25
RPP Pendengaran dan Sistem Sonar pada Makhluk Hidup Satuan Pendidikan : SMP NEGERI 1 BAMBEL Mata Pelajaran : IPA Kelas/Semester : VIII/dua Alokasi Waktu : 7 pertemuan (17 x 40,) A. Kompetensi inti KI 1 Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya. KI 2 Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (toleransi, gotong royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya. KI 3 Memahami dan menerapkan pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan kejadian tampak mata. KI 4 Mengolah, menyaji, dan menalar dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori. B. KOMPETENSI DASAR DAN INDIKATOR PENCAPAIAN K I Kompetensi Dasar Indikator Pencapaian kompetensi 1 Mengagumi keteraturan dan kompleksitas ciptaan Tuhan tentang aspek fisik dan kimiawi, kehidupan dalam ekosistem, dan peranan manusia dalam lingkungan serta mewujudkannya dalam pengamalan ajaran agama yang dianutnya 1. mengagumi telinga sebagai alat indera ciptaan Tuhan 2. mengagumi kompleksitas gelombang sebagai fenomena ciptaan tuhan 2 2.1 Menunjukkan 1. memiliki rasa ingin tahu

Rpp pendengaran dan sistem sonar sarman-muzakkir

  • Upload
    sarmana

  • View
    7.142

  • Download
    20

Embed Size (px)

DESCRIPTION

rpp sistem sonar pada makhluk hidup

Citation preview

Page 1: Rpp pendengaran dan sistem sonar sarman-muzakkir

RPP Pendengaran dan Sistem Sonar pada Makhluk Hidup

Satuan Pendidikan : SMP NEGERI 1 BAMBELMata Pelajaran : IPAKelas/Semester : VIII/duaAlokasi Waktu : 7 pertemuan (17 x 40,) A. Kompetensi inti

KI 1 Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya.KI 2 Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab,

peduli (toleransi, gotong royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya.

KI 3 Memahami dan menerapkan pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan kejadian tampak mata.

KI 4 Mengolah, menyaji, dan menalar dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori.

B. KOMPETENSI DASAR DAN INDIKATOR PENCAPAIAN

KI Kompetensi Dasar Indikator Pencapaian kompetensi1 Mengagumi keteraturan dan

kompleksitas ciptaan Tuhan tentang aspek fisik dan kimiawi, kehidupan dalam ekosistem, dan peranan manusia dalam lingkungan serta mewujudkannya dalam pengamalan ajaran agama yang dianutnya

1. mengagumi telinga sebagai alat indera ciptaan Tuhan

2. mengagumi kompleksitas gelombang sebagai fenomena ciptaan tuhan

2 2.1 Menunjukkan perilaku ilmiah (memiliki rasa ingin tahu; objektif; jujur; teliti; cermat; tekun; hati-hati; bertanggung jawab; terbuka; kritis; kreatif; inovatif dan peduli lingkungan) dalam aktivitas sehari-hari sebagai wujud implementasi sikap

1. memiliki rasa ingin tahu 2. menunjukkan ketekunan dan

tanggungjawab dalam belajar dan bekerja baik secara individu maupun berkelompok

3. berprilaku jujur dalam menyajikan laporan pengamatan

Page 2: Rpp pendengaran dan sistem sonar sarman-muzakkir

dalam melakukan pengamatan,percobaan, dan berdiskusi

2.2 Menghargai kerja individu dan kelompok dalam aktivitas sehari-hari sebagai wujud implementasi melaksanakan percobaan dan melaporkan hasil percobaan.

3 3.10 Memahami konsep getaran, gelombang, bunyi, dan pendengaran, serta penerapannya dalam sistem sonar pada hewan dan dalam kehidupan sehari-hari

1. Menjelaskan hubungan antara struktur dan fungsi organ pendengaran pada manusia

2. Menjelaskan proses mendengar pada manusia

3. Menjelaskan hubungan antara periode dan frekuensi pada getaran

4. Membedakan karakteristik gelombang transversal dan gelombang longitudinal

5. Mendeskripsikan hubungan antara periode, frekuensi, cepat rambat gelombang, dan panjang gelombang

6. Menyebutkan karakteristik gelombang bunyi.

7. Membedakan infrasonik, audiosonik, dan ultrasonik.

8. Mengidentifikasi gejala resonansi dalam kehidupan sehari-hari.

9. Mendeskripsikan sistem sonar serta pemanfaatan sistem sonar dalam

teknologi4 4.10 Melakukan

pengamatan atau percobaan tentang getaran, gelombang, dan bunyi

1. Melakukan percobaan dan pengamatan tentang getaran.

2. Melakukan percobaan dan pengamatan tentang gelombang bunyi.

C. Tujuan Pembelajaran

Page 3: Rpp pendengaran dan sistem sonar sarman-muzakkir

Setelah mempelajari materi pada sajian ini, peserta didik diharapkan dapat melakukan hal-hal berikut.Pertemuan 1 1. Menjelaskan hubungan antara struktur dan fungsi organ

