15

Menampilkan materi tentang pengertian dan karakteristik peristiwa sejarah dan gambar suatu peristiwa sejarah dengan LCD/notebook Menemukan Bertanya

Penugasan

Penugasan

VII.

Alat/Sumber : Alat : LCD, Notebook, dan Internet Sumber : I Wayan Badrika. 2006. Sejarah Nasional dan Umum. Jakarta : Erlangga. Moh. Iskandar dkk. 2007. Sejarah Indonesia dalam Perkembangan Zaman untuk SMA Kelas X. Jakarta : Gancea Exact. Nana Supriatna. 2006. Sejarah Nasional dan Umum. Jakarta : Grafindo. F. Clarck Howell. 1982. Manusia Purba. Pustaka Alam. Leo Agung & Dwi Ari. 2009. Sejarah Untuk SMA Kelas X. Jakarta : Erlangga. Life Indonesian Heritage. 1996. Ancient History. Singapura Gralier International. Soekmono. R. 1984. Pengantar Sejarah Kebudayaan Indonesia Jilid 1, 2, dan 3. Yogyakarta : Yayasan Kanisius.

VIII.

Penilaian 1. Teknik penilaian Tes/ulangan harian Tugas individu 2. Bentuk instrumen Uraian

3. Instrumen Soal Uraian : 1. Sebutkan pengertian sejarah menurut : a. R. Moh. Ali b. Sartono Kartodirdjo 2. Sebutkan 3 karakteristik peristiwa Proklamasi kemerdekaan Indonesia

Tegal, 26 Juli 2010 Mengetahui Kepala SMA Negeri 1 Tegal Guru Mata Pelajaran

Drs. H. Surono NIP. 19560623 198403 1 004

Suci Rahayu, M.Pd NIP. 19700402 199403 2 011

Lampiran : Tugas Individu : Carilah salah satu peristiwa sejarah (peristiwa dalam dan luar negeri). Nomor absen 1 15 mencari peristiwa sejarah dari dalam negeri, no. absen 16 30 mencari peristiwa sejarah dari luar negeri. Materi yang dipilih berbeda antara satu siswa dengan siswa yang lain. (sumber bisa diperoleh dari buku, koran, internet). Temukan karakteristik peristiwa sejarah dan unsur 5 W + 1 H.

Ulangan Harian : Soal Uraian : 1. Sebutkan pengertian sejarah menurut : a. R. Moh. Ali b. Sartono Kartodirdjo 2. Sebutkan karakteristik peristiwa Proklamasi kemerdekaan Indonesia Kunci Jawaban dan Skor : No. Kunci Jawaban Skor 1. Pengertian sejarah : - Menurut R. Moh. Ali : 2 Sejumlah perubahan, kejadian dan peristiwa yang merupakan realita Cerita tentang perubahan, kejadian dan peristiwa realita Ilmu yang bertujuan untuk menyelidiki perubahan-perubahan, kejadiankejadian dan peristiwa yang merupakan realita - Menurut Sartono Kartodirdjo 2 sejarah adalah berbagai bentuk penggambaran tentang pengalaman kolektif di masa lampau 2 Karakteristik peristiwa Proklamasi kemerdekaan Indonesia : Unik Peristiwa Proklamasi kemerdekaan Indonesia hanya terjadi satu kali yaitu 2 pada tanggal 17 Agustus 1945. Penting Membawa perubahan bagi kehidupan bangsa Indonesia, dari masa terjajah 2 ke masa kemerdekaan Abadi Selalu dikenang orang sepanjang masa, baik melalui upacara, peringatan 2 maupun dokumentasi. Total skor 10

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN No. 2/Sej/X/1 Mata Pelajaran Kelas/Semester Sekolah Tahun Pelajaran Alokasi Waktu I. : Sejarah : X/1 : SMA Negeri 1 Tegal : 2010/2011 : 2 x 45 menit

Standar Kompetensi Memahami prinsip dasar ilmu sejarah Kompetensi Dasar Menjelaskan pengertian dan ruang lingkup ilmu sejarah Tujuan Pembelajaran 1. Siswa dapat menjelaskan pengertian sejarah sebagai peristiwa, kisah dan ilmu. 2. Siswa dapat menjelaskan pengertian sumber, bukti dan fakta sejarah Indikator 1. Menjelaskan pengertian sejarah sebagai peristiwa, kisah dan ilmu. 2. Menjelaskan pengertian sumber, bukti dan fakta sejarah Materi Pembelajaran 1. Pengertian sejarah sebagai peristiwa, kisah dan ilmu. 2. Pengertian sumber, bukti dan fakta sejarah Kegiatan Pembelajaran No. Kegiatan Waktu Metode 1. Pendahuluan 15 a. Guru memasuki kelas dan menyiapkan siswa Penugasan untuk melaksanakan kegiatan belajar. b. Guru dibantu beberapa siswa menyiapkan dan merangkaikan LCD, notebook, kabel roll, untuk pembelajaran c. Guru menyiapkan CD presentasi yang berisi tentang materi tentang sejarah sebagai peristiwa, kisah dan ilmu. d. Guru menginformasikan materi esensial kompetensi dasar dan relevansi bahan ajar. e. Guru meminta siswa menyiapkan bahan ajar sejarah untuk materi sejarah sebagai peristiwa, kisah dan ilmu, dan pengertian sumber, bukti dan fakta sejarah. f. Guru berdialog dengan siswa tentang perbedaan sejarah sebagai peristiwa, kisah dan ilmu. 2. Kegiatan Inti 60 a. Guru menjelaskan perbedaan sejarah sebagai Ceramah peristiwa, kisah dan ilmu. b. Menjelaskan pengertian sumber, bukti dan fakta Menampilkan materi sejarah. Materi-materi dan gambar-gambar peristiwa, kisah dan diambil dari bahan ajar, buku sejarah yang ilmu, dan pengertian relevan, ensiklopedia dan dari internet. sumber, bukti dan fakta sejarah dengan LCD/notebook

II.

III.

IV.

V.

VI.

3.

c. Siswa mendengarkan dan mengamati dengan penuh seksama. d. Siswa menanyakan hal-hal yang belum diketahui tentang materi sejarah sebagai peristiwa, kisah dan ilmu, dan pengertian sumber, bukti dan fakta sejarah. e. Mengajak siswa ke perpustakaan, kemudian meminta siswa untuk mengklasifikasikan bukubuku sejarah yang ada di perpustakaan, sebagai kisah dan sebagai ilmu, dan sebagai seni, masingmasing 2 buku. Penutup a. Guru dan siswa memberikan kesimpulan mengenai pengertian sejarah sebagai peristiwa, kisah dan ilmu. Guru menugaskan siswa mencari satu peristiwa sejarah, kemudian menemukan sumber-sumber peristiwa sejarah tersebut. b. Merapikan peralatan pembelajaran, LCD, notebook, kabel roll

Menemukan Tanya jawab

Penugasan Studi pustaka

15 Penugasan

VII.

Alat/Sumber : Alat : LCD, Notebook, dan Internet Sumber : I Wayan Badrika. 2006. Sejarah Nasional dan Umum. Jakarta : Erlangga. Moh. Iskandar dkk. 2007. Sejarah Indonesia dalam Perkembangan Zaman untuk SMA Kelas X. Jakarta : Gancea Exact. Nana Supriatna. 2006. Sejarah Nasional dan Umum. Jakarta : Grafindo. F. Clarck Howell. 1982. Manusia Purba. Pustaka Alam. Life Indonesian Heritage. 1996. Ancient History. Singapura Gralier International. Soekmono. R. 1984. Pengantar Sejarah Kebudayaan Indonesia Jilid 1, 2, dan 3. Yogyakarta : Yayasan Kanisius.

VIII.

Penilaian 1. Teknik penilaian Tes/ulangan harian Tugas individu 2. Bentuk instrumen Uraian 3. Instrumen Soal uraian : 1. Bedakan pengertian sejarah sebagai peristiwa, kisah dan ilmu. 2. Bedakan sumber sejarah, sertai dengan contoh. Tegal, 26 Juli 2010 Mengetahui Kepala SMA Negeri 1 Tegal Guru Mata Pelajaran

Drs. H. Surono NIP. 19560623 198403 1 004

Suci Rahayu, M.Pd NIP. 19700402 199403 2 011

Lampiran : Tugas Individu : Carilah sebuah peristiwa sejarah, kemudian cari pula sumber-sumber tentang peristiwa sejarah yang Anda pilih (sebanyak-banyaknya, sumber dapat diperoleh dari buku-buku sejarah yang relevan, surat kabar, ensiklopedia, ataupun internet). Nomor absen 1 15 mencari peristiwa sejarah dari dalam negeri, no. absen 16 30 mencari peristiwa sejarah dari luar negeri. Materi yang dipilih berbeda antara satu siswa dengan siswa yang lain. Ulangan Harian : Soal Uraian : 1. Bedakan pengertian sejarah sebagai peristiwa, kisah dan ilmu. 2. Bedakan sumber sejarah, sertai dengan contoh.

Kunci Jawaban dan Skor : No. Kunci Jawaban Skor 1. Pengertian sejarah sebagai peristiwa : Sejarah ditempatkan sebagai kejadian, kenyataan atau fakta yang benar-benar 2 telah terjadi pada masa lampau Pengertian sejarah sebagai kisah : Sejarah dipandang sebagai kisah dari peristiwa-peristiwa masa lampau 2 Pengertian sejarah sebagai ilmu : Sejarah dikatakan sebagai ilmu apabila sejarah memiliki syarat-syarat dari suatu 2 ilmu 2. Sumber lisan 4 Adalah segala keterangan yang diceritakan dari generasi ke generasi untuk menjelaskan suatu peristiwa yang telah terjadi. Seperti rekaman pidato, hasil wawancara dengan nara sumber atau pelaku/saksi peristiwa sejarah Sumber tertulis Adalah segala keterangan dalam bentuk laporan tertulis. Berupa prasasti, dokumen, surat perjanjian, buku, naskah, majalah, surat kabar dll. Sumber benda segala keterangan yang diperoleh dari benda-benda peninggalan budaya. Dapat terbuat dari batu, kayu, logam, atau tanah misalnya kapak, gerabah, keramik, patung, senjata, gedung dll. Total skor 10

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN No. 3/Sej/X/1

Mata Pelajaran Kelas/Semester Sekolah Tahun Pelajaran Alokasi Waktu I.

