Surya epaper 20 desember 2013

Embed Size (px)

DESCRIPTION

 

Text of Surya epaper 20 desember 2013

  • 1. THENEWSPAPER BEST OF JAVA INDONESIA PRINT MEDIA AWARDJUMAT, 20 DESEMBER 2013(IPMA) 2013NO. 039 TAHUN XXVII TERBIT24 HALAMANHARGA HARGA LANGGANAN: Rp 29.000/BULAN BERLANGGANAN/PENGADUAN/SIRKULASI:(031) 8479 555ALAMAT REDAKSI/IKLAN: JL. RUNGKUT INDUSTRI III NO. 68 & 70 SIER SURABAYARp 1.000 (031) 8419 000SELEBRASI - Pemain Timnas Indonesia meluapkan kegembiraannnya setelah mengalahkan Malaysia melalui adu penalti babak semifinal sepakbola SEA Games ke-27 di Zeyar Thiri Sport Stadium, Naypyidaw, Myanmar, Kamis (19/2). Foto bawah: Penjaga gawang Indonesia, Kurnia Meiga berselebrasi.ANTARA /PRASETYO UTOMOMedaeng Pakai Kapal Selam Lapas Madiun Pakai Ranjau Modus Selundupkan Narkoba SURABAYA, SURYA - Berbagai upaya dilakukan lembaga pemasyarakatan (lapas) dan rumah tahanan (rutan) untuk memerangi pengedar yang berada di dalam institusinya. Razia sampai penangkapan langsung juga sering dilakukan, namun bandar makin pintar menyiasatinya. Sinyo, mantan napi di Rutan Medaeng, mengungkapkan, setidaknya ada lima bandar yang dikenalnya di dalam kompleks berpenghuni lebih dari 1.500 napi itu. Sejak 2007, p a r a bandar bergerak sendiri. Tidak ada monopoli atau merger dalam distribusi narkoba terselubung tersebut. Tiap bandar mengamankan sendiri jalur bisnis haramnya. Tiap bandar memiliki backing sendiri-sendiri. Mereka setiap minggu atau bulan juga menyetor uang ke penguasa-penguasa blok, tutur Sinyo. Lulusan Medaeng lainnya, sebut saja Tono menambahkan, para bandar juga mengalokasikan sebagian keuntungannya untuk menyuap oknum KE HALAMAN 7INSPEKSI - Kepala Lapas Kelas I Madiun, Pargiyono melakukan inspeksi pada petugas di bagian pemeriksaan pengunjung, Senin (16/12). SURYA/MIFTAH FARIDLKarutan: Kami Sudah Maksimal KEPALA Rutan Kelas I Suarabaya Medaeng, Kadiono mengaku pihaknya sudah bekerja maksimal. Kami, para penegak hukum ini selalu berkoordinasi dengan baik kok. Saya juga terbuka selama menjadi karutan. Sama sekali tidak ada yang kami tutup-tutupi. Bahkan kami beberapa kali bekerja sama dengan BNNP untuk membongkar jaringan narkoba di rutan, tegasnya, Rabu (18/121). Memimpin sejak Juni lalu, Kadiono selalu melakukan razia rutin dan inspeksi mendadak ke sel-sel warga binaan. Berbagaiperalatan komunikasi juga banyak disita. Kami juga tidak henti-hentinya memberikan penyuluhan bagaimana bahaya dan konsekuensinya bermain-main dengan narkoba. Sifatnya kan itu mengajak. Ya ada saja yang tidak sadar. Tapi saya tidak akan bosan mengingatkan mereka, katanya. Pengetatan dalam kunjungan juga sudah dilakukan. Kadiono menginstruksikan semua petugasnya lebih teliti dalam menggeledah barang bawaan pembesuk. Seharusnya, KE HALAMAN 7Penjara: Kampus Pengedar Narkoba (3-habis)Dari Botol Hingga Lampu Bisa Buat Nyabu Selalu ada kesempatan dalam kesempitan bagi pengguna narkoba. Meskipun terkurung di dalam penjara, mereka tetap punya cara untuk melanjutkan hasrat mengonsumsi narkoba.SEBUT saja dia Tono. Namanya memang Surya rahasiakan karena alasan keamanan. Dia pernah menghuni Rutan Medaeng pada 2010. Sejatinya, pemuda kurus berambut lurus itu adalah pecandu putauw. Jenis narkoba yang dipakai menggunakan alat suntik. Kebiasaan mutauw berubah saat Tono mendekam di Medaeng. Selain sulit didapat, teman sekamar Tonodidominasi pecandu sabu. Jadilah dia menggandrungi narkoba berbentuk kristal putih mirip gula itu. Untuk nyabu, Tono dan kawan-kawannya harus pintar memutar otak. Maklum, nyabu harus pakai bong. Alat isap yang terbuat dari