rumah kopi

  • View
    1.041

  • Download
    3

Embed Size (px)

Transcript

STUDI KELAYAKAN BISNIS

USAHA CAF RUMAH KOPI

Disusun Oleh :Fairous Silvia Farida Akbarina Ferina Nurlaily Ghea Marcia P.U. Ahmad Fakhriy Shindy C.N. Wenty Dwi A.P.A. 0610220085 0610220086 0610220088 0610220095 0610223011 0610220232 0610220258

JURUSAN MANAJEMEN FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS BRAWIJAYA MALANG 2008

BAB I ASPEK UMUM

I.1 Gambaran UmumI.1.1 Identitas Usaha ini bernama Rumah Kopi jenis usaha yang akan kami jalankan ini merupakan usaha bersama. Usaha ini berbentuk Caf yang menyediakan berbagai macam macam minuman kopi yang di mix sedemikian rupa sehingga menghasilkan cita rasa kopi yang berbeda. Kami merencanakan untuk membangun caf ini di Jl. Suropati no. 16 Malang. Yang berlokasi di pusat kota tepatnya di kawasan Tugu. Kami menganggap lokasi ini strategis karena letaknya yang mudah untuk diakses karena banyak angkutan kota yang melalui. Selain itu tempat parkir yang cukup luas menjadi suatu keunggulan tersendiri bagi caf kami. I.1.2 Keadaan Usaha

a. Produksi : Bahan baku kopi yang kami gunakan kami peroleh dari supplierkami yang berada di daerah Ngantang. b. SDM : Dalam usaha ini kami mempekerjakan beberapa karyawan yang kami ambil dari lulusan SMKN 3 jurusan tataboga. Selain itu kami juga mempunyai bartender yang kami rekrut dari salah satu sekolah pariwisata untuk meracik beberapa kopi untuk menghasilkan kopi yang beda. c. Pemasaran : Kami melakukan promosi dengan cara menyebarkan pamflet yang kami sebar di beberapa pusat keramaian. Pemasangan iklan di beberapa radio dan juga spanduk spanduk juga kami lakukan. d. Keuangan : Usaha ini kami dirikan dengan modal bersama dari para pemilik.

I.2 Latar Belakang InvestasiI.2.1 Adanya Peluang Bisnis Kami rasa usaha ini memiliki peluang dan prospek yang bagus, sehingga kami optimis dalam merintis usaha ini. I.2.2 Permintaan Naik Menurut pengamatan dan survey yang telah kami lakukan, diketahui bahwa ada banyaknya warung warung kopi yang bermunculan akibat dari meningkatnya konsumsi minuman kopi oleh masyarakat.

I.2.3 Adanya Kapasitas yang Belum di berdayakan Selain alasan alasan diatas faktor lain yang melatar belakangi investasi ini adalah adanya kapasitas yang belum diberdayakan yakni seperti belum tersedianya fasilitas fasilitas yang berbeda yang disedikan untuk menikmati minuman kopi. Hal ini yang semakin memotivasi kami untuk melakukan inovasi dalam investasi ini.

BAB II ASPEK LINGKUNGAN

II.1 Lingkungan Hidup II.1.1 DaratLokasi usaha ini tergolong strategis dan memiliki lahan yang luas maka lahan parkir yang disediakan juga cukup luas. Kemacetan yang terjadi bukan lagi suatu kendala yang berarti. Music performance yang disuguhkan juga disesuaikan dengan waktu yang relevan sehingga tidak mengganggu aktivitas lain yang tengah dilakukan disekitar lokasi usaha. Selain itu, musik ini juga tidak menyebabkan kebisingan. Alasannya adalah music yang disajikan adalah musik akustik yang iramanya slow, bukan music dengan band-band yang berirama keras. Kantong-kantong sampah dalam ukuran besar dan juga tempat sampah mini diletakkan di sudut ruangan dengan memisahkan antara sampah basah dan sampah kering. Hal tersebut dilakukan agar pengolahan limbah dari sisa minuman serta produksi di dapur dapat dilakukan dengan mudah dan tidak mengotori lingkungan terutama tidak mencemari lingkungan.