pendengaran pada manusia. 2. Menjelaskan proses mendengar pada manusia. 3. Menjelaskan hubungan antara periode dan frekuensi pada getaran.Pertemuan 24. Melakukan pengamatan tentang getaran. 5. Membedakan karakteristik gelombang transversal dan gelombang

longitudinal. Pertemuan 36. Melakukan percobaan dan pengamatan tentang gelombang. 7. Mendeskripsikan hubungan antara periode, frekuensi, cepat rambat

gelombang, dan panjang gelombang.Pertemuan 48. Menyebutkan karakteristik gelombang bunyi. 9. Melakukan percobaan tentang bunyi. Pertemuan 510.Membedakan infrasonik, audiosonik, dan ultrasonik. 11.Mengidentifikasi gejala resonansi dalam kehidupan sehari-hari. Pertemuan 612.Mendeskripsikan sistem sonar pada makhluk hidup. 13.Menjelaskan ekolokasi pada kelewar. 14.Mengidentifikasi berbagai teknologi yang memanfaatkan sistem sonar Pertemuen 7Tes tulis

D. Materi Pembelajaran Pertemuan 1Struktur Indera Pendengaran1. Struktur telinga pada manusia2. Kerja dari gendang telinga3. Percobaan bandul mengenai getaranPertemuan 2Proses Mendengar1. Percobaan gelombang 2. Percobaan terbentuknya bunyiPertemuan 3Bunyi1. Percobaan proses pendengaran2. Percobaan bunyi (tinggi rendah dan kuat lemah bunyi)

Pertemuan 4Resonansi1. Percobaan resonansi pada ayunan

Page 4: Rpp pendengaran dan sistem sonar sarman-muzakkir

2. Pemanfaatan pemantulan bunyiPertemuan 5Pemantulan Bunyi1. Percobaan pemantulan bunyi2. Pemanfaatan pemantulan bunyiPertemuan 6.Sistem sonar1. Melakukan analisis ekolokasi pada kelelawar yang memanfaatkan sistem

sonar2. Pemanfaatan sistem soanar3. Dampak adanya sistem sonarPertemuan 7.Tes Tulis

E. METODE PEMBELAJARAN1. Problem Based Learning (PBL), 2. Inquiry 3. Pendekatan scientific approach.

F. MEDIA DAN ALAT PEMBELAJARAN1. Media2. Alat dan Bahan

G. SUMBAR BELAJAR

Ilmu Pengetahuan Alam / Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.--Jakarta : Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, 2014.

H. KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemua 1 ( 3 x 40’)1. Pendahuluan (10 menit )

a. Guru menyampaikan salam dan menanyakan kehadiran peserta didik.

b. Berdoa membuka pelajaranc. Peserta didik memperhatikan animasi proses mendengar

(mengamati)d. Peserta didik menduga proses mendengar(Menanya)e. Membagi kelas menjadi beberapa kelompokf. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini.

2. Kegiatan inti (100 menit)a. Secara berkelompok peserta didik mengidentifikasi bagian-bagian

telinga manusia dari model.

Page 5: Rpp pendengaran dan sistem sonar sarman-muzakkir

b. Peserta didik mencermati pola model telinga yang dipaparkan oleh guru (mengamati)

c. Dengan kerja sama dalam kelompok , peserta didik diminta untuk membuat model struktur telinga manusia dan merumuskan dugaan LK 9. 1 (Menanya)

d. Peserta didik diminta membaca dan memahami alat dalam sistem pendengaran dari buku dan sumber lain yang dapat diperoleh untuk dapat menjelaskan kedudukan tulang maleous , silia ; bagaimana menjaga keseimbangan tekanan dalam telinga dengan mulut dan menjelaskan struktur pengirim sinyal suara ke otak (mengumpulkan data)

e. Kelompok melakukan percobaan kerja gendang telinga berdasarkan rancangan yang telah mereka buat dengan bimbingan guru. ( LK 9.2)

f. Peserta didik berdiskusi untuk menganalisis hasil percobaan dan menyimpulkannya (LK 9. 3, LK 9. 4 (Mengasosiasi)

g. Pesetra didik diminta mempelajari bagian penyusun organ pendengaran dan konsep getaran, dan membuat laporan hasil percobaan ( Mengkomunikasikan )

3. Penutup (10 menit)

a. Guru membimbing peserta didik untuk menarik kesimpulan mengenai bagian dari organ telinga pada manusia dan konsep benda bergetar.Kesimpulan:Bagian dari telinga manusia, telinga bagian luar terdiri dari daun telinga dan saluran telinga, telinga bagian tengah yang terdiri dari bagian gendang telinga, tulang telinga dan saluran eustachius dan bagian dalam terdiri dari rumah siput dan saluran gelang.Getaran adalah gerakan bolak-balik secara teratur melalui titik keseimbangan, bunyi muncul karena adanya benda yang bergetar. Seperti ketika kita berbicara, bunyi terbentuk karena bergetarnya pita suara kita.

b. Guru menugaskan peserta didik untuk menyelesaikan 'Ayo Kita Diskusikan' untuk tugas di tumah, sebagai pemantapan topik getaran dan peserta didik diminta mempelajari materi yang akan dipelajari pada pertemuan berikutnya.

