Bakteri Penyebab Isk

  • View
    12

  • Download
    0

Embed Size (px)

DESCRIPTION

penyebab isk

Transcript

BAKTERI PENYEBAB ISK

MIKROBA PENYEBAB INFEKSI SAL.KEMIHLILIS SURYANITIKMhs mampu menjelaskan patogenesis ISKMhs mampu menyebutkan bakteri dan jamur penyebab ISK Mhs mampu menjelaskan cara diagnosa lab.ISK

PENDAHULUANSistem urinaria:Ginjal: filter dan reabsorpsiMaterial sisa disekresi di urineUreterKandung kemihUretraBerkemih membantu kebersihan sistem urinariaUrine normal: berisi antimikroba,Sisa metabolsme, antibodiFlora Normal- Saluran kemih bag.atas dan urine sbg area sterilUretra bawah terdpt FN: lactobacillus, Staphylococcus, Streptococcus dll Vagina : FN dikendalikan scr hormonal (estrogen) Lactobacillus memecah glikogen mjd as.laktat lactobacillus mensekresi H2O2 (toksik bg kuman anaerob) Pre dan pos menopause sensitif thd infeksi Mikrobial diseases pd sis.urinariaBacterial diseases pd sistem urinaria: bacterial UTIs, streptococcal glomerulonefritisNonvenereal diseases pd sist.reproduksi: staphylococcal toxic shock syndrome, bacterial vaginosis, candidiasisBacterial urinary tract.infectionISK: R. inflamasi urotelium krn msknya M.O ke sal.kemih (bakteriuri)

Ada 2: ISK bag.bawah (uretritis, sistitis, prostatitis) ISK bag.atas (pielonefritis akut, abses intraenal, abses perinefrik)PATOGENESISBakteri msk ke kand.kemih mll:Ascending: M.O msk dari FN usus , introitis vagina, preputium penis, kulit perineum, sekitar anus.Gangguan keseimbangan M.O (agent penyebb) dng epitel Sal.kemih (host):- Pertahanan inang - Virulensi agent 3. Hematogen4. Langsung dr organ sekitar yg sblmnya terinfeksi- M.O menghslkan polisakarida yg menghalangi fagositosis, hemolisin (merusak jaringan), endotoxin (R.iflamasi, kerusakan parenkim ginjal)Pd :MO msk mll uretra prostat vasdeferens testis ureter ginjalProstat terkoloni kumanPemasangan kateterBatuLansia

Pd : MO di anal vulva kand.kemih uretra (spontan /hub.sex) ureter ginjalUretra pendekPerubahan pH vaginaFN vulva (siklus haid)Kelainan anatomi: batu, kehamilan

Gejala ISKCystitisDisuriaUrgency Frekuensi berkemih meningkat Suprapubic tenderness Volume kecil PyuriaPyelonefritisSuprapubic tenderness Fever Nausea vomiting Peripheral leukocytosis Urine contains white blood cell a proteinaceous matrix.

Faktor Predisposisi ISK:Gangguan sal.kemih: kencing tdk lancar, batuTindakan invasif: kateterDMImunosupresiSexual intercourseAlat kontrasepsi (diafragma, spermicide)Post menopauseKehamilanDIAGNOSTIC UTI IN ADULT

Pengambilan UrineCara pengambilan: urine langsung (jelek), kateter (terkontaminasi dr FN daerah orificium uretra externa), urine midstream, urine paediatrik (anak-anak), aspirasi suprapubik.Segera bawa ke lab. Maksimal 1 jam. Jika ditunda dpt ditambah borric acid / disimpan di pendingin 4C slm 24 jam.Volume: 10mL.

Pemeriksaan Lab.:Pengecatan gramKultur pd media TSA & MacConkeyKriteria ISK:Angka kuman > 105 CFU/ml UrineUji sensitivitas antimikrobaEnterobacteriaceaeMorfologi:Btk batang, gram -, ssn menyebar, motil & non motilKoloni: mukoid, bundar, cembung, peragi laktosa (E.coli), tdk meragi laktosa (Shigella, Salmonella)Klasifikasi sp.berdsr kemampuan memfermentasi KH & dekarboksilasi as.amino (pd media KIA, LIA, SSS, MIO) Struktur Ag.: Ag O (LPS), Ag H (flagel), Ag K (kapsel), Ag Vi (virulens).Produk ekstrasel: colicine/ bacteriocin (collicin, masscescin, pyocin), endotoksin, eksotoksin

