50 taman nasional di indonesia

  • View
    2.456

  • Download
    3

Embed Size (px)

Transcript

  • 1. 50 TAMAN NASIONAL DI INDONESIATaman Nasional adalah kawasan pelestarian alam yang mempunyai ekosistem asli,dikelola dengan sistem zonasi yang dimanfaatkan untuk tujuan penelitian, ilmupengetahuan, pendidikan, menunjang budidaya, pariwisata, dan rekreasi (pasal 1butir 14 UU No. 5 Tahun 1990).Kawasan Pelestarian Alam adalah kawasan dengan ciri khas tertentu, baik di daratmaupun di perairan yang mempunyai fungsi perlindungan sistem penyanggakehidupan, pengawetan keanekaragaman jenis tumbuhan dan satwa, sertapemanfaatan secara lestari sumberdaya alam hayati dan ekosistemnya (Pasal 1 butir13 UU No. 5 Tahun 1990).Berikut ini daftar Taman Nasional yang ada di Indonesia (anda dapat klik setiapkawasan berdasarkan pulau pada peta diatas) :Taman Nasional di PulauSumateraTaman Nasional di PulauJawaTaman Nasional diBali dan NusaTenggara1. Gunung Leuser *) **)1. Ujung Kulon **)1. Bali Barat2. Siberut *)2. Kepulauan Seribu 2. Gunung Rinjani3. Kerinci Seblat **)3. Gunung Halimun 3. Komodo *) **)4. Bukit Tigapuluh 4. Gunung Gede Pangrango *)4. Manupeu Tanah Daru5. Bukit Duabelas 5. Karimunjawa5. LaiwangiWanggameti6. Berbak ***)6. Bromo Tengger Semeru 6. Kelimutu7. Sembilang 7. Meru Betiri8. Bukit Barisan Selatan **)8. Baluran9. Way Kambas 9. Alas Purwo10. Batang Gadis 10. Gunung Merapi11. Tesso Nilo 11. Gunung Merbabu12. Gunung Ciremai