Pertemuan 2 (2 x 40, ) 1. Pendahuluan

a. Guru melakukan apersepsi dengan menanyakan “kamu bisa mendengar karena adanya gendang telinga kita yang bergetar ketika ada sumber bunyi dan getaran akan dirambatkan dalam bentuk gelombang melalui udara, nah sekarang sebenarnya gelombang itu berbentuk apa ketika berada di udara?”

b. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran.

Page 6: Rpp pendengaran dan sistem sonar sarman-muzakkir

2. Inti a. Guru membibmbing peserta didik mengamati adanya gelombang

tranversal pada kolom Ayo Kita Coba ( LK 9. 5 ) dan mengingatkan agar bekerjasama dengan kelompoknya.

b. Guru membimbing peserta didik mengamati gelombang longitudinal (LK 9. 6)

c. Peserta didik melakukan percobaan untuk membuktikan bahwa benda yang bergetar akan menimbulkan bunyi ( LK 9. 7 ) dan menjelaskan proses pendengaran yang terjadi pada manusia. Secara berkelompok peserta didik, melakukan percobaan pada kegiatan ‘Ayo Kita Coba’.

d. Guru membimbing peserta didik berdiskusi untuk mengaplikasikan berbagai konsep frekwensi, panjang gelombang, periode, jarak dan cepat rambat gelombang (LD 2)

e. Peserta didik melakukan diskusi secara berkelompok untuk menjelaskan pemantulan gelombang, setelah mengamati demontrasi yang dilakukan oleh guru dengan bantuan beberapa peserta didik di depan kelas. Buku siswa hal 64

f. Meminta peserta didik menganalisis buku siswa mengenai gelombang bunyi dan pendengaran.

3. Penutupa. Guru membimbing peserta didik untuk menarik kesimpulan.

Kesimpulan:Energi getaran akan merambat dalam bentuk gelombang. Pada perambatan gelombang, yang merambat adalah energi sedangkakan dalam perambatannya zat perantara tidak ikut merambat. Seperti pada saat kita mendengar. Berdasarkan medium perambatanya gelombang dibedakan menjadi gelombang mekanik, yang merupakan gelombang yang dalam perambatannya memerlukan medium yang kedua adalahgelombang elektomagnetik yang tidak membutuhkan adanya medium dalam perambatannya. Pada gelombang mekanik berdasarkan arah rambat dan arah getarannya dibedakan menjadi gelombang tranversal yang berupa bukit dan lembah dan gelombang longitudinal berupa renggangan dan rapatan.

b. Guru menugaskan peserta didik mempelajari materi yang berikutnya mengenai bunyi dan proses mendengar pada manusia.

Pertemuan ke 3 (3 x 40’)1. Pendahuluan

a. Guru melakukan apersepsi mengaitkan materi pada pertemuan 2 dengan materi yang akan dipelajari. Guru mengajukan pertanyaan: “Bagaimana gelombang ini dapat disalurkan dalam telinga?”Apa yang menimbulkan perbedaan nada tinggi dan nada rendah dua orang penyanyi?

Page 7: Rpp pendengaran dan sistem sonar sarman-muzakkir

b. Guru menginformasika percobaan untuk menunjukkan bahwa bergetar menimbulkan bunyi dan tinggi rendahnya nada yang dipengaruhi oleh frekuensi pada "Ayo Kita Coba" (LK 9. 8 )

2. Intia. Secara berkelompok peserta didik melakukan percobaan ( LK 9. 7 )

untuk mengetahui bagaimana proses mendengar yang terjadi dan membuktikan bahwa bunyi disebabkan adanya benda yang bergetar.

b. Peserta didik mendiskusikan penyelesaian soal yang terdapat pada bagian ‘Ayo Kita Diskusikan’. Dengan cermat

c. Secara berkelompok peserta didik melakukan kegiatan untuk menentukan tinggi rendahnya bunyi dengan menggunakan garpu tala pada bagian ‘Ayo Kita Coba’. ( LK 9. 8 ) dengan teliti.

d. Guru membimbing peserta didik bekerja sama dan cermat melakukan ‘Ayo Kita Coba’, ( LK 9. 9 ) untuk membuktikan faktor apa lagi yang mempengaruhi tinggi rendahnya nada dengan , menggunakan gitar.

e. Peserta didik diminta untuk mempelajari Buku Siswa materi bunyi, faktor yang mempengaruhi tinggi rendah dan kuat lemahnya bunyi

