Keutamaan Puasa dan Ramadhan

  • View
    675

  • Download
    3

Embed Size (px)

Transcript

KEUTAMAAN PUASA & RAMADHAN

KEUTAMAANPUASA DAN RAMADHANMAHMUD ABDUL LATIF UWAIDAH

DEFINISI PUASAMENURUT BAHASA:Menahan diri, diam tidak berbicara, stagnan, dan beberapa arti lain yang senada.

Maka makan, minum dan bersenang hatilah kamu. Jika kamu melihat seorang manusia, maka katakanlah: Sesungguhnya aku telah bernazar berpuasa untuk Tuhan Yang Maha Pemurah, maka aku tidak akan berbicara dengan seorang manusia pun pada hari ini. (TQS. Maryam [19]: 26)

DEFINISI PUASAMENURUT SYARA:Menahan diri dari perkara-perkara yang membatalkannya, yakni: (dari) makan, minum, jima (bersetubuh), menghisap bubuk halus dari sejenis tembakau melalui hidung sampai tertelan, dan muntah dengan sengaja, dengan niat mendekatkan diri kepada Allah SWT, sejak terbit fajar hingga terbenam matahari.

Dari Abu Hurairah ra, bahwa Rasulullah saw bersabda:Allah SWT berfirman: Seluruh perbuatan anak Adam adalah untuknya, kecuali puasa, sesungguhnya puasa itu untuk-Ku dan Akulah yang mengganjarnya. Puasa itu adalah perisai, dan jika salah seorang dari kalian berpuasa pada suatu saat, maka janganlah dia melontarkan perkataan keji, dan jangan pula berteriak-teriak. Jika seorang memakinya atau mengajaknya berkelahi, maka hendaklah dia berkata: Sesungguhnya aku sedang berpuasa. Demi Dzat yang jiwa Muhammad ada di dalam genggaman-Nya, sesungguhnya bau mulut orang yang sedang berpuasa itu lebih wangi di sisi Allah daripada wangi kasturi. Dan bagi orang yang berpuasa ada dua kegembiraan yang bisa diaraihnya, yaitu kegembiraan ketika berbuka puasa dan kegembiraan ketika bertemu Tuhannya karena (pahala) puasanya. (HR. Bukhari Muslim)KEUTAMAAN PUASA #1

Seluruh perbuatan anak Adam akan dilipatgandakan. Kebaikannya akan menjadi sepuluh hingga tujuh ratus kali lipat, bahkan hingga (kelipatan) yang Allah kehendaki. Allah azza wa jalla berfirman: Kecuali puasa. Sesungguhnya puasa itu untuk-Ku, dan Akulah yang membalasnya. (HR Ahmad)Yaitu dengan adanya tambahan: bahkan hingga (kelipatan) yang Allah kehendaki

KEUTAMAAN PUASA #2Sesungguhnya di surga itu ada sebuah pintu yang disebut ar-Rayyan, yang pada Hari Kiamat nanti hanya dimasuki oleh orang-orang yang suka berpuasa, tidak dimasuki oleh seorang pun selainnya. Lalu diserulah: Dimanakah orang-orang yang suka berpuasa. Kemudian mereka berdiri, dimana tidak seorang pun selain mereka yang masuk darinya. Jika mereka telah masuk, pintu itu pun ditutup, dan tidak seorang pun yang masuk melaluinya. (HR. Bukhari Muslim)

Barangsiapa termasuk orang-orang yang suka berpuasa niscaya ia akan memasukinya, dan barangsiapa memasukinya niscaya tidak akan pernah merasa kehausan selamanya. (HR. Ibnu Majah dan Tirmidzi)

KEUTAMAAN PUASA #3Barangsiapa yang mampu menikah maka menikahlah, karena menikah itu lebih mendorong (seseorang) untuk menundukkan pandangan dan lebih memelihara kemaluannya. Dan barangsiapa yang tidak mampu (menikah) maka hendaklah dia berpuasa, karena (puasa itu) baginya menjadi penawar (penekan hawa nafsu syahwatnya). (HR. Bukhari Muslim)

KEUTAMAAN PUASA #4Fitnah (kehilafahan yang dilakukan) seorang lelaki terkait keluarganya, hartanya, anaknya, dan tetangganya, akan ditebus dengan shalat, puasa dan shadaqah. (HR. Bukhari Muslim)

Fitnah (kehilafahan yang dilakukan) seorang lelaki terkait keluarganya, hartanya, anaknya, dan tetangganya, akan ditebus dengan puasa, sedekah, amar maruf dan nahi munkar. (HR. al-Bazzar)

KEUTAMAAN PUASA #5Barangsiapa yang hidupnya ditutup dengan puasa satu hari maka dia akan masuk surga. (HR. al-Bazzar)

