CREATIVE THINKING - Creative Thinking (2)

  • View
    141

  • Download
    3

Embed Size (px)

Transcript

METODOLOGI PENELITIAN KOMUNIKASI TERAPAN

CREATIVE THINKING

1

PENDEKATAN KEILMUAN KOMUNIKASI (PSIKOLOGI KOMUNIKASI)

SISTEM KOMUNIKASI INTRAPERSONAL- Sensasi- Persepsi- Memori- Berpikir

Thinking / BerpikirPengertian BerpikirBagaimana Orang BerpikirFungsi Orang Berpikir

Thinking / BerpikirBerpikir asal katanya adalah pikir. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia , pikir berarti akal budi, ingatan, angan-angan, pendapatatau pertimbangan. Berpikir artinya menggunakan akal budi untukmempertimbangkan dan memutuskan sesuatu, serta menimbang-nimbangdalam ingatan.

Thinking / BerpikirPara ahli psikologi kognitif memandangberpikir merupakan kegiatan memproses informasi secara mental atau secara kognitif.Jika dikaitkan dengan pemecahan masalah,sebuah proses mental yang melibatkan beberapa manipulasi pengetahuan seperti menghubungkan pengertian yang satu dengan pengertian lainnya dalam sistem kognitif yang diarahkan untuk menghasilkan solusi

Thinking / BerpikirMenurut Daniel Pink Keseimbangan dalam pola pikir High Concept and High Touch yakni kemampuan menciptakan keindahan artistik & emosional (High Concept ) dan kemampuan berempati, memahami esensi interaksi manusia dan menemukan makna (High Touch Menurut Pink salah satu elemen High Concept and High Touch yakni desain Janganlah hanya memikirkan aspek fungsional semata tetapi harus ada aspek desain

Thinking / BerpikirPernyataan Pink didukung dengan bukti bukti peninggalan sejarah di Indonesia Candi Borobudur, Keris, Perahu Pinisi (High Concept and High Touch ), bukti lainnya saat ini di Amerika adalah You Tube (fasilitas video sharing) eksplorasi dan eksperimen kreatif dari tiga orang anak muda yg melahirkan ide hingga mampu terjual 1,6 Milyar Dollar Amerika kepada Google Ide yang berhasil Terkapitalisasi

BERPIKIR :Menurut Floyd L. Ruch dalam bukunya Psychology and Life berpikir adalah, Merupakan manipulasi atau organisasi unsur-unsur lingkungan dengan menggunakan lambang-lambang sehingga tidak perlu langsung melakukan kegiatan yang tampak.

Menurut Paul Mussen dan Mark R.Rosenzweig berpikir adalah, Menunjukkan berbagai kegiatan yang melibatkan penggunaan konsep dan lambang, sebagai pengganti objek dan peristiwa.Berpikir melibatkan penggunaan lambang, visual atau grafis.

BERPIKIRBerpikir kita lakukan untuk memahami realitas dalam rangka mengambil keputusan (decision making), memecahkan masalah (problem solving), dan menghasilkan yang baru (creativity). Memahami realitas berarti menarik kesimpulan, meneliti berbagai kemungkinan penjelasan dari realitas eksternal dan internal.Sehingga dengan singkat, Anyta taylor et al mendefinisikan berpikir sebagai proses penarikan kesimpulan.

BERPIKIRDitujukan (1) latihan berfikir secara kritis dankreatifuntuk membuat keputusan dan menyelesaikan masalah misalnya luwes, reflektif, ingin tahu, mampu mengambil resiko, tidak putus asa, mau bekerjasama dan lain lain, (2) mengaplikasikan pengetahuan, pengalaman dan kemahiran berfikir secara lebih praktik baik di dalam atau di luar sekolah, (3) menghasilkan idea atau ciptaan yangkreatifdan inovatif, (4) mengatasi cara-cara berfikir yang terburu-buru, kabur dan sempit, (5) meningkatkan aspek kognitif dan afektif, dan seterusnya perkembangan intelek mereka, dan (6) bersikap terbuka dalam menerima dan memberi pendapat, membuat pertimbangan berdasarkan alasan dan bukti, serta berani memberi pandangan dan kritikberpikirmencakup 4 hal, yakni (1) kemampuan menganalisis, (2) membelajarkan siswa bagaimana memahami pernyataan, (3) mengikuti dan menciptakan argumen logis, (4) mengiliminir jalur yang salah dan fokus pada jalur yang benar (Harris, 1998)