2. Taman Nasional di PulauKalimantanTaman Nasional di PulauSulawesiTaman Nasional diMaluku dan Papua1. Gunung Palung 1. Bunaken 1. Manusela2. Danau Sentarum ***)2. Bogani Nani Wartabone 2. Aketajawe - Lolobata3. Betung Kerihun 3. Lore Lindu *)3. Teluk Cendrawasih4. Bukit Baka-Bukit Raya 4. Taka Bonerate 4. Lorentz **)5. Tanjung Puting *)5. Rawa Aopa Watumohai 5. Wasur6. Kutai 6. Wakatobi7. Kayan Mentarang 7. Kepulauan Togean8. Sebangau8. Bantimurung -BulusaraungTaman Nasional Gunung LeuserDinyatakan Menteri Pertanian, tahun 1980 luas 792.675 hektarDitunjuk Menteri Kehutanan,SK No. 276/Kpts-VI/1997luas 1.094.692 hektarDitetapkan ----Letak Kab. Aceh Tenggara, Kab. Aceh Selatan,Kab. Aceh Singkil, Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam dan Kab. Langkat, Provinsi Sumatera UtaraTemperatur udara 21 - 28 CCurah hujan 2.000 - 3.200 mm/tahunKetinggian tempat 0 - 3.381 m dpl.Letak geografis 250 - 410 LU, 9635 - 9830 BTTaman Nasional SiberutDinyatakan ----Ditunjuk Menteri Kehutanan, SK No. 407/Kpts-II/1993 dengan luas 190.500 hektarDitetapkan ----Letak Kabupaten Kepulauan Mentawai, Provinsi Sumatera BaratTemperatur udara 22 - 31 C 3. Curah hujan 2.900 - 3.700 mm/tahunKetinggian tempat 0 - 500 m. dplLetak geografis 105 - 145 LS, 9836 - 9903 BTTaman Nasional Kerinci SeblatDinyatakan Menteri Pertanian, Tahun 1982Ditunjuk Menteri Kehutanan, SK No. 192/Kpts- II/1996 dengan luas 1.386.000 hektarDitetapkan Menteri Kehutanan dan PerkebunanSK No. 901/Kpts-V/1999 dengan luas 1.375.349,867 hektarLetak Provinsi : Sumatera Barat, Jambi, Bengkulu dan Sumatera SelatanTemperatur udara 7 - 28CCurah hujan Rata-rata 3.000 mm/tahunKetinggian tempat 500 3.805 meter dplLetak geografis 117 - 336 LS, 10031 - 10244 BTTaman Nasional Bukit Tiga PuluhCara pencapaian lokasi :Pakanbaru Siberida, 285 km ( 4 jam) menggunakan mobil dan selanjutnya ke lokasi melalui jalan bekasHPH.Dinyatakan -----Ditunjuk Menteri Kehutanan, SK No. 539/Kpts-II/1995dengan luas 127.698 hektarDitetapkan Menteri Kehutanan, SK No. 6407/Kpts-II/2002dengan luas 144.223 hektarLetak Kab. Indragiri Hulu dan Kab. Indragiri Hilir Provinsi Riau serta Kab. Bungo Tebo dan Kab. TanjungJabung, Provinsi JambiTemperatur udara 28 37CKetinggian tempat 60 - 734 meter dplLetak geografis 040 - 130 LS, 10213 - 10245 BT 4. Taman Nasional Bukit DuabelasDinyatakan ----Ditunjuk Menteri Kehutanan dan PerkebunanSK No.258/Kpts-II/2000 dengan luas 60.500 hektarDitetapkan ----Letak Kab. Sarolangun Bangko, Kab. BungoTebo dan Kab. Batanghari Provinsi JambiTemperatur udara 20 - 30CCurah hujan ----Ketinggian tempat 50 - 400 m. dplLetak geografis 144 - 158 LS, 10229 - 10249 BTTaman Nasional BerbakDinyatakan ---Ditunjuk Menteri Kehutanan, SK No. 285/Kpts- II/1992 dengan luas 162.700 hektarDitetapkan ---Letak Kab. Tanjung Jabung, Provinsi JambiTemperatur udara 25 - 28 CCurah hujan Rata-rata 2.300 mm/tahunKetinggian tempat 0 - 20 meter dplLetak geografis 108 - 143 LS, 10405 - 10426 BTTaman Nasional SembilangDinyatakan ---Ditunjuk Menteri Kehutanan, SK No. 76/Kpts-II/2001dengan luas 205.750 hektar.Ditetapkan --- 5. Letak Kecamatan Banyuasin II, KabupatenMusi Banyuasin Provinsi Sumatera SelatanTemperatur udara 22 - 33 CCurah hujan Rata-rata 260 mm/tahunKetinggian tempat 0 - 500 m. dplLetak geografis 138 - 225 LS, 10412 - 10455 BTTaman NasionalBukit Barisan SelatanDinyatakan Menteri Pertanian, tahun 1982dengan luas 365.000 hektar.Ditunjuk ----Ditetapkan ----Letak Kab. Tanggamus, Kab. Lampung BaratProvinsi Lampung dan Kab. BengkuluSelatan Provinsi BengkuluTemperatur udara 20 - 28 CCurah hujan 1.000 - 4.000 mm/tahunKetinggian tempat 0 - 1.964 m. dplLetak geografis 433 - 557 LS, 10323 - 10443 BTTaman Nasional Way KambasDinyatakan Menteri Pertanian, Tahun 1982Ditunjuk Menteri Kehutanan, SK No. 14/Menhut- II/1989 dengan luas 130.000 hektarDitetapkan Menteri Kehutanan, SK No. 670/Kpts-II/1999dengan luas 125.621,3 hektarLetak Kab. Lampung Tengah dan Kab. LampungTimur, Provinsi LampungTemperatur udara 28 - 37 CCurah hujan 2.500 - 3.000 mm/tahunKetinggian tempat 0 - 60 m. dplLetak geografis 437 - 515 LS, 10632 - 10652 BT 6. TAMAN NASIONAL BATANG GADISTesso Nilo - Bukit Tigapuluh Landscape WWF-Indonesia/Mast IrhamDaftar Cagar Alam Indonesia di Provinsi Papua Cagar Alam PEGUNUNGAN ARFAK; Jayapura, Papua, 68.325,00 ha, Keputusan Menteri Kehutanan