of 24/24
Page 1 of 24 FORMAT KISI-KISI SOAL UJI KOMPETENSI GURU PROFESIONAL KOMPETENSI KEAHLIAN : TEKNIK OTOMASI INDUSTRI (012) JENJANG : SMK Kompetensi Utama Standar Kompetensi guru Standar Isi Indikator Esensial Kompetensi Inti Kompetensi Guru Mapel/Guru Kelas Standar Kompetensi Kompetensi Dasar PEDAGOGIK 1. Menguasai karakteristik peserta didik dari aspek fisik, moral, spiritual, sosial, kultural,emosional, dan intelektual 1.1. Memahami karakteristik peserta didik yang berkaitan dengan aspek fisik, intelektual, sosial-emosional, moral, spiritual, dan latar belakang sosial-budaya 1. Menguasai karakteristik peserta didik dari aspek fisik, moral, spiritual, sosial, kultural, emosional, dan intelektual 1.1. Karakteristik peserta didik jenjang pendidikan SMK seutuhnya 1.1.1. Menjelaskan karakteristik peserta didik yang berkaitan dengan aspek fisik, intelektual, sosial- emosional, moral, spiritual, dan latar belakang sosial-budaya 1.2. Mengidentifikasi potensi peserta didik dalam kompetensi keahlianteknik otomasi industri 1.2 Mengklasifikasi potensi peserta didik dalam proses pembelajaran pada kompetensi keahlian teknik otomasi industri 1.2.1. Mengklasifikasi potensi peserta didik dalam proses pembelajaran pada kompetensi keahlian teknik otomasi industri 1.3 Mengidentifikasi bekal-ajar awal bahan ajar pe-serta didik dalam kompetensi keahlian teknik otomasi industri. 1.3 Memilih bekal bahan ajar dalam kompetensi keahlian teknik otomasi industri 1.3.1 Memilih bekal bahan ajar dalam kompetensi keahlian teknik otomasi industri

618 teknik otomasi industri smk

  • View
    995

  • Download
    5

Embed Size (px)

Text of 618 teknik otomasi industri smk

  • Page 1 of 24

    FORMAT KISI-KISI SOAL UJI KOMPETENSI GURU PROFESIONAL

    KOMPETENSI KEAHLIAN : TEKNIK OTOMASI INDUSTRI (012) JENJANG : SMK

    Kompetensi Utama

    Standar Kompetensi guru Standar Isi

    Indikator Esensial Kompetensi Inti

    Kompetensi Guru Mapel/Guru Kelas

    Standar Kompetensi Kompetensi Dasar

    PED

    AG

    OG

    IK

    1. Menguasai karakteristik peserta didik dari aspek fisik, moral, spiritual, sosial, kultural,emosional, dan intelektual

    1.1. Memahami karakteristik peserta didik yang berkaitan dengan aspek fisik, intelektual, sosial-emosional, moral, spiritual, dan latar belakang sosial-budaya 1. Menguasai

    karakteristik peserta didik dari aspek fisik, moral, spiritual, sosial, kultural, emosional, dan intelektual

    1.1. Karakteristik peserta didik jenjang pendidikan SMK seutuhnya

    1.1.1. Menjelaskan karakteristik peserta didik yang berkaitan dengan aspek fisik, intelektual, sosial-emosional, moral, spiritual, dan latar belakang sosial-budaya

    1.2. Mengidentifikasi potensi peserta didik dalam kompetensi keahlianteknik otomasi industri

    1.2 Mengklasifikasi potensi peserta didik dalam proses pembelajaran pada kompetensi keahlian teknik otomasi industri

    1.2.1. Mengklasifikasi potensi peserta didik dalam proses pembelajaran pada kompetensi keahlian teknik otomasi industri

    1.3 Mengidentifikasi bekal-ajar awal bahan ajar pe-serta didik dalam kompetensi keahlian teknik otomasi industri.

    1.3 Memilih bekal bahan ajar dalam kompetensi keahlian teknik otomasi industri

    1.3.1 Memilih bekal bahan ajar dalam kompetensi keahlian teknik otomasi industri

  • Page 2 of 24

    Kompetensi Utama

    Standar Kompetensi guru Standar Isi

    Indikator Esensial Kompetensi Inti

    Kompetensi Guru Mapel/Guru Kelas

    Standar Kompetensi Kompetensi Dasar

    1.4 Mengidentifikasi kesulitan belajar peserta didik dalam kompetensi keahlian teknik otomasi industri

    1.4 Mengatasi kesulitan belajar peserta didik.

    1.4.1. Menentukan kesulitan belajar peserta didik dalam kegiatan proses pembelajaran di kompetensi keahlian teknik otomasi industri

    2. Menguasai teori belajar dan prinsip-prinsip pembelajaran yang mendidik.

    2.1 Memahami berbagai teori belajar dan prinsip-prinsip pembelajaran yang mendidik terkait dengan kompetensi keahlian teknik otomasi industri

    2. Menguasai teori belajar dan pembelajaran

    2.1 Penerapan strategi dan metode pembelajaran pada kompetensi keahlian teknik otomasi industri.

    2.1.1 Mengurutkan pendekatan, strategi dan metode Pembelajaran secara kreatif dalam proses Pembelajaran pada kompetensi keahlian teknik otomasi industri