: Sejarah : X/1 : SMA Negeri 1 Tegal : 2010/2011 : 2 x 45 menit

Standar Kompetensi Memahami prinsip dasar ilmu sejarah Kompetensi Dasar Menjelaskan pengertian dan ruang lingkup ilmu sejarah Tujuan Pembelajaran Siswa dapat menyusun peristiwa, peninggalan sejarah dan monumen peristiwa bersejarah Indikator Menyusun peristiwa, peninggalan sejarah dan monumen peristiwa bersejarah. Materi Pembelajaran Peristiwa, peninggalan sejarah dan monumen peristiwa bersejarah Kegiatan Pembelajaran No. Kegiatan Waktu Metode 1. Pendahuluan 15 a. Guru memasuki kelas dan menyiapkan siswa Penugasan untuk melaksanakan kegiatan belajar. b. Mengabsen siswa c. Guru dibantu beberapa siswa menyiapkan dan merangkaikan LCD, notebook, kabel roll, untuk pembelajaran. d. Guru menyiapkan CD presentasi yang berisi tentang materi peristiwa, peninggalan sejarah dan monumen peristiwa bersejarah e. Guru menginformasikan materi esensial kompetensi dasar dan relevansi bahan ajar. f. Guru meminta siswa menyiapkan bahan ajar sejarah untuk materi peristiwa, peninggalan sejarah dan monumen peristiwa bersejarah. g. Berdialog dengan siswa tentang perlunya peninggalan/monumen atas suatu peristiwa sejarah. 2. Kegiatan Inti 60 a. Guru menjelaskan tentang peristiwa, peninggalan Ceramah sejarah dan monumen peristiwa bersejarah. b. Guru menayangkan materi peristiwa, peninggalan Menampilkan sejarah dan monumen peristiwa bersejarah serta gambar-gambar gambar-gambar beberapa peristiwa sejarah dan beberapa peristiwa monumennya. Materi-materi dan gambar-gambar sejarah dan diambil dari bahan ajar, buku sejarah yang monumennya dengan relevan, ensiklopedia dan dari internet. LCD/Notebook. Menampilkan materi, peristiwa, peninggalan

II.

III.

IV.

V.

VI.

sejarah dan monumen peristiwa bersejarah dengan LCD/notebook. c. Siswa mendengarkan dan mengamati dengan penuh seksama. d. Guru mengarahkan siswa untuk diskusi materi peristiwa, peninggalan sejarah dan monumen peristiwa bersejarah. e. Siswa membentuk kelompok diskusi. f. Menemukan suatu peristiwa sejarah yang disertai dengan peninggalan sejarah/monumen yang berkaitan dengan peristiwa tersebut melalui studi pustaka. g. Mendiskusikan hasil kegiatan siswa peninggalan sejarah dan monumen peristiwa bersejarah. Penutup a. Guru dan siswa menyimpulkan tentang peninggalan/monumen atas suatu peristiwa sejarah. b. Merapikan peralatan pembelajaran, LCD, notebook, kabel roll. Menemukan Penugasan

Diskusi kelompok

3.

15 Penugasan

VII.

Alat/Sumber : Alat : LCD, Notebook, dan Internet Sumber : I Wayan Badrika. 2006. Sejarah Nasional dan Umum. Jakarta : Erlangga. Moh. Iskandar dkk. 2007. Sejarah Indonesia dalam Perkembangan Zaman untuk SMA Kelas X. Jakarta : Gancea Exact. Nana Supriatna. 2006. Sejarah Nasional dan Umum. Jakarta : Grafindo. F. Clarck Howell. 1982. Manusia Purba. Pustaka Alam. Life Indonesian Heritage. 1996. Ancient History. Singapura Gralier International. Soekmono. R. 1984. Pengantar Sejarah Kebudayaan Indonesia Jilid 1, 2, dan 3. Yogyakarta : Yayasan Kanisius.

VIII.

Penilaian 1. Teknik penilaian Tes/ulangan harian Tugas individu 2. Bentuk instrumen Uraian

3. Instrumen Soal Uraian : 1. Carilah 5 peristiwa sejarah disertai dengan peninggalan sejarah/monumen yang berkaitan dengan peristiwa tersebut.

Tegal, 26 Juli 2010 Mengetahui Kepala SMA Negeri 1 Tegal Guru Mata Pelajaran

Drs. H. Surono NIP. 19560623 198403 1 004

Suci Rahayu, M.Pd NIP. 19700402 199403 2 011

Lampiran : Tugas Kelompok (dipersiapkan untuk diskusi) A. Presentasi suatu peristiwa sejarah dengan peninggalan sejarahnya (peristiwa dalam negeri periode 1997 2009) B. Presentasi suatu peristiwa sejarah dengan peninggalan sejarahnya (peristiwa dalam negeri periode Orde Baru) C. Presentasi suatu peristiwa sejarah dengan peninggalan sejarahnya (peristiwa dalam negeri periode masa demokrasi Terpimpin) D. Presentasi suatu peristiwa sejarah dengan peninggalan sejarahnya (peristiwa dalam negeri periode 1945 - 1959)

Soal Uraian : 1. Carilah 5 peristiwa sejarah disertai dengan peninggalan sejarah/monumen yang berkaitan dengan peristiwa tersebut Kunci Jawaban dan Skor : No. Kunci Jawaban 1. Peristiwa sejarah : Pertempuran Ambarawa Pertempuran 5 hari di Semarang Proklamasi Kemerdekaan Indonesia Serangan umum 1 Maret 1949 Peristiwa Gerakan 30 September 1965 (bisa mencari peristiwa sejarah yang lain) Total skor

Skor monumen - monumen Pahlawan - Tugu Muda - Tugu Proklamasi - monumen Yogyakarta - monumen Pancasila Sakti 2 2 2 2 2 10

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN No. 4/Sej/X/1

Mata Pelajaran Kelas/Semester Sekolah Tahun Pelajaran Alokasi Waktu

: Sejarah : X/1 : SMA Negeri 1 Tegal : 2010/2011 : 2 x 45 menit

I.

Standar Kompetensi Memahami prinsip dasar ilmu sejarah Kompetensi Dasar Menjelaskan pengertian dan ruang lingkup ilmu sejarah Tujuan Pembelajaran - Siswa dapat membedakan periodisasi dan kronologi sejarah - Siswa dapat menyusun kronologi suatu peristiwa sejarah Indikator - Membedakan periodisasi dan kronologi sejarah - Menyusun kronologi suatu peristiwa sejarah Materi Pembelajaran - Periodisasi dan kronologi sejarah - Kronologi suatu peristiwa sejarah Kegiatan Pembelajaran No. Kegiatan Waktu Metode 1. Pendahuluan 15 a. Guru memasuki kelas dan menyiapkan siswa Penugasan untuk melaksanakan kegiatan belajar. b. Mengabsen siswa c. Guru menginformasikan materi esensial kompetensi dasar dan relevansi bahan ajar. d. Guru meminta siswa menyiapkan bahan ajar sejarah untuk materi periodisasi dan kronologi sejarah. e. Memotivasi siswa tentang pentingnya membuat periodisasi dan kronologi suatu peristiwa sejarah 2. Kegiatan Inti 60 a. Tanya jawab periodisasi dan kronologi Tanya jawab b. Siswa membuat periodisasi suatu bangsa. Penugasan c. Siswa menyusun kronologi sejarah, kurun waktu bebas 3. Penutup 15 a. Guru dan siswa menyimpulkan periodisasi dan Penugasan kronologi. b. Tugas individu : melanjutkan tugas membuat kronologi suatu peristiwa sejarah.

II.

III.

IV.

V.

VI.

VII.

Alat/Sumber : Alat : LCD, Notebook, dan Internet Sumber : I Wayan Badrika. 2006. Sejarah Nasional dan Umum. Jakarta : Erlangga. Moh. Iskandar dkk. 2007. Sejarah Indonesia dalam Perkembangan Zaman untuk SMA Kelas X. Jakarta : Gancea Exact. Nana Supriatna. 2006. Sejarah Nasional dan Umum. Jakarta : Grafindo. F. Clarck Howell. 1982. Manusia Purba. Pustaka Alam. Life Indonesian Heritage. 1996. Ancient History. Singapura Gralier International. Soekmono. R. 1984. Pengantar Sejarah Kebudayaan Indonesia Jilid 1, 2, dan 3. Yogyakarta : Yayasan Kanisius.

VIII.

Penilaian 1. Teknik penilaian Tes/ulangan harian Tugas individu 2. Bentuk instrumen Uraian 3. Instrumen Soal Uraian : 1. Bedakan antara periodisasi dan kronologi. 2. Tuliskan contoh kronologi suatu peristiwa di dunia.

Tegal, 26 Juli 2010 Mengetahui Kepala SMA Negeri 1 Tegal Guru Mata Pelajaran

Drs. H. Surono NIP. 19560623 198403 1 004

Suci Rahayu, M.Pd NIP. 19700402 199403 2 011

Lampiran : Tugas Individu : Carilah suatu peristiwa sejarah, kemudian buatlah kronologi peristiwa sejarah tersebut. Soal Uraian : 1. Bedakan antara periodisasi dan kronologi. 2. Tuliskan contoh kronologi suatu peristiwa di Indonesia. Kunci Jawaban dan Skor : No. Kunci Jawaban Skor 1. Beda antara periodisasi dan kronologi Periodisasi 2 pembagian atau pembabakan peristiwa-peristiwa masa lampau yang sangat panjang menjadi beberapa zaman Kronologi 2 pengklasifikasian peristiwa-peristiwa yang terjadi dalam kehidupan umat manusia disusun berdasarkan urutan waktu kejadian dari peristiwa-peristiwa tersebut 2. Contoh kronologi : kronologi Revolusi Perancis Kronologi Revolusi Perancis : 6 1789 Keadaan keuangan Perancis sangat parah. Etats Generoux bersidang tetapi menemui jalan buntu. Penyerbuan ke penjara Bastille di Paris pada tanggal 14 Juli. Terbentuknya Dewan Konstitusi Nasional 1791 Raja Louis XVI beserta keluarganya berupaya melarikan diri, namun dapat digagalkan. Dewan Konstitusi Nasional mengesahkan UUD yang ditandatangani Louis XVI. Perancis menjadi negara kerajaan yang memiliki undang-undang. 1792 Perancis terlibat perang dengan Austria dan Prusia yang berupaya mengembalikan kekuasaan raja Louis XVI. Perancis didkarasikan menjadi sebuah republik 1793 Louis XVI dieksekusi dengan pisau guillotine. Rezim Teror pimpinan Robespierre dimulai 1794 Rezim Teror berakhir dengan dieksekusinya Robespierre 1795 Terbentuknya pemerintahan Direktoire 1799 Napoleon Bonaparte mengendalikan pemerintahan Perancis Total skor 10

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN No. 5/Sej/X/1 Mata Pelajaran Kelas/Semester Sekolah Tahun Pelajaran Alokasi Waktu I. : Sejarah : X/1 : SMA Negeri 1 Tegal : 2010/2011 : 2 x 45 menit

Standar Kompetensi Memahami prinsip dasar ilmu sejarah Kompetensi Dasar Menjelaskan pengertian dan ruang lingkup ilmu sejarah Tujuan Pembelajaran Siswa dapat menjelaskan kegunaan sejarah Indikator Menjelaskan kegunaan sejarah Materi Pembelajaran Kegunaan sejarah edukatif, inspiratif, rekreatif Kegiatan Pembelajaran No. Kegiatan Waktu Metode 1. Pendahuluan 15 a. Guru memasuki kelas dan menyiapkan siswa Penugasan untuk melaksanakan kegiatan belajar. b. Mengabsen siswa. c. Guru menginformasikan materi esensial kompetensi dasar dan relevansi bahan ajar. d. Guru meminta siswa menyiapkan bahan ajar sejarah untuk materi kegunaan sejarah e. Guru berdialog dengan siswa tentang manfaat mempelajari peristiwa sejarah. 2. Kegiatan Inti 60 a. Tanya jawab tentang manfaat edukasi, inspirasi Tanya jawab dan rekreasi sejarah. b. Memutar film yang bertemakan sejarah dan siswa Menampilkan film diminta untuk mencari manfaat dari peristiwa Mummy that made tersebut. themself. dengan LCD/notebook. Penugasan c. Siswa memperhatikan dengan penuh seksama. Menemukan 3. Penutup a. Guru dan siswa menyimpulkan manfaat edukasi, inspirasi dan rekreasi sejarah b. Tugas individu : mencari manfaat dari suatu peristiwa sejarah melalui pemutaran film 15 Penugasan

II.

