Unsur Unsur Transisi

  • View
    41.968

  • Download
    8

Embed Size (px)

DESCRIPTION

Tugas kelompok kimia Grade 12 IPA SMA Harapan Bangsa 2010/2011. Dibuat oleh : Anita - James - Makati - Novian - Regina - William

Text of Unsur Unsur Transisi

  • 1. UNSUR UNSURGOLONGAN TRANSISI

2. Unsur-unsur transisi adalah

  • Terletak antara unsur golongan alkali tanah dan golongan boron.
  • Merupakan unsur logam
  • Merupakan unsur-unsur blok d dalam sistem periodik

3. Sifat-sifat yang khasdari unsur transisi

  • Mempunyai berbagai bilangan oksidasi
  • Kebanyakan senyawaannya bersifat paramagnetik
  • Kebanyakansenyawaannya berwarna
  • Unsur transisi dapat membentuk senyawa kompleks

4. BEBERAPA SENYAWAAN YANG DAPAT DIBENTUK OLEH UNSUR TRANSISI

  • 1. TingkatOksidasi TiCl 4 (g)+CO 2 (g)
  • TiCl 4 (g)+2 Mg(s)Ti(s) +2 MgCl 2 (g)

2.Titanium 850 He 14. TITANIUM (Ti)

  • KELIMPAHAN :
  • 1.Ilmenite
  • 2.Rutil
  • BEBERAPA PROSES UNTUKM EMPEROLEH LOGAM TITANIUM:
  • 1.Proses Kroll
  • 2.Proses van Arkel de Boer
  • BEBERAPA SIFAT DARI LOGAM TITANIUM:
  • 1.Logamnya berstruktur heksagonal memiliki kemiripan sifat dengan logam
  • besi dan nikel.
  • 2.Keras, tahan panas (mp 1680 0 C, bp 3260 0 C)
  • 3.Penghantar panas dan listrik yang baik
  • 4.Tahan terhadap korosi, sehingga banyak digunakan untuk mesin turbin,
  • industri kimia, pesawat terbang, dan peralatan laut.
  • 5.Meskipun merupakan unsur yang tidak reaktip dapat bereaksi dengan
  • unsur-unsur non logam seperti : hidrogen (H 2 ), Halogen, oksigen, nitrogen,
  • karbon, boron, silikon dan sulfur pada temperatur tertentu.

15.

  • SENYAWAAN TITANIUM(IV)
  • a.Halida,
  • -TiCl4 (larutan tidak berwarna) terhidrolisis oleh air (mp -230, bp 1360C)
  • TiCl4+H2O TiO2+4HC l
  • -Ti Br4 tidak stabil
  • -TiI4 berbentuk kristal pada temperatur kama r
  • - T iF4 bubuk putih yang higroskopis
  • b.Titanium oksida dan kompleks oksida
  • -Titanium Oksida
  • -Kompleks Titanium
  • SENYAWAAN TITANIUM (III)
  • Senyawa Biner
  • Senyawa Halida
  • Senyawa Kompleks

16.

  • TiCl 4
  • Titanium tetraklorida merupakan senyawa titanium terpenting, karena merupakan bahan baku untuk membuat senyawa titanium lainnya, serta memegang peranan penting pada metalurgi titanium dan digunakan dalam pembuatan katalis.
  • Pembuatan TiCl 4umumnya berdasarkan reaksi antara rutil (TiO 2 ) dengan atom karbon (C) dan diklorin (Cl 2 ).
  • TiO 2 (s) +2 C(s) +2 Cl 2 (g) ->TiCl 4 (g) +2 CO(g)

2.Titanium 17.