    2.2 Penerapan prinsip pembelajaran dalam proses pembelajaran pada kompetensi keahlian teknik otomasi industri

    2.2.1Menerapkan prinsip-prinsip pembelajaran sesuai dengan teori belajar dalam proses pembelajaran pada kompetensi keahlian teknik otomasi industri

    2.2 Menerapkan berbagai Pendekatan, strategi, metode, dan teknik pembelajaran yang mendidik secara kreatif dalam

    2.3 Menguasai strategi pembelajaran yang digunakan pada metode pembelajaran

    2.3.1Mengurutkan pendekatan strategi dan metode Pembe-lajaran secara kreatif dalam proses

  • Page 3 of 24

    Kompetensi Utama

    Standar Kompetensi guru Standar Isi

    Indikator Esensial Kompetensi Inti

    Kompetensi Guru Mapel/Guru Kelas

    Standar Kompetensi Kompetensi Dasar

    kompetensi keahlian teknik otomasi industri

    Pembelajaran pada kompetensi keahlian teknik otomasi industri

    2.4 Penerapan strategi dan metode Pembelajaran secara kreatif dalam proses Pembelajaran pada kompetensi keahlian teknik otomasi industri

    2.4.1 Menerapkan pendekatan, strategi dan metode Pembelajaran secara kreatif dalam proses Pembelajaran pada kompetensi keahlian teknik otomasi industri

    3. Mengembangkan kurikulum yang terkait dengan kompetensi keahlian teknik otomasi industri

    3.1 Memahami prinsip-prinsippengembangan kurikulum

    3. Menyusun dan mengembangkan perangkat pembelajaran sesuai dengan kurikulum SMKkompetensi keahlian teknik otomasi industri

    3.1 Mengembangkan kurikulum dalam kompetensi keahlian teknik otomasi industri

    3.1.1 Menentukan prinsip-prinsip pengembangan Kurikulum dalam kompetensi keahlian teknik otomasi industri

    3.2 Menentukan tujuanpembelajaran kompetensi keahlianteknik otomasi industri

    3.2 Menyusun tujuan pembelajaran SK/KD kompetensikeahlian teknik otomasi industri

    3.2.1 Menyusun tujuan pembelajaran kompetensi keahlian teknik otomasi industri

    3.3 Menentukan pengalaman belajar yang sesuai untuk mencapai tujuan pembelajaran

    3.3 Menyimpulkan pengalaman belajar untuk mencapai tujuan pembelajaran pada kompetensi keahlian teknik otomasi industri

    3.3.1 Menyimpulkan pengalaman belajar untuk mencapai tujuan pembelajaran pada kompetensi keahlian teknik otomasi industri

    3.4 Memilih materi pembelajaran yang diampu yang terkait dengan pengalaman belajar dan tujuan pembelajaran.

    3.4 Memilih materi pelajaran yang sesuai dengan tujuan pembelajaran

    3.4.1 Memilih materi pembelajaran pada kompetensi keahlian teknik otomasi industri

  • Page 4 of 24

    Kompetensi Utama

    Standar Kompetensi guru Standar Isi

    Indikator Esensial Kompetensi Inti

    Kompetensi Guru Mapel/Guru Kelas

    Standar Kompetensi Kompetensi Dasar

    dengan pengalaman belajar dan tujuan pembelajaran

    3.5 Menata materi pembelajaran secara benar sesuai dengan pendekatan yang dipilih dan karakteristik peserta didik.

    3.5 Menyusun materi pembelajaran sesuai dengan pendekatan yang dipilih.

    3.5.1 Menyusun materi pembelajaran sesuai dengan pendekatan yang dipilih menurut karakter peserta didik

    3.6 Mengembangkan indikator dan instrumen penilaian.

    3.6 Menyusun soal test yang sesuai dengan tujuan pembelajaran

    3.6.1 Meningkatkan indikator dan instrumen penilaian

    D. Menyelenggarakan pembelajaran yang mendidik.

    4.1. Memahami prinsip-prinsip perancangan pembelajaran yang mendidik.

    4. Mengembangkan perancangan pembelajaran dikelas dan laboratorium kompetensi keahlian teknik otomasi industri

    4.1 Penerapan prinsip-prinsip perancangan pembelajaran

    4.1.1. Menerapkan prinsip-prinsip perancangan pembelajaran

    4.2. Mengembangkan komponen-komponen rancangan pembelajaran

    4.2 Menentukan komponen-komponen pembelajaran

    4.2.1. Meningkatkan rancangan komponen-komponen pembelajaran

  • Page 5 of 24

    Kompetensi Utama

    Standar Kompetensi guru Standar Isi

    Indikator Esensial Kompetensi Inti

    Kompetensi Guru Mapel/Guru Kelas

    Standar Kompetensi Kompetensi Dasar

    4.3. Menyusun rancangan pembelajaran yang lengkap, baik untuk kegiatan di dalam kelas, laboratorium, maupun lapangan.

    4.3 Membuat rancangan pembelajaran untuk kegiatan di dalam kelas dan laboratorium.

    4.3.1. Membuat rancangan pembelajaran yang lengkap, baik untuk kegiatan di dalam kelas, laboratorium, maupun lapangan.

    4.4. Melaksanakan pembelajaran yang mendidik di kelas, di la-boratorium, dan di lapangandengan memperhatikan standar keamanan yang dipersyaratkan.