3. Penutupa. Guru membimbing peserta didik untuk menarik kesimpulan.

Kesimpulan:Benda yang mengeluarkan bunyi misalnya gitar, tong yang dipukul. Merupakan benda yang bergetar. Bunyi yang dihasilkan akan dihantarkan menuju telinga, penghantaran dalam bentuk gelombang yang membentuk rapatan dan regangan pada medium udara sampai akhirnya ditangkap oleh reseptor pada telinga yaitu organ korti, yang kemudian dihantarkan keotak. Bunyi akan terdengar jika memiliki syarat antara lain, terdapat sumber bunyi, terdapat medium/ zat perantara dan ada alat penerima/pendengar. Bunyi memiliki berbagai karakteristik, yang membedakan adalah setiap bunyi yang kita dengar memiliki frekuensi dan amplitudo yang berbeda meskipun kecepatan perambatan di udara sama.

b. Guru menugaskan peserta didik mempelajari materi yang berikutnya mengenai resonansi.

Pertemuan ke 4 (2 x 40’ )

1. Pendahuluan a. Guru menyapa peserta didik dengan salam dan kemudian berdoa

untuk memulai pelajaranb. Guru menyampaikan materi yang akan dipelajari hari inic. Guru mengajak peserta didik untuk memegang leher masing-masing

kemudian mengeluarkan suara. ( Mengamati) dan diminta untuk menyusun dugaan dengan bimbingan guru berdasarkan apa yang diamati .

2. Inti

Page 8: Rpp pendengaran dan sistem sonar sarman-muzakkir

a. Peserta didik diminta melakukan percobaan Resonansi Bunyi pada bagian “Ayo Kita Coba” ( LK 9. 11 )

b. Guru membimbing peserta didik dalam menganalisis data percobaan. (Mengumpulkan data)

c. Peserta didik secara berkelompok berdiskusi mencari berbagai macam alat yang meniru prinsip kerja dari resonansi, yang bermanfaat bagi manusia. ( Mengasosiasi ) dan membuat kesimpulan.

3. Penutupa. Guru membimbing peserta didik untuk menarik kesimpulan.

Kesimpulan:Resonansi adalah peristiwa ikut bergetarnya suatu benda karena pengaruh getaran dari benda lain. Resonansi dapat terjadi jika frekuensi kedua benda sama. Resonansi dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari, antara lain pada. Telinga manusia

Kita dapat mendengar bunyi karena adanya peristiwa resonansi pada telinga kita, didalam telinga terdapat selaput gendang telinga. Selaput ini sangat tipis dan mudah beresonansi dengan bunyi audiosonik

Alat musikAlat musik akustik seperti gitar, biola, drum dan gitar memanfaatkan resonansi

Rongga mulut katakResonansi terjadi pada rongga mulut katak. Rongga mulut katak dapat mengembang sehingga menyerupai selaput tipis. Pada selaput tipis inilah terjadi resonansi.

b. Guru menugaskan peserta didik mempelajari materi yang berikutnya mengenai pemantulan bunyi.

Pertemuan ke 5 (3 x 40’)1. Pendahuluan

a. Guru menyapa siswa dengan salam dan menanya kesiapan siswa mengikuti pembelajaran.

b. Guru melakukan apersepsi dengan pertanyaan, mengapa suara pada ruang tertutup lebih keras dibandingkan pada ruang terbuka?

c. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan menginformasikan kegiatan pembelajaran akan melakukan percobaan mengenai pemantulan bunyi pada kolom ‘Ayo Kita Coba’ ( LK 9. 12 ) dan berdiskusi tentang materi yang terdapat pada bagian ‘Ayo Kita Diskusikan’.

2. Intia. Secara berkelompok peserta didikbekerja sama melakukan kegiatan

percobaan pemantulan bunyi dengan cermat melalui bimbingan guru pada kolom "Ayo Kita Coba"( LK 9. 12 ).

Page 9: Rpp pendengaran dan sistem sonar sarman-muzakkir

b. Peserta didik berdiskusi dalam kelompoknya untuk menganalisis data percobaan dan menjelaskan pemantulan bunyi yang lain misalnya gaung, gema.

c. Guru membimbing peserta didik untuk melakukan diskusi berkelompok tentang materi yang terdapat pada bagian ‘Ayo Kita Diskusikan’.

d. Mengkomunikasikan simpulan hasil diskusi di depan kelas.e. Guru memberikan penguatan materi dengan menunjukkan penerapan

pemantulan bunyi dalam kehidupan sehari-hari.

