Seminar KKP

  • View
    23

  • Download
    2

Embed Size (px)

DESCRIPTION

File presentasi Seminar KKP pada PT.PLN

Text of Seminar KKP

Slide 1

SEMINAR KULIAH KERJA PROFESISISTEM JARINGAN RADIO VHF PADAPT.PLN (PERSERO) AP2B SISTEM SULSELRABAR

C H R I S T I A N / 10 32 007F E B R I A N / 10 32 002

1 23456789 10 1112 13 1415 1617 18 19

1PembahasanPendahuluanGambaran Umum PerusahaanGambaran Umum SCADASistem Jaringan Telekomunikasi Radio VHFKesimpulan

21. PENDAHULUANLATAR BELAKANGDalam rangka meningkatkan pasokan listrik di PT. PLN (Persero) AP2B sistem SulSelRaBar maka dibuat sistem telekomunikasi yang berperan penting untuk proteksi voice dan data (dalam hal ini SCADA).

Perkembangan teknologi telekomunikasi saat ini berjalan sangat pesat, begitu pula dengan teknologi telekomunikasi yang digunakan oleh PT. PLN (Persero) AP2B sistem SulSelRaBar.

Sistem SCADA (Supervisory Control And Data Acquisition) sangat membutuhkan sistem telekomunikasi yang baik sehingga dapat menunjang kegiatan operasional PLN AP2B sistem SulSelRaBar untuk pengoperasian dan menjaga sistem jaringan listrik, koordinasi kerja maupun kegiatan operasional lainnya. Alur komunikasi harus disesuaikan dengan pola operasi dan koordinasi kerja antar unit operasi yang mengacu pada efektifitas, dan efisiensi dengan kualitas suara yang baik. Pada setiap perangkat telekomunikasi yang telah tersedia, memiliki keterbatasan-keterbatasan yang dapat mengurangi efektifitas dari penggunaan dari perangkat telekomunikasi tersebut. Dalam hal ini contohnya adalah peranan media komunikasi data yaitu peranan spektrum frekuensi VHF (Very High Frequency).

31. PENDAHULUAN2. Tujuan1.Mahasiswa dapat mengenal dunia industri2.Mahasiswa dapat menyelaraskan dan menganalisa secara tepat semua ilmu teoritis yang diperoleh3.Memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk bekerja secara nyata4.Memberikan kelengkapan dan pendalaman materi kuliah yang diberikan5.Mahasiswa dapat mengetahui sistem jaringan telekomunikasi yang diterapkan oleh PT.PLN(Persero) AP2B Sistem SulSelRaBar.1.Mahasiswa dapat mengenal dunia industri yang akan dihadapi sehingga dapat melakukan persiapan sebelum terjun langsung didalamnya.2. Mahasiswa dapat menyelaraskan dan menganalisa secara tepat semua ilmu teoritis yang diperoleh Baik di perkuliahan maupun ilmu praktek di dunia kerja.3. Memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk bekerja secara nyata agar mendapatkan pengalaman dalam hal ini engineering praktis, kemampuan bersosialisasi dan berkomunikasi di dunia industri.4. Memberikan kelengkapan dan pendalaman materi kuliah yang diberikan melalui pengamatan langsung dilapangan sekaligus mengimplementasikan ilmu-ilmu yang diperoleh di bangku kuliah. 41. PENDAHULUAN3. Batasan Masalah

Masalah dalam laporan Kerja Praktek ini dibatasi pada SCADA secara umum dan pada komunikasi radio yang merupakan media transmisi pada bagian SCADA di PT. PLN (Persero) AP2B sistem SulSelRaBar. Di mana media transmisi datanya melalui kanal frekuensi radio.