    4.4 Penerapan pembelajaran yang inovatif dan memperhatikan standar keamanan yang dipersyaratkan.

    4.4.1. Menerapkan pembelajaran yang mendidik di kelas, di la-boratorium, dan di lapangan dengan memperhatikan standar keamanan yang dipersyaratkan

    4.5. Menggunakan media pembelajaran dan sumber belajaryang relevan dengan karak-teristik peserta didik dan matapelajaran yang diampu untukmencapai tujuan pembelajaran secara utuh.

    4.5 Memanfaatkan media pembelajaran dan sumber belajar yang relevan dengan matapelajaran yang diampu untuk mencapai tujuan pembelajaran.

    4.5.1. Memanfaatkan media pembelajaran dan sumber belajar yang relevan dengan karak-teristik peserta didik dan matapelajaran yang diampu untuk mencapai tujuan pembelajaran secara utuh.

    4.6. Mengambil keputusan tran-saksional dalam pembelajaranyang diampu sesuai dengan situasi yang berkembang.

    4.6 Mengambil keputusan transaksional dalam pembelajaranyang diampu

    4.6.1. Mengambil keputusan transaksional dalam pembelajaranyang diampu sesuai dengan situasi yang berkembang.

    E. Memanfaatkan 5.1. Memanfaatkan teknologi 5. Memanfaatkan 5.1 Menerapkan teknologi 5.1.1. Menggunakan teknologi

  • Page 6 of 24

    Kompetensi Utama

    Standar Kompetensi guru Standar Isi

    Indikator Esensial Kompetensi Inti

    Kompetensi Guru Mapel/Guru Kelas

    Standar Kompetensi Kompetensi Dasar

    teknologi informasi dan Komunikasi untuk kepentingan pembelajaran

    informasi dan komunikasi dalam proses pembelajaran pada kompetensi keahlian teknik otomasi industri

    teknologi informasi dan komunikasi dalam proses pembelajaran pada kompetensi keahlian teknik otomasi industri

    informasi dan komunikasi dalam proses pembelajaran pada kompetensi keahlian teknik otomasi industri

    informasi dan komunikasi dalam proses pembelajaran pada kompetensi keahlian teknik otomasi industri

    6. Memfasilitasi pengembangan potensi peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensi yang dimiliki.

    6.1. Menyediakan berbagai kegiatan pembelajaran untuk mendorong peserta didik mencapai prestasi secara optimal.

    6. Membimbing peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensi yang dimiliki.

    6.1 Menggunakanberbagai kegiatan pembelajaran untuk mendorong peserta didik mencapai prestasi secara optimal.

    6.1.1. Merumuskan berbagai kegiatan mendorong peserta didik mencapai prestasi optimal

    6.2. Menyediakan berbagai kegiatan pembelajaran untukmengaktualisasikan potensipeserta didik, termasuk kreativitasnya.

    6.2 Menggunakan berbagai kegiatan pembelajaran untukmengaktualisasikan potensipeserta didik, termasuk

    6.2.1. Menyiapkan berbagai kegiatan pembelajaran untukmengaktualisasikan potensipeserta didik, termasuk krea-tivitasnya.

    7. Berkomunikasi secara efektif, empatik, dan santun dengan peserta didik.

    7.1. Memahami berbagai strategi berkomunikasi yang efektif, empatik, dan santun, secara lisan, tulisan, dan/atau bentuk lain.

    7. Menggunakan berbagai strategi berkomunikasi dalam proses pembelajaran

    7.1 Melakukan berbagai strategi berkomunikasi yang efektif, empatik, dan santun, secara lisan, tulisan, dan/atau bentuk lain.

    7.1.1. Menjelaskan strategi komunikasi yang efektif, empatik dan santun secara lisan, tulisan, dan/atau bentuk lain.

    7.2. Berkomunikasi secara efektif, empatik, dan santun dengan peserta didik

    7.2 Melakukan komunikasi secara efektif, empatik, dan santun dengan peserta didik

    7.2.1. Menyimpulkan komunikasi secara efektif, empatik dan santun dengan peserta didik.

    8. Menyelenggarakanp 8.1. Memahami prinsip-prinsip 8. Melaksanakan 8.1 Memahami prinsip- 8.1.1. Menjelaskan prinsip-

  • Page 7 of 24

    Kompetensi Utama

    Standar Kompetensi guru Standar Isi

    Indikator Esensial Kompetensi Inti

    Kompetensi Guru Mapel/Guru Kelas

    Standar Kompetensi Kompetensi Dasar

    enilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar

    penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar sesuai dengan karakteristik kompetensi keahlian teknik otomasi industri

    penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar.

    prinsip penilaian dan evalusi hasil belajar

    prinsip penilaian dan evalusi hasil belajar sesuai dengan karakteristik kompetensi keahlian teknik otomasi industri

    8.2. Menentukan aspek-aspek proses dan hasil belajar yang penting untuk dinilai dan dievaluasi sesuai dengan karakteristik kompetensi keahlian teknik otomasi industri

    8.2 Mengetahui aspek proses dan hasil yang penting untuk dinilai

    8.2.1. Menentukan aspek proses dan hasil yang penting untuk dinilai sesuai dengan karakteristik kompetensi keahlian teknik otomasi industri

    8.3. Menentukan prosedur penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar

    8.3 Memahami prosedur penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar

    8.3.1. Menentukan prosedur penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar.

    8.4.Mengembangkan instrumen penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar.

