Hasil Keputusan Pra Muktamar VII KAMMI

Embed Size (px)

Text of Hasil Keputusan Pra Muktamar VII KAMMI

HASIL KEPUTUSAN PERSIDANGAN

PRA MUKTAMAR VII KAMMISOLO, 1 3 OKTOBER 2010ANGGARAN DASAR ANGGARAN RUMAH TANGGA GARIS-GARIS BESAR HALUAN ORGANISASI MEKANISME PENETAPAN KETUA/FORMATUR MEKANISME PENETAPAN MPP TATA TERTIB PRA MUKTAMAR VII JADWAL PERSIDANGAN REKOMENDASI

Disusun dan Disiapkan Oleh TIM KONSTITUSI DAN SISTEM ORGANISASI (TKSO) Jakarta Oktober 2010

Hasil Keputusan Persidangan PRA MUKTAMAR VII KAMMI Solo, 1-3 Oktober 2010 |0

DAFTAR ISI

1. Daftar Isi_____1 2. Kata Pengantar_____2 3. Overview Naskah Amandemen_____3 4. Tata Tertib Persidangan Pra Muktamar VII KAMMI_____7 5. Amandemen Anggaran Dasar_____11 6. Amandemen Anggaran Rumah Tangga_____21 7. Amandemen Garis-garis Besar Haluan Organisasi_____78 8. Mekanisme Penetapan Ketua Umum/Formatur PP KAMMI_____93 9. Rekomendasi Pra Muktamar tentang Mekanisme Penjaringan Calon Ketua Umum KAMMI______95 10.Mekanisme Penetapan Majelis Permusyawaratan Pusat_____96 11.Jadwal Persidangan_____98 12.Catatan Pelaksanaan Pra Muktamar VII_____99

Hasil Keputusan Persidangan PRA MUKTAMAR VII KAMMI Solo, 1-3 Oktober 2010 |1

KATA PENGANTAR

Assalamualaikum Wr. Wb. Hamdan wa syukran lillah, shalatan wa salaman ala Rasulillah. Kota Solo menjadi saksi atas semangat perbaikan organisasi yang menggelora. Kota Soloyang secara administrasi pemerintahan sebetulnya disebut Kota Surakartaakan menoreh catatan sejarah, atas munculnya keputusan-keputusan cerdas-strategis-konstitusional yang lahir dari pemikiran dan syura para muktamirin dari PW dan PD KAMMI seluruh Nusantara. Dalam buku ini, terdapat hasil keputusan Pra Muktamar. Rinciannya dapat Antum lihat di daftar isi. Naskah yang ada di tangan Antum ini merupakan keputusan, tetapi belum merupakan ketetapan. Proses penetapan akan dilakukan di forum persidangan Muktamar VII di Banda Aceh. Jarak waktu antara Pra Muktamar dengan Muktamar untuk melihat kondisi realitas, jika semisal, terdapat keputusankeputusan strategis yang harus dirubah. Perdebatan dalam persidangan Pra Muktamar kemarin sangat cerdas meski tanpa notulensi lengkap. TKSO mengucap syukur atas selesainya perhelatan persidangan Pra Muktamar VII ini. Setengah pekerjaan sudah terlampaui, tinggal setengah lagi sebelum Muktamar VII KAMMI di Tanah Rencong akan digelar pada 11-18 Desember 2010 mendatang. TKSO mengirimkan seuntai bunga pujian untuk seluruh jajaran Organizing Committe, para panitia dari PD KAMMI Solo di bawah komando akh Samsul Bahri. Penyambutan, pelayanan dan keramahan atas segala fasilitas yang disediakan, luar biasa. Bunga sanjungan juga kami kirim kepada seluruh

delegasi muktamirin dari ujung timur Nusantara hingga Banda Aceh. Sorot mata yang semangat, membuat kami tidak khawatir akan nasib bangsa ini ke depan. Persediaan pemimpin yang ikhlas dan merakyat masih banyak di KAMMI, ternyata. Selanjutnya, mari kita berfikir dan berikhtiar penuh, agar perhelatan berikutnya, yaitu Muktamar VII KAMMI yang akan digelar di Kota Banda Aceh Darussalam, bisa berlancar lancar. Tentu yang harus difikirkan pertama adalah kehadiran kita di lokasi Muktamar. Berikutnya, substansi pengembangan organisasi, dan terakhir, tentu, adalah siapa nama pemimpin KAMMI berikutnya yang akan Antum pilih. Dalam Pra Muktamar Solo ini, suksesi KAMMI-1 diubah menjadi sangat demokratis. Seluruh AB2 se-Indonesia yang masih aktif, berhak memilih Ketua Umum KAMMI. Ikhtiar ini, semoga KAMMI-1 merupakan representasi pilihan kader KAMMI. Dialah Ratu Adil yang akan mengemban kepemimpinan 2 tahun ke depan. Demikian pengantar TKSO. Setelah edisi ini, akan ada satu naskah terakhir, yaitu naskah final atas konstitusi dan regulasi KAMMI. Semoga kebaikan datang dari segala arah. Jazakumullahu khairan katsira. Wassalamualaikum Wr. Wb. Amin Sudarsono Koordinator TKSO PP KAMMI

