BAB 7 MMPI

  • View
    14

  • Download
    1

Embed Size (px)

Transcript

7Skala MMPI yang Lain(Minnesota Multiphasic Personality Inventory) Seperti yang dijelaskan pada Bab Pendahuluan, langkah penyusunan skala MMPI yang original dan empiris telah dikerjakan oleh Hathaway dan McKinley. Item-item dimasukkan dalam skala apabila secara empiris dapat dibedakan dengan kelompok kriteria eksternal. Tidak ada pemaksaan pada konten item yang diidentifikasi, dan tidak ada usaha membuat-buat untuk memastikan hasil skala adalah homogen atau sesuai internal. Walaupun demikian, dua teknik pendekatan mayor lain untuk penyusunan skala telah digunakan dalam usaha lanjutan untuk mengembangkan skala tambahan. Pendekatan tersebut dilakukan secara logical dan homogen. Prosedur logikal meliputi pengelompokan item-item yang dijadikan petunjuk dan ada yang disingkirkan, berdasarkan pengujian isinya, untuk ditentukan watak dan karakteristik dibawah pengawasan. Meskipun studi validiti empiris mungkin dilanjutkan kemudian dengan penentuan hubungan antara skor dan beberapa skala logikal yang didapat dan pengukuran kriteria eksternal, secara logis disusun skala yang secara khas mudah dinilai untuk mengukur karakteristik yang diarahkan oleh nama skala dan digunakan sesuai petunjuk tanpa validasi empiris lebih cepat.Alternatif lain prosedur kunci empiris adalah pendekatan secara homogen untuk penyusunan skala. Pada teknik ini penyusun tes tidak memiliki prioritas gagasan tentang skala apa yang dikembangkan. Sekelompok besar item heterogen dikumpulkan dan diadministrasikan menjadi subjek dalam kelompok. Item yang dihasilkan diinterkorelasikan, dan matriks interkorelasi adalah faktor yang dianalisis. Faktor yang penting diarahkan menjadi dimensi-dimensi yang relevan untuk disimpan dalam daftar, dan skala disusun untuk penilaian dengan memilih item MMPI individu yang memiliki muatan tinggi pada beberapa faktor lain. Skala yang dihasilkan diarahkan menjadi cukup sesuai dengan internal. Nama atau label diserahkan pada skala dengan memeriksa/menguji konten item dalam setiap skala. Seperti skala yang disusun dengan pendekatan kunci logikal, faktor skala sering diambil untuk mengukur karakteristik yang disarankan oleh nama skala, dan studi empiris secara khas tidak dihubungkan. Pada contoh MMPI, prosedur penting homogen juga digunakan pada beberapa modifikasi sikap. Sebagai ganti item tanggapan interkorelasi, tugas yang hingga sekarang melampaui kapasitas beberapa computer, yaitu skala MMPI original disusun menjadi subjek dan menghasilkan skor yang diiterkorelasikan dan dianalisis faktornya. Skala kecemasan (Anxiety = A) dan Represi (Repression = R) didiskusikan dalam Bab 6 disusun mengunnakan prosedur homogen yang dimodifikasi.Tujuan dari Bab ini adalah untuk membahas beberapa skala MMPI yang disusun menggunakan teknik pendekatan logikal dan homogen. Karena beberapa ratus skala dikembangkan menggunakan pendekatan ini, hanya skala tertentu yang dipilih dibahas pada Bab ini. Skala yang dibahas dalam bab ini dipilih sebagai inklusi, karena penting sebagai bagian dari usaha penelitian yang komprehensif, yang berlawanan dengan susunan skala tunggal one-shot, dan atau karena telah populer diantara para ahli klinis yang menggunakan MMPI secara rutin. Harus ditekankan bahwa skala ini dilihat sebagai tambahan/suplemen dari skala MMPI yang standar dan tidak digunakan sebagai pengganti skala standar.

