Click here to load reader

Suluh Indonesia - Jumat, 13 Agustus 2010

  • View
    250

  • Download
    8

Embed Size (px)

DESCRIPTION

Suluh Indonesia - Jumat, 13 Agustus 2010

Text of Suluh Indonesia - Jumat, 13 Agustus 2010

  • No.155 tahun IVJumat, 13 Agustus 2010

    8 Halaman

    Redaksi/Sirkulasi/Iklan:GEDUNG PERS PANCASILAJl. Gelora VII No. 32Palmerah Selatan Jakarta Pusat.Tlp: 021-5356272, 5357602Fax: 021-53670771

    Pengemban Pengamal Pancasila www.suluhindonesia.comLayanan Antar Rp. 35.000/bulan (Jabodetabek)

    F r e e D a i l y N e w s p a p e r

    Pasar Didominasi Aksi Lepas Bentuk Konsorsium IPO

    PENJAMIN emisi (underwriter)penawaran saham umum (IPO)PT Garuda Indonesia adalahtiga perusahaan sekuritasBUMN yang membentuk konsor-sium, namun pemerintah belummemutuskan terkait m ...hal. 3

    Harga Ekspor CPO

    GABUNGAN Pengusaha KelapaSawit Indonesia (Gapki)memperkirakan harga minyaksawit mentah di pasarinternasional akan sedikit tertekansetelah dalam beberapa pekannaik menjadi 930 dolar AS ...hal. 1

    BURSA Efek Indonesia padapembukaan pasar didominasiaksi lepas saham baik unggulanmaupun saham lapis kedua yangmenekan Indeks Harga SahamGabungan (IHSG) turun tajam,namun posisinya masih ...hal. 2

    Suluh Indonesia/adeSIDANG - Perancang busana Adjie Notonegoro menjalani sidang perdana di PN Jaksel, kemarin. Adjiedijerat dengan pasal penggelapan dan penipuan barang perhiasan bernilai Rp 2,9 miliar.

    JAKARTA - Dirjen Pe-ngelolaan Utang Rahmat Wa-luyanto mengatakan pemerin-tah belum perlu untuk melaku-kan moratorium (penghentian)utang karena kondisi pereko-nomian Indonesia dalamkeadaan stabil, walau nominaltotal utang terus meningkat danmenjadi beban APBN. Mora-torium tidak pernah akan kitalakukan terhadap pinjaman luarnegeri. Karena moratorium olehinvestor asing hanya untuknegara yang kemampuan mem-bayarnya rendah sekali, ujar-nya di Jakarta, kemarin.

    Ia menjelaskan saat ini kon-disi PDB masih bagus, danprospek pertumbuhan ekonomi

    Indonesia semakin membaikyang didukung dengan per-baikan rating investment grade.Prospek Indonesia malah se-makin bagus ekonominya. Ra-ting naik terus, bahkan adayang sudah memberikan in-vestment grade, ujar Rahmat.

    Menurut Rahmat, apabiladibutuhkan moratorium utangdari negara-negara dan lemba-ga pendonor, proses yang di-lakukan tidaklah mudah, kare-na mekanisme yang masih me-libatkan IMF. Kalau mau mo-ratorium, apalagi untuk utang-utang eks Paris Club atauOECD, kita harus melalui me-kanisme dimana melibatkanIMF. Dan tidak mungkin kan

    JAKARTA - Wakil Ketua DPR PramonoAnung menegaskan Kapolri Jenderal PolisiBambang Hendarso Danuri harus mempertang-gungjawabkan ucapannya saat rapat kerja de-ngan Komisi III DPR beberapa waktu lalu, yangmenyatakan bahwa Polri memiliki rekaman pem-bicaraan antara Deputi Penindakan Komisi Pem-berantasan Korupsi (KPK) Irjen Pol. Ade Ra-hardja dengan tersangka pemberi suap Ari Mu-ladi. Jika kemudian dalam persidangan ternya-ta rekaman itu tidak ada, maka harus diumum-kan rekaman itu memang tidak ada. Atau ada,tapi dibuat tidak ada karena adanya tekanan,katanya di Gedung MPR/DPR Jakarta, kemarin.