RI Nomor: 514/Kpts-II/1995, 26 September 1995. Cagar Alam BIAK UTARA; Biak, Papua, 6.138,04 ha, Keputusan Menteri Kehutanan RI Nomor: 731/Kpts-II/1996, 25November 1996. Cagar Alam DANAU BIAN; Merauke, Papua, 69.390,00 ha, Keputusan Menteri Kehutanan RI Nomor: 119/Kpts-II/1990, 19Maret 1990. Cagar Alam BUPUL; Merauke, Papua, 92.704,00 ha, Keputusan Menteri Kehutanan dan Perkebunan RI Nomor: 891/Kpts-II/1999, 14 Oktober 1999 Cagar Alam PEGUNUNGAN CYCLOPS; Jayapura, Papua, 22.500,00 ha, Keputusan Menteri Kehutanan RI Nomor:365/Kpts-II/1987, 18 November 1987. Cagar Alam ENAROTALI; Nabire, Papua, 300.000,00 ha, Keputusan Menteri Pertanian RI Nomor: 84/ Kpts/Um/2/80, 11Februari 1980. Cagar Alam NABIRE; Nabire, Papua, 100,00 ha, Keputusan Menteri Pertanian RI Nomor: 21/Kpts/Um/1980, 12 Januari1980. Cagar Alam PULAU POMBO; Merauke, Papua, 100,00 ha, Keputusan Menteri Kehutanan RI Nomor: 820/Kpts/Um/11/82,10 November 1982. Cagar Alam PULAU SUPIORI; Biak, Papua, 41.990,00 ha, Keputusan Menteri Kehutanan RI Nomor: 26/Kpts-II/1988, 11Januari 1988. Cagar Alam TAMRAU SELATAN; Nabire, Papua, 350.000,00 ha, Keputusan Menteri Kehutanan dan Perkebunan RINomor: 891/Kpts-II/1999, 14 Oktober 1999 Cagar Alam PEGUNUNGAN WAYLAND; Nabire, Papua, 223.000,00 ha, Keputusan Menteri Kehutanan dan Perkebunan RINomor: 891/Kpts-II/1999, 14 Oktober 1999. Cagar Alam YAPEN TENGAH; Kepulauan Yapen, Papua, 119.140,75 ha, Keputusan Menteri Kehutanan dan Perkebunan RINomor: 26/Kpts-II/1999, 12 Oktober 1999.Daftar Cagar Alam Indonesia di Provinsi Papua Barat Cagar Alam BATANTA BARAT; Sorong, Papua Barat, 16.749,08 ha, Keputusan Menteri Kehutanan RI Nomor: 568/ Kpts-II/1991, 24 Agustus 1991. 7. Cagar Alam TELUK BINTUNI; Manokwari, Papua Barat, 124.850,90 ha, Keputusan Menteri Kehutanan dan Perkebunan RINomor: 891/Kpts-II/1999, 14 Oktober 1999 Cagar Alam PEGUNUNGAN FAKFAK; Fakfak, Papua Barat, 34.391,10 ha, Keputusan Menteri Kehutanan dan PerkebunanRI Nomor: 650/Kpts-II/1999, 19 Agustus 1999 Cagar Alam PULAU KOFIAU; Sorong, Papua Barat, 7.747,00 ha, Keputusan Menteri Kehutanan dan Perkebunan RI Nomor:819/Kpts-II/1999, 14 Oktober 1999. Cagar Alam PEGUNUNGAN KUMAWA; Fakfak, Papua Barat, 97.089,38 ha, Keputusan Menteri Kehutanan danPerkebunan RI Nomor: 891/Kpts-II/1999, 14 Oktober 1999 Cagar Alam MISOOL SELATAN; Sorong, Papua Barat, 84.000,00 ha, Keputusan Menteri Pertanian RI Nomor:761/Kpts/Um/10/82, 10 Desember 1982. Cagar Alam SALAWATI UTARA; Sorong, Papua Barat, 57.000,00 ha, Keputusan Menteri Pertanian RI Nomor: 014/Kpts/Um/1/82, 4 Januari 1982. Teluk Cagar Alam Laut SANSAFOR; Manokwari, Papua Barat, 62.660,00 ha, Keputusan Menteri Kehutanan danPerkebunan RI Nomor: 891/Kpts-II/1999, 14 Oktober 1999. Cagar Alam TAMRAU UTARA; Sorong, Papua Barat, 368.365,00 ha, Keputusan Menteri Pertanian RI Nomor:820/Kpts/Um/11/82, 10 November 1982. Cagar Alam PULAU WAIGEO BARAT; Sorong, Papua Barat, 95.200,00 ha, Keputusan Menteri Kehutanan RI Nomor:731/Kpts-II/1996, 25 November 1996. Cagar Alam PULAU WAIGEO TIMUR; Sorong, Papua Barat, 119.500,00 ha, Keputusan Menteri Kehutanan RI Nomor:251/Kpts-II/1996, 3 Juni 1996. Cagar Alam WONDI BOY; Manokwari, Papua Barat, 73.022,00 ha, Keputusan Menteri Kehutanan RI Nomor: 595/Kpts-II/1992, 6 Juni 1992.Daftar Cagar Alam Indonesia di Provinsi Bali Cagar Alam BATUKAHU I/II/III; Tabanan, 1.762,80 ha, SK Menteri Pertanian RI Nomor: 716/Kpts/Um/9/74, 29September 1974.Daftar Cagar Alam Indonesia di Provinsi Nusa Tenggara Timur Cagar Alam MAUBESI; Belu, Nusa Tenggara Timur,1.830,00 ha, Keputusan Menteri Pertanian RI Nomor:394/Kpts/Um/5/81, 7 Mei 1981. Cagar Alam GUNUNG MUTIS; Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur, 12.000,00 ha, SK Menteri Kehutanan danPerkebunan RI Nomor: 423/Kpts-II/1999, 15 Juni 1999. Cagar Alam PERHALU; Kupang, Nusa Tenggara Timur, 1.000,00 ha, Keputusan Menteri Kehutanan RI Nomor: 196/Kpts-II/1993, 27 Februari 1993. Cagar Alam TAMBORA; Ende, Nusa Tenggara Timur, 1.000,00 ha, Keputusan Menteri Kehutanan dan Perkebunan RINomor: 423/Kpts-II/1999, 15 Juni 1999. Cagar Alam WATU ATA; Ngada, Nusa Tenggara Timur, 4.898,80 ha, Keputusan Menteri Kehutanan RI Nomor: 432/Kpts-II/1992, 5 Mei 1992. Cagar Alam WAY WUUL/MBURAK; Manggarai, Nusa Tenggara Timur, 1.484,84 ha, Keputusan Menteri Kehutanan RINomor: 437/Kpts-II/1996, 9 Agustus 1996. C