Dasar dasar teknik elektronika

  • View
    112

  • Download
    28

Embed Size (px)

Transcript

  1. 1. Copyright 2015 by Luqman Ali LUQMAN ALI DASAR-DASAR TEKNIK ELEKTRONIKA Diterbitkan secara mandiri Oleh: Ali Luqman Copyright 2015 by Luqman Ali
  2. 2. 2 Komponen Komponen terbagi menjadi dua, yaitu ; 1. Komponen Aktif Adalah jenis komponen elektronika yang memerlukan arus listrik agar berfungsi dalam suatu rangkaian elektonika. Contohnya, transistor, IC dan lampu tabung. IC (Integrated Circuit) adalah gabungan dari komponen aktif dan pasif yang disusun menjadi sebuah rangkaian elektronika dan diperkecil ukuran fisiknya. 2. Komponen Pasif Adalah jenis komponen elektronika yang bekerja tanpa harus memerlukan arus listrik. Contohnya, resistor, kapasitor, trafo, dll.
  3. 3. 3 Resistror Komponen inilah yang paling penting untuk mengatur besar/kecilnya suatu tegangan listrik. Suatu daya 220 vl masuk kepada resistor akan di olah terlebih dahulu dan tergantung besar/kecilnya resistror, yang nantinya listrik akan keluar lebih kecil. ( Hi Co Me O Ku Hi B U A P == 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 ) KODE WARNA APPLET WARNA NILAI TOLERANSI Hitam 0 ----- Coklat 1 ----- Merah 2 ----- Orange 3 ----- Kuning 4 -----
  4. 4. 4 Hijau 5 ----- Biru 6 ----- Ungu 7 ----- Abu-abu 8 ----- Putih 9 ----- Emas 0,1 10 % Perak 0,01 1 % Inilah kode besar/kecilnya nilai resistror jika Anda akan membuat suatu rangkaian listrik. Besarnya nilai resistor di sebut dengan satuan OHM. Di lambangkan dengan R Cara membaca resistor yang nantinya jika Anda lihat, resistror itu warna-warni seperti pelangi. Jangan main asal tancap gas. Main pasang saja di PCB tanpa membaca kode warnanya terlebih dahulu. Kapasitor Kapasitor atau kondensor adalah komponen elektronika yang dapat menyimpan energi listrik dalam bentuk muatan listrik selama selang waktu tertentu tanpa disertai adanya reaksi kimia.
  5. 5. 5 Kapasitor Variabel (Varco) Kapasitor ini digunakan untuk tuning pesawat radio atau mencari gelombang radio. Kapasitor ini menggunakan udara sebagai bahan dielektriknya. Kapasitor jenis ini menggunakan pelat yang tidak dapat digerakkan (stator) dan pelat yang dapat digunakan (rotor). Varco biasanya terbuat dari bahan aluminium. Dengan memutar tombol, luas pelat yang berhadapan dapat diataur sehingga kapasitas kapasitor dapat diubah. Dengan mengubah kapasitas kapasitor, frekuensi sirkuit yang dicari dapat distel. Berikut ditunjukkan suatu varco. Kapasitor Keramik Kapasitor keramik mempunyai dielektrik yang terbuat dari keramik. Kapasitor ini memiliki elektroda logam dan dielektritnya terdiri atas campuran titanium oksida dan
  6. 6. 6 oksida lain. Kekuatan dielektriknya baik sekali sehingga mempunyai kapasitas yang besar. Meskipun demikian, ukuran kapasitor keramik relatif kecil. Kapasitor keramik digunaka untuk meredam bunga api, seperti pada bunga api yang timbul pada platina kendaraan bermotor. Kapasitor Kertas Kapasitor ini mempunyai dielektrik yang terbuat dari kertas. Kapasitor kertas mempunyai lapisan-lapisan kertas setebal