    8.4 Mengembang-kan instrumen penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar

    8.4.1. Menyusun instrumen penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar.

    8.5.Mengadministrasikan penilaian proses dan hasil belajar secara berkesinambungan dengan mengunakan berbagai instrumen.

    8.5 Memahami pengadministrasian penilaian proses dan hasil belajar.

    8.5.1. Mengadministrasikan penilaian proses dan hasil belajar secara berkesinambungan dengan mengunakan berbagai instrumen.

    8.6. Menganalisis hasil penilaian proses dan hasil belajar untuk berbagai tujuan.

    8.6 Menganalisis hasil penilaian proses dan hasil belajar untuk berbagai tujuan.

    8.6.1. Membuat analisa hasil penilaian proses dan hasil belajar untuk berbagai tujuan.

    8.7. Melakukan evaluasi proses dan 8.7 Mengevaluasi proses 8.7.1. Mengevaluasi proses dan

  • Page 8 of 24

    Kompetensi Utama

    Standar Kompetensi guru Standar Isi

    Indikator Esensial Kompetensi Inti

    Kompetensi Guru Mapel/Guru Kelas

    Standar Kompetensi Kompetensi Dasar

    hasil belajar. dan hasil belajar hasil belajar

    9. Memanfaatkan hasil penilaian dan evaluasi untuk kepentingan pembelajaran.

    9.1 Menggunakan informasi hasil penilaian dan evaluasi untuk menentukan ketuntasan belajar.

    9. Memahami manfaat hasil penilaian dan evaluasi untuk kepentingan pembelajaran

    9.1 Memanfaatkan informasi hasil penilaian dan evaluasi untuk menentukan ketuntasan belajar.

    9.1.1. Memanfaatkan informasi hasil penilaian dan evaluasi untuk menentukan ketuntasan belajar.

    9.2 Menggunakan informasi hasil penilaian dan evaluasi untuk merancang program remedial dan pengayaan

    9.2 Menggunakan informasi hasil penilaian dan evaluasi untuk merancang program remedial dan pengayaan.

    9.2.1 Menggunakan informasi hasil penilaian dan evaluasi untuk merancang program remedial dan pengayaan.

    9.3 Mengkomunikasikan hasil penilaian dan evaluasi kepada pemangku kepentingan.

    9.3 Menginforma-sikan hasil penilaian dan evaluasi kepada pemangku kepentingan.

    9.3.1 Menyampaikan informasi hasil penilaian dan evaluasi kepada pemangku kepentingan.

    9.4 Memanfaatkan informasi hasil penilaian dan evaluasi pem-belajaran untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.

    9.4 Menggunakaninformasi hasil penilaian dan evaluasi pembelajaran untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.

    9.4.1 Menggunakan informasi hasil penilaian dan evaluasi pembelajaran untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.

    10. Melakukan tindakan reflektif untuk peningkatan kualitas

    1.1 Melakukan refleksi terhadap pembelajaran yang telah dilaksanakan.

    10. Melakukan tindakan reflektif untuk peningkatan kualitas

    10.1 Mengetahui urutan langkah-langkah PTK

    1.1.1 Mengurutkan langkah refleksi terhadap pembelajaran yang akan dilaksanakan

  • Page 9 of 24

    Kompetensi Utama

    Standar Kompetensi guru Standar Isi

    Indikator Esensial Kompetensi Inti

    Kompetensi Guru Mapel/Guru Kelas

    Standar Kompetensi Kompetensi Dasar

    pembelajaran. pembelajaran dengan Penelitian Tindakan Kelas.

    10.2 Melakukan refleksi terhadap pembelajaran yang telah dilaksanakan.

    10.2.1 Melakukan refleksi terhadap pembelajaran yang telah dilaksanakan.

    10.2. Memanfaatkan hasil refleksiuntuk perbaikan dan pengem-bangan pembelajaran dalam mata pelajaran.

    10.2 Menyimpulkan hasil refleksi untuk perbaikan dan pengembangan pembelajaran dalam mata pelajaran

    10.2.1Menggunakan hasil refleksi untuk perbaikan dan pengembangan pembelajaran dalam mata pelajaran.

    10.3 Melakukan penelitian tindakan kelas untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dalam mata pelajaran yang diampu.

    10.3 Melaksanakan penelitian tindakan kelas

    10.3.1 Melaksanakan penelitian tindakan kelas untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dalam mata pelajaran yang diampu.