52. Gambaran Umum PerusahaanTahun 1914 Pelistrikan yang pertama kali terpasang di Kota MakassarTahun 1925 dibangun Pusat Listrik Tenaga Uap (PLTU) yang lokasinya di tepi sungai Jeneberang. Tahun 1946 mulai dibangun Pusat Listrik Tenaga Diesel (PLTD). Tahun 2000 berubah menjadi PLN Unit Penyaluran dan Pengatur Beban (UP2B) Sistem SulSelRaBar Tahun 2003 kemudian berubah menjadi PLN Area Penyaluran dan Pengatur Beban (AP2B) Sistem SulSelRaBarTahun 1914 Pelistrikan yang pertama kali terpasang di Kota Makassar sekitar dengan menggunakan mesin uap dan lokasinya berada di pelabuhan. Tahun 1946 mulai dibangun Pusat Listrik Tenaga Diesel (PLTD). Kemudian berubah menjadi PLN Area Penyaluran dan Pengatur Beban (AP2B) Sistem SulSelRaBar berdasarkan SK Direksi PLN No. 322.K/010/DIR/2003 tanggal 22 Desember 2003.

63. Gambaran Umum SCADASCADA (Supervisory Control And Data Acquisition) berfungsi mulai sebagai pengambil data pada peralatan pembangkit atau gardu indukSebagai tempat pengolahan informasi yang diterima, sampai reaksi yang ditimbulkan dari hasil pengolahan informasiSCADA terdiri dari perlengkapan hardware dan software. 73. Gambaran Umum SCADASecara umum fungsi dari SCADA adalah :Penyampaian dataProses kegiatan dan monitoringFungsi kontrolPenghitungan dan pelaporan

Fungsi dari Sistem SCADA :TelecontrolTelesignalingTelemetering

TelecontrolTelecontrol berfungsi melakukan perintah Remote Control (Open / Close) terhadap peralatan yang berada di lapangan.Telesignaling berfungsi mengumpulkan data status dan alarmTelemeteringTelemetering berfungsi mengukur beban yang terpasang pada alat ukur tenaga listrik (Arus, Tegangan, Daya Aktif, Frekuensi dll) dan semua peralatan yang berada di lapangan.

83. Gambaran Umum SCADAElement-element sistem SCADA

93. Gambaran Umum SCADAMASTER STATIONSebagai pusat pengatur sistem jaringan listrik

Master Station terdiri atas :Human Machine InterfaceServerFront End

Human Machine InterfaceHuman machine interface berfungsi sebagai perantara antara operator (dispatcher) dengan sistem komputer. Human machine interface memudahkan operator dalam memonitor sistem tenaga listrik yang ada. Peralatan human machine interface diantaranya adalah: keyboard, VDU, recorder, printer, logger

ServerServer berfungsi mengolah data yang diterima dari RTU yang dimonitor oleh dispatcher di Control Center melalui Human Machine Interface, SCADA Energy Management Sistem, Dispatcher Training Simulation.Front EndSetelah data dikirim ke Control Centre melalui media komunikasi, data ini diterima dengan melalui Front End computer dan selanjutnya didistribusikan ke fungsi pengolahan data dan ditampilkan ke Mimic Board yang ada di ruang kendali operasi.

103. Gambaran Umum SCADARTUberfungsi untuk mengumpulkan data dan kontrol dari peralatan tenaga listrik. Fungsi RTU dapat dibagi menjadi 3 bagian, yaitu :TelesignalTelemeteringTelecontrolling

Telesignal berfungsi untuk mengetahui status indikasi dari peralatan tenaga listrik.

Telemetering berfungsi untuk mengetahui besaran-besaran listrik pada peralatan tenaga listrik, seperti besaran tegangan, daya aktif, daya reaktif, arus dan frekuensi.

Telecontrolling berfungsi untuk meneruskan perintah dari pusat pengatur ke peralatan tenaga listrik. Perintah tersebut dapat berupa perubahan status indikasi peralatan atau pengaturan naik dan turunnya daya pembangkit.

114. Sistem Jaringan Telekomunikasi Radio VHFKomunikasi RadioHubungan komunikasi yang mempergunakan media udara dan menggunakan gelombang radio sebagai sinyal pembawa.

