1
Kisah Ibrahim bin Adham Dan Pengaruh Setan Dunia Nabi ~ Pada suatu hari, Ibrahim bin Adham memperoleh informasi tentang seorang pemuda. Pemuda ini telah bertapa dan memperoleh pengalaman yang mengagumkan. Ia pun menjadi seorang yang sangat kuat ibadahnya. Saat Ibrahim menemuinya, pemuda itu mengundang Ibrahim sebagai tamunya selama tiga hari. Ibrahim pun menerima undangan itu. Ketika Ibrahim berada di tempat pemuda itu, ia memperhatikan ibadah pemuda itu. Ibadahnya memang sangat mengesankan. Pemuda itu menjalankan ibadahnya sepanjang malam tanpa pernah tertidur atau terlena sedikit pun. Semua itu membuat Ibrahim terkagum-kagum. Ibrahim merasa bahwa ibadahnya tidak seberapa dibandingkan ibadah pemuda itu, tetapi timbul kecurigaan dalam hati Ibrahim. Ia pun mulai menyelidiki pemuda itu, ia khawatir setan telah memasuki tubuh pemuda itu. Untuk itu, ia mengamati halal dan tidaknya makanan yang masuk ke dalam tubuhnya. Ternyata setelah diselidiki, pemuda itu memakan makanan yang tidak halal .Keunggulan pemuda ini berasal dari setan. Setelah itu, Ibrahim mengundang pemuda itu ke rumahnya sebagai seorang tamu selama empat puluh hari. Pemuda itu pun menerima undangan Ibrahim. Selama menjadi tamunya, Ibrahim menjamu pemuda itu dengan makanan yang diperoleh secara halal. Saat itulah pemuda itu menjadi tidak gembira lagi. Kesehariannya dilalui dengan tidur, istirahat dan tidak bersemangat. Pemuda itu menangis karena perubahan dalam kehidupannya. Pemuda itu bertanya, ”Apa yang engkau lakukan terhadapku”? Ibrahim menjelaskan bahwa makanan yang dia makan oleh pemuda itu merupakan makanan yang diperoleh dari sumber yang tidak halal. Jadi, keistimewaan pemuda itu merupakan peran dari setan.

Kisah ibrahim bin adham dan pengaruh setan

Embed Size (px)

Citation preview

Page 1: Kisah ibrahim bin adham dan pengaruh setan

Kisah Ibrahim bin Adham Dan Pengaruh Setan

Dunia Nabi ~ Pada suatu hari, Ibrahim bin Adham memperoleh informasi tentang seorang pemuda. Pemuda ini telah bertapa dan  memperoleh pengalaman yang mengagumkan. Ia pun menjadi seorang yang sangat kuat ibadahnya.

Saat Ibrahim menemuinya, pemuda itu mengundang Ibrahim sebagai tamunya selama tiga hari. Ibrahim pun menerima undangan itu. Ketika Ibrahim berada di tempat pemuda itu, ia memperhatikan ibadah pemuda itu.

Ibadahnya memang sangat  mengesankan. Pemuda itu menjalankan ibadahnya sepanjang malam tanpa pernah tertidur atau terlena sedikit pun. Semua itu membuat Ibrahim terkagum-kagum.

Ibrahim merasa bahwa  ibadahnya tidak seberapa dibandingkan ibadah  pemuda itu, tetapi timbul kecurigaan dalam hati Ibrahim. Ia pun mulai menyelidiki pemuda itu, ia khawatir setan telah memasuki tubuh pemuda itu.

Untuk itu, ia mengamati  halal dan tidaknya makanan yang masuk ke dalam tubuhnya. Ternyata setelah diselidiki, pemuda itu memakan makanan yang tidak halal .Keunggulan pemuda ini  berasal dari setan.

Setelah itu, Ibrahim mengundang pemuda itu  ke rumahnya sebagai seorang  tamu selama empat puluh hari. Pemuda itu pun menerima undangan Ibrahim. Selama menjadi  tamunya, Ibrahim menjamu  pemuda itu  dengan makanan  yang diperoleh secara halal.

Saat itulah pemuda  itu menjadi tidak  gembira  lagi. Kesehariannya dilalui dengan tidur, istirahat dan tidak bersemangat. Pemuda itu menangis karena perubahan dalam kehidupannya.

Pemuda itu bertanya, ”Apa yang engkau lakukan terhadapku”? Ibrahim menjelaskan bahwa makanan yang dia makan oleh pemuda itu merupakan makanan yang diperoleh dari sumber  yang tidak halal. Jadi, keistimewaan pemuda itu  merupakan peran dari setan.