3. Penutupa. Guru membimbing peserta didik untuk menarik kesimpulan.

Kesimpulan :Berdasarkan hasil pengamatan menunjukkan bahwa bunyi pantul dan bunyi datang terletak pada suatu bidang datar dan besarnya sudut pantul sama dengan sudut datang. Kerasa lemahnya bunyil pantul tergantung dari cepat rambat bunyi, jarak antara pendengar dengan dinding pemantul dan jarak sumber bunyi dengan dinding pemantul. Bunyi pantul dibedakan menjadi 3 yaitu bunyi pantul yang memperkuat bunyi asli, gaung atau kerdam, dan gema.

b. Guru meminta peserta didik mempelajari materi yang berikutnya mengenai sistem sonar.

Pertemuan ke 6 (2 JP)1. Pendahuluan

a. Menyapa siswa dengan salam dan berdoa mengawali kegiatan belajar

b. Guru memberikan apersepsi dengan mengajukan pertanyaan: “Mengapa anjing sering kali digunakan sebagai hewan penjaga rumah? “mengapa anjing memiliki kemampuan dalam mendengar bunyi dengan frekuensi yang sangat rendah?

c. Guru menginformasikan tujuan pembelajaran dan kegiatan menganalisis sistem sonar yang terjadi pada kelelawar pada bagian ‘Ayo Kita Lakukan’.

2. Intia. Secara berkelompok peserta didik bekerja sama menganalisis sistem

sonar pada kelelawar pada kolom ‘Ayo Kita Lakukan’ dengan cermat (Buku siswa hal 403)

b. Peserta didik dengan bimbingan guru berdiskusi secara berkelompok tentang berbagai produk teknologi yang memanfaatkan sistem sonar dan berbagai dampak dari penggunaan sistem sonar,.

c. Peserta didik diminta untuk mempelajari buku peserta didik mengenai sistem sonar dan pemanfaatan sistem sonar.

Page 10: Rpp pendengaran dan sistem sonar sarman-muzakkir

3. Penutupa. Guru membimbing peserta didik untuk menarik kesimpulan.

Kesimpulan:Sonar atau Sound Navigation and Ranging merupakan suatu metode penggunaan gelombang ultrasonik untuk menaksir ukuran, bentuk, dan kedalaman benda-benda yang biasanya dilakukan oleh hewan-hewan ultrasonik. Salah satu yang memiliki kemampuan ini adalah kelelawar, yaitu dapat menentukan lokasi dan benda yang ada di sekitarnya. Gelombang ultrasonik dimanfaatkan oleh manusia antara lain untuk mendeteksi adanya penyakit, pendekteksian kedalaman laut dan pendeteksian bayi melalui USG.

b. Guru menugaskan peserta didik untuk mengerjakan soal evaluasi untuk melihat pemahaman mengenai materi ini.

Pertemuan ke 7 (2 x 40’)

Ulangan Harian (30 menit)

Mengerjakan soal pilihan ganda sejumlah 15 butir soal

Pembahasan/Refleksi (20 menit)

Membahas soal/melakukan refleksi terhadap indikator pencapaian kompetensi

Perbaikan/Pengayaan (30 menit)

Hasil analisis Ulangan Harian:

a. Tuntas secara klasikalMelaksanakan program pengayaan, sementara peserta didik yang tidak tuntas mengikuti program perbaikan.

b. Tidak tuntas secara klasikalMelaksanakan program perbaikan, sementara peserta didik yang tuntas mengikuti program pengayaan.

I. Penilaian Hasil Pembelajaran1. Sikap spiritual

a. Teknik Penilaian : Penilaian diri

Page 11: Rpp pendengaran dan sistem sonar sarman-muzakkir

b. Bentuk Instrumen : Lembar penilaian diric. Kisi-kisi:No. Sikap/nilai Butir Instrumen

1. Menjaga alat indra pendengaran sebagai ciptaan Tuhan merupakan wujud pengamalan agama yang dianutnya

1

2. Menjaga lingkungan dari pencemaran suara 1

Instrumen Penilaian Diri: Digunakan untuk menilai sikap spiritual peserta didik, dalam hal mencintai telinga (Indra pendengaran) sebagai ciptaan Tuhan merupakan wujud pengamalan agama yang dianutnya

Petunjuk:Lakukan penilaian terhadap diri Anda sendiri dalam hal menjaga dan mencintai telinga (Indra pendengar) sebagai ciptaan Tuhan merupakan wujud pengamalan agama yang Anda anut.

Lembar Penilaian Diri:

No. Aspek yang dinilaiSkor

K C BSB

1. Mencintai telinga sebagai ciptaan Tuhan merupakan wujud pengamalan agama yang dianutnya

2 Menjaga lingkungan dari pencemaran suara

Rubrik Penilaian:

Aspek yang dinilai

PenilaianK C B SB

Mencintai telinga sebagai ciptaan Tuhan merupakan wujud pengamalan agama yang dianutnya

Tidak peduli terhadap telinga

Merawat telinga namun selalu diingatkan/hanya kalau disuruh

Merawat telinga walau kadang-kadang masih diingatkan

Merawat dan menjaga telinga sebagai indra dengan kesadaran sendiri

Menjaga lingkungan dari pencemaran suara

Menimbulkan suara yang tidak bermanfaat/sia-sia

Tidak menimbulkan pencemar suara jika diingatkan

Kadang-kadang mencemari suara

Selalu tidak mencemari suara dengan kesadaran sendiri

Page 12: Rpp pendengaran dan sistem sonar sarman-muzakkir

Observasi Sikap SpiritualNama Peserta Didik : . . . .Kelas : . . . .Tanggal Pengamatan : . . . .Materi Pokok : . . . .