KEUTAMAAN PUASA #6Puasa dan al-Quran akan memohonkan syafaat bagi seorang hamba pada Hari Kiamat. Puasa akan berkata: Wahai Tuhanku, aku telah mencegahnya dari makanan dan syahwat pada siang hari, maka kabulkanlah permohonan syafaatku untuknya. Dan al-Quran akan berkata: Aku telah menghalanginya dari tidur di malam hari, maka kabulkanlah permohonan syafaatku untuknya. (Permohonan syafaat) keduanya dikabulkan. (HR. Ahmad)

KEUTAMAAN PUASA #7Dari Abu Umamah ra ia berkata:Aku mendatangi Rasulullah saw, lalu berkata: Perintahkanlah aku melakukan satu perbuatan yang bisa memasukkan aku ke dalam surga. Beliau saw berkata: Engkau harus berpuasa, karena puasa itu tidak ada yang menyamainya. Lalu aku mendatangi beliau saw untuk kedua kalinya, dan beliau saw berkata kepadaku: Engkau harus berpuasa. (HR. Ahmad, an-Nasai, Ibnu Hibban, Ibnu Khuzaimah, Ibnu Abi Syaibah, dan at-Thabrani)

KEUTAMAAN PUASA #8Tiga golongan yang tidak ditolak permohonannya: imam yang adil, orang yang berpuasa hingga berbuka, dan doa orang yang didzalimi. Allah akan mengangkatnya di bawah kabut putih pada Hari Kiamat, dan pintu-pintu langit dibukakan untuknya. Dan Dia berfirman: Demi keagungan-Ku, sungguh akan Aku tolong engkau walau setelah satu masa. (HR. Ibnu Majah)

KEUTAMAAN PUASA #9Dari Utsman bin Abil Ash ra, ia berkata:Aku mendengar Rasulullah saw bersabda: Puasa itu perisai (yang akan melindunginya) dari api neraka, laksana perisai salah seorang dari kalian (yang melindungi kalian) dari serangan musuh. (HR. an-Nasai, Ibnu Majah, Ahmad, Ibnu Hibban dan Ibnu Abi Syaibah)

Puasa itu merupakan perisai, selama ia tidak melubanginya. Abu Muhammad berkata: yakni dengan ghibah. (HR. Ad-Darimi)

KEUTAMAAN RAMADHAN #1Shalat yang lima waktu, satu Jumat ke Jumat berikutnya, dan satu Ramadhan ke Ramadhan berikutnya, menjadi penebus dosa yang dilakukan diantara keduanya, selama ia menjauhi dosa-dosa besar. (HR. Muslim)

KEUTAMAAN RAMADHAN #2Sungguh rugi seseorang ketika (nama)ku disebut disampingnya tetapi dia tidak bershalawat atasku. Sungguh rugi seseorang yang bertemu dengan Ramadhan, lalu Ramadhan itu berlalu darinya sebelum dosa-dosa dirinya diampuni, dan sungguh rugi seseorang yang mendapati kedua orang tuanya dalam keadaan renta, tetapi keduanya tidak (menjadi sebab yang) memasukkannya ke dalam surga. RibI berkata: Aku tidak tahu kecuali dia berkata: atau salah satu dari kedua orang tuanya. (HR. Ahmad, Tirmidzi, Ibnu Khuzaimah dan al-Hakim)

KEUTAMAAN RAMADHAN #3Jika Ramadhan tiba, maka pintu-pintu langit dibukakan, pintu-pintu jahannam dikunci, dan setan-setan pun dibelenggu. (HR. Bukhari Muslim)

KEUTAMAAN RAMADHAN #4Barangsiapa yang berpuasa di bulan Ramadhan dengan penuh keimanan dan dengan mengharapkan ridha-Nya, maka diampunilah dosa-dosa yang dilakukan di masa lalu. (HR. Bukhari)

KEUTAMAAN RAMADHAN #5Umrah di bulan Ramadhan menyamai (nilai) haji. (HR Ibnu Majah, an-Nasai dan Ahmad)

KEUTAMAAN RAMADHAN #6Ketika tiba malam pertama bulan Ramadhan, setan-setan dan jin-jin durhaka dibelenggu, pintu-pintu neraka ditutup, sehingga tidak ada satu pun pintu neraka pun yang dibuka, dan pintu-pintu surga dibuka sehingga tidak ada satu pintu surga pun yang ditutup. Lalu seseorang berseru, wahai para pencari kebaikan maka sambutlah, wahai pelaku kejahatan maka tahanlah. Dan milik Allah-lah orang-orang yang dibebaskan dari neraka, dan hal itu terjadi setiap malam. (HR. Ibnu Majah, Ibnu Hibban dan al-Baihaqi)

KEUTAMAAN RAMADHAN #7Rasulullah saw adalah orang yang paling pemurah, dan lebih pemurah lagi dalam bulan Ramadhan. Ketika ditemui Jibril, beliau saw ditemui Jibril pada setiap malam di bulan Ramadhan, dan kemudian beliau melakukan mudarasah al-Quran (mendengarkan dan memperdengarkan bacaan al-Quran). Sungguh Rasulullah saw sangat lebih pemurah dibandingkan angin yang bertiup. (HR. Bukhari Muslim)