    JUMLAH

  • Page 10 of 24

  • Page 11 of 24

    Kompetensi Utama

    Standar Kompetensi guru Standar Isi

    Indikator Esensial Kognitif Bloom

    Kompetensi Inti Kompetensi Guru Mapel/Guru Kelas

    Standar Kompetensi Kompetensi Dasar

    C1 C2 C3 C4 C5 C6

    Profesional (Dasar)

    1. Menguasai standar kompetensi dan kompetensi dasar Rangkaian Listrik

    Konsep arus, tegangan dan tahanan

    1. Menganalisis rangkaian listrik

    1.1 Mendeskripsikan konsep rangkaian listrik

    1.1.1 Menjelaskan arus/tegangan/tahanan dalam rangkaian tertutup

    Hukum Ohm, Hukum Kirchoff pada arus searah

    1.2 Menganalisis rangkaian listrik arus searah

    1.2.1Menghitung arus/tegangan/tahanan dalam rangkaian tertutup dari sumber tegangan dc dan beban tahanan

    Pengisian dan pengosongan kapasitor dc

    1.2.2Menganalisis karakteristik

    pengisian kapasitor dc

    Pengisian dan pengosongan induktor dc

    1.2.3Menganalisis karakteristik

    rangkaian induktor

    Rangkaian impedansi

    1.3 Menganalisis rangkaian listrik arus bolak- balik

    1.3.1Menghitung arus/tegangan/tahanan dalam rangkaian tertutup dari sumber tegangan ac

    Pergeseran fase tegangan dan arus

    1.3.2Menganalisis pergeseran

    fase pada rangkaian ac

    Rangkaian kemagnetan pada Trafo

    1.4 Menganalisis rangkaian kemagnetan

    1.4.1 Menganalisis pengaruh arus dan tegangan pada rangkaian transformator

    Cara pengukuran tegangan, arus dan tahanan

    2. Menggunakan hasil pengukuran

    2.1 Mendeskripsikan konsep pengukuran besaran-besaran listrik

    2.1.1 Menjelaskan cara pengukuran arus, tegangan dan tahanan

  • Page 12 of 24

    Rangkaian pengukuran tegangan, arus dan tahanan

    2.2 Melakukan pengukuran besaran listrik

    2.2.1 Membandingkan cara pengukuran arus, tegangan dan tahanan

    Data hasil pengukuran listrik 2.3 Menganalisis hasil pengukuran besaran besaran listrik

    2.3.1 Menganalisis data pengukuran arus, tegangan dan tahanan

    Standarisasi Gambar teknik listrik industri

    3. Menafsirkan gambar teknik listrik

    3.1 Menerapkan standarisasi dan normalisasi gambar teknik ketenagalistrikan

    3.1.1 Menerapkan standarisasi dan normalisasi gambar teknik ketenagalistrikan

    Gambar teknik instalasi listrik industri

    3.2 Menafsirkan gambar instalasi ketenagalistrikan industri

    3.2.1 Menentukan gambar instalasi ketenagalistrikan industri

    Gambar teknik listrik dengan komputer

    3.3 Menafsirkan gambar berbasis relai dan komputer

    3.3.1 Memilih gambar berbasis relai dan komputer

    Penggunaan peralatan tangan

    4. Melakukan pekerjaan mekanik dasar

    4.1 Mendeskripsikan cara penggunaan peralatan tangan

    4.1.1 Menjelaskan cara penggunaan peralatan tangan

    Penggunaan peralatan mesin 4.2 Mendeskripsikan

    cara penggunaan peralatan mesin

    4.2.1 Menjelaskan cara penggunaan peralatan mesin

    Penggunaan peralatan tangan dan mesin

    4.3 Menggunakan peralatan tangan dan mesin untuk menyelesaikan pekerjaan mekanik listrik

    4.3.1 Memilih peralatan tangan dan mesin untuk menyelesaikan pekerjaan mekanik listrik

  • Page 13 of 24

    K3 5. Menerapkan keselamatan dan kesehatan kerja (K3)

    5.1 Mendeskripsikan keselamatan dan kesehatan kerja (K3)

    5.1.1 Menjelaskan aturan keselamatan dan kesehatan kerja

    Alat-alat K3 5.2 Melaksanakan

    prosedur K3. 5.2.1 Menjelaskan alat

    keselamatan kerja sesuai keperluan

    Memilih alat K3 5.2.2 Memilih alat

    keselamatan kerja sesuai keperluan

    Profesional

    (Kejuruan)

    Rangkaian pengendali elektromagnetik

    1. Mengoperasikan sistem kendali berbasis elektromagnetik

    1.1 Memahami operasional sistem kendali berbasis relai elektromagnetik

    1.1.1 Menjelaskan cara kerja sistem kendali berbasis relai elektromagnetik

    Sakelar manual 1.2 Menggunakan sakelar manual

    1.2.1 Memilih komponen sakelar manual sesuai keperluan

    Relai 1.3 Menggunakan komponen relai elektromagnetik

    1.3.1 Memilih komponen relai sesuai keperluan

    Relai tunda waktu 1.4 Menggunakan komponen relai penunda waktu

    1.4.1 Memilih komponen relai tunda waktu sesuai keperluan

    Relai pencacah 1.5 Menggunakan komponen relai pencacah

    1.5.1 Merancang relai pencacah pada sirkit kendali elektromagnetik

    Rangkaian pengendali elektromagnetik

    1.6 Membuat sirkit kendali berbasis elektromagnetik

    1.6.1 Merancang sirkit kendali berbasis elektromagnetik

    Rangkaian pengendali elektromagnetik

    1.6.2 Mengembangkan sirkit kendali berbasis elektromagnetik

  • Page 14 of 24

    SSR 2. Mengoperasikan sistem kendali elektronik

    2.1 Memahami operasional relai elektronik

    2.1.1 Menjelaskan cara kerja relai elektronik

    Transistor bipolar 2.2 Menggunaan Transistor bipolar untuk keperluan switching atau driver

