Hakikat dan Keutamaan Shalat

  • View
    274

  • Download
    10

Embed Size (px)

Transcript

HAKIKAT DAN KEUTAMAAN SHALAT

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.Dengan segala keterbatasan diri dan dengan rahmat Allah SWT, saya sajikan tulisan yang berkenaan dengan shalat berdasarkan pengetahuan dan pengalaman yang Allah berikan kepada saya. Ini saya tulis dari pengalaman yang saya lakukan ketika mendalami tentang shalat dengan menerapkan metode resonansi kuantum dan selanjutnya saya mendapati pengetahuan dan pengalaman rasa shalat seperti yang saya tuliskan ini. Selama beberapa hari saya mencoba mengikuti apa yang ingin saya lakukan tentang berbagai aktivitas hidup, dan ternyata aktivitas yang saya lakukan adalah menulis sebuah uraian tentang shalat seperti yang saya tuliskan di bawah ini. Selama menuliskan uraian shalat ini saya hanya beresonansi dengan shalat, dan semua pemikiran serta pemahaman saya mengalir begitu saja menuliskan tentang uraian shalat ini. Tentang kebenaran atau tidaknya, saya belum melakukan pengkajian lebih lanjut, dan silakan bagi pembaca untuk mempercayai ataupun tidak mempercayai apa yang ada di dalam tulisan ini. Cuplikan-cuplikan ayat Al Quran maupun hadits sengaja saya gunakan sebagai referensi dan memperjelas uraian dari shalat yang saya tuliskan ini. Ini adalah shalat yang saya jalani saat ini dan berdasarkan pertimbangan rasa serta pemahaman yang ada pada diri saya sebelumnya, apa yang saya tuliskan ini adalah sesuatu yang dapat membawa pemahaman bagi saya maupun orang-orang yang membacanya. Selanjutnya saya berlindung kepada Allah dari segala kesalahan yang disengaja maupun yang tidak disengaja apabila itu terjadi. Silakan membaca dan bertafakur atas shalat yang kita lakukan.