II.1.2 AirLimbah air dari usaha ini dikeluarkan melalui saluran pembuangan yang langsung terhubung dengan gorong-gorong yang ada. Dengan teknik ini diharapkan akan mengurangi pencemaran air yang mungkin terjadi sebagai akibat dari adanya usaha ini. Kami mempertimbangkan cara ini karena kami menilai bahwa usaha yang kami jalankan tidak banyak menghasilkan limbah yang dapat mencemari lingkungan terutama mencemari air.

II.1.3 UdaraKarena konsep usaha yang kami buat tidak hanya berada di dalam ruangan, maka kami membuat taman-taman di luar ruangan. Meskipun di luar telah banyak pohon-pohon rindang, kami akan member taman-taman kecil untuk mempercantik suasana. Fungsi taman dan pohon-pohon yang ada ini juga sebagai penyejuk agar suasana tidak terasa panas dan pengap akibat asap rokok. Usaha kami ini menggunakan konsep ruangan yang luas sehingga mampu menetralisir polusi asap rokok. Kami belum memakai filter udara karena kami menganggap bahwa dengan adanya pohon-pohon yang rindang dan jug ataman dapat menetralisir polusi udara akibat asap rokok. Dengan demikian biaya operasional bisa ditekan.

II.2 Lingkungan Sosial BudayaUsaha ini bertujuan melengkapi fasilitas yang telah ada. Lokasi yang terletak di daerah pendidikan bukan bermaksud untuk mengganggu kegiatan belajar siswa, tetapi kami mendekati konsumen kami yang sebagian besar adalah remaja. Selain itu, lokasi ini kami anggap nyaman dan strategis, sesuai dengan bidang usaha yang dijalankan. Keberadaan usaha ini juga tidak menyimpang dari norma yang ada terutama norma agama. Kegiatan usaha ini cukup terbuka untuk dipantau dan diawasi.

II.3 Lingkungan EkonomiUsaha ini merekrut karyawan dengan dua system yaitu melalui mitra dan secara umum. Untuk jalur mitra, kami bekerja sama dengan sekolah-sekolah menengah kejuruan terutama bidang tata boga. Alumni atau lulusan sekolah tersebut akan kami rekrut menjadi koki. Sedangakan untuk rekrutmen karyawan secara umum kami buka untuk bidang yang lain seperti waiters, cleaning servis, dan keamanan sekaligus juru parkir. Sistem kerja yang kami tawarkan juga ada dua yaitu full time dan part time. Dengan demikian memungkinkan tenaga kerja kami menggunakan system sift untuk kerja part time yang kami laksanakan yaitu sift pertama adalah pagi saat kafe buka sampai sore sekitar pukul 16.30 WIB. Sift kedua dimulai jam 16.30 sampai kafe tutup. Jumlah karyawan yang kami rekrut adalah sekitar 13 orang yaitu 1 orang untuk bagian kasir, 4 orang waiters, 3 orang koki, 2 orang khusus peracik kopi, 2 orang cleaning servis dan seorang satpam yang merangkap menjadi juru parkir. Jumlah ini di luar karyawan part time, kami hanya menghitung untuk karyawan yang bekerja full time. Karyawan untuk kerja part time dibuka jika memang dibutuhkan sebagai waiters, koki, peracik kopi dan satpam. Usaha ini juga diprediksikan mampu menghidupkan perekonomian disekitar lokasi usaha terutama bagi para calon karyawan yang berlatar belakang pelajar maupun mahasiswa yang bekerja part time.