    2.2.1 Merancang rangkaian switching menggunakan transistor bipolar

    Rangkaian pengatur arus dengan SCR

    2.3 Menggunakan SCR, untuk mengatur arus DC

    2.3.1 Merancang rangkaian pengatur arus dc menggunakan SCR

    Rangkaian pengatur arus dengan SCR

    2.3.2 Mengembangkan rangkaian pengatur arus dc menggunakan SCR

    Rangkaian pengatur arus dengan Triac

    2.4 Menggunakan Triac untuk mengatur arus AC

    2.4.1 Merancang rangkaian pengatur arus ac menggunakan Triac

    Prosedur pengoperasian kendali elektronik

    2.5 Mengoperasikan sistem kendali elektronik

    2.5.1 Menentukan prosedur pengoperasian sistem kendali elektronik

    Rangkaian kendali elektronik 2.6 Membuat sirkit kendali elektronik

    2.6.1 Merancang sirkit kendali elektronik

    Rangkaian kendali elektronik 2.6.2 Mengembangkan sirkit kendali elektronik

    Sistem logika digital 3. Mengoperasikan sistem kendali digital

    3.1 Memahami sistem logika digital

    3.1.1 Menjelaskan sistem logika digital

    Gerbang logika dasar 3.2 Memahami dasar gerbang logika

    3.2.1 Menjelaskan gerbang logika dasar

    Sirkit kendali digital 3.3 Membuat sirkit kendali digital.

    3.3.1 Merancang sirkit kendali digital

  • Page 15 of 24

    Sirkit kendali digital 3.3.2 Mengembangkan sirkit kendali digital

    Sirkit kendali digital 3.4 Menguji coba sirkit kendali digital

    3.4.1 Melakukan ujicoba sirkit kendali digital

    Prinsip operasi mikroprosesor

    4. Mengoperasikan sistem mikroprosesor

    4.1 Memahami prinsip operasi mikroprosesor

    4.1.1 Menjelaskan prinsip operasi mikroprosesor

    Antarmuka sistem kendali mikroprosesor

    4.2 Memahami antarmuka sistem kendali berbasis mikroprosesor

    4.2.1 Menganalisis prinsip antarmuka sistem kendali berbasis mikroprosesor

    Komponen perangkat keras mikroprosesor

    4.3 Memahami perangkat keras mikroprosesor

    4.3.1 Menentukan perangkat keras mikroprosesor

    Pemrograman mikroprosesor

    4.4 Memahami bahasa pemrograman assembly

    4.4.1 Menganalisis pemrograman assembly

    Komponen kendali elektropneumatik

    5. Mengoperasikan sistem kendali elektropneumatik

    5.1 Memahami operasional sistem kendali elektropneumatik

    5.1.1 Menganalisis cara kerja sistem kendali elektropneumatik

    Penggunaan komponen kendali elektropneumatik

    5.2 Mengetes kondisi dan unjuk kerja peralatan kendali elektropneumatik

    5.2.1 Menggunakan peralatan kendali elektropneumatik pada gambar diagram rangkaian

  • Page 16 of 24

    Diagram alir sistem kendali elektropneumatik

    5.3 Memahami diagram alir sistem kendali elektropneumatik

    5.3.1 Menganalisis diagram alir sistem kendali elektropneumatik

    Komponen input dan sensor 5.4 Menggunakan berbagai elemen masukan dan sensor pneumatik untuk keperluan otomasi industry

    5.4.1 Menggunakan elemen input dan sensor pneumatik untuk keperluan otomasi industri

    Aktuator pneumatik 5.5 Menggunakan berbagai aktuator pneumatik untuk keperluan otomasi industry

    5.5.1 Menggunakan aktuator pneumatik untuk keperluan otomasi industri

    Katup kontrol arah pneumatik

    5.6 Menggunakan berbagai jenis katup pengarah untuk keperluan otomasi industry

    5.6.1 Menggunakan berbagai katup pengarah untuk keperluan otomasi industri

    Sambungan kabel Sensorik dan transducer

    6. Mengoperasikan sistem sensor/transducer

    6.1 Memahamioperasional berbagai jenis sensor/transducer

    6.1.1 Menentukan sambungan kabel pada sensor/transducer

    Sistim suplai Sensorik dan transducer

    6.2 Mengetes kondisi operasional berbagai jenis sensor/transducer

    6.2.1 Menganalisis sistem suplai tegangan berdasarkan datasheet berbagai jenis sensor/transducer

  • Page 17 of 24

    Kondisi operasi Sensorik dan transducer

    6.2.2 Menganalisis kondisi operasi berbagai jenis sensor/transducer berdasarkan data pengukuran

    Sambungan kabel Sensor limitswitch dan sensor proksimiti

    6.3 Menggunakan sensor posisi, proksimitas, dan beban sesuai keperluan otomasi industry

    6.3.1 Memeriksa sambungan sensor posisi (limitswitch) dan sensor proksimiti melalui gambar diagram rangkaian

    Penggunaan Sensor limitswitch

    6.3.2 Menggunakan sensor posisi (limitswitch) sesuai keperluan otomasi industri

    Sensor proksimiti 6.3.3 Menggunakan sensor proksimiti pada gambar diagram rangkaian

    Sensor suhu 6.4 Menggunakan sensor suhu, tekanan, dan aliran fluida, sesuai keperluan otomasi industry