III.

IV.

V.

VI.

VII.

Alat/Sumber : Alat : LCD, Notebook, dan Internet Sumber : I Wayan Badrika. 2006. Sejarah Nasional dan Umum. Jakarta : Erlangga. Moh. Iskandar dkk. 2007. Sejarah Indonesia dalam Perkembangan Zaman untuk SMA Kelas X. Jakarta : Gancea Exact. Nana Supriatna. 2006. Sejarah Nasional dan Umum. Jakarta : Grafindo. F. Clarck Howell. 1982. Manusia Purba. Pustaka Alam. Life Indonesian Heritage. 1996. Ancient History. Singapura Gralier International. Soekmono. R. 1984. Pengantar Sejarah Kebudayaan Indonesia Jilid 1, 2, dan 3. Yogyakarta : Yayasan Kanisius.

VIII.

Penilaian 1. Teknik penilaian Tes/ulangan harian Tugas individu 2. Bentuk instrumen Uraian

3. Instrumen

Soal uraian : 1. Berdasarkan artikel Peristiwa Proklamasi di Indonesia, carilah manfaat edukatif, inspiratif dan rekreatif peristiwa sejarah tersebut.

Tegal, 26 Juli 2010 Mengetahui Kepala SMA Negeri 1 Tegal Guru Mata Pelajaran

Drs. H. Surono NIP. 19560623 198403 1 004

Suci Rahayu, M.Pd NIP. 19700402 199403 2 011

Lampiran : Tugas Individu : Memutar film Mummy that made themself. Temukan manfaat edukatif, inspiratif, instruktif dan rekreatif dari film sejarah tersebut. Hasil ditulis pada buku tugas sejarah.

Soal Uraian : 1. Berdasarkan artikel Peristiwa Proklamasi di Indonesia, carilah manfaat edukatif, inspiratif dan rekreatif peristiwa sejarah tersebut.

Kunci Jawaban dan Skor : No. Kunci Jawaban Skor 1. Manfaat edukasi Peristiwa Proklamasi di Indonesia - meraih keberhasilan dengan usaha dan doa 3 Manfaat inspirasi Peristiwa Proklamasi di Indonesia - Tindakan berani para pemuda membawa Soekarno dan Moh. Hatta ke 3 Rengasdengklok dapat memberikan inspirasi bagi pemuda sekarang untuk berani membela kebenaran dengan kekuatan sendiri Manfaat rekreasiPeristiwa Proklamasi di Indonesia Melalui kisah tentang peristiwa sejarah tersebut (dibuat dengan gaya tulisan yang 4 hidup dan komunikatif) kita dapat menyaksikan peristiwa-peristiwa masa lampau seolah-olah kita dibawa ke masa tersebut.

Total skor

10

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN No. 6/Sej/X/1 Mata Pelajaran Kelas/Semester Sekolah Tahun Pelajaran Alokasi Waktu I. : Sejarah : X/1 : SMA Negeri 1 Tegal : 2010/2011 : 2 x 45 menit

Standar Kompetensi Memahami prinsip dasar ilmu sejarah Kompetensi Dasar Mendeskripsikan tradisi sejarah dalam masyarakat Indonesia masa pra aksara dan masa aksara Tujuan Pembelajaran 1. Siswa dapat mengidentifikasikan cara masyarakat pra-aksara mewariskan masa lalunya melalui tutur. 2. Siswa dapat mengidentifikasikan cara masyarakat pra-aksara mewariskan masa lalunya melalui tari dan lagu. 3. Siswa dapat mengidentifikasikan cara masyarakat pra-aksara mewariskan masa lalunya melalui alat dan bangunan. Indikator 1. Mengidentifikasikan cara masyarakat pra-aksara mewariskan masa lalunya melalui tutur. 2. Mengidentifikasikan cara masyarakat pra-aksara mewariskan masa lalunya melalui tari dan lagu. 3. Mengidentifikasikan cara masyarakat pra-aksara mewariskan masa lalunya melalui alat dan bangunan. Materi Pembelajaran 1. Cara masyarakat pra-aksara mewariskan masa lalunya melalui tutur. 2. Cara masyarakat pra-aksara mewariskan masa lalunya melalui tari dan lagu. 3. Cara masyarakat pra-aksara mewariskan masa lalunya melalui alat dan bangunan. Kegiatan Pembelajaran No. Kegiatan Waktu Metode 1. Pendahuluan 15 a. Guru memasuki kelas dan menyiapkan siswa Penugasan untuk melaksanakan kegiatan belajar. b. Mengabsen siswa c. Guru menginformasikan materi esensial kompetensi dasar dan relevansi bahan ajar. d. Guru meminta siswa menyiapkan bahan ajar sejarah untuk materi cara masyarakat pra-aksara mewariskan masa lalunya e. Guru berdialog dengan siswa tentang perlunya mewariskan kebudayaan kepada generasi berikut 2. Kegiatan Inti 60 a. Tanya jawab mengenai masyarakat yang belum Tanya jawab mengenal tulisan dengan yang sesudah mengenal tulisan mewariskan pengalaman hidupnya kepada generasi berikutnya. b. Diskusi tentang tradisi sejarah pada masyarakat Diskusi sebelum mengenal tulisan mel tutur, tari, upacara, lagu, alat dan bangunan.

II.

III.

IV.

V.

VI.

3.

Penutup a. Menyimpulkan bersama cara masyarakat mewariskan kebudayaan kepada generasi berikutnya. b. Tugas individu : masing-masing siswa diminta untuk mencari satu tradisi masa pra aksara, kemudian mendeskripsikannya. (berdasarkan nomor undian)

15 Penugasan

VII.

Alat/Sumber : Alat : LCD, Notebook, dan Internet Sumber : Danandjaya James.(1991).Folklor Indonesia.Ja-karta, Grafiti. I Wayan Badrika. 2006. Sejarah Nasional dan Umum. Jakarta : Erlangga. Koentjaraningrat. (1985). Manusia dan Kebudayaan di Indonesia. Jakarta. Penerbit Djambatan. Moh. Iskandar dkk. 2007. Sejarah Indonesia dalam Perkembangan Zaman untuk SMA Kelas X. Jakarta : Gancea Exact. Nana Supriatna. 2006. Sejarah Nasional dan Umum. Jakarta : Grafindo. F. Clarck Howell. 1982. Manusia Purba. Pustaka Alam. Life Indonesian Heritage. 1996. Ancient History. Singapura Gralier International. Soekmono. R. 1984. Pengantar Sejarah Kebudayaan Indonesia Jilid 1, 2, dan 3. Yogyakarta : Yayasan Kanisius. Penilaian 1. Teknik penilaian Tes/ulangan harian Tugas individu 2. Bentuk instrumen : Uraian 3. Instrumen Soal uraian : 1. Jelaskan cara masyarakat sebelum mengenal tulisan mewariskan masa lalunya melalui tutur. 2. Isilah titik di bawah ini : No. Suku Nama tari/lagu Uraian 1. 2. 3. 4. 3. Isilah titik di bawah ini : Arsitektur rakyat Nama bangunan Daerah asal

VIII.

Pakaian dan perhiasan Jenis Daerah asal pakaian/perhiasan

Tegal, 26 Juli 2010 Mengetahui Kepala SMA Negeri 1 Tegal Guru Mata Pelajaran

Drs. H. Surono NIP. 19560623 198403 1 004

Suci Rahayu, M.Pd NIP. 19700402 199403 2 011

Lampiran : Tugas Individu : Cari satu tradisi masa pra aksara, baik berupa tari, lagu, peralatan dan bangunan, kemudian deskripsikan berdasarkan asal daerah, fungsi dan makna sertai dengan gambar (untuk tari dan lagu), asal daerah, bentuk, cara membuatnya, fungsi, sertai dengan gambar (untuk peralatan dan bangunan. (berdasarkan nomor undian) Soal Uraian : Soal uraian : 1. Jelaskan cara masyarakat sebelum mengenal tulisan mewariskan masa lalunya melalui tutur. 2. Isilah titik di bawah ini : No. Suku Nama tari/lagu Uraian 1. Jawa Ilir-Ilir 2. Sunda Bubuy Bulan 3. Minang Malam Baiko 4. Bali Macep Cepetan 3. Isilah titik di bawah ini : Arsitektur rakyat Nama bangunan Daerah asal

Pakaian dan perhiasan Jenis Daerah asal pakaian/perhiasan

Kunci Jawaban dan Skor : No. Kunci Jawaban Skor 1. Disebarkan melalui tutur kata dari mulut ke mulut (atau dengan suatu 2 contoh yang disertai dengan gerak isyarat adan alat pembantu pengingat) dari satu generasi ke generasi berikutnya. 2. - Jawa Ilir-Ilir 4 - Sunda Bubuy Bulan - Minang Malam Baiko - Bali Macep Cepetan 3. - Joglo - Rumah gadang - Rumah panggung - Beileo - Jawa - Sumatera Barat - Jambi - Papua Total skor 4 -

10

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN No. 7/Sej/X/1

Mata Pelajaran Kelas/Semester Sekolah Tahun Pelajaran Alokasi Waktu I.