    Menurut Pramono, semua hal yang telah di-sampaikan secara resmi ke parlemen harus diper-tanggungjawabkan. Kalau rekaman itu ternyatatidak ada, harus ada penjelasannya. Dengandemikian, apakah rekaman atau CDR yang ada,Kapolri tetap harus bertanggung jawab, tegasmantan Sekjen PDIP ini.

    Oleh karena itu, Komisi III DPR sebagai lem-baga yang mengawasi kejaksaan dan kepolisian,harus segera memanggil Kapolri supaya tidakterjadi perselisihan antarlembaga, tidak salingmenyalahkan, atau saling lempar tanggungjawab.

    Sementara itu Kadiv Humas Mabes Polri Ir-jen Pol Edward Aritonang menegaskan Polritidak pernah berniat membohongi publik ataumelecehkan institusi lain, terkait rekaman pem-bicaraan antara Ade Rahardja dan Ari Muladi.

    Apa yang disampaikan Polri memiliki CDR.Ketika masalah ini muncul, Polri segera menyi-dik untuk mengetahui adakah pembicaraan diantara mereka.

    Dalam persoalan ini, Edward menekankan jikayang diminta adalah materi dari apa yang dibi-carakan antara Ade dan Ari, Polri tidak memi-likinya karena yang dimiliki Polri hanya berupaCDR yaitu lalu lintas aktivasi nomor teleponselular milik Ade. (har/son)

    Kapolri DitudingLakukan Kebohongan Publik

    WNI Ditangkap di MalaysiaPolri Mencari Data

    JAKARTA - Polri hingga saat ini masih mencari data war-ga negara Indonesia (WNI) yang ditangkap di Malaysia kare-na diduga terkait dengan kegiatan terorisme. Kita belum dapatdata mengenai penangkapan WNI dari Departemen LuarNegeri (Deplu), kata Kadiv Humas Polri, Irjen Pol EdwardAritonang di Jakarta, kemarin.

    Sementara itu, KBRI Kuala Lumpur membenarkan seorangwarga Indonesia dan dua warga Malaysia ditahan kepolisianMalaysia dengan dasar ISA (Internal Security Ac), dua harilalu, karena diduga terkait dengan kegiatan terorisme. Benarseorang warga Indonesia bernama Mustawan Ahbab (34)tahun, dan dua warga Malaysia lainnya yakni Samsul Hamidi(34) dan Sheikh Abdullah Sheikh Junaid (70) dengan dugaanterkait kegiatan terorisme, kata minister counsellor Pensos-bud KBRI Widyarka Ryananta.

    Namun kepolisian Malaysia masih menyelidiki keterkaitanketiga orang tersebut dengan penahanan Abu Bakar Baasyirdi Indonesia. Kepolisian Malaysia masih menyelidiki mere-ka. Belum ada keterangan resmi dari kepolisian Malaysia apa-kah ketiga orang itu ditangkap terkait dengan penangkapanAbu Bakar Baasyir. Semua masih dalam tahap penyelidikan,kata Widyarka.

    Kepala polisi Malaysia Musa Hassan menjelaskan, WNIbernama Mustawan Ahbab (34) merupakan seorang ekseku-tif pemasaran yang ditangkap di Bukit Indah, Ampang, se-dangkan warga Malaysia Samsul Hamidi (34), seorang kon-traktor yang ditangkap di Temerloh Pahang, dan Sheikh Ab-dullah Sheikh Junaid (70), direktur operasional sebuah peru-sahaan yang ditangkap di Taman Melur, Ampang.

    ISA adalah UU Keamanan Dalam Negeri Malaysia. Jikaseseorang ditahan dengan dasar ISA tidak ada kewajibanpemerintah Malaysia membuktikan tuduhannya di pengadilan.

    Pihak kepolisian masih menunggu koordinasi dengan pi-hak Malaysia, terkait penangkapan tiga orang yang dicurigaiberasal dari organisasi Islam militan dan dianggap memba-hayakan keamanan nasional di Negeri Jiran itu.

    Sementara itu, Menlu Marty Natalegawa mengatakan, WNIyang ditangkap di Malaysia atas dugaan terlibat jaringan ke-lompok teroris internasional masih dalam pemeriksaan. Masihdalam pemeriksaan aparat kepolisian Malaysia. Kami belum tahuapakah dia terlibat kelompok teroris atau tidak. Itu masih di-periksa Polisi Malaysia, katanya seraya mengatakan, pihak-nya terus memantau perkembangan penyidikan. (har/son)

    kita melibatkan IMF, pasti se-cara politis persepsinya masihnegatif, ujarnya.