  • TiO 2
  • Senyawa titanium dioksida berwarna putih dan tidak larut dalam air, berindeks bias besar sehingga lebih cermelang dari intan, digunakan sebagai perhiasan karena lebih lunak dari intan. TiO 2bersifat amfoter (dapat bereaksi dengan asam kuat dan basa kuat), tidak beracun, dan tidak tembus cahaya.
  • TiCl 4 (g) +O 2 (g) ->TiO 2 (s) +2 Cl 2 (g)

2.Titanium 18.

  • Dalam industri, digunakan sebagai
  • pigmen pemutih,
  • bahan pemutih kertas,
  • kaca,
  • keramik, dan
  • kosmetik.

2.Titanium 19. 3.Vanadium

  • Vanadium terdapat di alam sebagai vanadit 3Pb 3 (VO 4 ) 2.
  • PbCl 2sebagai vanadium (V 2 O 5 ). Vanadium dipakai sebagai logam campur, misalnya alisai besi vanadium (ferovanadium) yang keras, kuat, dan tahan karat. Baja vanadium antara lain digunakan untuk membuat per mobil. Vanadium pentoksida (V 2 O 5 ) digunakan sebagai katalis pada pembuatan asam sulfat menurut proses kontak (lihat pembuatan belerang).

20. VANADIUM (V)

  • KELIMPAHAN :
  • 1.Patronite (kompleks sulfida)
  • 2. Vanadinite
  • 3. Carnotite
  • 4. Bijih Uranium
  • Beberapa sifat dari logam vanadium
  • Keras, tahan terhadap korosi
  • Pada keadaan massive tahan terhadap udara, air, basa, asam non oksidator.
  • Larut dalam asam nitrat dan aquaregia.
  • Pada kondisi temperatur terkontrol dapat bereaksi dengan oksigen (V2O5) dan nitrogennitrida (VN)

21.

  • SENYAWAAN VANADIUM
  • Senyawa Biner
  • Halida, halida dengan tingkat oksidasi +5 VF 5(merupakan cairan tak berwarna (titik leleh 480C).
  • VCl 4diperoleh dengan mereaksikan logam vanadium dengan gas klor (Cl 2 ), pada kondisi penyimpanan dapat kehilangan Cl.
  • VCl 4 (Merah)VCl 3 (ungu)VCl 2 (hijau pucat)
  • Vanadium Oksida (V2O5)diperoleh melalui penambahan H2SO4 encer dalam larutan amonium vanadat.
  • 2NH 4 VO 3 V 2 O 5 +2 NH 3 +H 2 O
  • Vanadatdibuat dengan melarutkan vanadium pentoksida pada larutan NaOH
  • V 2 O 5+ NaOH VO 4 3- +Na +
  • Vanadium oxo halida:
  • Contoh :VOX 3(X = F, Cl, Br), VO 2 F, VO 2 Cl, VOF 3 , dibuat dengan mereaksikan antara V2O5 dengan F2 pada temperatur tertentu.
  • Ion dioksovanadium dan vanadium kompleks .
  • Dibuat melalui pengasaman ion vanadat
  • VO 4 3-+ H + VO 2+ ,(VO 2 (H 2 O) 4 ] +

22.

  • Pembuatan vanadium sebagian besar digunakan untuk pembuatan baja. Dalam penggunaannya vanadium dibentuk sebagai logam campuran besi. Ferovanadium mengandung 35% - 95% vanadium yang dihasilkan dengan mereduksi V 2 O 5dengan pereduksi campuran silicon dan besi. Silikon dioksida (SiO 2 ) yang dihasilkan direaksikan dengan kalsium oksida (CaO) membentuk kerak CaSiO 3 (l) . Kemudian dipisahkan antara kerak dengan ferovanadium
  • 2 V 2 O 5 (s) +5 Si(s) ->{4 V(s) +Fe(s) }+5 SiO 2 (s)
  • Ferovanadium
  • SiO 2 (s)+CaO(s) ->CaSiO 3 (l)

3.Vanadium 23. 24. 4. Kromium

  • Walaupun kelimpahannya di kulit bumi hanya 0,0122%, namun kromium merupakan salah satu komponen paling penting dalam industri logam. Sumber kromium adalah tambangkromite[Fe(CrO 2 ) 2 ], yang dapat direduksi menghasilkanalloyFe dan Cr yang disebut ferrokrom.
  • Logam kromium sangat keras, memiliki warna cemerlang, dan tahan terhadap korosi. Oleh karena sifat-sifat ini, kromium banyak digunakan sebagaiplatinglogam-logam lainnya.