: Sejarah : X/1 : SMA Negeri 1 Tegal : 2010/2011 : 2 x 45 menit

Standar Kompetensi Memahami prinsip dasar ilmu sejarah Kompetensi Dasar Mendeskripsikan tradisi sejarah dalam masyarakat Indonesia masa pra aksara dan masa aksara Tujuan Pembelajaran Siswa dapat mendeskripsikan jejak sejarah di dalam sejarah lisan (foklore, mitologi, dongeng, dan, legenda) Indikator Mendeskripsikan jejak sejarah di dalam sejarah lisan (foklore, mitologi, dongeng, dan, legenda) Materi Pembelajaran Jejak sejarah di dalam sejarah lisan (foklore, mitologi) Kegiatan Pembelajaran No. Kegiatan Waktu Metode 1. Pendahuluan 15 a. Guru memasuki kelas dan menyiapkan siswa Penugasan untuk melaksanakan kegiatan belajar. b. Mengabsen siswa c. Guru menginformasikan materi esensial kompetensi dasar dan relevansi bahan ajar. d. Guru meminta siswa menyiapkan bahan ajar sejarah untuk materi jejak sejarah di dalam sejarah lisan (foklore, mitologi) e. Guru berdialog dengan siswa tentang jejak sejarah di berbagai daerah di Indonesia. 2. Kegiatan Inti a. Menjelaskan tentang folklore dan mitologi. b. Siswa memperhatikan dengan seksama. c. Siswa menanyakan hal-hal yang belum diketahui tentang folklore dan mitologi. d. Guru mengarahkan siswa untuk diskusi dengan materi :folklore di Indonesia. e. Siswa membentuk kelompok diskusi f. Mengklasifikasikan jejak sejarah didalam folklore dan mitos dari berbagai daerah di Indonesia disertai dengan ciri-cirinya. g. Siswa mempresentasikan hasil diskusinya 60 Ceramah Menemukan Bertanya Diskusi

II.

III.

IV.

V.

VI.

3.

Penutup a. Menyimpulkan bersama ciri-ciri floklore dan mitos.. b. Tugas individu : masing-masing siswa diminta untuk mencari satu dari berbagai macam folklore dan mitologi dari berbagai daerah di Indonesia (berdasarkan nomor undian).

15 Penugasan

VII.

Alat/Sumber : Alat : LCD, Notebook, dan Internet Sumber : Danandjaya James.(1991). Folklor Indonesia. Jakarta, Grafiti. I Wayan Badrika. 2006. Sejarah Nasional dan Umum. Jakarta : Erlangga. Koentjaraningrat. (1985). Manusia dan Kebudayaan di Indonesia. Jakarta. Penerbit Djambatan. Moh. Iskandar dkk. 2007. Sejarah Indonesia dalam Perkembangan Zaman untuk SMA Kelas X. Jakarta : Gancea Exact. Nana Supriatna. 2006. Sejarah Nasional dan Umum. Jakarta : Grafindo. F. Clarck Howell. 1982. Manusia Purba. Pustaka Alam. Life Indonesian Heritage. 1996. Ancient History. Singapura Gralier International. Soekmono. R. 1984. Pengantar Sejarah Kebudayaan Indonesia Jilid 1, 2, dan 3. Yogyakarta : Yayasan Kanisius.

VIII.

Penilaian 1. Teknik penilaian Tes/ulangan harian Tugas individu 2. Bentuk instrumen Uraian 3. Instrumen

Soal uraian : 1. Jelaskan tiga macam folklore ! 2. Perhatikan cerita tentang Ratu Laut Kidul. Termasuk kategori mana (mitos, dongeng, ataulegenda), sebutkan nilai-nilai atau pesan moral yang terkandung dalam cerita tersebut.

Tegal, 26 Juli 2010 Mengetahui Kepala SMA Negeri 1 Tegal Guru Mata Pelajaran

Drs. H. Surono NIP. 19560623 198403 1 004

Suci Rahayu, M.Pd NIP. 19700402 199403 2 011

Lampiran : Tugas Kelompok (dipersiapkan untuk diskusi) A. Presentasi tentang Folklore lisan B. Presentasi tentang Folklore sebagian lisan C. Presentasi tentang Folklore bukan lisan

Soal Uraian : 1. Jelaskan tiga macam folklore ! 2. Perhatikan cerita berikut ini, Termasuk kategori mana (mitos, dongeng, atau legenda), sebutkannilai-nilai atau pesan moral yang terkandung dalam cerita tersebut.

RATU LAUT KIDUL Di suatu masa, hiduplah seorang putri cantik bernama Kadita. Karena kecantikannya, ia pun dipanggil Dewi Srengenge yang berarti matahari yang indah. Dewi Srengenge adalah anak dari Raja Munding Wangi. Meskipun sang raja mempunyai seorang putri yang cantik, ia selalu bersedih karena sebenarnya ia selalu berharap mempunyai anak laki-laki. Raja pun kemudian menikah dengan Dewi Mutiara, dan mendapatkan putra dari perkawinan tersebut. Maka, bahagialah sang raja. Dewi Mutiara ingin agar kelak putranya itu menjadi raja, dan ia pun berusaha agar keinginannya itu terwujud. Kemudian Dewi Mutiara datang menghadap raja, dan meminta agar sang raja menyuruh putrinya pergi dari istana. Sudah tentu raja menolak. Sangat menggelikan. Saya tidak akan membiarkan siapapun yang ingin bertindak kasar pada putriku, kata Raja Munding Wangi. Mendengar jawaban itu, Dewi Mutiara pun tersenyum dan berkata manis sampai raja tidak marah lagi kepadanya. Tapi walaupun demikian, dia tetap berniat mewujudkan keinginannya itu. Pada pagi harinya, sebelum matahari terbit, Dewi Mutiara mengutus pembantunya untuk memanggil seorang dukun. Dia ingin sang dukun mengutuk Kadita, anak tirinya. Aku ingin tubuhnya yang cantik penuh dengan kudis dan gatal-gatal. Bila engkau berhasil, maka aku akan memberikan suatu imbalan yang tak pernah kau bayangkan sebelumnya. Sang dukun menuruti perintah Sang Ratu. Pada malam harinya, tubuh Kadita telah dipenuhi dengan kudis dan gatalgatal. Ketika dia terbangun, dia menyadari tubuhnya berbau busuk dan dipenuhi dengan bisul. Puteri yang cantik itu pun menangis dan tak tahu harus berbuat apa. Ketika Raja mendengar kabar itu, beliau menjadi sangat sedih dan mengundang banyak tabib untuk menyembuhkan penyakit putrinya. Beliau sadar bahwa penyakit putrinya itu tidak wajar, seseorang pasti telah mengutuk atau mengguna-gunainya. Masalah pun menjadi semakin rumit ketika Ratu Dewi Mutiara memaksanya untuk mengusir puterinya. Puterimu akan mendatangkan kesialan bagi seluruh negeri, kata Dewi Mutiara. Karena Raja tidak menginginkan puterinya menjadi gunjingan di seluruh negeri, akhirnya beliau terpaksa menyetujui usul Ratu Mutiara untuk mengirim putrinya ke luar dari negeri itu. Puteri yang malang itu pun pergi sendirian, tanpa tahu kemana harus pergi. Dia hampir tidak dapat menangis lagi. Dia memang memiliki hati yang mulia. Dia tidak menyimpan dendam kepada ibu tirinya, malahan ia selalu meminta agar Tuhan mendampinginya dalam menanggung penderitaan.. Hampir tujuh hari dan tujuh malam dia berjalan sampai akhirnya tiba di Samudera Selatan. Dia memandang samudera itu. Airnya bersih dan jernih, tidak seperti samudera lainnya yang airnya biru atau hijau. Dia melompat ke dalam air dan berenang. Tiba-tiba, ketika air Samudera Selatan itu menyentuh kulitnya, mukjizat terjadi. Bisulnya lenyap dan tak ada tandatanda bahwa dia pernah kudisan atau gatal-gatal. Malahan, dia menjadi lebih cantik daripada sebelumnya. Bukan hanya itu, kini dia memiliki kuasa untuk memerintah seisi Samudera Selatan. Kini ia menjadi seorang peri yang disebut Nyi Roro Kidul atau Ratu Pantai Samudera Selatan yang hidup selamanya.

Kunci Jawaban dan Skor : No. Kunci Jawaban Skor 1. Ciri-ciri dari : a. Mitos 2 cerita tradisional yang materinya tentang kisah dewa-dewa, penciptaan alam semesta, dunia dan makhluk hidup. Mitos dianggap benar-benar terjadi dan dianggap suci oleh masyarakat pendukungnya. b. Legenda 2 cerita tentang suatu daerah dan rakyat yang tinggal di daerah itu yang menyangkut adat istiadat, keyakinan, hubungan keluarga, serta terbentuknya suatu daerah. Legenda dianggap benar-benar terjadi tetapi lebih bersifat keduniawian. Legenda berisi ajaran moral serta nilai-nilai yang berlaku dalam masyarakat setempat. Beberapa legenda dihubungkan dengan tokoh-tokoh sejarah, walau ceritanya telah dibumbui dengan keajaiban, kesaktian, dan keistimewaan tokoh-tokohnya. c. Dongeng 2 cerita rakyat yang dianggap tidak pernah terjadi. Lokasi cerita dongeng ada yang hanya nama khayal, namun ada yang lokasinya nyata. Dongeng hanya bersifat hiburan dan umumnya berisi petuah kebaikan mengalahkan kejahatan, ajaran moral, dan bahkan ejekan terselubung. 2. Nilai-nilai dari cerita Banyuwangi : a. Jangan berprasangka buruk terhadap orang lain. b. Berhati-hati dalam berbicara, bersikap dan bertindak, karena dapat membawa akibat buruk. Penyesalan kemudian tidak berguna. c. Jangan mudah mempercayai ucapan orang lain. Total skor 4

10

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN No. 8/Sej/X/1

Mata Pelajaran Kelas/Semester Sekolah Tahun Pelajaran Alokasi Waktu I.

: Sejarah : X/1 : SMA Negeri 1 Tegal : 2010/2011 : 2 x 45 menit

Standar Kompetensi Memahami prinsip dasar ilmu sejarah Kompetensi Dasar Mendeskripsikan tradisi sejarah dalam masyarakat Indonesia masa pra aksara dan masa aksara Tujuan Pembelajaran Siswa dapat mendeskripsikan jejak sejarah di dalam sejarah lisan (foklore, mitologi, dongeng, dan, legenda) Indikator Mendeskripsikan jejak sejarah di dalam sejarah lisan (foklore, mitologi, dongeng, dan, legenda)

II.

III.

IV.

V.

Materi Pembelajaran Jejak sejarah di dalam sejarah lisan (dongeng dan legenda) Kegiatan Pembelajaran No. Kegiatan Waktu Metode 1. Pendahuluan 15 a. Guru memasuki kelas dan menyiapkan siswa Penugasan untuk melaksanakan kegiatan belajar. b. Mengabsen siswa c. Guru menginformasikan materi esensial kompetensi dasar dan relevansi bahan ajar. d. Guru meminta siswa menyiapkan bahan ajar sejarah untuk materi jejak sejarah di dalam sejarah lisan (dongeng dan legenda ) e. Guru berdialog dengan siswa tentang jejak sejarah di berbagai daerah di Indonesia 2. Kegiatan Inti 60 a. Menjelaskan tentang dongeng dan legenda. Ceramah b. Siswa memperhatikan dengan seksama. Menemukan c. Siswa menanyakan hal-hal yang belum diketahui Bertanya tentang dongeng dan legenda. d. Mengklasifikasikan jejak sejarah didalam dongeng Penugasan dan legenda dari berbagai daerah di Indonesia disertai dengan ciri-cirinya. 3. Penutup a. Menyimpulkan bersama ciri-ciri dongeng dan legenda. b. Tugas individu : masing-masing siswa diminta 15 Penugasan

VI.

untuk mencari satu dari berbagai macam dongeng dan legenda dari berbagai daerah di Indonesia (berdasarkan nomor undian).

