Click here to load reader

Waspada, kamis 21 april 2016

  • View
    683

  • Download
    30

Embed Size (px)

DESCRIPTION

 

Text of Waspada, kamis 21 april 2016

  • SerampangSerampang

    KAMIS, Legi, 21 April 2016/13 Rajab 1437 H No: 25267 Tahun Ke-69 Terbit 20 Halaman

    WWASPADADemi Kebenaran Dan Keadilan

    Harian Umum Nasional Terbit Sejak 11 Januari 1947. Pendiri: H. Mohd. Said (1905 - 1995), Hj. Ani Idrus (1918 - 1999)ISSN: 0215-3017

    Harga Eceran Rp3.000,-

    Al Bayan

    Kami orang-orang Islam punya kitab suci Alquran.Kami selalu membacanya, tetapi kami tidak tahu artinya.Kami ingin sekali belajar bahasa Arab supaya mengetahuikandungan Alquran, tulis Kartini dalam Suratnya.

    RADEN Ajeng Kartini, lahir 21 April 1879 di Jepara darikeluarga bangsawan. Ayahnya seorang Bupati Jepara yangdiangkat Belanda. Sebagai keluarga yang beragama Islam,sejak usia lima tahun Kartini telah belajar agama Islam,belajar membaca Alquran, hadis, akhlak dan fikih untukmengetahui cara-cara beribadah. Menurut HoeseinDjayadininggrat; Kartini gadis remaja tidak pernah mening-galkan shalat lima waktu, apalagi kakeknya seorang ulama.

    Di zamannya, masa penjajahan Belanda, anak-anakpribumi (Jawa) sungguh keterbelakangan kalau di-bandingkan dengan anak-anak Belanda. Usia 15 tahun,

    Lanjut ke hal A2 kol. 4

    Lanjut ke hal A2 kol. 1

    Ada-ada Saja

    - Jamkesmaslebih mantapdari BPJS

    - He...he...he...

    Dana Pajale Rp510 M Mengendap

    waspadamedan.com

    Waspada Daily

    informasi pelanggan

    082165933310 Lanjut ke hal A2 kol. 1

    Cita-cita KartiniOleh Tgk. H. Ameer Hamzah

    Nenek DoyanNgebut

    SEORANG nenek berusia81 tahun, Michalina Bo-rowczyk-Jedrzeje, asal Polan-dia, masih gemar ngebut setiaphari di jalanan dengan mo-bilnya, Subaru WRX STI.

    Bahkan, video aksi sangnenek di belakang setir menjadiviral di kalangan netizen.

    Kurir Sabu Dan Ekstasi

    Nenek, Kakek Dan IRT Dituntut54 Tahun, Denda Rp10 Miliar

    MEDAN (Waspada): Nenek dan kakek serta seorangibu rumahtangga (IRT) terdakwa kurir 1,005 kg sabu dan70,5 gram ekstasi jaringan internasional dituntut 54 tahunatau masing-masing 18 tahun penjara oleh Kejari Medan

    Waspada/Rahmat Utomo/B

    TIGA kurir sabu-sabu yakni Chairani Siregar, 68, danYanti, 35, dan Edi, 56 atas kepemilikan sabu 1,005 kg dan70,5 gram ekstasi dituntut 18 tahun penjara.

    DELISERDANG (Waspa-da): 10 Tenaga Kerja Indonesia(TKI) kabur dari tempat pe-nampungannya di Johor Bah-ru-Malaysia, Rabu (20/4). Me-reka mengaku ditipu agenpenyalur tenaga kerja berinisialSyaf, warga Jalan Brigjen Ka-tamso Gg. Bakti Medan.

    Informasi dihimpun, ke-10TKI ini tiba di Kualanamu In-ternational Airport (KNIA) me-numpang pesawat Lion Air JT973 pukul 16:00 dari Johor Bahrutransit Batam. Mereka kembalike tanah air difasilitasi Balai

    10 TKI Kabur Dari MalaysiaWaspada/Irianto/B

    10 TKI yang mengaku ditipu agen penyalur tenaga kerja saat berada di pos pelayanan TKIdi KNIA, Rabu (20/4).

    Pelayanan, Penempatan danPerlindungan Tenaga KerjaIndonesia (BP3 TKI) Medan,yang sebelumnya dibantu KJRIJohor Bahru.

