UAS Landasan

Embed Size (px)

DESCRIPTION

KOMPARASI SISTEM PENDIDIKAN DI JEPANG, AMERIKA, AUSTRALIA, JERMAN, DAN INGGRISsebuah komparasi singkat tentang perbedaan sistem pendidikan di negara negara maju oleh L. Cantor

Text of UAS Landasan

KOMPARASI SISTEM PENDIDIKAN DI JEPANG, AMERIKA, AUSTRALIA, JERMAN, DAN INGGRIS

UJIAN AKHIR SEMESTERUntuk memenuhi tugas matakuliah Landasan Pendidikan Kejuruan yang dibimbing oleh Prof. H. Ahmad Sonhadji, M.A., Ph.D.

Oleh:AKBAR WIGUNA130551818108S2 PKJ 2013 OFF-A

UNIVERSITAS NEGERI MALANGPROGRAM PASCASARJANAPROGRAM STUDI S2 PENDIDIKAN KEJURUANDESEMBER 2013

1. Label yang diberikan Leonard Cantor pada masing-masing negara, dan makna dari label-label tersebut: a. Jepang: A well-ordered society (masyarakat yang teratur)Di Jepang, Di Jepang tatanan masyarakat ditata sedemikian rupa sampai sangat teratur. Begitu pula dalam sektor pendidikan kejuruan yang mendapatkan dukungan penuh dari industri maupun negara. Banyak kota yang cukup besar namun masih dapat dijumpai keramah tamahan yang hangat dan lemah lembut pada seluruh orang-orang Jepang. Ini adalah salah satu dari paradoks dari negara Jepang yang mana sudah termasuk negara maju namun masih mempertahankan nilai sosial, budaya dan sikap.

b. Australia: The Tyranny of Distance (Tirani yang Jauh)Australia merupakan sebuah negara yang besar dengan luas area lebih dari 7.600.000 Km2. Jalur udara yang paling sering antara Sidney dan Perth, di kedua sisi dari benua, mencapai jarak 3200 km, sementara jarak antara Darwin utara dan Hobart, 3700 km. Australia dikelilingi tirani yang jauh, yaitu sifat tersebar dari populasi Australia dan jarak yang sangat jauh antara satu populasi ke populasi lainnya,

c. Amerika: A Unique Diversity (Keunikan dalam Keberagaman)Amerika membuat para pengunjung (penduduk dari negara lain) yang tinggal disana berkesan dengan ukurannya yang luas dan keragaman yang menakjubkan. Amerika terdiri dari 50 negara bagian, termasuk Alaska dan Hawaii, yang secara bersama menempati area lebih dari 3,6 juta mil2 atau setidaknya 9,5 juta km2, dengan populasi sekitar lebih dari 237 juta pada awal 1985. Penduduk Amerika adalah sebanyak 180 juta merupakan penduduk kulit putih, 27 juta merupakan penduduk kulit hitam, 15 juta merupakan Hispanic origin, dan sisanya adalah penduduk dari berbagai Negara lain dan belahan dunia. Sesuai dengan ukurannya yang sangat luas, Amerika memiliki berbagai macam iklim dan daratan; termasuk juga topografi yang mengagumkan di dunia dan memiliki kekayaan alam yang berlimpah

d. Jerman: A Commitment to Vocational Education and Training (Komitmen Pendidikan Kejuruan, yaitu dari pemerintah dan dunia usaha/dunia Industri)Makna label yang diberikan untuk negara ini terlihat jelas pada komitmen pemerintah dan dunia usaha/dunia Industri untuk terus mengembangkan pendidikan dan pelatihan kejuruan. Pemerintah telah menyiapkan anggaran khusus untuk menyediakan pelatihan dan pihak Industri baik perusahaan besar maupun perusahaan kecil juga telah memiliki komitmen tinggi dalam pengembangan pelatihan dan keahlian yang dimiliki oleh peserta didik.