VII.

Alat/Sumber : Alat : LCD, Notebook, dan Internet Sumber : Danandjaya James.(1991). Folklor Indonesia. Jakarta : Grafiti. I Wayan Badrika. 2006. Sejarah Nasional dan Umum. Jakarta : Erlangga. Koentjaraningrat. (1985). Manusia dan Kebudayaan di Indonesia. Jakarta. Penerbit Djambatan. Moh. Iskandar dkk. 2007. Sejarah Indonesia dalam Perkembangan Zaman untuk SMA Kelas X. Jakarta : Gancea Exact. Nana Supriatna. 2006. Sejarah Nasional dan Umum. Jakarta : Grafindo. F. Clarck Howell. 1982. Manusia Purba. Pustaka Alam. Life Indonesian Heritage. 1996. Ancient History. Singapura Gralier International. Soekmono. R. 1984. Pengantar Sejarah Kebudayaan Indonesia Jilid 1, 2, dan 3. Yogyakarta : Yayasan Kanisius.

VIII.

Penilaian 1. Teknik penilaian Tes/ulangan harian Tugas individu 2. Bentuk instrumen Uraian 3. Instrumen Soal uraian : 1. Jelaskan ciri-ciri dari : a. dongeng b. legenda sertai dengan contohnya. c. Perhatikan cerita Asal Mula Selat Bali. Termasuk kategori mana (mitos, dongeng, ataulegenda), sebutkan nilai-nilai atau pesan moral yang terkandung dalam cerita tersebut

Tegal, 26 Juli 2010 Mengetahui Kepala SMA Negeri 1 Tegal Guru Mata Pelajaran

Drs. H. Surono NIP. 19560623 198403 1 004

Suci Rahayu, M.Pd NIP. 19700402 199403 2 011

\

Lampiran : Tugas Individu : Carilah salah satu cerita daerah (mitos/legenda/dongeng) dari suatu daerah di Indonesia, Simpulkan nilai-nilai yang terkandung dalam suatu cerita daerah. Nomor absen 1 10 mencari cerita mitos suatu daerah, no. absen 11 21 mencari cerita legenda suatu daerah, no. absen 22 32 mencari cerita dongeng. Materi cerita yang dipilih berbeda antara satu siswa dengan siswa yang lain. Soal Uraian : 1. Jelaskan ciri-ciri dari : a. dongengb. legenda sertai dengan contoh c. Perhatikan cerita berikut ini, Termasuk kategori mana (mitos, dongeng, atau legenda),sebutkan nilai-nilai atau pesan moral yang terkandung dalam cerita tersebut.

ASAL MULA SELAT BALI Pada jaman dulu di kerajaan Daha hiduplah seorang Brahmana yang benama Sidi Mantra yang sangat terkenal kesaktiannya. Sanghyang Widya atau Batara Guru menghadiahinya harta benda dan seorang istri yang cantik. Sesudah bertahun-tahun kawin, mereka mendapat seorang anak yang mereka namai Manik Angkeran. Meskipun Manik Angkeran seorang pemuda yang gagah dan pandai namun dia mempunyai sifat yang kurang baik, yaitu suka berjudi. Dia sering kalah sehingga dia terpaksa mempertaruhkan harta kekayaan orang tuanya, malahan berhutang pada orang lain. Karena tidak dapat membayar hutang, Manik Angkeran meminta bantuan ayahnya untuk berbuat sesuatu. Sidi Mantra berpuasa dan berdoa untuk memohon pertolongan dewa-dewa. Tiba-tiba dia mendengar suara, Hai, Sidi Mantra, di kawah Gunung Agung ada harta karun yang dijaga seekor naga yang bernarna Naga Besukih. Pergilah ke sana dan mintalah supaya dia mau memberi sedikit hartanya. Sidi Mantra pergi ke Gunung Agung dengan mengatasi segala rintangan. Sesampainya di tepi kawah Gunung Agung, dia duduk bersila. Sambil membunyikan genta dia membaca mantra dan memanggil nama Naga Besukih. Tidak lama kernudian sang Naga keluar. Setelah mendengar maksud kedatangan Sidi Mantra, Naga Besukih menggeliat dan dari sisiknya keluar emas dan intan. Setelah mengucapkan terima kasih, Sidi Mantra mohon diri. Semua harta benda yang didapatnya diberikan kepada Manik Angkeran dengan harapan dia tidak akan berjudi lagi. Tentu saja tidak lama kemudian, harta itu habis untuk taruhan. Manik Angkeran sekali lagi minta bantuan ayahnya. Tentu saja Sidi Mantra menolak untuk membantu anakya. Manik Angkeran mendengar dari temannya bahwa harta itu didapat dari Gunung Agung. Manik Angkeran tahu untuk sampai ke sana dia harus membaca mantra tetapi dia tidak pernah belajar mengenai doa dan mantra. Jadi, dia hanya membawa genta yang dicuri dari ayahnya waktu ayahnya tidur. Setelah sampai di kawah Gunung Agung, Manik Angkeran membunyikan gentanya. Bukan main takutnya ia waktu ia melihat Naga Besukih. Setelah Naga mendengar maksud kedatangan Manik Angkeran, dia berkata, Akan kuberikan harta yang kau minta, tetapi kamu harus berjanji untuk mengubah kelakuanmu. Jangan berjudi lagi. Ingatlah akan hukum karma. Manik Angkeran terpesona melihat emas, intan, dan permata di hadapannya. Tiba-tiba ada niat jahat yang timbul dalam hatinya. Karena ingin mendapat harta lebih banyak, dengan secepat kilat dipotongnya ekor Naga Besukih ketika Naga beputar kembali ke sarangnya. Manik Angkeran segera melarikan diri dan tidak terkejar oleh Naga. Tetapi karena kesaktian Naga itu, Manik Angkeran terbakar menjadi abu sewaktu jejaknya dijilat sang Naga. Mendengar kematian anaknya, kesedihan hati Sidi Mantra tidak terkatakan. Segera dia mengunjungi Naga Besukih dan memohon supaya anaknya dihidupkan kembali. Naga menyanggupinya asal ekornya dapat kembali seperti sediakala. Dengan kesaktiannya, Sidi Mantra dapat memulihkan ekor Naga. Setelah Manik Angkeran dihidupkan, dia minta maaf

dan berjanji akan menjadi orang baik. Sidi Mantra tahu bahwa anaknya sudah bertobat tetapi dia juga mengerti bahwa mereka tidak lagi dapat hidup bersama. Kamu harus mulai hidup baru tetapi tidak di sini, katanya. Dalam sekejap mata dia lenyap. Di tempat dia berdiri timbul sebuah sumber air yang makin lama makin besar sehingga menjadi laut. Dengan tongkatnya, Sidi Mantra membuat garis yang mernisahkan dia dengan anaknya. Sekarang tempat itu menjadi selat Bali yang memisahkan pulau Jawa dengan pulau Bali.

Kunci Jawaban dan Skor : No. Kunci Jawaban Skor 1. Ciri-ciri dari : 1. Dongeng 3 cerita rakyat yang dianggap tidak pernah terjadi. Lokasi cerita dongeng ada yang hanya nama khayal, namun ada yang lokasinya nyata. Dongeng hanya bersifat hiburan dan umumnya berisi petuah kebaikan mengalahkan kejahatan, ajaran moral, dan bahkan ejekan terselubung. 2. Legenda cerita tentang suatu daerah dan rakyat yang tinggal di daerah itu yang menyangkut adat istiadat, keyakinan, hubungan keluarga, serta terbentuknya suatu daerah. Legenda dianggap benar-benar terjadi tetapi lebih bersifat keduniawian. Legenda berisi ajaran moral serta nilai-nilai yang berlaku dalam masyarakat setempat. Beberapa legenda dihubungkan dengan tokoh-tokoh sejarah, walau ceritanya telah dibumbui dengan keajaiban, kesaktian, dan keistimewaan tokoh-tokohnya. Nilai-nilai dari cerita Asal Mula Selat Bali : a. Patuh dan taat terhadap orang tua. b. Kasih sayang orang tua sepanjang jalan. Total skor 3

4

10

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN No. 9/Sej/X/1 Mata Pelajaran Kelas/Semester Sekolah Tahun Pelajaran Alokasi Waktu I. : Sejarah : X/1 : SMA Negeri 1 Tegal : 2010/2011 : 2 x 45 menit

Standar Kompetensi Memahami prinsip dasar ilmu sejarah Kompetensi Dasar Mendeskripsikan tradisi sejarah dalam masyarakat Indonesia masa pra aksara dan masa aksara Tujuan Pembelajaran Siswa dapat mendeskripsikan nilai, norma dan tradisi yang diwariskan dalam mitologi Indonesia. Indikator Mendeskripsikan nilai, norma dan tradisi yang diwariskan dalam mitologi Indonesia. Materi Pembelajaran Nilai, norma dan tradisi yang diwariskan dalam mitologi Indonesia Kegiatan Pembelajaran No. Kegiatan Waktu Metode 1. Pendahuluan 15 a. Guru memasuki kelas dan menyiapkan siswa Penugasan untuk melaksanakan kegiatan belajar. b. Mengabsen siswa c. Guru menginformasikan materi esensial kompetensi dasar dan relevansi bahan ajar. d. Guru meminta siswa menyiapkan bahan ajar sejarah untuk materi nilai, norma dan tradisi yang diwariskan dalam mitologi Indonesia. e. Guru berdialog dengan siswa tentang nilai-nilai dan tradisi masa lampau dari berbagai daerah di Indonesia. 2. Kegiatan Inti a. Menjelaskan tentang beberapa nilai-nilai dan tradisi masa lampau. b. Siswa memperhatikan dengan seksama. c. Siswa menanyakan hal-hal yang belum diketahui tentang nilai, norma dan tradisi yang diwariskan dalam mitologi Indonesia d. Siswa mendeskripsikan nilai, norma dan tradisi yang diwariskan dalam mitologi Indonesia. Penutup a. Menyimpulkan bersama nilai, norma dan tradisi yang diwariskan dalam mitologi. 60 Ceramah Menemukan Tanya jawab

II.

III.

IV.

V.

VI.

Penugasan

3.

15 Penugasan

VII.