BERPIKIRSecara garis besar ada dua macam berpikir, yaitu :a) Berpikir austikBerpikir austik = melamunDengan berpikir austik orang melarikan diri dari kenyataan, dan melihat hidup sebagai gambar-gambar fantasi.Contoh : Menghayal,Fantasi, Wishful Thingkingb) Berpikir realisticBerpikir realistic = nalar (reasoning)

Menurut Floyd L. Ruch ada tiga macam berpikir yaitu :1. Berpikir Realistik2. Berpikir Deduktif

BERPIKIRIalah mengambil kesimpulan dari dua pernyataan; yang pertama merupakan pernyataan umum. Dalam logika, ini disebut silogisme.Contoh :Semua manusia bakal matiSocrates manusiaJadi, Socrates bakal matiBerpikir deduktif dapat dirumuskan, jika A benar, dan B benar, maka akan terjadi C

Berpikir InduktifBerpikir Induktif dimulai dari hal-hal yang khusus dan kemudian mengambil kesimpulan yang umum.4. Berpikir EvaluatifIalah berpikir kritis, menilai baik buruknya, tepat atau tidaknya suatu gagasan. Dalam berpikir evalutif, kita tidak menambah atau mengurngi gagasan. Kita menilainya menurut criteria tertentu.

BERPIKIRBerpikir AnalogisUmumnya orang menggunakan perbandingan atau kontras. Kita berpikir secara Analogis setiap kali kita menetapkan keputusan tentang sesuatu yang baru dalam pengalaman kita dengan menghubungkannya pada sesuatu yang sama pada asa lalu.

Berpikir Penalaran apa yang mungkin terjadi merupakan dasar berpikir kreatifPenalaran disebut juga dengan berpikir abduktif (Charles Sanders Peirce 1839-1914) istilah abduksi adalah proses pengajuan hipotesis dalam rangka mencari penjelasan terhadap pengamatan atau kesimpulan yang telah diketahui.

BerpikirBerpikir abduktif berbeda dengan berpikir deduktif maupun induktifContoh Deduksi (Menalar dari Alasan ke akibat)Premis mayor semua bola didalam gudang berwarna merahPremis minor bola ini berasal dari gudang tersebutContoh Induksi (Menalar dari kasus khusus ke umum

BerpikirKasus Bola ini berasal dari gudang ini Pengamatan Bola-bola ini berwarna merahAturan umum Semua bola didalam gudang berwarna merahksiContoh Abduksi (Menalar dari akibat ke alasan) Aturan Semua bola didalam gudang berwarna merahPengamatan Bola ini berwarna merah

BerpikirPenjelasan Bola ini berasal dari gudang tersebut

BERPIKIRMenetapkan Keputusan ( Decision Making )Salah satu fungsi berpikir adalah menetapkan keputusan. Setiap keputusan yang diambil, akn disusul oleh keputusan-keputusan lainnya yang berkaitan.Keputusan yang kita ambil beraneka ragam, tapi tanda-tanda umumnyaKeputusan merupakan hasil berpikirKeputusan selalu melibatkan pilihan dari berbagai alternativeKeputusan selalu melibatkan tindakan nyata, walaupun pelaksanaannya boleh ditangguhkan atau dilupakan