botol, pipet, alumunium foil dan sedotan plus korek. Lebih ribet kata Tono. Berbeda saat mutauw, Tono hanya berbekal jarum suntik kecil.Nge-fly yang lebih mudah lagi adalah mengisap ganja atau menenggak ekstasi. Untuk menikmati efek memabukkan kedua narkoba ini, pecandu tak perlu alat khusus. Kalau nyabu alatnya ribet. Kita harus membuatnya sendiri, ujar Tono. Istilah di penjara malah semakin pintar pun dibuktikan sendiri oleh Tono. Untuk membuat bong, Tono dan teman-temannya hanya membutuhkan botol air kemasan. Bisa juga botol bekas obat batuk. Bohlam lampu pun bisa jadi KE HALAMAN 7Medali Emas di Depan Mata NAYPYITAW, SURYA - Medali emas cabang sepak bola putra SEA Games 2013 Myanmar sudah di depan mata. Ini menyusul keberhasilan Timnas Indonesia U-23 melaju ke final, setelah menyingkirkan Malaysia U-23, 4-3 lewat drama adu penalti di pertandingan semifinal di Stadion Wunna Theikd Naypyitaw, KE HALAMAN 7Tiga Pos Polisi Dirusak Warga BLITAR, SURYA - Tiga pos polisi lalu lintas di Kota Blitar dirusak warga dalam tempo tidak bersamaan. Sampai Kamis (19/12) malam, polisi belum menemukan pelakunya. Tiga pos yang dirusak itu antara lain Pos Lalu Lintas 90 di Jalan S Supriadi, tepatnya di pertigaan Hotel Herlingga, kemudian di Jalan Anggrek (perempatan Toko Ijo), dan di perempatan Kawi di Jalan Anggrek. Dua pos yang terakhir ini hanya berjarak sekitar 200 meter. Tiga pos yang rata-rata rusak pada kaca depan itu dirusak tidak bersamaan. Yang di depan KE HALAMAN 7EVA CELIABungkam Tentang IbuPILIHAN karier Eva Celia (21) semakin mantap. Setelah sempat dikhawatirkan ketika mengikuti ibunya yang menikah lagi dan tinggal di Amerika, Eva akhirnya membuktikan bahwa ia patut diperhitungkan. Dunia musik menjadi bagian dari hidupnya. Eva mewarisi bakat itu dari ayahnya. Setelah musik dipegang, Eva memilih berakting. Ia boyongan dari Amerika dan kembali ke Indonesia karena di Indonesia bintangnya lebih terang. Apalagi saat itu Sophia Mueller, ibunya, bercerai dengan ayah tirinya. Setelah kembali ke dunia hiburan, Eva langsung tancap gas. Kesungguhan itu membuatnya dipercaya KE HALAMAN 7join facebook.com/suryaonlineSURYA/IMAM TAUFIQKACA PECAH - Inilah kondisi salah pos polisi lalu lintas di Kota Blitar yang menjadi sasaran warga, Kamis (19/12).Ritel Modern Wajib Jual 80% Produk Lokal JAKARTA, SURYA - Kementerian Perdagangan (Kemendag) akan membatasi 150 gerai ritel modern yang dikelola sendiri oleh perusahaan, sedangkan sisa ritel modern yang sudah berdiri harus segera diwaralabakan. Selain itu, Kemendag mewajibkan ritel modern menampung minimal 80 persen produk dalam negeri. Menteri Perdagangan Gita Wirjawan mengatakan, pihaknya sudah menerbitkan Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 70/M-DAG/PER/12/2013 tentang Pedoman Penataan dan Pembinaan Pasar Tradisional, Pusat Perbelanjaan dan Toko Modern. Kata dia, Permendag ini diterbitkan untuk menyempurnakan Permendag terdahulu, yaitu Permendag Nomor 53/M-DAG/ PER/12/2008 tentang Pedoman Penataan Dan Pembinaan Pasar Tradisional, Pusat Perbelanjaan Dan Toko Modern. Gita menjelaskan, pasar tradisional, pusat perbelanjaan dan toko modern tumbuh pesat, sejalan dengan data Badan Pusat Statistik. Sensus Ekonomi BPS pada 2006 menunjukkan, pendapatan usaha seluruh pelaku usaha eceran di Indonesia dalam setahun tercatat sebesar Rp 234 triliun. Apabila setiap tahun usaha eceran tersebut tumbuh 7%, maka seluruh usaha eceran pada tahun 2013 diperkirakan akan mencapai Rp 375 triliun. Menurutnya, nilai sebesar itu selayaknya TRIBUNNEWS/JEPRIMA KE HALAMAN 7follow @portalsurya