No Aspek Pengamatan Skor1 2 3 4

1 Berdoa sebelum dan sesudah melakukan sesuatu

2 Mengucapkan rasa syukur atas karunia Tuhan

3 Memberi salam sebelum dan sesudah menyampaikan pendapat/presentasi

4 Mengungkapakan kekaguman secara lisan maupun tulisan terhadap Tuhan saat melihat kebesaran Tuhan Merasakan keberadaan dan kebesaran Tuhan saat mempelajari ilmu pengetahuan

Jumlah Skor

Petunjuk Penskoran :Petunjuk:Lembaran ini diisi oleh guru untuk menilai sikap spiritual peserta didik. Berilah tanda cek (√) pada kolom skor sesuai sikap spiritual yang ditampilkan oleh pe-serta didik, dengan kriteria sebagai berikut:4 = selalu, apabila selalu melakukan sesuai pernyataan3 = sering, apabila sering melakukan sesuai pernyataan dan kadang-kadang tidak melakukan2 = kadang-kadang, apabila kadang-kadang melakukan dan sering tidak melakukan1 = tidak pernah, apabila tidak pernah melakukan

Skor akhir menggunakan skala 1 sampai 4Perhitungan skor akhir menggunakan rumus :

Skor akhir = perole hanskorskor tertinggi

x 4

Peserta didik memeroleh nilai :Sangat Baik : apabila memeroleh skor 3,20 – 4,00 (80 – 100)Baik : apabila memeroleh skor 2,80 – 3,19 (70 – 79)

Page 13: Rpp pendengaran dan sistem sonar sarman-muzakkir

Cukup : apabila memeroleh skor 2.40 – 2,79 (60 – 69)Kurang : apabila memeroleh skor kurang 2.40 (kurang dari 60%)

Lembar Penilaian Diri Sikap SpiritualPetunjuk:1. Bacalah pernyataan yang ada di dalam kolom dengan teliti2. Berilah tanda cek (√) sesuai dengan sesuai dengan kondisi dan keadaan kalian sehari-hariNama Peserta Didik : . . . .Kelas : . . . .Tanggal Pengamatan : . . . .Materi Pokok : . . . .

No Pernyataan TP KD SR

SL

1 Saya semakin yakin dengan keberadaan Tuhan setelah mempelajari ilmu pengetahuan

2 Saya berdoa sebelum dan sesudah melakukan sesuatu kegiatan

3 Saya mengucapkan rasa syukur atas segala karunia Tuhan

4 Saya memberi salams sebelum dan sesudah mengungkapkan pendapat di depan umum

5 Saya mengungkapkan keagungan Tuhan apabila melihat kebesaranNya

Jumlah

Keterangan : TP : Tidak PernahKD : Kadang-kadangSR : SeringSL : Selalu

Skor akhir menggunakan skala 1 sampai 4Perhitungan skor akhir menggunakan rumus :

Skor akhir = perole hanskorskor tertinggi

x 4

Peserta didik memeroleh nilai :Sangat Baik : apabila memeroleh skor 3,20 – 4,00 (80 – 100)Baik : apabila memeroleh skor 2,80 – 3,19 (70 – 79)Cukup : apabila memeroleh skor 2.40 – 2,79 (60 – 69)Kurang : apabila memeroleh skor kurang 2.40 (kurang dari 60%)

Page 14: Rpp pendengaran dan sistem sonar sarman-muzakkir

2. Sikap sosiala. Teknik Penilaian : Observasi, Penilaian Dirib. Bentuk Instrumen : lembar observasi, lembar penilaian diric. Kisi-kisi:

No. Sikap/nilai Butir Instrumen

1. Peduli pada diri sendiri lingkungan 1

2. Peduli lingkungan 2

3. Mengajak orang lain dalam upaya pelestarian lingkungan dari pencemaran suara

3

Instrumen Penilaian Diri: Digunakan untuk menilai sikap sosial peserta didik dalam hal kepedulian pada diri sendiri dan kepedulian pada lingkungan.

Lembar Penilaian Diri: Kepedulian pada kesehatan pendengaran diri sendiri Digunakan untuk menilai sikap sosial peserta didik dalam hal kepedulian pada kesehatan diri sendiri.

Petunjuk:Lakukan penilaian pada diri Anda sendiri dalam hal kebiasaan-kebiasaan sehat yang Anda lakukan sehari-hari.