Memecahkan Persoalan ( Problem Solving )Umumnya kita bergerak sesuai dengan kebiasaan.Proses memecahkan masalah / persoalan berlangsung lima tahap yaitu :Terjadi peristiwa ketika perilku yang biasa dihambat karena sebab-sebab tertentu. Mula- mula kita mengatasinya dengan pemecahan yang rutin.Mencoba menggali memori pada masa yang laluPenyelesaian mekanis (mechanical solution) dengan uji coba / trial and errorMulai menggunakan lambing-lambng verbal atau grafis untuk mengatasi masalah. Mencoba memahami situasi yang terjadi, mencari jawaban, dan menemukan kesimpulan yang tepat.Tiba-tiba terlintas dalam pikiran kita dalam memevahkan suatu masalah. Pemecahan masalah (aha erlebnis ) atau pengalaman aha, atau insight solution.

BERPIKIRFaktor factor yang mempengaruhi proses pemecahan masalahFaktor-faktor pemecahan masalah dipengaruhi oleh factor-faktor situasional dan personal.Faktor-faktor situasional terjadi, misalnya pada stimulus yang menimbulkan msalah ; pada sifat-sifat masalah : sulit-mudah, baru-lama, penting-kurang penting.Beberapa penelitian telah membuktikan pengaruh factor-faktor biologis dan sosiopsikologis terhadap proses pemecahan masalah.Faktor BiologisContoh : Manusia yang kurang tidur mengalami penurunan kemampuan berpikirFaktor-faktor Sosiopsikologis Motivasi Kepercayaan dan sikap yang salah Kebiasaan Emosi

KreatifKemampuanmenciptakan ide atau benda yang relatif berbeda dengan yang sudah ada sebelumnya, baik melalui teknologi sederhana maupun modern, sehingga karya yang diciptakan dapat menarik, disenangi, dan orang lain berkeinginan melihat atau membelinya (Finch & McGough dalam Usman (1985:51)

KreatifCiri & Karakteristik orang kreatif- Terbuka akan pengalaman baru & luarbiasa- Luwes dalam berpikir & bertindak- Bebas dalam mengekspresikan diri- Dapat mengapresiasikan fantasi- Berminat pada kegiatan-kegiatan kreatif- Percaya pada gagasan sendiri- Mandiri(Munandar 1973:34 dalam Supriadi 1994:25)

KreatifHasil studi kepustakaan 24 ciri orang kreatifTerbuka akan pengalaman baru & luarbiasaFleksibel dalam berpikir & meresponBebas dalam menyatakan pendapat & perasaanMenghargai fantasiTertarik pada kegiatan kreatifMemiliki pendapat sendiri dan tidak mudah terpengaruhMemiliki rasa ingin tahu yg besar

KreatifToleran terhadap perbedaan pendapat & kondisi yang tidak pastiBerani mengambil resikoPercaya diri & mandiriTanggungjawab & Komitmen dalam tugasTekun & Tidak bosanTidak kehabisan akal dalam memecahkan masalahKaya akan inisiatif

KreatifPeka terhadap situasi & lingkunganBerorientasi masa kini dan kedepanCitra diri & Stabilitas emosi yang baikTertarik pada hal-hal yang abstrak, komplek & holistikMemiliki gagasan yang orisinilMempunyai minat yang luasPemanfaatan waktu luang yang bermanfaat & konstruktif

KreatifKritis terhadap pendapat orang lainSenang mengajukan pertanyaan yang baikMemiliki kesadaran etik moral & estetik yang tinggi (Setiadi 1994:67)

BERPIKIRBerpikirKritisBerpikirKreatifAnalitisMenciptaMengumpulkanMeluaskanHirarkisBercabangPeluangKemungkinanMemutuskanMenggunakan keputusanMemusatMenyebarObyektifSubyektifMenjawabSebuah jawaban

BERPIKIRBerpikirKritisBerpikirKreatifOtak kiriOtak kananKata-kataGambaranSejajarHubunganMasuk AkalKekayaan, kebaruanYa, akan tetapi....Ya, dan

Arti Penting Creative Thinking Definisi-Definisi Creative ThinkingPENGERTIAN CREATIVE THINKING

Berpikir Kreatif