Standart costing

  • View
    140

  • Download
    6

Embed Size (px)

Text of Standart costing

TUGAS AKUNTANSI MANAJEMENSTANDAR COSTING

KELOMPOK G :SAMSUL BAHRI133 - 010IQBAL MUHAMMAD133 - 012DZUL MUFIDAH133 - 034MAULIZA133 - 036SAFITRI WULANDARI133 - 046

UNIVERSITAS NASIONALFAKULTAS EKONOMIAKUNTANSIJAKARTA2015

STANDAR UNITPengendalian biaya biasanya berarti perbedaan antara kesuksesan dan kegagalan, atau antara laba diatas rata - rata dan laba yang lebih sedikit. Pengendalian biaya berarti harus peduli dengan biaya dan mereka harus bertanggung jawab pada tujuan yang penting ini. Cara pengendalian biaya adalah melalui penggunaan system anggaran formal.Anggaran adalah ukuran kinerja secara agregat, mereka mengidentifikasi pendapatan dan biaya dalam total yang seharusnya dialami suatu organisasi jika rencana rencana berjalan sesuai harapan. Dengan membadingkan biaya actual dan pendapatan, serta dengan jumlah yang berhubungan dan dianggarkan untuk tingkat aktivitas yang sama, munculah suatu ukuran efisiensi manajerial.Meskipun proses yang baru dijelaskan memberikan informasi penting untuk pengendalian, pengendalian dapat ditingkatkan dengan mengembangkan standard untuk jumlah unit dan jumlah total. Agar anggaran fleksibel dapat berjalan, biaya variabel yang dianggarkan perunit untuk tiap unit output harus diketahui untuk tiap bagian anggaran. Biaya variabel input yang dianggarkan perunit output adalah standard unit. Standard unit adalah dasar atau fondasi tempat anggaran fleksibel dibangun.Menentukan biaya standard unit untuk suatu input tertentu, dua keputusan harus dibuat : 1. Jumlah input yang seharusnya digunakan perunit output (keputusan kuantitas) dan 2. Jumlah yang seharusnya dibayar untuk kuantitas input yang digunakan (keputusan harga). Biaya standard unit dapat dihitung dengan Kuaantitas x Standard Harga.

BAGAIMANA STANDARD DIBUATPengalaman historis, studi teknis, dan input dari personel operasional adalah tiga sumber potensial untuk standard kuantitatif. Namun, dalam menyiapkan standard harus digunakan secara hati hati. Proses sering berjalan tidak efisien, maka penggunaan input output masa lalu akan meneruskan ketidakefisiensian ini. Studi eknis dapat menentukan cara paling efisiensi untuk beroperasi dan menyediakan petunjuk yang sangat terperinci. Namun, bisa jadi tidak dapat tercapai oleh personel operasional, karena bertanggung jawab memenuhi standard, mereka seharusnya memiliki input yang signifikan dalam menentukan standard.Standard harga adalah tanggung jawab gabungan dari operasional, pembelian, personalia, dan akuntansi. Operasional menentukan kualitas input, personalia dan pembelian bertanggung jawab memperoleh kualitas input dengan harga terendah. Tekanan pasar, kelompok dagang, dan tekanan eksternal lainnya. Dalam penetapan standard harga, pembelian harus mempertimbangkan diskon, biaya pengiriman dan kualitas. Personalia harus mempertimbangkan pembayaran pajak penghasilan, fasilitas tambahan dan kualifikasi. Akuntansi bertanggung jawab atas pencatatan standard harga dan meyiapkan laporan yang actual terhadap standard.

MACAM MACAM STANDARD Standard ideal membutuhkan efisiensi maksimum dan hanya dapat dicapai jika segala sesuatu beroperasi secara sempurna. Standard yang saat ini dapat tercapai Standard yang saat ini dapat tercapai (current attainable standard) bisa dicapai dengan beroperasi secara efisien. Kelonggaran diberikan untuk kerusakan normal, gangguan, keterampilan yang lebih rendah dari sempurna dan menantang tetapi dapat dicapai. Standar ini memiliki keunggulan dalam hal perilaku pekerja. Jika terlalu ketat dan tidak tercapai, pekerja menjadi frustasi dan kinerja menurun. Tetapi, standard yang menentang dapat tercapai cenderung menghasilkan tingkat kinerja yang lebih tinggi.

