Epaper Surya 23 September 2013

  • View
    1.763

  • Download
    0

Embed Size (px)

DESCRIPTION

 

Transcript

  • 1. Harga Langganan: Rp 29.000/bulan l Berlangganan/Pengaduan/Sirkulasi: (031) 8479 555 ALAMAT REDAKSI/IKLAN: JL. RUNGKUT INDUSTRI III NO. 68 & 70 SIER SURABAYA (031) 8419 000 The BestOF Java Newspaper Indonesia Print Media Award (IPMA) 2013 Luar Biasa Garuda Muda Rebut Juara Piala AFF U-19 sidoarjo, surya - Luar biasa Timnas Indonesia U-19. Lewat per- juangan yang tak kenal lelah akhir- nya Garuda Muda sukses merebut juara Piala AFF 2013. Keberhasilan ini menyusul kemenangan 7-6 (0-0) atas Vietnam lewat drama adu pe- nalti di final di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Minggu (22/9) malam. Adu penalti dilakukan setelah dalam waktu pertandingan normal dan perpanjangan waktu kedua tim bermain imbang, 0-0. Ketegangan menyelimuti sepanjang pertan- dingan. Puncak ketegangan terjadi saat adu penalti. Apalagi pada lima penendang awal, kedua tim sama- sama berhasil mencetak tiga gol. Tiga gol Indonesia disumbang- kan Fathurohman, Dimas Drajat dan Hendra Sandi. Dua penendang Indonesia, kapten Evan Dimas dan Zulfiandi gagal. Sedang tiga gol Vietnam dicetak Le Van Son, Hoang Than Thung dan Lam Thi Phong. Sedang dua penendang Vietnam Perebutan tiket di GOR Sidoarjo untuk menonton pertan- dingan Indonesia vs Vietnam menyulut kericuhan. Loket sebelah utara pintu utama GOR dibakar suporter yang marah akibat tidak kebagian tiket, Minggu (22/9). Kemarahan itu juga diluapkan suporter dengan melempar kaca stadion di sebelah utara dengan bongkahan batu serta pintu VVIP di pintu utama. Tak pelak, puluhan kaca jebol hingga terlihat teralisnya saja. Rolling door pintu VVIP juga berusaha dijebol oleh puluhan suporter dengan pagar pembatas besi antrean yang berhasil dijebol. Seketika itu, ratusan penggila bola masuk ke dalam stadion lewat pintu VVIP. Peristiwa yang berlangsung sekitar pukul 10.00 WIB cukup Selain berkat kemauan kuat untuk mempelajari ilmu hukum, Marten Boiliu (39 berhasil meme- nangkan gugatan judicial review di Mahkamah Konstitusi (MK) juga karena terinspirasi sepak terjang Yusril Ihza Mahendra di pengadilan. Terinspirasi Yusril dan Doa Istri Fathurohman Evan Dimas Zulandi Dimas Drajat Hendra S Hansamu Putu Gede Maldini Ilham Udin INDONESIA VIETNAM Gol Gol Gol Gol Gol Gol Gol LV Son Tran Huu D Hoang TT Nguyen TA Lam Thi P Nguyen Huu Phan TH N Van Toan Pham Duc Gol Gol Gol Gol Gol Gol Gagal Gagal Gagal Gagal Gagal1 0 1 1 1 2 1 2 2 3 3 3 3 4 4 4 5 5 4 5 5 6 6 6 67 6 61 1 1 1 1 2 2 2 DRAMA ADU PINALTI KE HALAMAN 7 Suporter Marah Bakar Loket GOR Sebanyak 27.000 lembar tiket laga final Indonesia lawan Vietnam pada Piala AFF U-19 di Stadion Geora Delta Sidoarjo ludes terjual, Minggu (22/9). Panitia Pelaksana (Panpel) event mendapat pemasukan kotor Rp 1 miliar lebih. Tiket sudah ludes terjual pada Minggu siang, jauh dari pertandingan yang dimulai pukul 19.30 WIB. Stadion Gelora Delta penuh sesak dengan penonton yang sebagian besar beratribut merah-merah. Pada pertandingan final, ada tiga kategori harga tiket. Tiket tribun VIP dijual Rp 100.000 per lembar (ada 500 lembar), tribun utama dihargai Rp 75.000 (5.500 lembar), dan tribun ekonomi Rp 30.000 (21.000 lembar). Pemasukan Kotor Lebih dari Rp 1 Miliar SENIN, 23 SEPTEMBER 2013 NO. 313 TAHUN XXVI