2. ROAD TO ELECTIONJUMAT, 20 DESEMBER 2013surya.co.id | surabaya.tribunnews.com|Prabowo Berburu Cawapres Sambut Baik Wacana Mega-Jokowi jakarta, surya - Ketua DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto menyambut baik wacana PDIP yang akan mengusung duet Megawati dan Joko Widodo sebagai capres dan cawapres pada Pemilu 2014. "Demokrasi kan amanatnya semakin banyak pilihan, semakin bagus," kata Prabowo, Kamis (19/12). Dalam negara demokrasi, menurutnya, siapa pun boleh mencalonkan diri sebagai presiden. Semakin banyak pilihan yang muncul, akan semakin baik bagi rakyat Indonesia. Oleh karena itu, penyelenggaraan pemilu, menurut Prabowo, harus berlangsung secara bersih dan adil. KPU harus benar-benar membuat daftar pemilih tetap (DPT) yang dijamin berkualitas sehingga kualitas pemilu bisa terjaga. "Yang penting rakyat yang menentukan, kita samakan gagasan kita dan ujungnya harus ke rakyat. Yang penting demokrasi berjalan bersih. Untuk itu, DPT harus bersih dan tidak ada pemilih atau suara siluman di pemilu," ujar Prabowo. Jika pemilu nantinya sudah berlangsung bersih, maka siapa pun pemenangnya pasti adalah pasangan terbaik yang dapat membangun bangsa Indonesia.storyhighlights Prabowo Subianto terus menggelar road show. Usai bertemu tokoh PBNU, kini giliran tokoh MKGR. Puji Priyo Budi Santoso kader yang luar biasa.Dia pun mengaku akan menghormati siapa pun yang nantinya terpilih, selama itu adalah keinginan rakyat. Duet Mega-Jokowi diungkapkan Wasekjen PDIP Hasto Kristiyanto. Menurutnya, partainya akan kuat pada 2014 jika menduetkan Mega-Jokowi. Megawati dan Jokowi dianggap sebagai pasangan calon presiden yang komplet dan mewakili semuanya. Menurut Hasto, Megawati merupakan bagian dari PDIP yang memegang teguh ideologi partai. Sementara, Jokowi merupakan figur yang memiliki elektabilitas tinggi. Dekati MKGRSementara itu, Prabowo Subianto mulai berburu berbagai dukungan dan calon cawapres. Usai bertemu Ketua Umum PBNU Said Aqil Sirodj, kiniPrabowo bertemu dengan Ketua DPP Partai Golkar, Priyo Budi Santoso. Namun dia belum mengakui pertemuan itu terkait dengan kemungkinan menjadi pasangan capres dan cawapre 2014-2019. "Biarkan dinamika politik itu berjalan. Priyo kader yang luar biasa. Saya memang alumni MKGR. Ini semacam reuni dan jumpa teman lama," katanya saat hadir di musyawarah kerja nasional organisasi Musyawarah Kekeluargaan Golongan Royong (MKGR) di Jakarta, Kamis (19/12). Prabowo mengatakan, belum ada komunikasi terkait usulan pengusungan Priyo sebagai cawapres yang akan mendampinginya dalam pemilihan umum presiden 2014. "Tadi saya katakan, masalah bangsa ini besar, semua unsur harus bekerja sama," katanya. Prabowo menambahkan, Partai Gerindra masih fokus pada pileg 2014 dan belum mempertimbangkan cawapres. Priyo Budi Santoso juga mengatakan belum mempertimbangkan untuk mendampingi Prabowo dalam pilpres 2014 mendatang. "Tapi, sebagai sahabat kami sering menjalin hubungan dan gagasan," kata