e. United Kingdom: A reluctant revolution. (Enggan untuk berubah)Belum ada sinkronisasi antara pemerintah dengan warga United Kingdom terutama dalam hal pendidikan dan pelatihan. Masih ada unsur politik didalam kebijakan yang dibuat oleh pemerintah. Disamping itu minat warga United Kingdom untuk melanjutkan ke pendidikan khusus/spesialis juga masih rendah, sehingga hanya sedikit saja warga United Kingdom yang memiliki keterampilan secara ahli. Diskriminasi terhadap warga minoritas juga terjadi, sehingga seluruh sumber daya yang ada belum dimanfaatkan secara maksimal.2. Sejarah, filosofi dan struktur sosial masyarakat masing-masing negara.a. Jepang Sejarah Pemerintah juga mengatur sistem perdagangan nasional yang mulai dirintis pada tahun 1959. Pada masa sekarang sekurangnya lebih 102 perdagangan dan menjalankannya menjadi 2 level, tingkat I dan tingkat II, percobaan ini dilakukan satu tahun skali dan memberikan hawa segar kepada pekerja untuk menjalani masa magang.Di tahun 1985, Menteri Ketenaga Kerjaan yang telah dioperasikan 91 lembaga, 56 berada di pusat pelatihan kejuruan (VTCs) atau diperguruan tinggi dan yang lainnya 35 dipusatkan pada pengembangan skill (SDEs). Ada perbedaan diantara merekla secara original yang dikonsentrasikan ke VTCs secara luas dengan pelatihan kejuruan dasar untuk sekolar luar, sedangkan SDCs dipenuhi dengan pelatihan dan mendata kursusan untuk orang-orang dewasa.

FilosofiPeraturan yang dibuat dan pengaruh budaya, nilai sosial dan pandangan masyarakat secara umum membuat masyarakat Jepang patuh pada peraturan. Sikap ini menunjukkan beberapa perubahan bagi generasi muda untuk loyalitas pada perusahaan dan mengurangi kesenangannya dahulu dan tidak menolak pada industrialisasi.

Struktur socialDi Jepang masih dapat dijumpai keramah tamahan dan sikap yang lemah lembut pada masyarakatnya. Jepang masih bisa mempertahankan nilai sosial, budaya, dan sikap mereka walaupun Jepang sudah menjelma menjadi negara maju.

b. Australia Sejarah Australia termasuk negara yang relatif masih muda, pada 1938 merayakan kemerdekaan dua abad setelah pemukiman warga Eropa pertama pada benua tersebut. Selama dua abad menggikuti dan terutama selama berakhirnya perang dunia yang kedua, mungkin menjadi negara yang heterolinguistik di dunia.

FilosofiAustralia merupakan sebuah federasi dengan pemerintahan persemakmuran, di New South wales, Victoria, Queensland, Australia Selatan, Autralia Barat, dan Tasmania. Sebagai tambahan, Teritori Bagian Utara sama dengan negara bagian, dengan sebagian besar berpemerintahan secara mandiri, sementara Autralian Capital Territory (ACT), terdiri dari wilayah yang relatif kecil yang terdiri dari Canberra dan pedesaan, sepenuhnya bebas pada pemerintahan persemakmuran.

Struktur sosialSampai suatu ketika mayoritas penduduk negara tersebut adalah Anglo-Celtic, datang dalam jumlah yang hampir sama dengan yang berasal dari Inggris dan Irlandia. Pada sensus yang baru, yang mengaku beragama Kristen lebih dari seperempat dari anglikan dan jumlahnya hampir sama dengan Katolik Roma. Mulai tahun 1945, hampir empat juta imigran lebih dari 120 negara bermukim di Australia, pada tahun 1950an dan 1960an dari Yunani, Italia, dan Yugoslavia, dan sebagian datang dari Asia Tenggara. Sebagian besar mayoritas imigran terkonsentrasi di sebagian kota-kota. Lebih dari 40 persen dari populasi lahir di luar negeri atau lahir di Australia akan tetapi salah satu orang tuanya yang lahir diluar negeri; dan 21 persen dari populasi masyarakat Australia berasal dari background yang tidak berbahasa Inggris. Penduduk asli dari benua Australia, suku Aborigin, sekarang hanya sekitar 1 persen dari total populasi dan dua perrtiga dari mereka tinggal di kota-kota.

