LAPORAN Workshop CSR Kalteng 2011

  • View
    552

  • Download
    0

Embed Size (px)

DESCRIPTION

LAPORAN Workshop CSR Kalteng 2011

Text of LAPORAN Workshop CSR Kalteng 2011

PIDATO PEMBUKAAN KETUA PANITIA WORKSHOP CSR KALTENG 2011 Bismillahirrahmanirrahim, Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, Salam sejahtera untuk kita semua, Yang terhormat Gubernur Kalimantan Tengah Bapak A. Teras Narang, SH. Yang Saya Hormati Dekan Fisip UI Bapak Prof. Dr. Bambang Shergi Laksmono, M.Sc Yang Saya Hormati Bapak Agung Pramono PW Yang Saya Hormati Tokoh masyarakat Kalteng/Dosen Sosiologi UNPAR Bapak DR. Sidik Rahman Usop, MS Yang Saya Hormati Pimpinan Redaksi Radar Sampit Bapak Ajid Kurniawan, S.Hut Yang Saya Hormati Majelis Anggota JARI INDONESIA Bapak Gunawan Wibisono Yang Saya Hormati Pimpinan Lembaga Konsorsium Betang ( Jurusan FISIP Fakultas Ekonomi UNPAR , FISIP Muhammadiah, Yayasan Jari Indonesia Kalteng, dan Radar Sampit) Yang Saya Hormati Kepala SKPD di Seluruh Provinsi Kalimantan Tengah/yang mewakili. Yang Saya Hormati Perwakilan PT Sinarmas Group, PT, Agro Group selaku Sponsor dalam kegitatan ini. Yang Saya Hormati Para Delegasi dan tamu undangan yang hadir dalam kesempatan ini. Pertama-tama mari kita mengucapkan puji syukur atas berkah dan limpahan rahmatNya, karena pada saat ini kita bisa hadir dalam agenda Workshop CSR KALTENG 2011. Bapak Gubernur dan hadirin yang saya Muliyakan Perkenakan saya pada kesempatan ini melaporkan rangkain Kegiatan Workshop CSR KALTENG 2011. Dengan tema Mewujudkan praktik Corporate Social Responsibility dalam kerangka pencapaian MDGs, Provinsi hijau dan Pembangunan Berkelanjutan Provinsi Kalimantan Tengah. Workshop CSR KALTENG 2011 ini bertujuan : 1. Menjadikan forum ini sebagai media membangun model penerapan CSR di perkebunan, pertambangan, dan kehutanan dalam rangka meningkatkan kualitas program CSR dan mendorong terwujudkan praktek Corporate Social Responsibility dalam kerangka pencapain MDGs, Provinsi hijau dan Pembangunan Berkelanjutan di Kalimantan Tengah 2. Menjadi media bertukar informasi dan pembelajaran bagi seluruh peserta dalam pelaksanaan dan pengembangan program CSR di perusahaannya. 3. Meningkatkan motivasi pengusaha/perusahaan untuk terus melakukan inovasi bisnisnya yang mengacu pada formulasi strategi bisnis yang memperhatikan Corporate Social Responsibility dan Business Ethics sebagai upaya bertahan dalam persaingan bisnis yang semakin ketat.

Laporan workshop CSR Kalteng 20114. Meningkatkan ilmu pengetahuan dan sensitif dalam merespon berbagai fenomena sosial yang berkembang di masyarakat dalam upaya meningkatkan kualitas program CSR di Indonesia. Adapun acara ini diikuti oleh kurang lebih 200 Orang peserta dari Perwakilan Pemerintah Daerah yang terkait, Delegasi dari Perusahaan baik BUMN maupun Swata yang beroperasi di Kalimantan Tengah, Akademisi Tohoh Masyarakat perwakilan NGO di Kalimantan Tengah dan Wartawan. Bapak Ibu dan Rekan-rekan yang Saya Hormati Pelaksanaan Workshop CSR KALTENG 2011, terdiri dari tiga rangkain kegiatan meliputi: 1. Bakti Sosial Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 21 April 2011, bertepatan dengan perayaan hari Bumi. Kegiatan tersebut telah diselengarakan bekerjasama dengan Mapala Sylva Fakultas Kehutanan Universitas Palangkaraya, dimana kegiatan tersebut dilaksanakan di Bukit Tengkiling dengan menanam pohon kuran lebih 500 Batang sekaligus pembagian bibit untuk masyarakat sebanyak 500 Batang. 2. Workshop CSR diselengarakan dalam rangka merayakan hari jadi Provinsi Kalimantan Tengah yang ke 54 Kegiatan ini bertujuan membumikan konsep-konsep CSR kepada para pihak, sehingga lahir pemahakan yang sama tentang konsep CSR dan pelaksanaanya. Kegiatan ini akan dilaksanakan pada tanggal 24 Mei 2011 di Hotel Luwansa. 3. Pembuatan jaringan dan program kerja. Kegiatan ini akan dilaksanakan pada tanggal 25 Mei 2011 di Hotel Luwansa. Kegiatan ini adalah membangun jejaring pembelajaran bersama dalam upaya menerapkan dan meningkatkan kwalitas program CSR, juga mensinergikan program-program CSR dengan program-program pembangunan daerah. Dari seluruh rangkean kegiatan ini kami berharap kegiatan ini bisa menghasilkan beberapa hal antara lain: 1. Forum ini mampu memfasilitasi terbentuknya forum CSR di Kalimantan Tengah. 2. Dari forum ini melahirkan rekomendasi program-program bersama yang terintegrasi dan terencana untuk mewujudkan praktek Corporate Social Responsibility dalam kerangka pencapain MDGs, Provinsi hijau dan Pembangunan Berkelanjutan di Kalimantan Tengah. Bapak Ibu Hadirin yang saya berbahagia Perkenankan sebelum saya menutup pidato laporan kepanitiaan ini, sedikit saya sampaikan pengantar tentang apa itu CSR dan penerapanya. Seperti pernah saya tulis pada harian Radar Sampit bulan April yang lalu. Definisi CSR menurut Dewan Bisnis Dunia untuk Pembangunan Berkelanjutan, CSR merupakan "komitmen berkelanjutan oleh pelaku bisnis untuk berperilaku etis dan berkontribusi terhadap pembangunan