Alat/Sumber : Alat : LCD, Notebook, dan Internet Sumber : Danandjaya, James. 1991. Folklor Indonesia. Grafiti.: Jakarta. I Wayan Badrika. 2006. Sejarah Nasional dan Umum. Jakarta : Erlangga. Koentjaraningrat. 1985. Manusia dan Kebudayaan di Indonesia. Jakarta : Djambatan. Moh. Iskandar dkk. 2007. Sejarah Indonesia dalam Perkembangan Zaman untuk SMA Kelas X. Jakarta : Gancea Exact. Nana Supriatna. 2006. Sejarah Nasional dan Umum. Jakarta : Grafindo. F. Clarck Howell. 1982. Manusia Purba. Pustaka Alam. Life Indonesian Heritage. 1996. Ancient History. Singapura Gralier International. Soekmono. R. 1984. Pengantar Sejarah Kebudayaan Indonesia Jilid 1, 2, dan 3. Yogyakarta : Yayasan Kanisius.

VIII.

Penilaian 1. Teknik penilaian Tes/ulangan harian Tugas individu 2. Bentuk instrumen Uraian 3. Instrumen Soal uraian : 1. Jelaskan nilai dan norma dari tradisi masa lampau yang dapat diwariskan kepada generasi sekarang.

Tegal, 26 Juli 2010 Mengetahui Kepala SMA Negeri 1 Tegal Guru Mata Pelajaran

Drs. H. Surono NIP. 19560623 198403 1 004

Suci Rahayu, M.Pd NIP. 19700402 199403 2 011

Lampiran : Soal Uraian : 1. Jelaskan nilai dan norma dari tradisi masa lampau yang dapat diwariskan kepada generasi sekarang. Kunci Jawaban dan Skor : No. 1. Nilai dan norma - Gotong royong - Sifat kemanusiaan - Musyawarah mufakat - Sistem bahasa - Menghormati sesama

Kunci Jawaban

Skor 2 2 2 2 2

Total skor

10

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN No. 10/Sej/X/1

Mata Pelajaran Kelas/Semester Sekolah Tahun Pelajaran Alokasi Waktu I.

: Sejarah : X/1 : SMA Negeri 1 Tegal : 2010/2011 : 2 x 45 menit

Standar Kompetensi Memahami prinsip dasar ilmu sejarah Kompetensi Dasar Mendeskripsikan tradisi sejarah dalam masyarakat Indonesia masa pra aksara dan masa aksara Tujuan Pembelajaran Siswa dapat mengindentifikasi cara masyarakat pada masa aksara mewariskan masa lalunya melalui tulisan. Indikator Mengindentifikasi cara masyarakat pada masa aksara mewariskan masa lalunya melalui tulisan. Materi Pembelajaran Cara masyarakat pada masa aksara mewariskan masa lalunya melalui tulisan Kegiatan Pembelajaran No. Kegiatan Waktu Metode 1. Pendahuluan 15 a. Guru memasuki kelas dan menyiapkan siswa Penugasan untuk melaksanakan kegiatan belajar. b. Mengabsen siswa c. Guru dibantu beberapa siswa menyiapkan dan merangkaikan LCD, laptop, kabel roll, untuk pembelajaran. d. Guru menyiapkan CD presentasi yang berisi tentang materi cara masyarakat pada masa aksara mewariskan masa lalunya melalui tulisan. e. Guru menginformasikan materi esensial kompetensi dasar dan relevansi bahan ajar. f. Guru meminta siswa menyiapkan bahan ajar sejarah untuk materi cara masyarakat pada masa aksara mewariskan masa lalunya melalui tulisan. g. Guru berdialog dengan siswa tentang macammacam prasasti dan kitab-kitab kuno yang diketahui siswa. 2. Kegiatan Inti 60 a. Menjelaskan tentang tradisi sejarah dalam Ceramah masyarakat Indonesia sesudah mengenal tulisan. b. Guru menayangkan CD yang berisi materi cara Menampilkan materi masyarakat pada masa aksara mewariskan masa cara masyarakat pada lalunya melalui tulisan. Materi-materi dan masa aksara gambar-gambar diambil dari bahan ajar, buku mewariskan masa sejarah yang relevan, ensiklopedia dan dari lalunya melalui internet. tulisan dengan

II.

III.

IV.

V.

VI.

LCD/notebook. Menemukan Tanya jawab

3.

c. Siswa memperhatikan dengan seksama. d. Siswa menanyakan hal-hal yang belum diketahui tentang cara masyarakat pada masa aksara. mewariskan masa lalunya melalui tulisan e. Siswa diminta mencari contoh rekaman tertulis seperti prasasti dan kitab-kitab pada beberapa kerajaan Hindu Buddha, Islam, kolonial dan nasional melalui studi pustaka di perpustakaan. f. Mendiskusikan hasil Penutup a. Menyimpulkan bersama tradisi sejarah dalam masyarakat Indonesia sesudah mengenal tulisan. b. Tugas individu : masing-masing siswa diminta untuk mengklasifikasikan contoh rekaman tertulis pada beberapa kerajaan Hindu Buddha, Islam, kolonial dan nasional. c. Merapikan peralatan pembelajaran, LCD, notebook, kabel roll.

Penugasan

Diskusi 15 Penugasan

VII.

Alat/Sumber : Alat : LCD, Notebook, dan Internet Sumber : Danandjaya James. 1991. Folklor Indonesia. Grafiti.: Jakarta. I Wayan Badrika. 2006. Sejarah Nasional dan Umum. Jakarta : Erlangga. Koentjaraningrat. 1985. Manusia dan Kebudayaan di Indonesia. Jakarta : Djambatan. Moh. Iskandar dkk. 2007. Sejarah Indonesia dalam Perkembangan Zaman untuk SMA Kelas X. Jakarta : Gancea Exact. Nana Supriatna. 2006. Sejarah Nasional dan Umum. Jakarta : Grafindo. F. Clarck Howell. 1982. Manusia Purba. Pustaka Alam. Life Indonesian Heritage. 1996. Ancient History. Singapura Gralier International. Soekmono. R. 1984. Pengantar Sejarah Kebudayaan Indonesia Jilid 1, 2, dan 3. Yogyakarta : Yayasan Kanisius.

VIII.

Penilaian 1. Teknik penilaian Tes/ulangan harian Tugas individu 2. Bentuk instrumen Uraian 3. Instrumen Soal uraian : 1. Jelaskan cara masyarakat pada masa aksara mewariskan masa lalunya melalui tulisan. Tegal, 26 Juli 2010 Mengetahui Kepala SMA Negeri 1 Tegal Guru Mata Pelajaran

Drs. H. Surono NIP. 19560623 198403 1 004

Suci Rahayu, M.Pd NIP. 19700402 199403 2 011

Lampiran : Tugas Individu : Carilah contoh rekaman tertulis pada beberapa kerajaan Hindu Buddha, Islam, kolonial dan nasional. Sumber dapat diambil dari buku-buku sejarah yang relevan, koran, majalah, ensiklopedia dan dari internet

Soal Uraian : 1. Jelaskan cara masyarakat pada masa aksara mewariskan masa lalunya melalui tulisan. Kunci Jawaban dan Skor : No. Kunci Jawaban 1. Cara masyarakat pada masa aksara mewariskan masa lalunya melalui tulisan : - yupa - lontar - prasasti - kitab - dokumen Total skor

Skor 2 2 2 2 2 10

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN No. 11/Sej/X/1 Mata Pelajaran Kelas/Semester Sekolah Tahun Pelajaran Alokasi Waktu I. : Sejarah : X/1 : SMA Negeri 1 Tegal : 2010/2011 : 2 x 45 menit

Standar Kompetensi Memahami prinsip dasar ilmu sejarah Kompetensi Dasar Mendeskripsikan tradisi sejarah dalam masyarakat Indonesia masa pra aksara dan masa aksara Tujuan Pembelajaran Siswa dapat mengindentifikasi cara masyarakat pada masa aksara mewariskan masa lalunya melalui tulisan (penulisan sejarah pada masa Hindu-Buddha dan Islam) Indikator Mengindentifikasi cara masyarakat pada masa aksara mewariskan masa lalunya melalui tulisan (penulisan sejarah pada masa Hindu-Buddha dan Islam) Materi Pembelajaran Cara masyarakat pada masa aksara mewariskan masa lalunya melalui tulisan (penulisan sejarah pada masa Hindu-Buddha dan Islam) Kegiatan Pembelajaran No. Kegiatan Waktu Metode 1. Pendahuluan 15 a. Guru memasuki kelas dan menyiapkan siswa Penugasan untuk melaksanakan kegiatan belajar. b. Mengabsen siswa. c. Guru dibantu beberapa siswa menyiapkan dan merangkaikan LCD, laptop, kabel roll, untuk pembelajaran. d. Guru menyiapkan CD presentasi yang berisi tentang materi penulisan sejarah pada masa Hindu-Buddha dan Islam. e. Guru menginformasikan materi esensial kompetensi dasar dan relevansi bahan ajar. f. Guru meminta siswa menyiapkan bahan ajar sejarah untuk materi cara masyarakat pada masa aksara mewariskan masa lalunya melalui tulisan (penulisan sejarah pada masa Hindu-Buddha dan Islam). g. Guru berdialog dengan siswa tentang macammacam prasasti dan kitab-kitab kuno yang diketahui siswa. 2. Kegiatan Inti 60 a. Menjelaskan tentang penulisan sejarah pada masa Ceramah Hindu-Budha dan Islam. b. Guru menayangkan CD yang berisi materi Menampilkan materi penulisan sejarah pada masa Hindu-Buddha dan penulisan sejarah pada Islam. Materi-materi dan gambar-gambar diambil masa Hindu-Buddha dari bahan ajar, buku sejarah yang relevan, dan Islam dengan

II.

III.

IV.

V.

VI.

ensiklopedia dan dari internet. c. Siswa memperhatikan dengan seksama. d. Siswa diminta mencari ciri-ciri penulisan sejarah pada masa HinduBuddha dan Islam melalui studi pustaka. e. Mendiskusikan hasil Penutup a. Menyimpulkan bersama ciri-ciri penulisan pada masa HinduBuddha dan Islam. b. Tugas individu : siswa diminta untuk ciri-ciri penulisan sejarah masa Hindu-Buddha dan Islam sertai dengan contohnya. c. Merapikan peralatan pembelajaran, LCD, notebook, kabel roll.

LCD/notebook. Menemukan Penugasan

Diskusi 15 Penugasan

3.

VII.

Alat/Sumber : Alat : LCD, Notebook, dan Internet Sumber : I Wayan Badrika. 2006. Sejarah Nasional dan Umum. Jakarta : Erlangga. Moh. Iskandar dkk. 2007. Sejarah Indonesia dalam Perkembangan Zaman untuk SMA Kelas X. Jakarta : Ganeca Exact. Nana Supriatna. 2006. Sejarah Nasional dan Umum. Jakarta : Grafindo. F. Clarck Howell. 1982. Manusia Purba. Jakarta : Pustaka Alam. Life.Indonesian Heritage.1996. Ancient History. Singapura Gralier International Soekmono. R. 1984. Pengantar Sejarah Kebudayaan Indonesia Jilid 1, 2, dan 3. Yogyakarta : Yayasan Kanisius.