No. Aspek yang dinilaiSkor

K C BSB

a. Kebiasaan merawat telingab. Kebiasaan tidak membuat pencemar suarac. Kebiasaan tidak berada di tempat suara

tercemar

Rubrik Penilaian:

No.

Aspek yang

dinilai

Penilaian

K C B SB

a. Kebiasaan merawat telinga

Tidak pernah merawat telinga

Kurang dari dua kali sebulan

Merawat bila diperintahkan

Selalu merawat dengan kesadaran sendiri

b. Kebiasaan tidak mencemari suara

Tidak disadari mencemari suara/dan sia-sia

Tidak mencemari suara bila diingatkan

Kadang mencemari suara

Tidak mencemari suara dengan sadar

Page 15: Rpp pendengaran dan sistem sonar sarman-muzakkir

c. Tidak berada di tempat suara tercemar

Sangat sering berada ditempat yang memekakkan telinga

Sering berada ditempat suara tercemar

Kadang berada di tempat suara tercemar tanpa pelindung telinga.

Sangat menghindari tempat yang suaranya tercemar

Lembar Penilaian Diri: Kepedulian pada lingkungan

Digunakan untuk menilai sikap sosial peserta didik dalam hal kepedulian pada lingkungan.

Petunjuk:Lakukan penilaian pada diri Anda sendiri dalam hal kepedulian Anda pada lingkungan sekitar.

No. Aspek yang dinilaiSkor

K C BSB

a. Memperlakukan lingkungan dengan suara

Rubrik Penilaian

No.Aspek yang

dinilai

Penilaian

K C B SB

a. Memperlakukan lingkungan dengan suara

Lingkungan berisik

Kadang-kadang mengajak orang lain tidak mencemari suara

Sering mengajak orang lain tidak mencemari suara

Selalu mengajak orang lain tidak mencemari suara

Teknik Penilaian untuk Setiap IndikatorNo KD Indikator Teknik

Penilaian1 2.1 Menunjukkan perilaku ilmiah (memiliki

rasa ingin tahu; objektif; jujur; teliti; cermat; tekun; hati-hati; bertanggung jawab; terbuka; kritis; kreatif; inovatif dan peduli lingkungan) dalam aktivitas sehari-hari.

Pengamatan sikap

2.2 Menghargai kerja individu dan kelompok dalam aktivitas sehari-hari sebagai wujud implementasi melaksanakan percobaan

Pengamatan sikap

Page 16: Rpp pendengaran dan sistem sonar sarman-muzakkir

dan melaporkan hasil percobaan2 3.10.1 Menjelaskan hubungan antara struktur dan

fungsi organpendengaran pada manusia Tes tulis

3.10.2 Menjelaskan proses mendengar pada manusia Tes tulis3.10.3 Menjelaskan hubungan antara periode dan

frekuensi pada getaran Tes tulis

3.10.4 Membedakan karakteristik gelombang transversal dan gelombang longitudinal

Tes tulis

3.10.5 Mendeskripsikan hubungan antara, periode, frekuensi, cepat rambat gelombang, dan panjang gelombang

Tes tulis

3.10.6 Menyebutkan karakteristik gelombang bunyi. Tes tulis3.10. 7 Membedakan infrasonik, audiosonik, dan

ultrasonik. Tes tulis

3.10.8 Mengidentifikasi gejala resonansi dalam kehidupan sehari-hari.

Tes tulis

3.10.9 Mendeskripsikan sistem sonar serta pemanfaatan sistem sonar dalam teknologi

Tes tulis

3. 4.10. Melakukan percobaan dan pengamatan tentang getaran

Tes unjuk kerja

4.10.2 Melakukan percobaan dan pengamatan tentang gelombang bunyi.

Tes unjuk kerja

3. Penilaian teman sejawat

Petunjuk: a. Amatilah perilaku temanmu dengan cemat selama mengikuti diskusi!b. Berilah tanda (√) pada kolom yang sesuai (ya atau tidak) secara jujur

berdasarkan hasil pengamatanmu! c. Serahkan hasil pengamatan kepada bapak/ibu guru!

Nama penilai : . . . . Nama peserta didik yang dinilai : . . . .Kelas : . . . .Mata pelajaran : . . . .Waktu pengamatan : . . . .No No Perilaku / sikap Muncul/dilakukan

Ya Tidak1 Mau menerima pendapat teman2 Memaksa teman untuk menerima

pendapatnya3 Memberi solusi terhadap pendapat yang

bertentangan4 Dapat bekerja sama dengan teman yang

berbeda status sosial, suku, dan agama

Keterangan Indikator perilaku/sikap pada instrumen di atas ada yang positif (No.1,

3, dan 4) dan ada yang negatif (No 2). Pemberian skor untuk perilaku/sikap yang positif: Ya = 1Tidak = 0 Untuk perilaku/sikap yang negatif adalah sebaliknya yaitu:

Page 17: Rpp pendengaran dan sistem sonar sarman-muzakkir

Tidak = 1, dan Ya = 0. Selanjutnya guru dapat membuat rekapitulasi hasil penilaian

mengenai perilaku/sikap yang dilakukan oleh sesama peserta didik menggunakan format berikut.