25. KROMIUM (Cr)

  • Kelimpahan unsur kromium didapat sebagai mineral Chromite (FeCr 2 O 4 )
  • Untuk memperoleh kromium murni dapat dilakukan dengan
  • Mineral Kromite direaksikan dengan basa dan oksigen untuk mengubah Cr(III) menjadi Cr(VI)
  • Reduksi Cr(VI)menjadi Cr(III) dengan karbon
  • Reduksi Cr(III) menjadi Cr(0) dengan aluminium
  • Beberapa sifat dari logam kromium :
  • Logam berwarna putih, keras (mp 19030C).
  • Tahan terhadap korosi (digunakan sebagai bahan pelapis melalui proses elektroplating).
  • Larut dalam asam-asam mineral (HCl, H2SO4)
  • Pada temperatur yang terkontrol kromium dapat bereaksi dengan unsur halogen, belerang, silikon, boron, nitrogen, karbon dan oksigen.

26. Senyawaan Kromium

  • 1.Halida
  • -Halida dari kromium (II) dapat dibuat dengan mereaksikan antara logam kromium dengan asam HF, HCl, HBr dan I2 pada temperatur 6000 7000C atau reduksi trihalida dengan H2 pada 500 6000C.
  • -Halida dari Cr(III) dapat dibuat dengan melalui :
  • a. Mereaksikan dengan SOCl2 pada hidrat klorida.
  • b. Sublimasi dengan gas klor pada 6000C.
  • 2.Oksida
  • -Oksida terpenting dari krom : Cr2O3, CrO2 dan CrO3.
  • -Cr2O3 dapat dibuat dengan membakar logam kromium dalam oksigen, dekomposisi termal dari Cr(IV) oksida.
  • -CrO2 dibuat melalui reduksi hidrotermal dari CrO3.
  • -CrO3 dibuat dengan jalan mereaksikan antara larutan asam dengan Na/K dikromat.
  • 3.Senyawa biner dari krom yang lain
  • Senyawaan sulfida Cr2S3.

27. 5. Mangan

  • Di alam mangan terdapat dalam bentuk senyawa, seperti batu kawi atau pirolusi (MnO 2 ), spat mangan (MnO 3 ), dan manganit (Mn 2 O 3 .H 2 O).
  • Mangan ternyata banyak digunakan pada produksi baja dan umumnya sebagai alloy mangan-besi atau ferromanganese. Mangan meningkatkan kekerasan baja yang dihasilkan. Baja yang mengandung kadar mangan tinggi bersifat sangat keras, kuat serta tahan gesekan. Baja jenis ini digunakan pada kontruksi rel kereta api, bulldozers, dan alat pengeras jalan.

28. MANGAN (Mn)

  • KELIMPAHAN, ISOLASI, DAN SIFAT-SIFAT UNSURNYA
  • Mangan relatip melimpah dialamsekitar 0,085%.
  • Diantara beberapa logam hanya besi yang kelimpahannya melebihi mangan terdapat dalam sejumlah deposit terutama dalam bentuk oksida, oksida hidrat, atau karbonat.
  • Mangan juga terdapat dalam nodule pada dasar laut pasifik bersama-sama dengan Ni, Cu, dan Co.
  • Logam Mn dapat diperoleh dari oksidanya dengan mereaksikan dengan menggunakan aluminium.
  • Penggunaan yang luas dari Mn adalah dalam ferromangan untuk baja.