of 8 /8
PRINSIP DASAR ABSORBSENT CHILLER Perbedaan Chiller/Refrigerator biasa dengan Absorbsent Chiller ITEM CHILLER/REFRIGERATOR BIASA ABSOBSENT CHILLER Tenaga Penggerak Utama Listrik Sumber Panas seperti -Steam -Api -Air Panas Fluida Freon Campuran 1.Lithium Bromida ( 50%) 2.Demineralized Water / PW (49%) 3.Inhibitor + Alkohol (1%)

Abs Chiller

Embed Size (px)

Text of Abs Chiller

  • PRINSIP DASAR ABSORBSENT CHILLERPerbedaan Chiller/Refrigerator biasa dengan Absorbsent Chiller

    ITEMCHILLER/REFRIGERATOR BIASAABSOBSENT CHILLERTenaga Penggerak UtamaListrikSumber Panas seperti-Steam-Api-Air Panas

    FluidaFreonCampuran1.Lithium Bromida ( 50%)2.Demineralized Water / PW (49%)3.Inhibitor + Alkohol (1%)

  • Sekilas Tentang PressurePerbedaan Satuan Pressure Absolute dan Pressure Gauge(1 Kg/Cm2 = 0.97 atm = 736 mmHg = 98 Kpa)Di Ruangan Terbuka ( 1 atm)VacuumVacuum0 Kg/Cm2G = 1 Kg/Cm2 Absolute1 Kg/Cm2G = 1 + 1 = 2 Kg/Cm2 Absolute

  • Sekilas Tentang PressurePerbedaan Satuan Pressure Absolute dan Pressure Gauge(1 Kg/Cm2 = 0.97 atm = 736 mmHg = 98 Kpa)Di Ruangan Terbuka ( 1 atm)VacuumVacuumVacum PumpJika Vacumnya = -0.75 Kg/Cm2G ( -73.5 Kpa G = - 552 mmHg G ) maka Satuan Absolute = 0.25 Kg/Cm2 ( 24.5 Kpa = 184 mmHg )

  • Saturated steam tableKondisi yg umum diketahui pada tekanan 1 atm (1,033 Kg/Cm2 )air mendidih/menjadi uap pada 100 oC

  • Saturated steam tableRange Operasi Absorbsent ChillerP = 6 7 mm Hg ( 0.8 0.9 Kpa atau 0.0082 0.0095 Kg/Cm2 ), pada press tsb air mendidih pada temp 4 6oC

  • PRINSIP DASAR ABSORBSENT CHILLER( SINGLE STAGE & SINGLE EFFECT)EVAPORATORSOLUTION PUMPCONDENSERREFRIGERANT VAPORGENERATORCOOLINGWATERCOOLINGWATERABSORBERLIQUIDREFRIGERANTSTEAMCONDENSATDi Generator LiBr dipanaskan dgn steam shg refrigerantnya (PW) menguap dan konsentrasi LiBr meningkatUap Refrigerant mengalir dari Generator ke CondenserUap Refrigerant (PW) didinginkan oleh Cooling Water dr Cooling Tower shg terkondensasi menjadi cair , Temp refrigerant cair sekitar 30 40oCRefrigerant dialirkan ke evaporator yg vacum( < 3Kpa) sehingga Refrigerant menjadi dingin dengan suhu sekitar 5oC dan di evaporator refigerant dingin ini di spraykan ke pipa pipa CW, sehingga Chilled water menjadi dingin dan Refrigerant menjadi uap.CW INCW OUTCOOLINGTOWERSteam InCondensat OutJuly12 Animated by Cak BagioLiBr50%UapRefLiBr>50%Uap Refrigerant naik keatas & LiBr kebawahRefCairUap RefUap Refrigerant mengalir kesisi lain dan didinginkan oleh Cooling water dan di Spray oleh LiBr dr Generator sehingga Refrigerant menjadi cair dan bercampur dgn LiBr menyebabkan konsentrasi LiBr menjadi encer kembali (50%)LiBr50%