    6.4.1 Menggunakan sensor suhu pada gambar diagram rangkaian

    Sensor tekanan 6.4.2 Menggunakan sensor tekanan sesuai keperluan otomasi industri

    Sensor aliran 6.4.3 Menggunakan sensor aliran sesuai keperluan otomasi industri

    Aktuator elektromekanik 7. Mengoperasikan sistem aktuator motor

    7.1 Memahami operasional sistem aktuator elektromekanik

    7.1.1 Membedakan operasi kerja berbagai aktuator elektromekanik

  • Page 18 of 24

    Prinsip kerja Motor listrik 7.2 Memahami operasi berbagai aktuator dan motor listrik

    7.2.1 Membedakan operasi kerja berbagai aktuator motor listrik

    Aktuator elektromekanik 7.3 Mengetes berbagai piranti actuator

    7.3.1 Menganalisis berbagai piranti aktuator

    Sambungan Motor listrik 7.4 Mengetes berbagai motor listrik

    7.4.1 Menganalisis sambungan motor berdasarkan datasheet berbagai motor listrik

    Motor listrik 7.4.2 Menganalisis berbagai motor listrik berdasarkan data pengukuran

    Aktuator elektromekanik 7.5 Menggunakan berbagai aktuator dan motor listrik, untuk keperluan otomasi industry

    7.5.1 Menggunakan aktuator elektromekanik untuk keperluan otomasi industri

    Aktuator motor listrik 7.5.2 Menggunakan aktuator motor listrik pada gambar diagram rangkaian

    Motor dc magnet permanen 7.6 Menggunakan motor DC magnet permanen untuk keperluan otomasi industri

    7.6.1 Menggunakan motor dc magnet permanen pada gambar diagram rangkaian

  • Page 19 of 24

    Sambungan Motor induksi 7.7 Menggunakan berbagai jenis motor induksi untuk keperluan otomasi industry

    7.7.1 Menganalisis sambungan motor induksi berdasarkan datasheet motor

    Penggunaan Motor induksi 7.7.2 Menggunakan motor induksi untuk keperluan otomasi industri

    Cara kerja PLC 8. Mengoperasikan PLC

    8.1 Memahami operasional PLC

    8.1.1 Menjelaskan fungsi kerja PLC

    Konfigurasi PLC 8.2 Men-setup PLC 8.2.1 Mengatur konfigurasi hardware PLC

    Sambungan PLC - CPU 8.3 Memasang modul PLC beserta piranti input dan output eksternal

    8.3.1 Menentukan jenis suplai tegangan CPU PLC berdasarkan datasheet

    Sambungan PLC - input 8.3.2 Memeriksa sambungan piranti input PLC melalui gambar diagram rangkaian

    Sambungan PLC - output 8.3.3 Memeriksa sambungan piranti output PLC melalui gambar diagram rangkaian

    Pemrograman Ladder Diagram

    8.4 Menggunakan bahasa pemrograman Ladder Daiagram

    8.4.1 Menganalisis bahasa pemrograman Ladder Diagram

    Pemrograman Ladder Diagram

    8.4.2 Menggunakan bahasa pemrograman Ladder Diagram untuk memprogram PLC

  • Page 20 of 24

    Pemrograman IL 8.5 Menggunakan bahasa pemrograman Instruction List

    8.5.1 Menganalisis bahasa pemrograman instruction list (IL)

    Memprogram PLC dengan IL 8.5.2 Menggunakan bahasa pemrograman instruction list (IL) untuk memprogram PLC

    Pemrograman FBD 8.6 Menggunakan bahasa pemrograman FBD

    8.6.1 Menganalisis bahasa pemrograman FBD

    Pemrograman PLC dengan FBD

    8.6.2 Menggunakan bahasa pemrograman FBD untuk memprogram PLC

    Aplikasi PLC 8.7 Menggunakan PLC untuk keperluan sistem otomasi industri.

    8.7.1 Memilih PLC untuk keperluan sistem otomasi industri

    Tegangan suplai PLC 8.8 Mengoperasikan PLC untuk keperluan sistem otomasi industry

    8.8.1 Menganalisis data tegangan suplai PLC berdasarkan hasil pengukuran

    Peralatan pengaman pada PLC

    8.8.2 Memeriksa peralatan pengaman yang digunakan pada rangkaian PLC

    Sambungan I/O PLC 8.8.3 Memeriksa sambungan input dan output PLC melalui gambar diagram rangkaian

  • Page 21 of 24

    Prosedur pengoperasian PLC 8.8.4 Menjelaskan prosedur pengoperasian PLC sesuai SOP