Pesawat radio merupakan bagian utama yang berfungsi mengirim dan menerima informasi dalam bentuk gelombang suara. Perangkat radio pada dasarnya terbagi menjadi 2 yaitu bagian pemancar (transmitter) dan bagian penerima (receiver). Kedua bagian ini menjadi satu kesatuan dengan fungsinya masing-masing (transceiver).Keuntungan dan Kerugian Komunikasi RadioKeuntungan dan kerugian telekomunikasi dengan menggunakan radio, diantaranya adalah :KeuntunganDapat mengimplementasikan (deployment) lebih mudah & cepatBersifat lebih ekonomisDapat menjangkau lokasi yang jauhKerugianRentan terhadap interferensi dari frekuensi lain yang dapat mengganggu komunikasiFaktor cuaca mempengaruhi sifat perambatan gelombang radio

124. Sistem Jaringan Telekomunikasi Radio VHFPerangkat sistem komunikasi radio sedikitnya terdiri dari 3 bagian utama yaitu : pesawat radio, antena, dan power supply

VHFGelombang radio yang dipancarkan secara garis lurus sehingga transmisi yang diterima atau dikirim akan tersampaikan. Komunikasi jenis perambatan ini menggunakan frekuensi kerja VHF (30-300MHz).

Very High Frequency atau biasa disebut dengan fekuensi VHF digunakan pada radio komunikasi jarak dekat14Perangkat RadioRadio Transmitter

4. Sistem Jaringan Telekomunikasi Radio VHF

MIC (Microphone)Mic (Microphone) merupakan perangkat yang digunakan untuk mengubah sinyal suara (audio) menjadi sinyal listrik.MIC AMP (Microphone Amplifier)Mic Amp (Microphone Amplifier) merupakan suatu perangkat yang digunakan untuk memperkuat sinyal listrik yang dihasilkan oleh Mic (Microphone) atau dengan kata lain mempersiapkan sinyal listrik dari Mic (Microphone) untuk masuk ke perangkat lain, hal ini disebabkan karena sinyal listrik dari perangkat Mic (Microphone) terlalu lemah, sehingga tidak dapat terbaca oleh perangkat lain.MOD (Modulator)Mod (Modulator) merupakan suatu perangkat yang berfungsi untuk menumpangkan sinyal informasi kepada sinyal carrier (sinyal pembawa).Modulasi yang digunakan pada sistem jaringan radio pada AP2B sistem SULSELRABAR adalah modulasi FM (Frequency Modulation), di mana FM (Frequency Modulation) adalah proses menumpangkan sinyal informasi pada sinyal pembawa (carrier) sehingga frekuensi gelombang pembawa (carrier) berubah sesuai dengan perubahan simpangan (tegangan) gelombang sinyal informasi. Jadi sinyal informasi yang dimodulasikan (ditumpangkan) pada gelombang pembawa menyebabkan perubahan frekuensi gelombang pembawa sesuai dengan perubahan tegangan (simpangan) sinyal informasi. Pada modulasi frekuensi sinyal informasi mengubah-ubah frekuensi gelombang pembawa, sedangkan amplitudanya konstan selama proses modulasi.OSC (Oscilator)OSC (Oscilator) merupakan suatu perangkat yang berfungsi untuk membangkitkan sinyal carrier (sinyal pembawa) untuk kemudian dimodulasi dalam modulator.MULTIPLIERMultiplier atau biasa juga disebut Frequency Multiplier (Pengganda Frekuensi) merupakan pengganda integer sebuah osilator, yang penggandaan frekuensinya dapat berupa bilangan genap atau ganjil.Atau dengan kata lain, Pengganda Frekuensi merupakan suatu perangkat yang berfungsi untuk melipatgandakan frekuensi yang telah ada agar frekuensi tersebut stabil (sesuai) dengan frekuensi yang dibutuhkan.POWER AMPLIFIER Power Amplifier merupakan suatu perangkat yang digunakan sebagai penguat daya (menguatkan arus dan tegangan) pada sinyal yang akan dikirimkan, hal ini bertujuan ag