Proklamasi dan Peristiwa Sekitar Proklamasi

  • View
    427

  • Download
    27

Embed Size (px)

Text of Proklamasi dan Peristiwa Sekitar Proklamasi

  1. 1. Nama KELOMPOK : 1. Azizatul Qolbi 2. M. Zainul Mahbubi 3. Nurul Windi Alfinna 4. Wildan Jauhari
  2. 2. START
  3. 3. Standar Kompetensi Quiz Materi Kompetensi Dasar Indikator MENU
  4. 4. Standar Kompetensi Quiz Materi Kompetensi Dasar Indikator 2. Menghargai peranan tokoh pejuang dan masyarakat dalam mempersiapkan dan mem- pertahankan kemerdekaan Indonesia. MENU
  5. 5. Standar Kompetensi Quiz Materi Kompetensi Dasar Indikator 2.3 Menghargai jasa dan peranan tokoh perjuangan dalam memproklamasikan kemerdekaan Indonesia . MENU
  6. 6. Standar Kompetensi Quiz Materi Kompetensi Dasar Indikator MENU Peristiwa Proklamasi 2.3.1 Mendiskripsikan BPUPKI 2.3.2 Menguraikan peristiwa Rengasdengklok 2.3.3 mengemukakan perumusan proklamasi 2.3.4 menceritakan detik-detik proklamasi Tokoh Proklamasi 2.3.1Menyebutkan peran tokoh proklamasi soekarno, moh. Hatta, Ahmad soebarjo, Mohammad Yamin, Fatmawati 2.3.2 Mengemukakan sikap menghargai jasa pahlawan
  7. 7. MENU Peristiwa Sekitar Proklamasi TOKOH PROKLAMASI MENGHARGAI JASA PAHLAWAN Pembentukan Alat Kelengkapan Negara Indonesia
  8. 8. Peristiwa Sekitar Proklamasi BPUPKI Rengasdengklok Detik Proklamasi
  9. 9. Jepang mengizinkan pengibarPada tanggal 17 Juli 1944, Jenderal Hideki Tojo meletakkan jabatan sebagai Perdana Menteri Jepang, digantikan Jenderal Kuniaki Koiso. Pada tanggal 7 September 1944 Perdana Menteri Jepang, Koiso menjanjikan kemerdekaan kepada Indonesia. Namun Jepang tidak memastikan kapan Indonesia akan diberi kemerdekaan. Pembentukan BPUPKI
  10. 10. Pada tanggal 1 Maret 1945 dibentuk Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) atau Dokuritsu Junbi Chosakai. BPUPKI bertugas menyelidiki hal-hal penting yang berhubungan dengan persiapan kemerdekaan Indonesia. Dr. K.R.T. Radjiman Wediodiningrat dilantik menjadi ketua BPUPKI pada tanggal 28 Mei 1945. Selanjutnya pada tanggal 7 Agustus 1945 dibentuk Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) atau Dokuritsu Junbi Inkai. Tugas utama PPKI adalah mempersiapkan Pembentukan BPUPKI
  11. 11. Pada tanggal 14 Agustus 1945 Jepang menyerah tanpa syarat kepada Sekutu. Sutan Syahrir yang telah mengetahui kekalahan Jepang segera menemui Bung Karno dan Bung Hatta. Sutan Syahrir mendesak kedua tokoh tersebut untuk segera memproklamasikan kemerdekaan Indonesia. RENGASDENGKLOK
  12. 12. Pada tanggal 16 Agustus 1945 Ir. Soekarno dan Mohammad Hatta dibawa oleh golongan muda yakni soekarni, Yusuf Kunto dan Syodanco singgih ke Rengasdengklok. Setelah itu diadakan di rumah Laksamana Muda Maeda di Jalan Imam Bonjol No. 1 Jakarta. Para tokoh merumuskan naskah proklamasi sebelum dibacakan RENGASDENGKLOK
  13. 13. Dilakukan pada malam hari tanggal 16 Agustus 1945 di rumah Laksamana Maeda. Penyusunan Naskah Proklamasi
  14. 14. Pembacaan teks proklamasi semula akan dilaksanakan di lapangan Ikada. Namun karena pertimbangan keamanan maka dialihkan, di rumah Ir. Soekarno. di Jalan Pegangsaan Timur No. 56 Jakarta (sekarang jalan Proklamasi). Tanggal 17 Agustus 1945 pukul 10.00 WIB, Proklamasi kemerdekaan Indonesia dikumandangkan.
  15. 15. Ir. Soekarno adalah tokoh penting dari golongan tua. Berbagai jabatan pernah dipegang, antara lain sebagai ketua Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI). Ir. Soekarno adalah tokoh yang sangat berpengaruh dalam perjuangan mencapai kemerdekaan.Setelah merdeka, Ir. Soekarno dipilih dan diangkat menjadi presiden pertama RI
  16. 16. Drs. Moh. Hatta Peran Drs. Moh. Hatta dalam peristiwa proklamasi sangat besar, diantaranya sebagai berikut : Pada tanggal 17 Agustus 1945, Drs. Moh. Hatta bersama Ir. Soekarno memproklamasikan Kemerdekaan Indonesia dan menandatangani naskah Proklamasi. Drs. Moh. Hatta, dipilih dan diangkat menjadi Wakil Presiden RI pertama.
  17. 17. Ibu Fatmawati Fatmawati adalah istri Presiden Soekarno. Ia lahir di Bengkulu tahun 1923. Beliau wafat pada tahun 1980. Selaku istri presiden peran beliau dalam proklamasi adalah : Fatmawati yang menjahit bendera Merah Putih yang di yang dikibarkan pada saat Proklamasi Kemerdekaan Indonesia di Pegangsaan Timur No. 56 Jakarta.