Hasil Keputusan Persidangan PRA MUKTAMAR VII KAMMI Solo, 1-3 Oktober 2010 |2

OVERVIEW NASKAH AMANDEMENDalam naskah konstitusi yang ada di tangan Antum ini, terdapat beberapa hal mendasar yang berubah dalam forum Pra Muktamar VII KAMMI di Solo. Forum Pra Muktamar adalah untuk membahas dan memutuskan naskah, sementara penetapan akan dilakukan di forum tertinggi organisasi, yaitu Muktamar VII KAMMI di Aceh pada Desember 2010. Untuk memudahkan pembacaan, berikut kami tuliskan daftar perubahan naskah. ANGGARAN DASAR 1. Penambahan kalimat pujian untuk Allah dan shalawat untuk Rasulullah di awal Muqaddimah. Sebagaimana umumnya ulama menyisipkan kalimat ini di awal kitab atau pembicaraan ilmiah. Nuansa ilahiah ingin dilekatkan di muqaddimah ini. 2. Perubahan redaksional, misalnya dawah menjadi dakwah, dan pemiringan kata Arab atau Inggris--sebagai kata asing di luar kosakata Indonesia. 3. Kedudukan KAMMI tidak di DKI Jakarta, tapi di Ibukota negara Indonesia. Sebab belum tentu Jakarta akan selalu menjadi pusat negara RI (Pasal 3). 4. Penambahan misi kemandirian ekonomi mahasiswa. Kondisi terkini mewajibkan hal itu terjadi. Apalagi banyak kader KAMMI yang memiliki jiwa kewirausahaan tinggi. Selain itu, kemandirian ekonomi adalah wujud kedaulatan atas visi (Pasal 7). 5. Penyebutan struktur. Dalam penulisan maupun pengucapan, yang berlaku saat ini dan seterusnya adalah PP KAMMI, PW KAMMI, PD KAMMI dan PK KAMMI (Pasal 11). Nomenklatur ini konsisten hingga ART dan regulasi turunannya. 6. Pengurangan satu pasal AD, karena pasal 11 dan 12 digabung menjadi satu. ANGGARAN RUMAH TANGGA 1. Pasal 2 Jenis Anggota. Pada ayat 2, ditambah kata diangkat untuk memperjelas proses. Anggota Kehormatan bisa diangkat baik di pusat, wilayah, maupun daerah. Tokoh yang berjasa bagi pengembangan KAMMI di kabupaten atau provinsi tertentu layak diangkat menjadi anggota kehormatan. 2. Umur anggota KAMMI paling tua 30 tahun. Pada Pasal 4 ayat 1 terdapat penjelasan tentang usia. KAMMI mengikuti UU No 40 Tahun 2009 tentang Kepemudaan--disahkan pada 15 September 2009---yang menyatakan bahwa usia pemuda adalah antara 16 sampai 30 tahun. Karena itu, pada ART KAMMI, usia pengurus dan anggota juga harus dibatasi, yaitu sampai 30 tahun. Ini berkurang 5 tahun dibanding draft ART sebelumnya. 3. Kewajiban anggota ditambahi adab islami. Maksudnya adalah tata muamalah lazimnya seorang muslim yang baik.

Hasil Keputusan Persidangan PRA MUKTAMAR VII KAMMI Solo, 1-3 Oktober 2010 |3

4. 5.

6.

7.

8.