    Ke-10 TKI tersebut Ah-madMustafa, 30, warga Jl. SunggalKel. Sunggal Kec. Medan Sung-gal, EkoWirya Putra, 24, DeniAndika,18, keduanya warga Jl.Brigjen Katamso Medan. Se-lanjutnya Rico, Muhamad Juhri,Bambang Wahyudi Tambunan,Syaheru, Sandi Prasetyo danImam Rajali, kesemuanyawarga Medan.

    Para TKI dijanjikan diker-jakan di Johor Bahru-Ma-laysiasebagai sekuriti dengan gaji 1200Ringgit Malaysia atau sekiraRp3.700.000 per bulan. Denganperhitungan 12 jam kerja danada tambahan uang lembur.Namun faktanya, TKI tersebutdikerjakan 24 jam.

    Ya, janjinya sebulan 1200Ringgit Malaysia diterima bersihper bulan. Tapi tiga bulan kerjakami hanya dibayar Rp500.000dan kerja nonstop 24 jam, kataEko.

    Rektor: DemoMahasiswa UISU Ilegal

    MEDAN (Wapada) : Rektor Universitas Islam Sumatera Utara(UISU) Prof.Mhd.Assad menyatakan rangkaian aksi demo yangmengatasnamakan mahasiswa UISU di kantor Kopertis WilayahI Sumut dan kantor Gubsu Senin (18/4) serta di di kantor DPRDSumut Selasa (19/4) adalah mahasiswa UISU ilegal dan disinyalirtelah ditunggangi oleh pihak-pihak tertentu.

    Pernyataan itu disampaikan Prof.Mhd Assad bersama KetuaUmum Yayasan UISU Prof.Dr.H.Zainuddin, para Dekan, PembantuDekan III dan Ketua Prodi Rabu (20/4) di ruang kerja rektorkampus Jl.SM.Raja, Teladan, Medan dalam mengklarifikasirangkaian aksi demo oleh kelompok pemuda yang membawa-bawa serta mengaku dari mahasiswa UISU.

    Lanjut ke hal A2 kol. 6

    Gajah MakinBeringas Di Aceh

    JULOK (Waspada): Pasca kematian seekor gajah jantan diarea PT Dwi Kencana Semesta (DKS), kawanan gajah liar kembalimengamuk di Desa Seuneubok Bayu Kec. Indra MakmurAlueIe Mirah Kab. Aceh Timur, Selasa (19/4).

    Selain merusak tanaman warga seperti sawit, pinang dancoklat, satwa liar itu juga merubuhkan sejumlah pondok(rangkangAceh). Amukan gajah liar tidak pernah sepi di sini,bahkan dua hari terakhir makin beringas, kata Asnawi, wargaIndra Makmur, Rabu (20/4).

    Dia menyebut gajah dengan jumlah belasan ekor itumengganggu tanaman dan pemukiman penduduk. Meski wargatelah berusaha mengusir satwa dilindungi itu dengan obor danmeriam bambu, namun aksi binatang berbadan jumbo itu masihterjadi hingga Rabu (20/4) dinihari.

    Kita harapkan CRU Serbajadi membuka pos pemantau diIndra Makmur, sehingga amukan gajah yang terjadi sewaktu-waktu dapat diketahui dan diantisipasi melalui penggiringan,tambah Asnawi seraya minta pihak BKSDA Aceh segera meng-giring gajah-gajah liar ini ke habitatnya.

    Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan Aceh Timur,

    Lanjut ke hal A2 kol. 3

    Antara

    KORBAN PENGGUSURAN LUAR BATANG: Dua anak bermain di lokasi penggusuran kawasan Kampung Luar Batang di Jakarta, Rabu (20/4). Meskitelah lebih dari seminggu pascapenggusuran, warga masih bertahan di atas perahu mereka yang bersandar di Dermaga Luar Batang.

    MEDAN (Waspada): Kementerian Pertanian(Kementan) RI meningkatkan anggaran untuk upayakhusus (Upsus) swasembada pangan padi, jagungdan kedelai (Pajale) dari Rp100 milliar tahun 2015menjadi Rp510 miliar di tahun 2016. Namun hingga20 April anggaran itu belum terserap, akibatnyabelum ada penyaluran benih ke 33 kab/kota.

    Kementerian Pertanian RI pun menegur Pemprovsu karenabelum terserapnya anggaran untuk pengadaan benih, bibit, pu-puk, traktor, alat panen dan tanam, pestisida dan lainnya.

    Sumut Terancam Tak DapatAnggaran Pada 2017

    Lanjut ke hal A2 kol. 6

    MEDAN (Waspada): Fatma, 37, wargaJl. Kampung Aur, Kel Aur Kec. Medan Mai-mun menyesalkan sikap BPJS Kesehatanyang tidak peduli dengan kelu-hannya.