c. Amerika Sejarah Pendidikan dan peatihan kejuruan di Amerika merupakan salah satu hal yang sangat kompleks dan merupakan sejarah yang panjang dan karya berbagai lembaga, yang terkadang bekerja sama dan bersaing satu sama lain. Dalam arti luas yang dapat membedakan antara publik dan penyediaan yang didanai swasta. Yang pertama terdiri dari dua sistem yang terpisah yang hidup berdampingan dan, untuk gelar, saling bertimpangan. Di satu sisi, pendidikan kejuruan tradisional ditawarkan oleh sekolah-sekolah umum dan perguruan tinggi, yang didanai sebagian besar oleh negara sendiri, dengan beberapa bantuan federal. Lembaga-lembaga ini memberikan sebagian besar pelatihan tersebut. Di sisi lain, ada berbagai program pelatihan yang dimulai pada tahun 1960 sebagai respon terhadap kebutuhan sosial dan ekonomi yang spesifik, dan sejak itu menjadi lembaga yang sebagian besar berbeda dari sekolah umum dan perguruan tinggi.

FilosofiLingkungan Amerika telah banyak berubah dalam beberapa tahun terakhir, seperti di semua negara maju lainnya yang dibahas, dan perubahan itu akan terus dilakukan. Tiga perkembangan utama yang sangat mempengaruhinya adalah perubahan demografis, perkembangan teknologi, dan pertumbuhan dalam ekonomi informasi disertai dengan penurunan manufaktur.

Struktur socialBerbagai aspek relevan dari masyarakat Amerika, baik pada sistem pendidikan dan sistem pelatihan adalah jiwa entrepreneurialnya (jiwa pengusaha), kemauan untuk mencoba, berjiwa optimis, dan keterbukaan akses dari semua itu, sebagian besar selalu berjalan beriringan atau bersama-sama

d. Jerman Sejarah Jerman Barat berangkat dari reruntuhan pada periode pasca-perang. Republik Federal Jerman adalah ciptaan pada suatu dekade setelah perang dunia kedua. Ia tumbuh dari tiga zona yang ditempati oleh tentara Amerika, Inggris, dan Perancis dan menjadi negara merdeka yang berdaulat pada 5 Mei 1955. Dengan pengecualian Berlin Barat, yang merupakan orang asing tertanam di Jerman Timur, wilayahnya berdekatan dan terdiri dari 11 Lnder, atau negara: Baden-Wurttemberg, Bavaria, Berlin, Bremen, Hamburg, Hessen, Lower Saxony, North Rhine-Westpalia, Rhineland-Palatinate, Saarland, dan Schleswig-Holstein. Negara-negara itu menempati area seluas 250.000 kilometer persegi dan memiliki populasi lebih dari 61 juta, yang terdiri dari 49 persen adalah Protestan dan 44,5 persen Roman Katolik. Lebih dari empat juta orang asing, sekarang tinggal di Republik Federal, diantaranya hampir setengahnya berasal dari Turki dan sebagian besar sisanya berasal dari bagian barat Eropa.

FilosofiFilosofi pada Jerman Barat terlihat pada pendidikan kejuruan yang komperhensif dan sangat efektif dimana pada sistem pendidikan ini diperoleh penuh dukungan dari pihak pemerintah dan pihak dunia usaha/dunia Industri sehingga Jerman memiliki keajaiban ekonomi.

Struktur socialStruktur sosial masyarakat di Negara Jerman dapat digambarkan bahwa Jerman Barat adalah masyarakat teratur dan rapi di mana semua aspek kehidupan dan pembagian pendidikan ditentukan oleh hukum yang mendetail. Bagaimanapun juga, penting dipahami bahwa setiap Lnd memiliki struktur kekuatan terpusat yang berlaku sama terhadap pendidikan, begitu juga dengan aspek lain dalam pemerintahan provinsi.