    Selain itu, jika melakukanmoratorium, harus diberlakukanpada semua kreditor karenaapabila hal tersebut tidak di-lakukan maka Indonesia akanterkena hukuman (punishment)dari pasar, yang dapat me-ningkatkan biaya utang.Kreditur Indonesia lebih dari100, kalau hanya satu kreditur,nanti yang lain persepsinyakalau negara tersebut mau mo-ratorium dia berada dalam kesu-litan, ujarnya seraya menga-takan, pemerintah pernahmelakukan moratorium bungautang. (ant)

    Pemerintah Tak Perlu

    Moratorium Utang

    Baasyir Tetap BungkamJAKARTA - Kadiv Humas

    Polri Irjen Polisi Edward Arito-nang menyatakan, PimpinanPondok Pesantren Al-Mumin,Sukoharjo, Jateng Abu BakarBaasyir berkukuh tidak maumenjawab pertanyaan penyi-dik. Ustadz Abu BakarBaasyir belum bersedia untukmenjawab pertanyaan penyid-ik meskipun sudah dicoba danbeliau berkukuh mengatakannanti saja di pengadilan, ka-tanya di Jakarta, kemarin.

    Penyidik yang memeriksaBaasyir saat ini fokus meng-gunakan alat bukti yang dite-mukan dari keterangan parasaksi yang sudah ada, untukbisa berkasnya dirampungkan

    atau bisa diputuskan sebelumtujuh hari. Penyidik polri me-miliki alat bukti untuk pe-nangkapan dan memprosessampai ke pengadilan, terma-suk segala sesuatunya me-ngenai aliran dana ada juga alatbukti, dan saat ini ustadz ditem-patkan di tempat yang refre-sentatif, katanya.

    Sebelum penangkapan, kataEdward, Polri telah melakukanpenyelidikan yang berlang-sung lama dan keterangan daripara tersangka itu telahdirekonstruksi, termasuk nama-nama yang disebutkan telahdiperiksa, jadi bukan merupa-kan hal yang baru.

    Edward mengatakan Abu

    Bakar Baasyir ditangkap kare-na diduga menerima laporanrutin terkait dengan rencanapeledakan bom di Indonesia.

    Jaringan teroris itu meren-canakan sasaran peledakanpada beberapa wilayah, seper-ti kantor kedutaan besar, hotelinternasional berbintang diJakarta, Mabes Polri, dan Ge-dung Brimob di Polda JawaBarat, termasuk menargetkanserangan bom terhadap Pre-siden Yudhoyono

    Sebelumnya ditangkap, AbuBakar Baasyir sempat mem-berikan ceramah di Masjid AlIkhwanul Qorim, Bandung atausehari sehari sebelum pen-angkapan tiga tersangka. (ant)

  • 2Suluh Indonesia, Jumat 13 Agustus 2010K ta

    PEMPROV DKI Jakarta bersama pihak Kepolisianmelakukan razia terhadap petasan di beberapa tem-pat. Kepala Satpol PP DKI Jakarta Effendi Anas di Jakar-ta, kemarin mengatakan razia petasan akan dilakukandi beberapa lokasi antara lain di pasar, pintu masukterminal dan stasiun di lima wilayah DKI Jakarta. Be-berapa tempat pintu masuk tersebut yaitu Stasiun TanahAbang, Kota, Jatinegara, Manggarai, Terminal Puloga-dung dan terminal Kampung Rambutan. Sedangkanuntuk pasar razia akan dilakukan terhadap lokasi yangterpantau banyak menjajakan barang tersebut sepertiPasar Pagi dan Pasar Regional Jatinegara. Effendi Anasyang lebih akrab dipanggil Efan mengatakan petasandilarang undang-undang dan petasan merupakan barangyang mudah terbakar sehingga berbahaya Ia menye-butkan adanya indikasi penurunan penyebaran petasandi ibukota berdasar data sepanjang 2007 hingga 2009,karena terus menerus dirazia. (ant)

    K ilas

    DKI Gelar Razia Petasan

    Di Penjaringan

    Korban Petasan Meninggal

    ADJIE Notonegoro, perancang busana, diancam den-gan empat tahun penjara terkait perkara dugaan peni-

Search related