    Pasalnya, anak Fatma bernama Her-diansyah, bayi berusia 1 tahun yang kinidirawat di Rumah Sakit Martha Friska Jl.Multatuli Medan dikenakan biayaRp25 juta lebih.

    Kepada Waspada, Fatma menuturkanawal Maret anaknya menderita demamtinggi dan kejang-kejang sehingga dilarikan

    ke Rumah Sakit Adam Malik Medan.Dua minggu dirawat di RS Adam Ma-

    lik, Herdiansyah tidak mendapat perawa-tan medis yang serius bahkan kondisinyamakin memburuk. Meski sudah protesterhadap pelayanan, namun tak adaperhatian serius dari paramedis sehinggasaya terpaksa membawa anak saya keluardari rumah sakit tersebut dan memin-dahkannya ke Rumah Sakit MarthaFriska, tutur Fatma.

    Pasien BPJS HarusBayar Rp25 Juta

    Lanjut ke hal A2 kol. 7

    Waspada/Andi Aria Tirtayasa/B

    KONDISI balita Herdiansyah masih kritis dan dirawat di Ruang ICU RS Martha Friska,Rabu (20/4).

    DELISERDANG (Waspada): Meskiada rasa kecewa, kesal bahkan me-nimbulkan kericuhan hingga wargamenilai Pesta Demokrasi rakyat desadalam pelaksanaan Pemilihan KepalaDesa (Pilkades) serentak di Kab. Deli-serdang, Selasa (19/4) amburadul, namunsecara umum pelaksanaan Pilkades di304 desa tersebut berlangsung aman,tertib, lancar dan terkendali.

    Penilaian terhadap pelaksanaan Pil-kades yang amburadul wajar karenabanyak warga yang sudah datang ke TPS

    kesal dan pulang ke rumah masing-ma-sing akibat tidak dapat menggunakan hakpilihnya. Membludaknya warga yangdatang hingga menimbulkan antrianpanjang serta sistem kerja petugas TPSyang kurang sinkron dan kurang sosialisasimerupakan pemicu timbulnya rasa kesaldan kecewa warga.

    Seperti di Desa Durian Kec. PantaiLabu, Pilkades terpaksa ditunda hinggawaktu yang belum ditentukan. Informasi

    Meski Ada Yang Kecewa,Pilkades DS Lancar

    Lanjut ke hal A2 kol. 1

    MEDAN (Waspada): Suhupanas di kawasan Medan dansekitarnya makin panas. Semen-tara BMKG Wilayah I Medanmencatat, sepanjang Rabu(20/4) suhu kawasan Medanmencapai 35,2 derajat Celsius.

    Suhu panas tersebut karenakawasan Sumatera Utara danMedan pada umumnya sedangdilanda kemarau panjang,menyebabkan suhu panas terusmeningkat dari hari ke hari.

    Di samping kemarau pan-jang, hujan juga jarang turundi kawasan Medan dan bebe-rapa Kab/Kota. Hal itu akan

    berpotensi terjadi ancamankebakaran terutama kawasanpemukiman padat penduduk.

    Sunardi, Kepala data daninformasi pada Balai BesarBadan Meteorologi Klimatologidan Geofisika (BMKG) wilayahI Medan membenarkan saatdikonfirmasi Wapada, Rabu.

    Kata dia, sejak pukul 12:00suhu panas meningkat terus dari34,6 derajat Celsius naik lagimenjadi 34,8 derajat Celsiuspada pukul 14:00, bahkan hing-ga pukul 15:00 suhu mencapaiangka 35,2 derajat Celsius.

    Suhu tersebut tergolong

    tinggi sepanjang April 2016,bahkan Maret juga mencatat suhutertinggi 36,2 derajat Celsius.

    Suhu tersebut berakibatancaman peluang kebakaran,sementara warga kota Medankurang nyaman beristirahatpada malam hari, ujar Sunardi.

    Menurutnya, sebenarnyaparameter meningkat suhu pa-nas di kawasan kota Medan tidakhanya semata-mata dari kema-rau panjang, bisa juga efek darirumah kaca, bangunan-tinggi,asap kenderaan, jalan aspal danterbatasnya pohon pelindungdi kawasan kota. (m32/J)

    Suhu Medan 35,2 0C

    Lanjut ke hal A2 kol. 6

    MEDAN (Waspada) : Oknum per-sonel Sat Res Narkoba Polres Tebing-tinggi,