SUBSKALA HARRIS UNTUK MMPIPengembangan SubskalaSeperti yang disebutkan di atas, skala standar klinis MMPI disusun dengan prosedur yang empiris. Karena tidak disempurnakan oleh Hathaway dan McKinley untuk homogenitas skala, skala standar klinis sudah cukup heterogen dalam istilah pada isi item. Total skor sama yang kurang pada skala klinis dapat diterima oleh individu yang menyetujui kombinasi beberapa macam item. Sejumlah pengawas diarahkan bahwa analisis sistematik pada beberapa subgroup item dalam skala standar klinis dapat menambah secara signifikan untuk diinterpretasikan dalam protocol MMPI (misalnya Comrey, 1957abc, 1958bcde; Comrey dan Margraff, 1958; Graham, Schroeder, & Lilly, 1971; Harris & Lingoes, 1955; 1968; Pepper & Strong, 1958). Subskala yang dikembangkan Harris menyajikan usaha paling komprehensif dari jenis ini. Skala tersebut dapat secara luas digunakan secara klinis dan secara rutin dan dilaporkan oleh beberapa skor otomatis MMPI dan bantuan interpretasi.Harris dan Lingoes (1955, 1968) melaporkan susunan subskala dari 6 hingga 10 skala standar klinis (skala 2,3,4,6,8,9). Mereka tidak mengembangkan skala 1,5,7,dan 0. Setiap subskala disusun secara logis dengan menguji item-item dalam skala standar klinis dan mengelompokkan item-item yang terlihat sama dalam isi atau disingkirkan untuk merefleksikan watak dan sikap tunggal. Label baru diberikan untuk setiap subskala berdasarkan penilaian klinis Harris dan Lingoes pada item-item dalam subskala tersebut. Meskipun telah dianggap bahwa subskala yang dihasilkan dapat menjadi homogen daripada skala utamanya, tidak ada statistic yang memperkirakan homogenitas subskala yang disediakan oleh Haris dan Lingoes. Meskipun 31 subskala telah dikembangkan, 3 subskala yang diperoleh dengan menghitung skor pada subskala lain secara umum tidak digunakan dalam interpretasi klinis. 28 subskala Harris yang lain didaftar dalam Tabel 7.1 dan sejumlah item yang dimasukkan dalam setiap subskala, diantara tanggapan skor untuk setiap item, disajikan dalam Appendiks D pada petunjuk*. Tidak ada cara menskor atau lembar profil yang tersedia secara komersil untuk menggunakan subskala Harris. Walaupun demikian, skor dapat disusun menggunakan petunjuk pada Appendiks D. jika lembaran profil untuk mewakili subskala Harris dibutuhkan, satu dapat disusun dari data pada Appendiks E.Tidak ada percobaan yang dibuat oleh Harris untuk menghindari penempatan satu item yang lebih dari satu subskala. Dengan demikian, item yang tumpangtindih diantara subskala bernilai besar dan mungkin dicatat sebagai korelasi yang tinggi diantara skor subskala. Tabel 7.2 menunjukkan interkorelasi yang disajikan oleh Harris dan Lingoes (1968).Subskala NormHarris dan Lingoes (1955) menyajikan data bukan normative untuk subskala mereka ketika mereka pertama kali menggambarkan, tapi penelitian selanjutnya (Harris & Lingoes, 1968) melaporkan rata-rata dan standar deviasi untuk pasien psikiatri di Klinik Langley Porter. Gocka dan Holloway (1963) menyajikan rata-rata dan standar deviasi untuk 68 laki-laki pasien psikiatri. Dahlstorm dkk (1972) mengembangkan tabel untuk mengubah skor mentah pada subskala Harris menjadi T-skor berdasarkan skor normal subjek laki-laki dan wanita dewasa yang digunakan dalam MMPI original pengambilan kerja. Norma Dahlstorm dkk untuk subjek normal, yang mana salah satu harus digunakan untuk interpretasi klinikan secara umum pada subskala Harris, diperlihatkan dalam Appendiks E pada Petunjuk.