BAB III ASPEK HUKUM

III.1 Bentuk Badan HukumPerusahaan kami memiliki badan hukum berbentuk CV atau komanditer. Hal ini dikarenakan modal kami berasal dari beberapa pemilik yang sebagian ikut turut dalam manajemen dan sebagian lagi hanya berinvestasi. Memang secara informal dalam pelaksanaannya hampir semua pemilik ikut dalam proses pengelolaan, tetapi secara formal hanya sebagian pemilik saja yang termasuk dalam manajemen yang telah terstruktur. Hal ini yang membedakan tanggung jawab dari tiap tiap pemilik.

III.2 Bentuk UsahaJenis atau bentuk usaha kami adalah usaha perdagangan, karena kami melakukan proses produksi dan menjual produk secara langsung kepada konsumen. Tetapi karena usaha kami berupa caf disini kami juga memberi jasa berupa pelayanan.

III.3 Legalitas Hukum dan Kelengkapan UsahaUsaha kami memiliki surat perijinan berupa SIUP yang merupakan surat untuk perijinan mendirikan usaha. Selain kami juga telah mempunyai NPWP untuk pembayaran pajak bagi usaha kami. Ini menjadi dasar bagi kelengkapan usaha sebelum mendirikannya.

III.4 Bukti KepemilikanTanah yang kami jadikan tempat usaha merupakan milik salah satu dari pemilik, sehingga kami juga sudah memiliki bukti kepemilikan berupa sertifikat tanah. Selain itu kami juga sudah memiliki sertifikat bangunan untuk bangunan cafe kami. Sedangkan untuk mesin kami membeli dari pihak luar.

BAB IV ASPEK ORGANISASI DAN MANAJEMENIV.1 Struktur OrganisasiStuktur Organisasi RUMAH KOPI

Owner Manajer

Kepala bagian Dapur dan Gudang

Kepala bagian Administras i dan KeuanganPembukuan caf

Kepala bagian Pemasaran

Kepala bagian Personalia

Koki dapur

Promosi dan pengiklanan

Servis unit

Pengawas gudang

Kasir

Analis kinerja karyawan

Analis kesejahteraan karyawan

IV.2 Uraian Tanggung Jawab Dan TugasSetiap bagian dari stuktur organisasi usaha kami memiliki tanggung jawab dan tugas masing-masing. URAIAN TANGGUNG JAWAB DAN TUGAS RUMAH KOPI POSISIOwner

TANGGUNG JAWABMemenuhi semua hak dan kewajiban dari karyawan dan sosial masyarakat

TUGAS Mempunyai otoritas penuh dalam menentukan omset penjualan cafe Merancang dan mengawasi kebijakan bersama manajer Menentukan visi dan misi cafe Bertanggung jawab secara langsung

Manajer

Memastikan bahwa semua fungsi

manajemen berjalan sesuai dengan rencana.

kepada pemilik / owner Mengadakan rapat evaluasi dengan setiap bagian secara periodik dan menyampaikan kepada owner / pemilik Bertanggung jawab atas urusan dapur dan gudang kepada manajer Mengontrol dan memastikan bahwa persediaan bahan yang diperlukan telah terpenuhi Bertanggung jawab menjaga kualitas menu yang disajikan Mengolah bahan mentah yang tersedia menjadi menu (kopi) yang siap disajikan Mengontrol persediaan bahan yang ada di gudang dan memastikan stok selalu tercukupi Bertanggung jawab atas keadaan keuangan kepada manajer Mengontrol dan mengawasi keadaan keuangan cafe Mengatur keluar masuk / sirkulasi keuangan Mencatat seluruh kegiatan keuangan cafe Mengoperasikan mesin kasir Memberikan pelayanan yang baik kepada konsumen yang akan melakukan pelayanan Bertanggung jawab atas pelaksanan pemasaran cafe kepada manajer Mengontrol dan memastikan kegiatan promosi berjalan dengan baik sehingga dapat mendukung kemajuan cafe atau usaha Melakukan kegiatan promosi seperti memasang iklan di koran (media cetak), radio (media elektronik lainnya) atau menyebar pamflet Bertanggung jawab atas pengembangan karyawan