  • PRINSIP DASAR ABSORBSENT CHILLER( SINGLE STAGE & DOUBLE EFFECT)LiBr dialirkan dari HP Gen ke LP Gen dgn melewati Heat ExchangerLiBr50%Di HP Generator Libr dipanaskan dengan steam sehingga Airnya ( Refrigerant) menguap dan LiBr konsentrasinya naik 54 60 %.RefLiBr54-60%Uap Refrigerant dialirkan dari HP Gen ke LP GenRefRefCairRefrigerant cair di pompa dengan Pompa Refrigernat utk disemprotkan ( Spary ) pada kisi kisi Chilled Water , sehingga Chilled water temperaturnya turun sementara itu Refrigerantnya menjadi uap>UapRefSementara itu LiBr mengalir dari Condenser menuju evaporator dengan melewati terlebih dahulu heat exchanger. Di Evaporator LiBr disemprotkan sehingga bercampur dengan uap refrigerant , menjadikan konsentrasi LiBr turun kembali ke 50%LiBr63%LiBr63%UapRefUapRefLiBr (50%,T=50oC) dipompa dari Evaporator ke HP GeneratorLiBr melewati heat Exchanger,disini LiBr dr Evaporator mengambil panas LiBr dr LP Gen sehingga LiBr yg dari Evaporator suhunya naik menjadi sekitar 65oCLiBr melewati heat Exchanger,disini LiBr dr Evaporator mengambil panas Condensat sehingga LiBr yg dari Evaporator suhunya naik lagi menjadi sekitar 75oCLiBr(50%) yg dari Evaporator suhunya dinaikkan lagi dengan melewati heat exchanger, yaitu mengambil panas LiBr yg dialirkan dr HP Gen ke LP Gen sehingga Temp Li Br naik lagi menjadi sekitar 110oCDi LP Gen Uap Refrigerant digunakan utk memanaskan LiBr sehingga sebagian Air ( Refrigerant) di LiBr menguap , Konsentrasi LiBr naik dan uap Refrigerant sebagian mencair dan sebagian masih bentuk uap didinginkan di condenser.Di Condenser Uap Refrigerant dan Refrigerant yg sudah cair didinginkan oleh Cooling Water sehingga keseluruhan Refrigerant menjadi cairan dgn temp 30 40oCRefrigerant Cair mengalir dari Condenser ke Evaporator yang vacumm ( < 3 Kpa ) sehingga cairan Refrigerant suhunya turun menjadi sekitar 5oCLiBr50%LiBr50%

  • Procedure Start1. CW 2. RW3. Solution Pump4. Steam bertahap : 1 Bar .Sebelum Start Refrigerant Ck dulua. Temp Solution HP Gen > 100 C & Konsentrasi LiBr HP Gen 54 58 %5. Start Ref Pumpb. Perhatikan Auto Purging , Vacuum 1 Kpa ( Evaporator )6. Naikkan Steam secara bertahap s.d 3.5 Bar Perhatikan a & b ( temp HP gen sekitar 130 C ) , Konsentrasi Max 60 % , Vacuum < 1 Kpa .Low Press Gen : P = 7.3 Kpa ( 55 mmHg)Condenser-- Cooling Water Temp : 32 oCEvaporator : P = 6 7 mmHgAbsorber : LiBr - T = 50oC & Konsentrasi = 63%Refrigerant : utk produk CW 7oC maka Evaporatornya P= 0.9 Kpa ( 6,78 mmHg) Sat Temp Ref : 5.5 oCSolution : LiBr : 50% +- 0.5 % , PH = 9.5 10.5 dengan kandungan Litium Cromate : 0.2 +- 0.05 % atau Lithium Molybdate: 0.015 +- 0.005%Sifat Lithium Bromate murni : Tdk Berwarna , transparant ,tdk beracun & korosif adapun dgn kandungan Lithium cromate menjadi berwarna kekuningan dan beracun.