MENGAPA SISTEM BIAYA STANDARD DITERAPKANAlasan penerapan sistem biaya standar adalah untuk memperbaiki perencanaan dan pengendalian, serta memfasilitasi perhitungan harga pokok produk.1. Perencanaan dan PengendalianSystem perhitungan biaya standard memperbaiki perencanaan dan pengendalian, serta memperbaiki pengukuran kinerja. Standard unit adalah syarat fundamental bagi system anggaran fleksibel yang merupakan kunci bagi system perencanaan dan pengendalian yang baik. System pengendalian anggaran membandingkan biaya actual dengan biaya yang dianggarkan dengan menghitung variansi antara biaya actual dan biaya tingkat aktivitas actual. Dengan mengembangkan standard, variansi dapat dipisahkan menjadi variansi harga dan variansi efisien.Jika variansi tidak menguntungkan hal ini diakibatkan oleh perbedaan antara harga yang direncanakan dengan harga actual. Variansi efisien memberikan tanda khusus tentang kebutuhan tindakan korektif dan dimana tindakan harus difokuskan. Kegunaan variansi efisien adalah meningkatkan pengendalian operasional. System ini memberikan pengukuran yang lebih baik atas efesiensi manajerial.Akan tetapi, keuntungan pengendalian operasional bisa saja tidak dapat diterapkan pada kegiatan produksi canggih, karena dapat menghasilkan perilaku disfungsional, meskipun demikian standard dalam kegiatan produksi canggih masih berguna untuk perencanaan. Selain itu variansi masih harus dihitung dan ditampilkan dalam laporan.2. Perhitungan harga pokok produk Dalam system perhitungan biaya standard, biaya biaya dibebankan pada produk dengan standard kuantitas dan harga (Bahan baku langsung, Tenaga kerja langsung, dan Overhead. System perhitungan biaya normal menetukan biaya overhead terlebih dahulu untuk tujuan harga pokok produk dengan membebankan bahan baku langsung tenaga kerja langsung menggunakan biaya actual. Overhead dibebankan menggunakan tarif yang dianggarkan dan aktivitas actual. Perhitungan harga pokok produk standard memiliki beberapa keuntungan dibandingkan perhitungan biaya normal dan biaya actual. Pertama memiliki kapasitas lebih untuk pengendalian, memberikan informasi biaya perunit yang dapat digunakan untuk keputusan penentuan harga. Proses system perhitungan biaya standard biasanya akan mengikuti perhitungan unit setara dari pendekatan FIFO, yaitu unit setara kerja saat ini dihitung. Biaya produksi actual dapat dibandingkan dengan biaya standard untuk tujuan pengendalian. BIAYA STANDAR UNITBiaya standar juga dapat digunakan dalam organisasi jasa. IRS, sebagai contoh dapat mempersiapkan waktu pemrosesan standar untuk beberapa kategori dengan hasil yang berbeda. Contoh, pemerintah federal menggunakan sistem perhitungan biaya standar untuk mengganti biaya pengobatan. Berdasarkan pada beberapa penelitian, penyakit dapat diklasifikasikan kedalam grup diagnostik yang berhubungan (diagnostic related groups-DRG) dan biaya rumah sakit yang seharusnya muncul untuk rata rata kasus yag teridentifikasi, (Biaya termasuk hari rawat inap pasien, makanan, obat, perlengkapan, penggunaan peralatan dan lainnya ). Pemerintah membayar biaya standar rumah sakit untuk DRG. Jika biaya perawatan pasien lebih banyak dari yang ditetapkan oleh DRG maka Rumah sakit mengalami kerugian. Jika biaya perawatan pasien lebih sedikit daripada penggantan DRG, rumah sakit mendapat keuntungan. Jika dilihat rata-ratanya rumah sakit ersebut seharusnya impas. Meskipun organisasi jasa dapat dan melakukan perhitungan biaya standar, organisasi manufaktur lebih umum menggunakannya. Lebih jauh lagi, konsep konsep tersebt lebih mudah diilustrasikan dalam latar belakang manufaktur.Dalam perusahaan manufaktur, biaya standar dikembangkan untuk bahan baku langsung, tenaga kerja langsung, dan overhead. Dengan menggunakan biaya- biaya ini, biaya standar per unit dihitung. Lembar biaya standar memberikan rincian yang menggarisbawahi biaya standar per unit. Sebagai contohnya suatu lembar biaya standar untuk sebungkus keripik jagung 16 ons yang diproduksi oleh Crunchy Chips, inc,. Produksi keripik jagung dimulai dengan mengukus dan merendam biji jagung semalaman dalam cairan limau. Proses ini melunakkan biji sehingga mereka dapat dibentuk menjadi adonan. Adonan kemudian dipotong potong menjadi keripik berbentuk segitiga kecil. Kemudian keripik dipanggang dalam sebuah oven dan dimasukkan ke dalam pemasak. Setelah dimasak, keripik melewati proses penggaraman dan dicek kualitasnya. Keripik keripik yang dibawah standar dipilih dan disingkirkan. Keripik keripik yang lulus proses pengecekkan dibungkus oleh mesin pembungkus. Keripik yang telah dibungkus secara manual dipak kedalam kotak kotak untuk pengiriman. Empat bahan baku digunakan untuk memproses keripik jagung, jagung kuning, minyak goreng, garam dan limau. Tempat keripik ditempatkam juga diklasifikasikan sebagai bahan baku langsung. Crunchy Chips memiliki dua tipe tenaga kerja lansung : operator mesin dan pegawai ( atau penyeleksi). Overhead variable terdiri dari tiga biaya : bahan bakar, listrik, dan air. Keduanya, overhead tetap dan variabel dibebankan dengan menggunakan jam tenaga krja langsung. Berikut tampilan lembar biaya standar yag ditunukkan dalam tabel

PENJELASAN STANDAR STANDAR STANDAR HARGA PENGGUNAAN BIAYA SUSUTANBahan baku langsungJagung Kuning$0,006 18 ons $ 0,108Minyak Goreng 0,031 2 ons` 0,062Garam 0,005 1 ons 0,005Limau 0,4000,01 ons 0,004Bungkus 0,044 1 Bungkus 0,044Total Bahan Baku Langsung $0,223Tenaga kerja langsungPengawas 7,0000,0070 Jam $0,049Operator Mesin 10,0000,0008 Jam 0,008Total Tenaga Kerja Langsung 0,057Overhead :Overhead Variable 3,850 0,0078 jam $0,030Overhead Tetap 32,050 0,0078 jam 0,250Total Overhead 0,280Total Biaya Standar Unit

SQ = Standar Kuantitas unit x Output aktual = 18 x 100.000= 1.800.000 onsPenghitungan jam tenaga kerja langsung standar yang diizinkan dengan ilustrasi dengan menggunakan operator mesin. Standar kuantitas unit adalah 0,0008 jam per bungkus yang diproduksi. Jadi, jika 100,000 bungkus diproduksi, standar jam yang diizinkan adalah SH = Standar tenaga kerja unit x