Definisi ShalatKata Shalat () berasal dari bahasa Arab yg diartikan secara harfiah dengandoa.Menurut terminologi ilmu fiqh shalat, salat () diterjemahkan sebagai serangkaian kegiatan ibadah khusus atau tertentu yang dimulai dengantakbiratul ihramdan diakhiri dengansalam().Shalat dilakukan dengan hati, pikiran, badan/jasmani, perasaan, dan seluruh jiwa. Shalat hendaknya dinikmati dan dirasakan oleh seluruh keberadaan dan kesadaran dalam menjalin hubungan dg Allah SWT. Tubuh bergetar melalui seluruh sel dan atom-atom yang beresonansi akibat getaran dari getaran hati dan rasa, yang beresonansi terhadap eksistensi Allah SWT mulai dari yg tampak hingga yang paling halus dalam berbagai bentuk yang bisa ditangkap oleh kesadaran jiwa kita. Semakin khusyuk dan tuma'ninah shalat kita maka hubungan yang terjalin akibat resonansi dg Allah semakin erat dan kuat.Sebagai bentuk doa khusus yang berbentuk ritual (upacara), shalat memiliki beberapa rukun (protokoler) yang dimaksudkan untuk melatih dan mencapai tujuan yang diharapkan, yaitu terciptanya jalinan hubungan yang kuat dengan Allah di segala kondisi. Untuk itu dalam shalat harus dilakukan dengan penuh khidmat menghadirkan seluruh keberadaan jiwa raga kita ke hadapan Allah SWT.Manfaat ShalatShalat mempunyai manfaat yang sangat besar. Selain mencegah dari perbuatan keji dan munkar, shalat adalah cara penting dalam memecahkan berbagai permasalahan, merupakan jalan utama dalam meningkatkan iman dan menempuh jalan hidup Islam (Islamic way of life).Shalat seringkali dianggap sebagai beban bagi yang belum memahami maksud dan tujuannya. Bahkan dengan adanya berbagai kesibukan, permasalahan, dan tuntutan hidup, shalat kadang ditinggalkan atau bagi yang sudah rutin melakukan shalat fardlu pun banyak yang masih melupakan kebesaran maksud, tujuan, dan manfaat dari shalat sehingga ketika berhadapan dg berbagai tipu daya dan ujian di dunia, kita pun masih sering bingung mencari cara, berkeluh kesah, dan bahkan terlena dengan kehebatan-kehebatan aktivitas lainnya seperti pekerjaan, hiburan, kebersamaan dengan teman-teman, bisnis, dsb.Kita lupa atau mungkin belum tahu bahwa sesungguhnya shalat justru merupakan jalan paling ampuh untuk menempuh keselamatan dan kesuksesan hidup baik di dunia maupun di akhirat. Shalat adalah jalan paling efektif untuk mencapai kesuksesan dunia akhirat hingga Allah SWT memerintahkan kita untuk meminta pertolongan dengan sabar dan shalat. Sesungguhnya shalat adalah jalan paling utama dalam mengatasi berbagai permasalahan. Islam mengajarkan berbagai jenis shalat yang mungkin sampai saat ini hanya kita ketahui dan jarang kita gunakan. Shalat mampu mengeluarkan kita dari kemiskinan dan kefakiran. Shalat mampu mengobati kita dari berbagai penyakit hati dan perbuatan yg buruk (keji dan munkar). Shalat mampu mengobati berbagai penyakit jasmani. Shalat mampu meningkatkan kecerdasan dan pengetahuan kita. Shalat mampu mengatasi berbagai permasalahan emosi dan cinta. Melalui shalat Allah memberi jalan bagi setiap tujuan dan cita-cita kita yang baik. Shalat mampu meningkatkan kesadaran iman kita akan jalan hidup Islam yang rahmatan lil alamiin. Shalat mampu meningkatkan rezeki, kesehatan, kemuliaan, dan kebahagiaan hidup kita. Shalat (menjadi sarana untuk) memberi petunjuk bagi kita untuk melangkah pada jalan yang lurus yang ditentukan oleh Allah SWT bagi diri kita. Shalat mampu menyelamatkan kita dari berbagai ancaman, himpitan, dan cobaan hidup.Shalat adalah jalan yang PASTI membawa kita pada kemenangan, kemenangan yang sesungguhnya, menahan kita dari kekalahan akibat kebodohan dan dorongan hawa nafsu kita. Maka marilah shalat... Marilah menuju kemenangan...Yang perlu kita lakukan hanyalah PERCAYA. Percaya, yakin dengan sepenuh kesadaran bahwa shalat adalah jalan yang agung untuk mendapatkan petunjuk hidup yang lurus dan memperoleh pertolongan Allah SWT Yang Tak Terbatas mampu berbuat apapun di alam semesta ini. Yang perlu kita lakukan hanyalah melakukan shalat secara sukses.Untuk itu dalam pembahasan shalat ini, saya tidak membahas manfaat dan keutamaan shalat dari sisi kesehatan ataupun manfaat-manfaat jasmani seperti uraian tentang gerakan shalat yang mampu mencegah dan mengobati penyakit ataupun manfaat shalat dalam kaitannya dengan stress karena sudah banyak ahli-ahli yang menjelaskannya. Pada tulisan ini, khusus dibahas keutamaan shalat untuk membimbing dan melindungi kita dalam hidup serta mencegah, menolong, dan menyelesaikan berbagai masalah apapun termasuk berbagai macam penyakit dan masalah-masalah kehidupan sehingga kita terselamatkan dari ujian serta jebakan kehidupan dunia. Pembahasan ini akan memberikan penjabaran keutamaan shalat yang didekati secara ilmiah dari sudut pandang ilmu pikiran dan kesadaran.