Ini sebagai perwujudan IJDK, muwashafat kader yang berbunyi matinul khuluq (Pasal 7). Perpindahan anggota, bisa melalui daerah atau wilayah yang berbeda (Pasal 8). Pasal-pasal tentang personalia pengurus. Syarat ketua umum harus membawa surat rekomendasi dari kepengurusan struktur di bawahnya. PP KAMMI membawa rekomendasi PW KAMMI, PW dari PD, PD dari PK. Pasal 18 Status KAMMI Daerah. Ayat (4), amandemen menjadi KAMMI Daerah Penuh adalah KAMMI Daerah yang memiliki minimal 3 orang AB3, 18 orang AB2, dan 54 orang AB1, dan minimal mengelola 2 komisariat. Berbeda dengan sebelumnya yang menetapkan minimal 4 orang AB3, 24 orang AB2, dan 72 orang AB1, dan minimal mengelola 2 komisariat. Penurunan jumlah adalah dengan spirit perluasan medan jihad KAMMI, memudahkan pemekaran. Di Pasal 18 juga, terdapat perubahan fundamental. Masa kepengurusan Pengurus Daerah KAMMI yang sebelumnya 2 (dua) tahun, diubah menjadi 1 (satu) tahun saja. Keputusan ini diambil dalam voting Komisi B (AD/ART). Setuju 1 tahun 16 PD KAMMI, sementara yang tetap ingin 2 tahun hanya 5 PD KAMMI. Berbagai argumentasi sudah dilontarkan, dan keputusan ini tinggal menunggu penetapan di Muktamar, kecuali ada proses Peninjauan Kembali (PK) atas Pasal 18 ini. Pasal 22 Penurunan Status dan Pembubaran Daerah. Pengurus Daerah KAMMI akan dibubarkan jika tidak "Memiliki anggota biasa kurang dari 3 orang AB3, 18 orang AB2, dan 54 orang AB1 (dalam NKRI) dan 2 orang AB3, 16 orang AB2 dan 32 orang AB1 (di luar NKRI). Sebelumnya adalah Memiliki anggota biasa kurang dari 4 orang AB3, 24

9.

10.

11.

12.

13.

orang AB2, dan 72 orang (dalam NKRI) dan 2 orang AB3, 16 orang AB2 dan 32 orang AB1 (di luar NKRI). Persyaratan penurunan dan pembubaran menjadi lebih longgar, agar kesempatan berkembang KAMMI daerah lebih besar. Pasal 23 Status Komisariat. Komisariat persiapan diwajibkan memiliki 2 orang AB 2 dan 15 orang AB1. Sementara itu, Komisariat penuh sekurang-kurangnya memiliki 4 orang AB 2 dan 25 orang AB1. Ini menjadi lebih ringan dibanding sebelumnya yang mensyaratkan sekurang-kurangnya memiliki 3 orang AB 2 dan 18 orang AB1. Dan Komisariat penuh adalah komisariat yang sekurang-kurangnya memiliki 6 orang AB 2 dan 36 orang AB1. Pasal 26 Pemekaran Komisariat. Sebelumnya hanya bisa bila diusulkan oleh 3 orang AB 2 dan 18 orang AB1. Kini cukup 2 orang AB 2 dan 15 orang AB1 yang mengusulkan. Selain itu, komisariat persiapan dulu disyaratkan dalam satu tahun sudah punya 6 (enam) orang AB 2 dan 36 orang AB 1, kini diringankan hingga menjadi hanya 4 (empat) orang AB 2 dan 25 orang AB 1. Pasal 29 tentang Dewan Penasehat. Mengikuti perubahan Pasal 18, maka masa jabatan Dewan Penasehat juga menjadi hanya 1 (satu) tahun. Pasal 55 tentang Tata Tertib Muktamar. Perubahannya ada pada nilai suara. Sebelumnya PP hanya 2, PW dan PD hanya masing-masing 1. Sekarang menjadi PP 3 suara, PW 2 suara dan PD 1 suara. Pasal 56 Pra Muktamar. Selain membahas AD, ART, GBHO dan mekanisme penetapan Ketua dan MPP, juga ditambahi rekomendasi-rekomendasi yang dibutuhkan. Namun, semua penetapan tetap di Muktamar.

Hasil Keputusan Persidangan PRA MUKTAMAR VII KAMMI Solo, 1-3 Oktober 2010 |4

14. Pasal 62 Rapimnas, sebelumnya memiliki kewenangan untuk menetapkan Ketua Pengurus Wilayah KAMMI. Kewenangan itu dihapus dengan pertimbangan PW KAMMI dibentuk atas dasar kemauan PD KAMMI bawahannya dan disahkan oleh PP KAMMI pada periode tersebut. 15. Pasal 66 Alumni. Diputuskan tidak ada nama definitif untuk Ikatan Alumni. Hanya diterakan, bahwa alumni akan memiliki sebuah wadah khusus.

GARIS-GARIS BESAR