Click here to load reader

Laporan Akhir Kegiatan Litbangyasawiki- · PDF fileLaporan Akhir Kegiatan Litbangyasa . LAPORAN AKHIR ... sistem transmisi dan distribusi data, format data dan lain sebagainya. Di

  • View
    361

  • Download
    0

Embed Size (px)

Text of Laporan Akhir Kegiatan Litbangyasawiki- · PDF fileLaporan Akhir Kegiatan Litbangyasa ....

2016

Pusat Teknologi dan Data

Penginderaan Jauh

Lembaga Penerbangan dan

Antariksa Nasional (LAPAN)

Pengembangan Sistem Stasiun Bumi Untuk Penerimaan Data Satelit Penginderaan Jauh Masa Depan

Laporan Akhir Kegiatan Litbangyasa

LAPORAN AKHIR

Pengembangan Sistem Stasiun Bumi

Untuk Penerimaan Data Satelit Penginderaan Jauh

Masa Depan

PUSAT TEKOLOGI DAN DATA PENGINDERAAN JAUH LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL

TAHUN 2016

LEMBAR PENGESAHAN

Judul : Pengembangan Sistem Stasiun Bumi Untuk Penerimaan Data Satelit Penginderaan Jauh Masa Depan

Pelaksana : Koordinator : Muchammad Soleh, S.T., M.Eng.

Anggota : 1. Drs. Islam Widia Bagdja

2. Dinari Nikken Sulastrie Sirin, S.T.

3. Agus Suprijanto, S.T., M.Eng.

4. B. Pratiknyo Adi Mahatmanto, S.T.

5. Ali Syahputra Nasution, S.T.

Unit Kerja : Pusat Teknologi dan Data Penginderaan Jauh

Periode Laporan : Tahun Anggaran 2016

Ringkasan Hasil : Beberapa tahun ke depan (direncanakan mulai tahun 2017) stasiun bumi penginderaan jauh LAPAN akan mengakusisi data satelit penginderaan jauh optik dan radar, baik yang telah operasional maupun yang direncanakan akan diluncurkan. Adapun data satelit penginderaan jauh optik resolusi rendah yang akan diakuisisi oleh stasiun bumi penginderaan jauh LAPAN adalah data satelit JPSS-1 (Joint Polar Satellite System) yang merupakan kelanjutan dari misi satelit S-NPP yang akan berakhir pada tahun 2016, satelit Metop-C sebagai kelanjutan dari misi satelit Metop-A yang akan berakhir pada tahun 2017, dan satelit Himawari-9 sebagai kelanjutan dari misi satelit Himawari-8 yang akan berakhir pada tahun 2017. Adapun data satelit penginderaan jauh optik dan radar resolusi sangat tinggi yang direncanakan akan diakuisisi oleh stasiun bumi penginderaan jauh LAPAN adalah data satelit optik Pleiades, WorldView dan GeoEye, serta data satelit radar ALOS-2, Sentinel-1, TerraSAR-X, Radarsat dan CosmoSkyMed.

Perkembangan teknologi satelit seperti tersebut diatas adalah sebagai kelanjutan dari misi satelit sebelumnya yang telah atau akan selesai beroperasi maupun misi satelit masa depan yang belum pernah diakuisisi oleh LAPAN dalam hal ini khususnya data satelit resolusi sangat tinggi optik maupun radar menuntut kesiapan para penerima dan pengguna data satelit untuk mengetahui perkembangan terbaru tentang satelit yang akan diluncurkan terkait kebutuhan pengguna (user needs) data satelit, perkembangan teknologi sensor, sistem antena penerima data, dan sebagainya. Di sisi lain stasiun bumi penginderaan jauh LAPAN yang selama ini existing beroperasi untuk menerima data satelit perlu melakukan penyesuaian (up-grading) dari sisi teknologi (seperti antenna, reciever, demodulator, dll) agar stasiun bumi penginderaan jauh tersebut juga dapat menerima data satelit penginderaan jauh masa depan yang dimaksud. Untuk itu diperlukan adanya kajian potensi penerimaan data satelit penginderaan jauh masa depan serta pengembangan dan up-grading sistem stasiun bumi yang existing untuk dapat melakukan penerimaan data satelit penginderaan jauh optik dan radar masa depan dalam rangka menjaga keberlangsungan penyediaan data satelit penginderaan jauh. Pengembangan ini dimaksudkan untuk mendukung kemandirian