  7. 7. 7 0,05-0,02 mm di antara dua lembaran kertas aluminium. Kertas tersebut diresapi dengan minyak untuk memperbesar kapasitas dan kekuatan dielektriknya. Kapasitor Plastik Kapasitor plastik mempunyai selaput plastik sebagai dielektriknya. Kapasitor ini mempunyai elektroda logam dan lapisan dielektrik yang terbuat dari bahan polisterina, milar atau teflon dengan tebal 0,0064 mm. Kapasitor plastik digunakan untuk koreksi faktor daya dalam sisitem daya listrik pada fisi nuklir, pembentukan logam hidrolik, penyelidikan plasma dielektrik.
  8. 8. 8 Kapasitor Elektrolit Kapasitor elektrolit mempunyai dielektrik berupa oksida aluminium. Elektroda positif terbuat dari bahan logam, seperti aluminium dan tantalum, sedangkan elektroda negatif terbuat dari bahan elektrolit. Bahan dielektrik digunakan untuk melapisi elektroda negatif. Tebal lapisan oksida sekitar 0,0001 mm. Kapasitor ini hanya digunakan pada tegangan DC yang berdenyut pada rangkaian radio, televisi, telefon, telegraf, peluru kendali, dan perlengkapan komputer. Fungsi elco adalah sebagai perata denyut arus listrik.
  9. 9. 9
  10. 10. 10 Transistor Transistor adalah komponen elektronika yang dipakai sebagai penguat, sebagai sirkuit pemutus dan penyambung (switching), stabilisasi tegangan, modulasi sinyal atau sebagai fungsi lainnya. Transistor dapat berfungsi semacam kran listrik, dimana berdasarkan arus inputnya atau tegangan inputnya, memungkinkan pengaliran listrik yang sangat akurat dari sirkuit sumber listriknya.
  11. 11. 11 Induktor Bentuk dasar dari sebuah induktor adalah kawat yang dililitkan menjadi sebuah koil. Induktor mempunyai sifat yang disebut dengan induktansi diri atau lebih sering disebut dengan induktansi, artinya adalah jika arus meningkat maka medan magnet juga akan meningkat mengikuti perbesaran dari arus.
  12. 12. 12 Dioda Fungsi paling umum dari dioda adalah untuk memperbolehkan arus listrik mengalir dalam suatu arah (disebut kondisi panjar maju) dan untuk menahan arus dari arah sebaliknya (disebut kondisi panjar mundur). Karenanya biasa juga disebut sebagai penyearah
  13. 13. 13 Dioda Zener Dioda Zener biasanya digunakan secara luas dalam sirkuit elektronik. Fungsi utamanya adalah untuk menstabilkan tegangan. Dioda LED Dioda LED akan hidup apabila LED dialiri arus listrik, fungsi dari LED ini biasanya hanya sebagai indikator. Atau biasa juga disebut dengan lampu indikator/
  14. 14. 14 TRASFORMATOR /TRAFO Trasformator adalah alat yang mempunyai fungsi menaikan atau menurunkan tegangan input atau menurunkan tegangan output. Trasformator yang berfungsi untuk menaikan tegangan input adalah trafo step up Transformator yang mempunyai fungsi menurunkan tegangangan adalah trafo step down. Cara kerja trasformator : Arus bolak - balik ( AC ) melewati koil utama ( kumparan primer ) yang menginduksi arus bolak - balik di koli kedua ( kuparan sekunder ) Komponen Elektronika Elektronika adalah ilmu yang mempelajari alat listrik arus lemah yang dioperasikan dengan cara mengontrol aliran elektron atau partikel bermuatan listrik dalam suatu alat
  15. 15. 15 seperti komputer, peralatan elektronik, termokopel, semikonduktor, dan lain sebagainya. Ilmu yang mempelajari alat-alat seperti ini merupakan cabang dari ilmu fisika, sementara bentuk desain dan pembuatan sirkuit elektroniknya adalah bagian dari teknik elektro, teknik komputer, dan ilmu/ teknik elektronika dan instrumentasi. Dalam rangkaian elektronika terdapat bermacam-macam komponen. Ada transistor, resistor, IC, trafo dan lain-lain. Komponen-komponen ini dikategorikan menjadi bagian- bagian berikut: Komponen Pasif : resistor atau tahanan kapasitor atau kondensator induktor atau kumparan transformator Komponen Aktif : * dioda : dioda cahaya dioda foto dioda laser diode Zener dioda Schottky * transistor : transistor efek medan transistor bipolar transistor IGBT transistor Darlington transistor foto