Reliabilitas SubskalaGocka (1965) menyajikan reliabilitas data untuk subskala Harris. Ia menghitung 21 nilai Kuder-Richardson (konsistensi internal) untuk subskala berdasarkan 220 laki-laki yang masuk pada Rumah Sakit Veterans Adiministrations. Nilai ini dilaporkan dalam tabel 7.1. Meskipun beberapa subskala Harris lebih rendah koeffisiennya, namun banyak subskala yang memiliki derajat tinggi untuk konsistensi internal.

Validitas SubskalaWalaupun subskala Harris telah eksistensi selama sekitar 30 tahun dan dipergunakan secara luas oleh banyak klinisi (sebagian karena mereka menilai secara rutin dengan beberapa scoring otomatis dan bantuan interpretasi), sedikit hasil penelitian yang menunjukkan ketidakpuasan terhadap subskala ini dipublikasikan. Faktor analisis kerja oleh Comrey (1957abc, 1958bcde; Comrey & Marggraff, 1958) secara tidak langsung menawarkan beberapa bantuan untuk membentuk validitas subskala Harris. Comrey melaporkan faktor analisis interkorelasi pada item-item dalam setiap skala, yang dipisahkan dari setiap skala klinikal pada MMPI (diluar skala 5 dan 0). Meskipun beberapa perbedaan signifikan antara subskala Harris yang didapat secara logis dan faktor-analitik koresponden yang didapat dari faktor Comrey, secara umum penelitian Comrey memperlihatkan faktor-faktor dalam setiap skala klinis yang mirip dengan subskala Harris dan mendukung catatan Harris bahwa skala klinik adalah tidak homogen dan unidimensional. Pembaca yang tertarik dalam perbandingan yang detail antara subskala Harris dengan faktor Comrey disarankan melihat Appendiks F pada Petunjuk, dimana item yang tumpang tindih untuk subskaladan faktor disajikan.

Tabel 7.1 Nilai konsistensi internal (Kuder-Richardson 21) untuk subskala Harris pada MMPI*SkalaSubskalaReliabilitas Kuder-Richardson

1HipokondriasisTidak Ada

2DepressionD1D2D3D4D5Depresi subjektifRetardasi PsikomotorMalfungsi fisikKebodohan MentalMurung.82.11.24.80.73

3HisteriaHy1Hy2Hy3Hy4Hy5Penyangkalan Kecemasan SosialKekurangan Kasih SayangLassitude-MalaiseKeluhan SomatikHambatan Bermusuhan.72.65.85.84.31

4Deviasi Psikopatik Pd1Pd2Pd3Pd4APd4BPertengkaran KeluargaMasalah tata tertib/wewenangKetidakkhawatiran sosialKebencian SosialKebencian-Diri Sendiri.67.04.67.71.78

5Maskuliniti - FeminitiTidak ada

6ParanoiaPa1Pa2Pa3Ide PenyiksaanPoignancyNaivete.85.48.70

7PsikasteniaTidak ada

8SkizofreniaSc1ASc1BSc2ASc2BSc2C

Sc3Kebencian SosialKebencian EmosionalKurang Kontrol Ego, KognitifKurang Kontrol Ego, KonatifKurang Kontrol Ego, Gangguan HambatanKeanehan Pengalaman Sensori .71.37.82.76.74

.80

9HipomaniaMa1Ma2Ma3Ma4Tidak bermoralAkselerasi psikomotorImperturbabilitasInflasi Ego.46.19.51.50

0Introversi SosialTidak ada

*Sumber : Gocka (1965)

Tabel 7.2 Interkorelasi subskala Harris*DD1D2D3D4

D1D2D3D4D5.92.70.64.86.70.65.60.91.85

.18.63.45

.50.42

.83

Hy1Hy2Hy3Hy4Hy5Hy.25.31.67.71.38Hy1

.28-.26-.13.25Hy2

-.19-.15.36Hy3

.55-.06Hy4

-.01

Pd1Pd2Pd3Pd4APd4BPd.5