No Nama Pengamat

Skor prilaku (No) Skor siswa nilai sikap1 2 3 4 5

Keterangan:• Jumlah skor maksimal = Jumlah pernyataan Pada contoh di atas skor maksimal = 4 Nilai sikap = (skor perolehan peserta didik : skor maksimal) x 4. Pada contoh di atas nilai sikap = (3 : 4) x 4 = 3.00Kualifikasi nilai sikap sama seperti pada penilaian diri.*) Nama pengamat tidak harus diisi.Model format dengan skala penilaian (rating scale) dapat dibuat sebagai berikut.

No Pernyataan/perilaku/sikap Skor *)1 Mau menerima pendapat teman 4 3 2 12 Memaksa teman untuk menerima pendapatnya3 Memberi solusi terhadap pendapat yang

bertentangan4 Dapat bekerja sama dengan teman yang berbeda

status sosial, suku, dan agama 4 = selalu, apabila selalu melakukan sesuai pernyataan3 = sering, apabila sering melakukan sesuai pernyataan dan kadangkadang tidak melakukan2 = kadang-kadang, apabila kadang-kadang melakukan dan sering tidak melakukan1 = tidak pernah, apabila tidak pernah melakukanKeterangan: • Jumlah skor maksimal = Jumlah pernyataan x 4.• Nilai sikap = (Skor perolehan peserta didik: skor maksimal) x 4.• Kualifikasi nilai sikap sama seperti pada penilaian diri.

4. Penilaian Kinerja

No Aspek yang dinilai Penilaian1 2 3

1 Merangkai alat2 Pengamatan3 Data yang diperoleh4 Kesimpulan

Asfek RUBRIK

Page 18: Rpp pendengaran dan sistem sonar sarman-muzakkir

Merangkai alat Rangkaian alat tidak benar

Rangkaian alat benar, tetapi tidak rapi atau tidak memperhatikan keselamatan kerja

Rangkaian alat benar, rapi, dan memperhatikan keselamatan kerja

Pengamatan Pengamatan tidak cermat

Pengamatan cer-mat, tetapi men-gandung interpre-tasi

Pengamatan cermat dan bebasinterpretasi

Data yang diperoleh Data tidak leng-kap

Data lengkap, teta-pi tidak terorganisir, atau ada yang salah tulis

Data lengkap, terorganisir, dan ditulis dengan benar

Kesimpulan Tidak benar atau tidak sesuai tujuan

Sebagian kesimpulan ada yang salah Atau tidak sesuai tujuan

Semua benar atausesuai tujuan

5. Pengetahuana. Teknik Penilaian : tes tertulisb. Bentuk Instrumen : pgc. Kisi-kisi:

No. Indikator Butir Instrumen1. Menjelaskan proses mendengar pada

manusiaSoal tes tulis nomor 1

2. Menjelaskan hubungan antara periode dan frekuensi pada getaran

Soal tes tulis nomor 2

3. Membedakan karakteristik gelombang transversal dan gelombang longitudinal

Soal tes tulis nomor 3

Soal soal

Page 19: Rpp pendengaran dan sistem sonar sarman-muzakkir

1. Berikut ini adalah struktur yang terdapat dalam telinga manusia:

1. daun telinga,

2. saluran telinga,

3. gendang telinga,

4. tulang sanggurdi,

5. tulang landasan,

6. tulang martil,

7. koklea, dan

8. saraf pendengaran.

Setelah gelombang bunyi sampai di telinga, agar bunyi dapat didengar, getaran

berturut-turut melalui struktur bernomor ....

a. 1-2-3-6-5-4-7-8

b. 1-2-3-4-5-6-7-8

c. 1-2-3-6-4-5-7-8

d. 1-2-3-5-4-6-7-8

2. Sebuah bandul digetarkan selama 1 menit sehingga menghasilkan 40 getaran.

Periode bandul tersebut adalah ....

a. 1,5 sekon

b. 0,33 sekon

c. 0,25 sekon

d. 0,15 sekon

3. Perbedaan yang mendasar antara gelombang transversal dan gelombang

longitudinal adalah ....

a. frekuensi

b. amplitudo

c. arah rambatnya

Page 20: Rpp pendengaran dan sistem sonar sarman-muzakkir

d. panjang gelombang

Mengetahui,Kepala SMP Negeri 1 Bambel

Zaini Anwar S. PsiNIP 197904162006041005

Kutacane 30 Agustus 2014Guru Mapel IPA

S a r m a n S.Pd NIP 196504152007011004