LAPAN dalam hal teknologi stasiun bumi penginderaan jauh serta untuk menjaga kontinuitas penerimaan dan ketersediaan data satelit penginderaan jauh masa depan dalam rangka mendukung program Bank Data Penginderaan Jauh Nasional (BDPJN) LAPAN.

Jakarta, 30 Desember 2016

Diperiksa oleh: Kepala Kelompok Penelitian

Hidayat Gunawan, M.Eng. NIP. 196708171987011001

Koordinator Kegiatan Muchammad Soleh, S.T., M.Eng. NIP. 197610212005011005

Disetujui oleh: Kabid Program & Fasilitas/Program Manager

Ayom Widipaminto, S.T., M.T. NIP. 197511022002121003

Disetujui oleh: Chief Engineer Drs. Kustiyo, M.Si. NIP. 197005071993031003

1. Judul : Pengembangan Sistem Stasiun Bumi Untuk Penerimaan Data Satelit Penginderaan Jauh Masa Depan

2. Latar Belakang

: Kegiatan ini merupakan penjabaran dari tujuan dan sasaran strategis dalam rangka melaksanakan tugas dan fungsi Pusat Teknologi dan Data Penginderaan Jauh dan penjabaran dari Rencana Strategis (Renstra) Pusat Teknologi dan Data Penginderaan Jauh 2015-2019.

Seperti telah diketahui hingga tahun 2016 terdapat beberapa satelit penginderaan jauh optik operasional yang telah diakuisisi datanya oleh LAPAN. Adapun data satelit penginderaan jauh optik resolusi rendah yang telah diakuisisi oleh stasiun bumi penginderaan jauh LAPAN hingga saat ini adalah data Terra, Aqua, S-NPP (Suomi-National Polar-orbiting Partnership), Metop-A, MTSAT-1R/2, Himawari-8, kemudian data satelit penginderaan jauh optik resolusi menengah antara lain Landsat-7 dan Landsat-8, serta data satelit penginderaan jauh optik resolusi tinggi antara lain SPOT-5, SPOT-6 dan SPOT-7.

Sementara itu, dalam beberapa tahun ke depan (direncanakan mulai tahun 2017) stasiun bumi penginderaan jauh LAPAN akan mengakusisi data satelit penginderaan jauh optik dan radar, baik yang telah operasional maupun yang direncanakan akan diluncurkan. Adapun data satelit penginderaan jauh optik resolusi rendah yang akan diakuisisi oleh stasiun bumi penginderaan jauh LAPAN adalah data satelit JPSS-1 (Joint Polar Satellite System) yang merupakan kelanjutan dari misi satelit S-NPP yang akan berakhir pada tahun 2016, satelit Metop-C sebagai kelanjutan dari misi satelit Metop-A yang akan berakhir pada tahun 2017, dan satelit Himawari-9 sebagai kelanjutan dari misi satelit Himawari-8 yang akan berakhir pada tahun 2017. Adapun data satelit penginderaan jauh optik dan radar resolusi sangat tinggi yang direncanakan akan diakuisisi oleh stasiun bumi penginderaan jauh LAPAN adalah data satelit optik Pleiades, WorldView dan GeoEye, serta data satelit radar ALOS-2, Sentinel-1, TerraSAR-X, Radarsat dan CosmoSkyMed.