VIII.

Penilaian 1. Teknik penilaian Tes/ulangan harian Tugas individu 2. Bentuk instrumen Uraian 3. Instrumen Soal uraian : 1. Jelaskan ciri-ciri penulisan sejarah pada masa : a. Hindu-Buddha b. Islam.

Tegal, 26 Juli 2010 Mengetahui Kepala SMA Negeri 1 Tegal Guru Mata Pelajaran

Drs. H. Surono NIP. 19560623 198403 1 004

Suci Rahayu, M.Pd NIP. 19700402 199403 2 011

Lampiran : Tugas Individu : Carilah ciri-ciri penulisan sejarah masa Hindu-Buddha dan Islam, sertai dengan contohnya.

Soal Uraian : 1. Jelaskan ciri-ciri penulisan sejarah pada masa : a. Hindu-Buddha b. Islam. Kunci Jawaban dan Skor : No. Kunci Jawaban Skor 1. Ciri-ciri penulisan sejarah pada masa Hindu Buddha : - ditulis pada piagam-piagam di atas batu atau logam 1 - sumber datanya tidak jelas atau tidak ada sama sekali, 1 - corak sejarah yang bersifat istanasentris/rajasentris dengan tujuan mencatat 1 peristiwa sejarah yang bias memberikan legitimasi yang kuat terhadap penguasanya dengan menampilkan unsur-unsur kepahlawanan dan kesaktian - penyampaian dalam bentuk legenda, mitos dan factor yang menampilkan 1 tokoh-tokoh local. - lemah dalam kronologi, dalam arti urutan waktu atau kronologinya 1 seringkali kacau, terbalik, atau bertentangan (anakronistis). - Pertimbangan-pertimbangan kosmologis dan astrologis cenderung untuk 1 menyampingkan keterangan-keterangan mengenai sebab-akibat dan ide kemajuan. - Etnosentrisme (kedaerahan) 1 - Religio-magisme (kepercayaan dan magis) Ciri-ciri penulisan sejarah pada masa Islam : - ditulis pada kitab - raja bukan orientasi uatama - isi tentang politik, ekonomi, kehidupan masyarakat Total skor

1 1 1 10

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN No. 12/Sej/X/1 Mata Pelajaran Kelas/Semester Sekolah Tahun Pelajaran Alokasi Waktu I. : Sejarah : X/1 : SMA Negeri 1 Tegal : 2010/2011 : 2 x 45 menit

Standar Kompetensi Memahami prinsip dasar ilmu sejarah Kompetensi Dasar Mendeskripsikan tradisi sejarah dalam masyarakat Indonesia masa pra aksara dan masa aksara Tujuan Pembelajaran Mengindentifikasi cara masyarakat pada masa aksara mewariskan masa lalunya melalui tulisan (penulisan sejarah pada masa kolonial dan nasional) Indikator Mengindentifikasi cara masyarakat pada masa aksara mewariskan masa lalunya melalui tulisan (penulisan sejarah pada masa kolonial dan nasional) Materi Pembelajaran Cara masyarakat pada masa aksara mewariskan masa lalunya melalui tulisan (penulisan sejarah pada masa kolonial dan nasional) Kegiatan Pembelajaran No. Kegiatan Waktu Metode 1. Pendahuluan 15 a. Guru memasuki kelas dan menyiapkan siswa Penugasan untuk melaksanakan kegiatan belajar. b. Mengabsen siswa c. Guru dibantu beberapa siswa menyiapkan dan merangkaikan LCD, laptop, kabel roll, untuk pembelajaran. d. Guru menyiapkan CD presentasi yang berisi tentang materi penulisan sejarah pada masa kolonial dan nasional. e. Memotivasi siswa dengan tanya jawab tentang macam-macam sumber sejarah masa kolonial dan nasional. 2. Kegiatan Inti a. Menjelaskan tentang penulisan sejarah pada masa kolonial dan nasional. b. Guru menayangkan CD yang berisi materi penulisan sejarah pada masa kolonial dan nasional. Materi-materi dan gambar-gambar diambil dari bahan ajar, buku sejarah yang relevan, ensiklopedia dan dari internet. c. Siswa memperhatikan dengan seksama. d. Siswa diminta mencari ciri-ciri penulisan sejarah pada masa kolonial dan nasional melalui studi 60 Ceramah Menampilkan materi penulisan sejarah pada masa kolonial dan nasonal dengan LCD/notebook. Menemukan Penugasan

II.

III.

IV.

V.

VI.

pustaka. e. Mendiskusikan hasil 3. Penutup a. Menyimpulkan bersama ciri-ciri penulisan pada masa kolonial dan nasional. b. Tugas individu : masing-masing siswa diminta untuk ciri-ciri penulisan sejarah pada masa kolonial dan nasional. c. Merapikan peralatan pembelajaran, LCD, notebook, kabel roll. 15

Diskusi

Penugasan

VII.

Alat/Sumber : Alat : LCD, Notebook, dan Internet Sumber : I Wayan Badrika. 2006. Sejarah Nasional dan Umum. Jakarta : Erlangga. Moh. Iskandar dkk. 2007. Sejarah Indonesia dalam Perkembangan Zaman untuk SMA Kelas X. Jakarta : Ganeca Exact. Nana Supriatna. 2006. Sejarah Nasional dan Umum. Jakarta : Grafindo. F. Clarck Howell. 1982. Manusia Purba. Jakarta : Pustaka Alam. Life.Indonesian Heritage.1996. Ancient History. Singapura Gralier International Soekmono. R. 1984. Pengantar Sejarah Kebudayaan Indonesia Jilid 1, 2, dan 3. Yogyakarta : Yayasan Kanisius.

VIII.

Penilaian 1. Teknik penilaian Tes/ulangan harian Tugas individu 2. Bentuk instrumen Uraian 3. Instrumen

Soal test : 1. Jelaskan ciri-ciri penulisan sejarah : a. kolonial b. nasional.

Tegal, 26 Juli 2010 Mengetahui Kepala SMA Negeri 1 Tegal Guru Mata Pelajaran

Drs. H. Surono NIP. 19560623 198403 1 004

Suci Rahayu, M.Pd NIP. 19700402 199403 2 011

Lampiran : Tugas Individu : Carilah ciri-ciri penulisan sejarah masa kolonial dan nasional, sertai dengan contohnya.

Soal Uraian : 1. Jelaskan ciri-ciri penulisan sejarah pada masa : a. Kolonial b. Nasional Kunci Jawaban dan Skor : No. Kunci Jawaban Skor 1. Ciri-ciri penulisan sejarah pada masa Hindu Buddha : - Sudut pandang penceritaan adalah Nederlandosentrisme pada khususnya dan 2 Eropasentrisme pada umumnya. 2 - Tekanan pada aspek politik, ekonomi dan institusional. Contoh : 1 - pada historiografi kolonial, VOC dinyatakan sebagai lembaga pemersatu - pada sudut pandang Indonesia, perlawanan Diponegoro bertujuan menegakkan keadilan, kebenaran dan cinta tanah air, sedangkan pada sudut pandang colonial dianggap sebagai pengkhianatan dan pemberontakan. Ciri-ciri penulisan sejarah pada masa nasional : - Penggunaaan metode-metode ilmiah secara terampil - Historiografi ditujukan untuk kepentingan nasional, seperti tumbuh dan berkembangnya nasionalisme (Indonesiasentris). - Pendekatan multidisiplin dan "pendekatan interdisiplin".Pendekatan ini sering disebut sebagai pendekatan "struktural". Total skor

1 2 2 10

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN No. 13/Sej/X/1 Mata Pelajaran Kelas/Semester Sekolah Tahun Pelajaran Alokasi Waktu I. : Sejarah : X/1 : SMA Negeri 1 Tegal : 2010/2011 : 2 x 45 menit

Standar Kompetensi Memahami prinsip dasar ilmu sejarah Kompetensi Dasar Menjelaskan pengertian dan ruang lingkup ilmu sejarah Tujuan Pembelajaran Siswa dapat menjelaskan prinsip-prinsip dasar penelitian sejarah Indikator Menjelaskan prinsip-prinsip dasar penelitian sejarah Materi Pembelajaran Prinsip-prinsip dasar penelitian sejarah Kegiatan Pembelajaran No. Kegiatan Waktu Metode 1. Pendahuluan 15 a. Guru memasuki kelas dan menyiapkan siswa Penugasan untuk melaksanakan kegiatan belajar. b. Mengabsen siswa c. Guru menginformasikan materi esensial kompetensi dasar dan relevansi bahan ajar. d. Guru meminta siswa menyiapkan bahan ajar sejarah untuk materi prinsip-prinsip dasar penelitian sejarah e. Guru berdialog dengan siswa tentang perlunya mempelajari cara-cara sejarawan melakukan penelitian 2. Kegiatan Inti 60 a. Mendiskusikan langkah-langkah dalam penelitian Diskusi kelas sejarah (heuristik, verifikasi, interpretasi dan historiografi) 3. Penutup 15 a. Guru dan siswa menyimpulkan langkah-langkah Penugasan dalam penelitian sejarah

II.

III.

IV.

V.

VI.

VII.

Alat/Sumber : Alat : LCD, Notebook, dan Internet Sumber : I Wayan Badrika. 2006. Sejarah Nasional dan Umum. Jakarta : Erlangga. Moh. Iskandar dkk. 2007. Sejarah Indonesia dalam Perkembangan Zaman untuk SMA Kelas X. Jakarta : Ganeca Exact. Nana Supriatna. 2006. Sejarah Nasional dan Umum. Jakarta : Grafindo.

F. Clarck Howell. 1982. Manusia Purba. Jakarta : Pustaka Alam. Life.Indonesian Heritage.1996. Ancient History. Singapura Gralier International Soekmono. R. 1984. Pengantar Sejarah Kebudayaan Indonesia Jilid 1, 2, dan 3. Yogyakarta : Yayasan Kanisius.

VIII.

Penilaian 1. Teknik penilaian Tes/ulangan harian Tugas individu 2. Bentuk instrumen Uraian 3. Instrumen Soal uraian : 1. Jelaskan langkah-langkah dalam penelitian sejarah, jawaban meliputi : a. heuristik b. verifikasi c. interpretasi d. historiografi

Tegal, 26 Juli 2010 Mengetahui Kepala SMA Negeri 1 Tegal Guru Mata Pelajaran

Drs. H. Surono NIP. 19560623 198403 1 004

Suci Rahayu, M.Pd NIP. 19700402 199403 2 011

Lampiran : Soal Uraian : 1. Jelaskan langkah-langkah dalam penelitian sejarah, jawaban meliputi : a. heuristik b. verifikasi c. interpretasi d. historiografi Kunci Jawaban dan Skor : No. Kunci Jawaban Skor 1. - Heuristik (pengumpulan sumber 2 tahap mencari dan mengumpulkan sumber-sumber yang relevan dengan topik/judul penelitian - Verifikasi (kritik sumber), pemeriksaan dan penilaian terhadap sumber-sumber 4 sejarah, dibedakan 2 : 1. Kritik eksternal 2. Kritik internal Interpretasi (penafsiran) penafsiran atau memberikan pandangan teoritis terhadap suatu peristiwa sejarah Historiografi (penulisan sejarah) penulisan sejarah dalam usaha untuk merekonstruksi masa lampau Total skor 2 2

10

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN No. 14/Sej/X/1

Mata Pelajaran Kelas/Semester Sekolah Tahun Pelajaran Alokasi Waktu I.