TERBIT 24HALAMAN HARGA Rp 1.000 Kalahkan Vietnam Lewat Drama Adu Penalti SURYA/ERFAN HAZRANSYAH INDONESIA JUARA - Ilham Udin Armaiyin nomor punggung 20 menjadi penentu dalam final antara Timnas Indonesia U-19 melawan Vietnam melalui adu finalti laga Piala AFF 2013 di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Minggu (22/9). Marten Boiliu, Satpam yang Menang di Mahkamah Konstitusi (2-Habis) P rof Dr Yusril Ihza Mahendra, mantan menteri yang kini berprofesi menjadi peng- acara, kata Marten, kerap memenangi judicial review di MK maupun gugatan di pengadilan umum. "Saya sering baca perkara yang ditangani Prof Yusril dan putusan putusan perka- ranya," ujar Kepala Satpam di PT Graha Sarana Duta ini saat ditemui di rumahnya di Jl Wibawa Mukti 137, Kelurahan Jatimekar, Keca- matan Jatiasih, Kota Bekasi, beberapa hari lalu. Bagi mahasiswa semester 4 Fakultas Hukum Univer- sitas Kristen (UKI) Jakarta ini, Yusril adalah pengacara sekaligus ahli hukum tata negara yang cerdas, sehingga KE HALAMAN 7 KE HALAMAN 7 KE HALAMAN 7 join facebook.com/suryaonline follow @portalsurya
  • 2. surya.co.id | surabaya.tribunnews.com ROADTOELECTION SENIN, 23 SEPTEMBER 2013 | JAKARTA, surya - Wilfrida Soik,tenagakerjawanita(TKW) di Malaysia yang terancam hu- kuman mati karena membunuh majikannya, diduga adalah korban perdagangan manusia atau human trafficking. Data yang ditelusuri Migrant Care, menyebutkan Wilfrida baru berusia 17 tahun saat di- berangkatkan ke Malaysia. Namun, pihak yang membe- rangkatkan, memalsukannya menjadi 21 tahun. Di dalam paspor tanggal lahir Wilfrida ditulis8 Juni 1989. Sementara berdasarkan surat baptis da- riGereja Katolik Paroki Roh Kudus Kolo Ulun, Wilfrida lahir pada 12 Oktober 1993. Wilfrida ini juga diberangkat- kan saat Indonesia melakukan moratorium pengiriman PRT ke Malaysia, tambah Anis. Saat ini, calo yang membe- rangkatkan Wilfrida tengah diselidiki oleh Polres Belu NTT. Calo yang bernama Deni tersebut dianggap melanggar Pasal 2 ayat (1) Jo Pasal 10 UU Nomor 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang, subsider Pasal 102 UU Nomor 39 Tahun 2004 tentang Penem- patan dan Perlindungan TKI. Wilfrida Soik, pekerja rumah tangga (PRT) migran di Malay- sia asal Belu, NTT terancam hukuman mati. Ia telah tiga tahun mendekam di Penjara Pangkalan Chepa, Kota Nharu, Kelantan, dengan tuduhan membunuh majikan perempu- annya, Yeap Seok Pen (60). Selain banyaknya TKW berhadapan dengan hukum, ternyata banyak juga TKW di Malaysia yang mengalami gangguan kejiawaan. Di perkirakan, lebih dari 25 orang setiap tahunnya didepor- tasi Pemerintah Malaysia kare- na gangguan kejiawaan. Data ini hanya merujuk data yang TKW/TKI yang di deportasi melalui Pelabuhan Tunontaka, Nunukan, Kalimantan Utara. Tahun 2013 ini misalnya, hingga September saja, Pemerin- tah Kabupaten Nunukan telah memulangkan 30 TKI tak waras tersebut ke tempat asal mereka. Kebanyakan ke NTT, NTB, ke Sulawesi, ke Jawa Timur, pokoknya ke wilayah kantong TKI. Tahun ini kita kelebihan kuota. Sampai bulan ini, kita sudah memulangkan 30 TKI gila, padahal kuota dana kita hanya 25 orang untuk pemu- langan, ujar Edy dari bagian Sosial Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi dan Sosial Kabu- paten Nunukan. Pemerintah Kabupaten Nu- nukan merehabilitasi para TKI gila ini ke Rumah Sakit Jiwa Tarakan untuk mengetahui identitas serta domisili mereka. Sampai saat ini, kita masih mempunyai utang Rp 200 juta di Rumah Sakit Jiwa Tarakan. Ini biaya untuk melakukan rehabilitasi TKI gila tersebut sebelum dipulangkan, karena kita mesti tahu dulu dari mana dia berasal. Rencananya kita ajukan tambahan untuk me- lunasi utang itu di Anggaran Tambahan APBD nanti, beber Edy.