Perkembangan teknologi satelit seperti tersebut diatas adalah sebagai kelanjutan dari misi satelit sebelumnya yang telah atau akan selesai beroperasi (JPSS-1, Metop-C, Himawari-9, Landsat-8, SPOT-6 dan SPOT-7) maupun misi satelit masa depan yang belum pernah diakuisisi oleh LAPAN dalam hal ini khususnya data satelit resolusi sangat tinggi optik maupun radar (Pleiades, WorldView, GeoEye, ALOS-2, Sentinel-1, TerraSAR-X, Radarsat dan CosmoSkyMed) menuntut kesiapan para penerima dan pengguna data satelit untuk mengetahui perkembangan terbaru tentang satelit yang akan diluncurkan terkait kebutuhan pengguna (user needs) data satelit, perkembangan teknologi sensor, sistem transmisi dan distribusi data, format data dan lain sebagainya. Di sisi lain stasiun bumi penginderaan jauh LAPAN yang selama ini existing beroperasi untuk menerima data satelit perlu melakukan penyesuaian (up-grading) dari sisi teknologi (seperti antenna, reciever, demodulator, dll) agar stasiun bumi penginderaan jauh tersebut juga dapat menerima data satelit penginderaan jauh masa depan yang dimaksud. Untuk itu

diperlukan adanya kajian potensi penerimaan data satelit penginderaan jauh masa depan serta pengembangan dan up-grading sistem stasiun bumi yang existing untuk dapat melakukan penerimaan data satelit penginderaan jauh optik dan radar masa depan dalam rangka menjaga keberlangsungan penyediaan data satelit penginderaan jauh. Pengembangan ini dimaksudkan untuk mendukung kemandirian LAPAN dalam hal teknologi stasiun bumi penginderaan jauh serta untuk menjaga kontinuitas penerimaan dan ketersediaan data satelit penginderaan jauh masa depan dalam rangka mendukung program Bank Data Penginderaan Jauh Nasional (BDPJN) LAPAN.

3. Perumusan Masalah

: Perkembangan teknologi satelit seperti tersebut diatas adalah sebagai kelanjutan dari misi satelit sebelumnya yang telah atau akan selesai beroperasi (JPSS-1, Metop-C, Himawari-9, Landsat-8, SPOT-6 dan SPOT-7) maupun misi satelit masa depan yang belum pernah diakuisisi oleh LAPAN dalam hal ini khususnya data satelit resolusi sangat tinggi optik maupun radar (Pleiades, WorldView, GeoEye, ALOS-2, Sentinel-1, TerraSAR-X, Radarsat dan CosmoSkyMed) menuntut kesiapan para penerima dan pengguna data satelit untuk mengetahui perkembangan terbaru tentang satelit yang akan diluncurkan terkait kebutuhan pengguna (user needs) data satelit, perkembangan teknologi sensor, sistem transmisi dan distribusi data, format data dan lain sebagainya. Di sisi lain stasiun bumi penginderaan jauh LAPAN yang selama ini existing beroperasi untuk menerima data satelit perlu melakukan penyesuaian (up-grading) dari sisi teknologi (seperti antenna, reciever, demodulator, dll) agar stasiun bumi penginderaan jauh tersebut juga dapat menerima data satelit penginderaan jauh masa depan yang dimaksud. Untuk itu diperlukan adanya kajian potensi penerimaan data satelit penginderaan jauh masa depan serta pengembangan dan up-grading sistem stasiun bumi yang existing untuk dapat melakukan penerimaan data satelit penginderaan jauh optik dan radar masa depan dalam rangka menjaga keberlangsungan penyediaan data satelit penginderaan jauh. Pengembangan ini dimaksudkan untuk mendukung kemandirian LAPAN dalam hal teknologi stasiun bumi penginderaan jauh serta untuk menjaga kontinuitas penerimaan dan ketersediaan data satelit penginderaan jauh masa depan dalam rangka mendukung program Bank Data Penginderaan Jauh Nasional (BDPJN) LAPAN.

4. Tujuan : Melakukan kajian teknis tentang perkembangan teknologi satelit yang merupakan kelanjutan dari misi satelit sebelumnya yang telah atau akan selesai beroperasi (JPSS-1) maupun misi satelit masa depan yang belum pernah diakuisisi oleh LAPAN dalam hal ini khususnya data satelit resolusi sangat tinggi optik maupun r

Search related