Bagaimana melakukan shalat yang sukses?Shalat yang sukses adalah shalat yang mampu membawa kita pada keterhubungan dengan Allah SWT sehingga keadaan diri kita antara sebelum shalat dan sesudah shalat mengalami perubahan yang semakin baik. Pada setiap shalat yang sukses, setiap diri menerima kesadaran yang lebih baik dan lebih luhur sehingga orang yang shalat akan mampu mengarungi kehidupan ini dengan baik sambil membangun kehidupannya di akhirat.Karena itu shalat sungguh bukan suatu hal yang remeh. Shalat harus dikerjakan dengan sungguh-sungguh dan tersambung dengan Allah SWT sehingga kita siap dan mampu menerima kesadaran maupun informasi-informasi batiniyah baru yang kita dapati ketika shalat. Shalat sungguh merupakan olah kebatinan yang sangat sakral, luhur, dan mendalam.Kesuksesan shalat ditentukan oleh seberapa khusyuk kita mempersiapkannya dan melakukannya. Kekhusyukan shalat terkait dengan seberapa dalam jiwa kita hanyut dan mampu masuk ke dalam samudera kebesaran Allah SWT. Kemampuan untuk khusyuk terkait dengan kesungguhan, ketenangan, keikhlasan, dan keterbukaan kita di dalam merespon setiap getaran dan eksistensi yang kita rasakan ketika menghadap Allah Tuhan alam semesta yang Maha Besar dari sudut pandang dimensi manapun.Allah SWT mengabarkan melalui firmanNya tentang bagaimana melakukan shalat yang khusyuk, yaitu shalat yang sukses, yang membawa dampak besar bagi kehidupan kita, yang mampu menyelamatkan hidup kita dari kegelapan kepada cahaya, dari kebatilan kepada kebenaran, dari kesengsaraan kepada kebahagiaan, dari kekalahan kepada kemenangan, dan dari kegagalan kepada keselamatan/ keberhasilan.Allah SWT berfirman di dalam kitab Al Quran:Dan mintalah pertolongan dengan sabar dan shalat. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyuk, yaitu orang-orang yang meyakini, bahwa mereka akan menemui Tuhannya, dan bahwa mereka akan kembali kepada-Nya. (QS. 2 ayat 45-46)

Peliharalah segala shalat, dan shalat wusthaa. Berdirilah karena Allah dengan khusyuk. (QS. 2 ayat 238)

Katakanlah: "Tuhanku menyuruh menjalankan keadilan". Dan (katakanlah): "Luruskanlah muka (diri) mu di setiap shalat dan sembahlah Allah dengan mengikhlaskan ketaatanmu kepada-Nya. Sebagaimana Dia telah menciptakan kamu pada permulaan (demikian pulalah) kamu akan kembali kepada-Nya)". (QS. 7 ayat 29)

Dirikanlah shalat dari sesudah matahari tergelincir sampai gelap malam dan (dirikanlah pula shalat) subuh. Sesungguhnya shalat subuh itu disaksikan (oleh malaikat). Dan pada sebahagian malam hari bershalat tahajudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu, mudah-mudahan Tuhan-mu mengangkat kamu ke tempat yang terpuji. (QS. 17 ayat 78-79)

Dan katakanlah: "Ya Tuhan-ku, masukkanlah aku secara masuk yang benar dan keluarkanlah aku secara keluar yang benar dan berikanlah kepadaku dari sisi Engkau kekuasaan yang menolong. Dan katakanlah: "Yang benar telah datang dan yang batil telah lenyap". Sesungguhnya yang batil itu adalah sesuatu yang pasti lenyap. (QS. 17 ayat 80-81)

Dan perintahkanlah kepada keluargamu mendirikan shalat dan bersabarlah kamu dalam mengerjakannya. Kami tidak meminta rezeki kepadamu, Kami lah yang memberi rezeki kepadamu. Dan akibat (yang baik) itu adalah bagi orang yang bertakwa. (QS. 20 ayat 132)

Dan bertawakallah kepada (Allah) Yang Maha Perkasa lagi Maha Penyayang, Yang melihat kamu ketika kamu berdiri (untuk shalat), dan (melihat pula) perubahan gerak badanmu di antara orang-orang yang sujud. Sesungguhnya Dia adalah Yang Maha M