(tribunnews.com/kom- pas.com) SURABAYA, surya - Pemungutan suara Pemilihan Geburnur/Wagub Jatim, sudah berlangsung 29 Agustus atau ham- pir satu bulan berlalu. Namun ternyata masih saja ada kejanggalan dan keanehan yang ditemukandar Kali ini keanehan itu ditemukan pasang- an Soekarwo-Saifullah (Karsa). Pasangan incumbent ini menyatakan menemukan keanehan pada 19 tempat pemungutan suara (TPS) di Situbondo. Di TPS-TPS ini KarSa tidak mendapatkan suara sama se- kali alias nol persen. Cawagub terpilih Saifullah Yusuf me- ngatakan, kejanggalan tersebut ditemukan setelah tim KarSa melakukan verifikasi ulang terhadap semua perelohan suara di tiap TPS se-Jatim. Sebanyak 19 TPS itu, semuanya berada di Desa Sumberejo, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo. Padahal di semua TPS itu ada saksi KarSa. Ini kan aneh dan janggal. Mestinya minimal saksi KarSa co- blos KarSa, tapi ini tidak ada yang menco- blos dan suara nol. Ini kan jelas kami sangat dirugikan, tegasnya, Minggu (22/9). Dari 19 TPS nol KarSa itu, sebanyak 14 TPS di antaranya menjadi milik pasang- an Khofifah Indar Parawansa-Herman S Sumawiredja (Berkah). Di situ Berkah multlak 100 persen, sesuai jumlah daftar pemilih tetap (DPT) dan tidak ada suara tidak sah maupun golput. Contohnya di TPS 4, dengan jumlah DPT 233 jiwa, Ber- kah meraih suara 233. Tiga pasangan lain suaranya nol, tandasnya. Kita punya semua data tersebut, leng- kap dengan C1 KWK. Kejanggalan itulah yang nanti akan kita beberkan di hadapan hakim MK (Mahkamah Konstitusi), te- rang Gus Ipul. Saat ini hasil Pilgub Jatim memang masih di meja MK. Ini setelah pasangan Khofifah-Herman (Berkah) menggugat keputusan KPU Jatim, yang menetapkan hasil pilgub dengan kemenangan pasang- an KarSa, pada 7 September lalu. Kejanggalan TPS nol pemilih KarSa ini tidakpernahdimunculkanPanwasmaupun KPUJatim. Satu-satunyaributsoalTPSyang masuk KPU sebelumnya adalah TPS nol pemilih. Ini terjadi pada TPS di lingkungan pesantren Bangkalan. Di sini tidak seorang pun pemilih hadir.Akibatnya hanya 7 orang petugas TPS dan saksi yang mencoblos. Gus Ipul menambahkan, pentingnya membeber kejanggalan ini karena dalam Pilgub Jatim 2008 lalu, salah satu objek gugatan yang diajukan Khofifah (kala itu bergandengan dengan Mujiono) adalah, ada suara milik Khofifah-Mudjiono yang yang di-nol-kan. Sehingga KarSa yang dituduh curang dan akhirnya digugat ke MK. Tapi dalam Pilgub kali ini, peristiwa itu juga terjadi dan ganti KarSa yang diru- gikan, karena perolehan suara di-nol-kan di 19 TPS di Situbondo. Padahal data yang kita miliki, di 19 TPS itu semuanya ada saksi KarSa, tegas Gus Ipul. (uji) Golkar Gelisah Konflik Akbar-Ical JAKARTA, surya - Me- manasnya perseteruan lama antara Akbar Tandjung dengan Aburizal Bakrie (Ical) membuat gelisah para pengurus dan to- koh Golkar. Perseteruan antara mantan dan ketua Umum DPP Golkar tersebut dikhawatirkan bisa merusak skenario politik dalam pemilu dan pemilihan presiden (pil