    Membaca datasheet 9. Mengoperasikan SCADA

    9.1 Memahami perangkat keras SCADA

    9.1.1 Menganalisis datasheet perangkat keras SCADA

    Sistem operasi SCADA 9.2 Memahami operasional SCADA

    9.2.1 Menganalisis sistem operasi SCADA

    Loop kontrol pada RTU 9.3 Memahami control loop pada RTU

    9.3.1 Menganalisis loop kontrol pada RTU

    Prosedur pengoperasian SCADA

    9.4 Mengoperasikan SCADA untuk keperluan sistem otomasi industry

    9.4.1 Menjelaskan prosedur pengoperasian sistem SCADA sesuai SOP

    Membaca Datasheet 10. Merakit sistem kendali berbasis relay otomasi industri

    10.1 Memilih bahan perakitan sistem kendali berbasis relai

    10.1.1 Memilih bahan perakitan sistem kendali relai berdasarkan datasheet

    Sistem kendali relai 10.2 Me-lay out sistem kendali berbasis relai

    10.2.1 Merancang sistem kendali berbasis relai

    Rangkaian utama

    10.3 Merakit sirkit kendali berbasis relai

    10.3.1 Membaca gambar rangkaian utama

    Rangkaian kontrol 10.3.2 Membaca gambar rangkaian kontrol

    Rangkaian utama (daya) 10.4 Mengetes sirkit kendali hasil perakitan

    10.4.1 Memeriksa sambungan rangkaian utama (daya) melalui gambar diagram rangkaian

    Rangkaian kontrol 10.4.2 Memeriksa sambungan rangkaian kontrol

  • Page 22 of 24

    Membaca Datasheet 11. Merakit sistem kendali elektropneumatik otomasi industri

    11.1 Memilih komponen kendali elektropnuematik

    11.1.1 Memilih bahan perakitan sistem kendali elektropneumatik berdasarkan datasheet

    Sistem kendali elektropneumatik

    11.2 Me-lay out sistem kendali elektropneumatik

    11.2.1 Merancang sistem kendali elektropneumatik

    Rangkaian pneumatik 11.3 Merakit sistem kendali elektropneumatik

    11.3.1 Membaca gambar rangkaian pneumatik

    Rangkaian Kontrol elektrik 11.3.2 Membaca gambar rangkaian elektrik

    Rangkaian pneumatik 11.4 Mengetes sistem kendali pneumatic

    11.4.1 Memeriksa sambungan rangkaian utama (pneumatik) melalui gambar diagram rangkaian

    Rangkaian elektrik 11.4.2 Memeriksa sambungan rangkaian kontrol (elektrik) melalui gambar diagram rangkaian

    Membaca Datasheet 12. Merakit sistem PLC otomasi industri

    12.1 Memilih komponen sistem PLC/SCADA

    12.1.1 Memilih bahan perakitan PLC berdasarkan datasheet

    Sistem PLC 12.2 Me-lay out sistem PLC/SCADA

    12.2.1 Merancang sistem PLC

    Rangkaian utama (daya) 12.3 Merakit sistem kendali berbasis PLC/SCADA

    12.3.1 Membaca gambar rangkaian utama (beban)

  • Page 23 of 24

    Rangkaian kontrol (plc) 12.3.2 Membaca gambar rangkaian kontrol (plc)

    Rangkaian daya 12.4 Mengetes sistem kendali berbasis PLC/SCADA yang sudah dirakit

    12.4.1 Memeriksa sambungan rangkaian utama (daya) melalui gambar diagram rangkaian

    Rangkaian kontrol PLC 12.4.2 Memeriksa sambungan rangkaian kontrol (plc) melalui gambar diagram rangkaian

    MR pada sistem kendali elektrik

    13. Memelihara sistem kendali elektrik otomasi industri

    13.1 Memahami pemeliharaan sistem kendali elektrik

    13.1.1 Menganalisis cara pemeliharaan yang tepat untuk sistem kendali elektrik

    Pengukuran tegangan, tahanan, tahanan isolasi

    13.2 Melakukan pemeliharaan preventif sistem kendali elektrik

    13.2.1 Menguji sistem kendali elektrik berbasis gambar pengukuran

    Rangkaian utama dan kontrol sistem elektrik

    13.3 Melacak gangguan pada sistem kendali elektrik

    13.3.1 Memeriksa sambungan pada sistem kendali elektrik melalui gambar diagram rangkaian

    Bahaya pada sistem kendali elektrik

    13.4 Mengatasi gangguan pada sistem kendali elektrik

    13.4.1 Menganalisis penyebab gangguan pada sistem kendali elektrik

    MR pada sistem kendali elektropneumatik

    14. Memelihara sistem kendali pneumatik otomasi industri

    14.1 Memahami pemeliharaan sistem kendali elektropneumatik

    14.1.1 Menganalisis cara pemeliharaan yang tepat untuk sistem kendali elektropneumatik

  • Page 24 of 24

    Pengukuran tegangan, tahanan, tahanan isolasi, tekanan udara

    14.2 Melacak gangguan pada sistem elektropneumatik

    14.2.1 Menguji sistem kendali elektropneumatik dengan alat ukur

    Bahaya pada sistem pneumatik dan elektrik

    14.3 Mengatasi gangguan pada sistem pneumatic

    14.3.1 Menganalisis penyebab gangguan pada sistem kendali elektropneumatik

    MR pada sistem PLC 15. Memelihara sistem PLC/SCADA otomasi industri

    15.1 Memahami pemeliharaan sistem PLC/SCADA

    15.1.1 Menganalisis cara pemeliharaan yang tepat untuk sistem PLC

    Pengukuran tegangan, tahanan, tahanan isolasi

    15.2 Melacak ganguan pada sistem PLC/SCADA

    15.2.1 Menguji sistem PLC

    Bahaya elektrik 15.3 Mengatasi gangguan pada sistem PLC/SCADA

    15.3.1 Menganalisis penyebab gangguan pada sistem PLC

    7 10 38 11 4