: Sejarah : X/1 : SMA Negeri 1 Tegal : 2010/2011 : 2 x 45 menit

Standar Kompetensi Memahami prinsip dasar ilmu sejarah Kompetensi Dasar Menjelaskan pengertian dan ruang lingkup ilmu sejarah Tujuan Pembelajaran Siswa dapat menjelaskan jenis-jenis sejarah berdasarkan ruang lingkup Indikator Menjelaskan jenis-jenis sejarah berdasarkan ruang lingkup Materi Pembelajaran Jenis-jenis sejarah berdasarkan ruang lingkup Kegiatan Pembelajaran No. Kegiatan Waktu Metode 1. Pendahuluan 15 a. Guru memasuki kelas dan menyiapkan siswa Penugasan untuk melaksanakan kegiatan belajar. b. Mengabsen siswa c. Guru menginformasikan materi esensial kompetensi dasar dan relevansi bahan ajar. d. Guru meminta siswa menyiapkan bahan ajar sejarah untuk materi jenis-jenis sejarah berdasarkan ruang lingkup e. Guru berdialog dengan siswa tentang perlunya membuat klasifikasi jenis-jenis sejarah 2. Kegiatan Inti 60 a. Siswa mencari buku yang bertema peristiwa Penugasan sejarah (di perpustakaan), mengklasifikasikan menjadi 3 kategori yaitu sejarah lokal, sejarah nasional dan sejarah dunia. b. Mendiskusikan jenis-jenis sejarah berdasarkan Diskusi ruang lingkup 3. Penutup 15 a. Guru dan siswa menyimpulkan jenis-jenis sejarah Penugasan berdasarkan ruang lingkup

II.

III.

IV.

V.

VI.

VII.

Alat/Sumber : Alat : LCD, Notebook, dan Internet Sumber : I Wayan Badrika. 2006. Sejarah Nasional dan Umum. Jakarta : Erlangga. Moh. Iskandar dkk. 2007. Sejarah Indonesia dalam Perkembangan Zaman untuk SMA Kelas X. Jakarta : Ganeca Exact. Nana Supriatna. 2006. Sejarah Nasional dan Umum. Jakarta : Grafindo. F. Clarck Howell. 1982. Manusia Purba. Jakarta : Pustaka Alam. Life.Indonesian Heritage.1996. Ancient History. Singapura Gralier International Soekmono. R. 1984. Pengantar Sejarah Kebudayaan Indonesia Jilid 1, 2, dan 3. Yogyakarta : Yayasan Kanisius.

VIII.

Penilaian 1. Teknik penilaian Tes/ulangan harian Tugas individu 2. Bentuk instrumen Uraian 3. Instrumen Soal uraian : 1. Klasifikasikan sejarah berdasarkan ruang lingkup, tema dan wilayah kajian, sertai dengan contoh.

Tegal, 26 Juli 2010 Mengetahui Kepala SMA Negeri 1 Tegal Guru Mata Pelajaran

Drs. H. Surono NIP. 19560623 198403 1 004

Suci Rahayu, M.Pd NIP. 19700402 199403 2 011

Lampiran : Soal Uraian : 1. Klasifikasikan sejarah berdasarkan ruang lingkup, tema dan wilayah kajian, sertai dengan contoh. Kunci Jawaban dan Skor : No. Kunci Jawaban 1. - Jenis sejarah berdasarkan ruang lingkup : Sejarah dunia Sejarah nasional Sejarah lokal Jenis sejarah berdasarkan ruang tema Sejarah politik Sejarah ekonomi Sejarah sosial Sejarah budaya Sejarah pendidikan Jenis sejarah berdasarkan wilayah kajian Sejarah Eropa Sejarah Afrika Sejarah Asia Sejarah Amerika Sejarah Australia Sejarah Pasifik Total skor 4

Skor 2

4

-

10

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN No. 15/Sej/X/1 Mata Pelajaran Kelas/Semester Sekolah Tahun Pelajaran Alokasi Waktu : Sejarah : X/1 : SMA Negeri 1 Tegal : 2010/2011 : 2 x 45 menit

I.

Standar Kompetensi Memahami prinsip dasar ilmu sejarah Kompetensi Dasar Menjelaskan pengertian dan ruang lingkup ilmu sejarah Tujuan Pembelajaran Siswa dapat menjelaskan prinsip-prinsip dalam penelitian sejarah lisan Indikator Menjelaskan prinsip-prinsip dalam penelitian sejarah lisan Materi Pembelajaran Prinsip-prinsip dalam penelitian sejarah lisan Kegiatan Pembelajaran No. Kegiatan Waktu Metode 1. Pendahuluan 15 a. Guru memasuki kelas dan menyiapkan siswa Penugasan untuk melaksanakan kegiatan belajar. b. Mengabsen siswa c. Guru dibantu beberapa siswa menyiapkan dan merangkaikan LCD, notebook, kabel roll, untuk pembelajaran d. Guru menyiapkan CD presentasi yang berisi tentang materi tentang prinsip-prinsip dalam penelitian sejarah lisan. e. Guru menginformasikan materi esensial kompetensi dasar dan relevansi bahan ajar. f. Guru meminta siswa menyiapkan bahan ajar sejarah untuk materi prinsip-prinsip dalam penelitian sejarah lisan g. Guru berdialog dengan siswa tentang perlunya melakukan wawancara 2. Kegiatan Inti 60 a. Guru menjelaskan prinsip-prinsip dalam penelitian Ceramah sejarah lisan. Menampilkan materi b. Guru menayangkan CD yang berisi materi prinsip-prinsip dalam prinsip-prinsip dalam penelitian sejarah lisan. penelitian sejarah Materi-materi dan gambar-gambar diambil dari lisan dengan LCD/ bahan ajar, buku sejarah yang relevan, notebook. ensiklopedia dan dari internet. Menemukan c. Siswa mendengarkan dengan seksama Tanya jawab d. Siswa menanyakan hal-hal yang belum jelas tentang materi tersebut.

II.

III.

IV.

V.

VI.

3.

Penutup a. Guru dan siswa menyimpulkan prinsip-prinsip dalam penelitian sejarah lisan. b. Merapikan peralatan pembelajaran, LCD, notebook, kabel roll.

15 Penugasan

VII.

Alat/Sumber : Alat : LCD, Notebook, dan Internet Sumber : I Wayan Badrika. 2006. Sejarah Nasional dan Umum. Jakarta : Erlangga. Moh. Iskandar dkk. 2007. Sejarah Indonesia dalam Perkembangan Zaman untuk SMA Kelas X. Jakarta : Ganeca Exact. Nana Supriatna. 2006. Sejarah Nasional dan Umum. Jakarta : Grafindo. F. Clarck Howell. 1982. Manusia Purba. Jakarta : Pustaka Alam. Life Indonesian Heritage.1996. Ancient History. Singapura Gralier International. Soekmono. R. 1984. Pengantar Sejarah Kebudayaan Indonesia Jilid 1, 2, dan 3. Yogyakarta : Yayasan Kanisius.

VIII. Penilaian 1. Jenis evaluasi Ulangan harian 2. Bentuk soal : - Pilihan Ganda Soal test : Terlampir

Tegal, 26 Juli 2010 Mengetahui Kepala SMA Negeri 1 Tegal Guru Mata Pelajaran

Drs. H. Surono NIP. 19560623 198403 1 004

Suci Rahayu, M.Pd NIP. 19700402 199403 2 011

Lampiran : Ulangan Harian Soal Pilihan ganda : 1. Seorang sejarawan dalam meneliti sejarah lisan perlu adanya sumber-sumber yang mendukung di antaranya adalah, kecuali . a. pelaku dan saksi peristiwa sejarah d. adanya latar belakang tertulis b. adanya tempat terjadinya suatu peristiwa e. pengaruh dan akibat yang ditimbulkan c. adanya bukti-bukti tertulis 2. Penulisan sejarah lisan banyak bertumpu pada .... a. nara sumber d. simpatisan b. bukti tertulis e. rekaman sejarah c. benda peninggalan 3. Orang yang mengalami sendiri peristiwa yang bersangkutan disebut ....a. saksi sejarah b. penderita c. pelaku sejarah d. orang yang sezaman e. simpatisan

4. Orang yang dimintai keterangan atas suatu kejadian disebut .... a. Sumber primer d. nara sumber b. Sumber sekunder e. sumber lisan c. Sumber tersier 5. Terjadinya perbedaan pemahaman terhadap suatu peristiwa sejarah dari para saksi disebabkan oleh . a. latar belakang pengetahuan para saksi d. pengamatan para saksi b. terjadinya sudut pandang yang berbeda e. keberpihakan para saksi c. para saksi tidak menyangka terjadi peristiwa 6. Keterangan para saksi tentang suatu peristiwa sejarah belum dianggap suatu keterangan yang lengkap karena . a. para saksi hanya memberikan sebatas yang diketahuinya b. keterangan saksi hanya terfokus pada peristiwa itu tanpa mengetahui latar belakang peristiwa itu terjadi c. para saksi tidak merasakan secara langsung d. latar belakang masing-masing saksi berbeda e. para saksi belum tentu mengetahui secara keseluruhan 7. Teknik untuk mendapatkan data dari penelitian sejarah lisan adalah . a. studi pustaka d. peninjauan b. observasi e. wawancara c. pengamatan 8. Wawancara yang dilakukan dengan cara pertanyaan ataupun jawaban tidak ditentukan sebelumnya disebut .... a. poll type interview d. non structured interview b. open interview e. structured interview c. close interview 9. Sejarah lisan biasanya menceritakan suatu peristiwa sejarah dari sumber . a. artefak d. penelitian lapangan b. kepustakaan e. sumber-sumber benda c. pelaku atau saksi sejarah

10. Terbatasnya daya ingat seorang pelaku atau saksi terhadap suatu peristiwa merupakan . a. kelebihan-kelebihan penelitian sejarah lisan b. kelebihan dan kelemahan penelitian sejarah lisan\ c. kelemahan- kelemahan penelitian sejarah lisan d. kekurangan dan kelebihan penelitian sejarah lisan e. objektivitas penelitian sejarah lisan

Kunci Jawaban dan Skor : No. Kunci Jawaban 1. C 2. A 3. A 4. D 5. B 6. A 7. E 8. D C 9. C 10. Total skor

Skor 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 10