  18. 18. Sidang PPKI tanggal 18, 19, dan 22 Agustus 1945 dan menghasilkan beberapa keputusan penting dalam usaha membentuk kelengkapan Negara Indonesia. Salah satu permasalahan yang muncul adalah keberatan dari tokoh non islam atas pembukaan UUD yang berbunyiKetuhanan dengan kewajiban menjalankan syariah Islam bagi para pemeluknya, serta syarat seorang kepala negara haruslah seorang muslim. Untuk mengatasi masalah tersebut Drs. Mohammad Hatta beserta Ki Bagus Hadikusumo, Wachid Hasyim, Mr. Kasman Singadimedjo, dan Mr. Teuku Mohammad Hassan membicarakannya secara khusus. Akhirnya dengan mempertimbangkan kepentingan yang lebih luas dan menegakkan Negara Republik Indonesia yang baru saja didirikan, rumusan kalimat yang dirasakan memberatkan oleh kelompok non-Islam dihapus sehingga menjadi berbunyi Ketuhanan Yang Maha Esa dan syarat seorang kepala negara adalah orang Indonesia asli. Pembentukan kelengkapan Negara Indonesia
  19. 19. Pembentukan KNIP KNIP diketuai oleh Mr. Kasman Singodimejo. Anggota KNIP dilantik pada tanggal 29 Agustus 1945. Tugas pertama KNIP adalah membantu tugas kepresidenan. Namun, kemudian diperluas tidak hanya sebagai penasihat presiden, tetapi juga mempunyai kewenangan legislatif. Wewenang KNIP sebagai DPR ditetapkan dalam rapat KNIP tanggal 16 Oktober 1945. Dalam rapat tersebut, wakil presiden Drs. Moh. Hatta mengeluarkan Maklumat Pemerintah RI No. X yang isinya meliputi hal-hal berikut. a. KNIP sebelum DPR/MPR terbentuk diserahi kekuasaan legislatif untuk membuat undang-undang dan ikut menetapkan Garis-Garis Besar Haluan Negara (GBHN). b. Berhubung gentingnya keadaan, maka pekerjaan sehari-hari KNIP dijalankan oleh sebuah Badan Pekerja KNIP yang diketuai oleh Sutan Syahrir.
  20. 20. Pembentukan Partai Nasional Indonesia pada tanggal 3 November 1945 pemerintah mengeluarkan maklumat pemerintah yang pada intinya berisi memberikan kesempatan kepada rakyat untuk mendirikan partai politik. Maklumat itu kemudian dikenal dengan Maklumat Pemerintah tanggal 3 November 1945. Partai politik yang muncul setelah Maklumat Pemerintah tanggal 3 November 1945 dikeluarkan antara lain Masyumi, Partai Komunis Indonesia, Partai Buruh Indonesia, Parkindo, Partai Rakyat Jelata, Partai Sosialis Indonesia, Partai Rakyat Sosialis, Partai Katolik, Permai, dan PNI
  21. 21. Pembentukan Badan Keamanan Rakyat induk organisasi yang ditujukan untuk memelihara keselamatan masyarakat. BKR tugasnya sebagai penjaga keamanan umum di daerah-daerah di bawah koordinasi KNI Daerah.Pada tanggal 5 Oktober 1945 dikeluarkan Maklumat Pemerintah yang menyatakan berdirinya Tentara Keamanan Rakyat (TKR). Sebagai pimpinan TKR ditunjuk Supriyadi. Berdasarkan maklumat pemerintah tersebut, maka segera dibentuk Markas Tertinggi TKR oleh Oerip Soemohardjo yang berkedudukan di Yogyakarta. Di Pulau Jawa terbentuk 10 Divisi dan di Sumatra 6 Divisi.November 1945 atas prakarsa dari markas tertinggi TKR diadakan pemilihan pemimpin tertinggi TKR yang baru. Yang terpilih adalah Kolonel Soedirman, Komandan Divisi V/Banyumas. Sebulan kemudian pada tanggal 18 Desember 1945, Soedirman dilantik sebagai Panglima Besar TKR dengan pangkat jenderal.Pada bulan Januari 1946, TKR berubah menjadi Tentara Rakyat Indonesia (TRI). Pada bulan Juni 1947 nama TRI berubah menjadi Tentara Nasional Indonesia (TNI). Sampai dengan pertengahan 1947, bangsa Indonesia telah berhasil menyusun, mengonsolidasikan dan sekaligus mengintegrasikan alat pertahanan dan keamanan. TNI bukanlah semata-mata alat negara atau pemerintah, melainkan alat rakyat, alat revolusi dan alat bangsa Indonesia.
  22. 22. Menghargai Jasa Pahlawan Bentuk dan sikap menghargai jasa para pahlawan Sebagai contoh bentuk Penghormatan: 1. Mengenang jasa-jasa Pahlawan 2. Melanjutkan perjuangan mereka dengan mempertahankan dan mengisi kemerdekaan 3. Mewarisi semangat juang mereka, sebagai sarana menciptakan negara yang adil dan makmur.
  23. 23. SOAL PERTAMA : KAPAN BPUKI DI BENTUK ? 28 MEI 1945 1 MARET 1945
  24. 24. SUTAN SYAHRIR YUSUF KUNTO SOAL KEDUA : SIAPAKAH TOKOH YANG MENDESAK UNTUK SEGERA MEMPROKLAMASIKAN KEMERDEKAAN INDONESIA PADA PERISTIWA RENGLASDENGLOK ?
  25. 25. IBU AMBARWIRATMI IBU FATMAWATI
  26. 26. 2 3
  27. 27. 13 2 MAAF !!!! ANDA BELUM BERUNTUNG COBA LAGI YA...