  16. 16. 16 Sirkuit Analog : Amplifier atau Penguat Opamp (Operational Amplifier) termasuk negative feedback Amplifier Daya FET (Filed Effect Transistor), JFET, MOSFET, MESFET, MODFET, HEMT CMOS, N-MOS, P-MOS, Pass-transistor Sirkuit Digital : Gerbang logika flip-flop penghitung atau pencacah (Inggris: counter) register multiplekser (MUX) dan DEMUX Penjumlah (Adder), Subtraktor (Pengurang) & Pengganda (Multiplier) mikroprosesor mikrokontroler ADC, DAC, Atmel AVR Digital Signal Processor (DSP) FPGA (Field-Programmable Gate Array), ASIC, FPAA, Embedded-FPGA, CPLD Semua jenis komputer digital: komputer super, mainframe, komputer mini, komputer pribadi desk-top, laptop, PDA, Smart card, telepon pintar, dll
  17. 17. 17 Alat ukur : Ohm-meter Amper-meter Voltmeter Multimeter Oskiloskop Function generator Digital Signal Analyzer Spectrum meter MACAM-MACAM KOMPONEN Elektronika adalah ilmu yang mempelajari alat listrik arus lemah yang dioperasikan dengan cara mengontrol aliran elektron atau partikel bermuatan listrik dalam suatu alat seperti komputer, peralatan elektronik, termokopel, semikonduktor, dan lain sebagainya. Ilmu yang mempelajari alat-alat seperti ini merupakan cabang dari ilmu fisika, sementara bentuk desain dan pembuatan sirkuit elektroniknya adalah bagian dari teknik elektro, teknik komputer, dan ilmu/ teknik elektronika dan instrumentasi.Dalam rangkaian elektronika terdapat bermacam-macam komponen. Ada transistor, resistor, IC, trafo dan lain-lain. Komponen-komponen ini dikategorikan menjadi bagian-bagian berikut: Komponen Pasif : yaitu komponen yang menunjukkan hubungan linear antara arus dan tegangan, jika komponen tersebut berada di dalam pengaruh medan listrik
  18. 18. 18 A. resistor atau tahanan adalah suatu bahan yang dapat menghambat arus listrik *Jenis-jenis resistor tetap Yaitu resistor yang nilainya tidak dapat berubah, jadi selalu tetap (konstan). Resistor ini biasanya dibuat dari nikelin atau karbon. Berfungsi sebagai pembagi tegangan, mengatur atau membatasi arus pada suatu rangkaian serta memperbesar dan memperkecil tegangan. . Resistor gulungan kawatresistor yang nilainya tidak dapat berubah, jadi selalu tetap (konstan). .Resistor Lapisan karbon .Resistor lapisan oksidasi logam .Resistor komposisi karbon *Jenis-jenis resistor variabel Yaitu resistor yang nilainya dapat berubah-ubah dengan jalan menggeser atau memutar toggle pada alat tersebut, sehingga nilai resistor dapat kita tetapkan sesuai dengan kebutuhan. Berfungsi sebagai pengatur volume (mengatur besar kecilnya arus), tone control pada sound
  19. 19. 19 Potensiometer Geser Putar Trimmer Potensiometer (TRIMPOT) Resistor atau hambatan r diukur dalam satuan Ohm ( disimbolkan dengan ).Bila dihubungkan dengan tegangan v ( satuannya Volt ) dan kuat arus I ( satuannya Ampere ) mempunyai rumus sebagai berikut : V = I . R R = V / I
  20. 20. 20 B. kapasitor atau kondensator komponen dasar elektronika yang dapat menyimpan atau mengeluarkan muatan listrik
  21. 21. 21 Fungsi kapas