Spesies yg penting1. E.coli: ISK, diare, FN di sal.cerna2. Proteus: ISK, bakteremia, pneumonia3. Pseudomonas: ISK, luka bakar, meningitis, kornea, paru, endokarditis4. Klebsiella: ISK, Infeksi nafas, bakteremia5. Serratia: ISK ( patogen oportunis)6. Enterobacter:ISK, sepsis

Bacterial vaginosisSimtom: grayish-white discharge, fishy odor, asimtomatikPenyebab: Gardnerella vaginalis, Mycoplasma hominiPatogenesis: penurunan pH vagina, perubahan FN, produk metabolik anaerobEpidemiologi: ganti-ganti pasangan, vaginal douchingCandidaKandidiasis vulvovagina disbbkan C.albicans (90%), C.glabrata, C.tropicalis75% wanita usia subur pernah mengalami vaginitis30-40% mengalami infeksi ulangReservoar Candida: kuku, saluran cernaCandida: flora normal di trakt.gastrointestinal, kulit, membran mukosaMorfologi CandidaJamur dimorfik, tumbuh dlm 2 btk : 1. sel tunas: tumbuh mjd blastospora2. Kecambah: tumbuh membtk hifa semu Memperbanyak diri dng tunas (budding cell)Morfologi koloni pd media SDA: bulat, cembung, halus, licin, putih kekuningan,berbau asam,Organisme anaerob fakultatifAerob: mengubah KH mjd CO2 + H2OAnaerob: merombak KH mjd as.laktat/etanol + CO2

Struktur sel CandidaFungsi Dinding sel:- pelindung - target bbrp antimikotik- proses adesi dan kolonisasi- memberi btk sel- antigenikKomposisi: glukan, manan, khitinDinding sel tdr 5 lapis: membran sel, membran protein (punya aktivitas enzim, transport fosfat), membran sterol (target antimikotik)

Mitokondria: pembangkit daya sel (produksi ATP)Inti dibungkus oleh membranVakuola: pencernaan selMikrofilamen: perpanjangan hifa

pathogenesisAdesi jamur ke host tgt adhesin dan reseptorManan , manoprotein, khitin, punya aktifitas adhesifStl proses penempelan, candida berpenetrasi ke dlm sel epit.mukosaEnzim yg berperan: aminopeptidase, asam fosfataseCandida sbg saprofit, mjd patogen bila ada faktor predisposisiFaktor predisposisi kandidiasis:- kondisi lemah/buruk (bayi, usila, penderita penyakit kronik, kurang gizi)- DM- Kehamilan- Rangsangan setempat pd kulit oleh cairan (air, keringat, urin, air liur)- penggunaan obat antibiotik - memudahkan invasi jamur krn perubahan sistem pertahanan tubuh Blastospora mjd hifa semu merusak jaringan invasi jaringanBlastospora membtk lesi hifa menginvasi reaksi radangFaktor virulensi: enzim hidrolitik, proteinase, lipase, fosfolipaseKandidiasis akut: blastosporaKandidiasis menahun: miseliumVirulensi miselium (pseudohifa) lbh tinggi krn sulit difagositosis sel makrofagManifestasi klinikKandidiasis kulit: ketiak, lipat paha, sela jari kaki dllKandidiasis kuku: kuku tdk mengkilat, kecoklatanKandidiasis sal.pencernaan: stomatitis (bercak putih kekuningan pd selaput lendir mulut, lidah)Kandidiasis vagina: vaginitis (fluor albus, gatal) infeksi tjd krn tercemar defekasi, dr kuku, air, bagian lainClinical FindingsA.Cutaneous & mucosal candidiasisOral thrust (tongue, lips, gums): psudomembran lesion

vulvovaginitis: invasion the vaginal mucosa, iritation, vaginal discharge. Risk factor ( pregnancy, antibacterial drug) alter the NF, local acidity, secretions

Cutaneous candidiasis: the skin weakened by trauma, burns, maceration

Kandidi.perianal: (kandidi.popok /diaper rash)Onychomycosis: nail painful, erythematous swelling

Kandidiasis paru: demam, nyeri dada, batuk, dahak campur darahKandidiasis alat dalam: septikemia, meningitis, endokarditisDiagnostic Lab.A.Specimen: swabs, scraping superficial lesion, blood, urine, discharge vaginaB.MicroscopicGram stain: Gram +Skin scrapings + KOHC.Culture: Sabauroud dektrosa agar,colonies presence psudohyphae

terima kasih