2|Page

Laporan workshop CSR Kalteng 2011ekonomi sambil meningkatkan kualitas hidup tenaga kerja, keluarga, masyarakat lokal dan masyarakat luas"(Tomi Oktavianor 2008). Jika mengacu pada definisi tersebut maka ketika praktik-praktik CSR dilaksanakan dengan baik dan terintegrasi dalam strategi core bisnis perusahaan maka, perusaan akan memperoleh manfaat yang besar dalam menjalankan usahanya. Karana proses-proses produksi dalam perusahaan akan berjalan dengan baik sementara relasi sosial, baik antara perusahaan dengan karyawan maupun perusahaan dengan masyarakat akan terjalin saling menguntungkan. Sesungunya, hadirnya suatu perusahaan tak terlepas dari peran perusahaan tersebut terhadap masyarakat sekitarnya. Seperti dikatakan oleh B. Tamam Achda, disampaikan bahwa sektor industri atau korporasi skala besar telah banyak memberikan kontribusi bagi pertumbuhan ekonomi baik di tinggkat lokal maupun nasional, tetapi di sisi lain, eksploitasi sumber-sumber daya alam oleh sektor industri telah menyebabkan terjadinya degradasi lingkungan yang sangat parah. Hal inilah yang menjadikan kenapa konsep Corporate Social Responsibility (CSR) relevan dan penting (perlu) dilaksanakan oleh perusahaan-perusahaan. Bagaimana sektor bisnis tersebut bisa meminimalisir dampak lingkungan dan sosial. Menurut Archie B. Carrol, (1996) CSR merupakan kepedulian perusahaan yang didasari oleh 3 (tiga) prinsip dasar yang dikenal dengan istlah triple bottom lines, yakni profit, people dan planet. Profit. Perusahaan harus tetap berorientasi untuk mencari keuntungan ekonomi yang memungkinkan untuk terus beroperasi dan berkembang People. Perusahaan harus memiliki kepedulian terhadap kesejahteraan manusia. Beberapa perusahaan mengembangkan program CSR seperti pemberian beasiswa bagi pelajar di sekitar perusahaan, pendirian sarana pendidikan dan kesehatan, penguatan kapasitas ekonomi lokal, dan bahkan ada perusahaan yang merancang berbagai skema perlindungan sosial bagi warga setempat. Plannet. Perusahaan peduli terhadap lingkungan hidup dan keberlanjutan keragaman hayati. Beberapa program CSR yang berpijak pada prinsip ini biasanya berupa penghijauan lingkungan hidup, penyediaan sarana air bersih, perbaikan pemukiman, pengembangan pariwisata (ekotourism) Pertanyaan yang muncul kemudian adalah kegiatan seperti apakah yang dapat dinamakan sebagai CSR? Bagaimana kita bisa menilai bahwa suatu Perusahaan telah melakukan program CSR?. Menurut Holy K. M. K. (2009) Jika menilik pada konsep asalnya, maka sebenarnya perusahaan yang telah memperhatikan kepentingan dan mengusahakan kesejahteraan tenaga kerja dan keluarganya melalui pemberian upah, tunjangan-tunjangan kesehatan dan lain-lainnya sebenarnya telah melakukan program CSR. Perusahaan juga dikatakan telah menjalakan CSR jika dalam proses produksinya perusahaan mampu menjaga, melestarikan lingkungan hidup dalam kegiatan-kegiatan 3|Page

Laporan workshop CSR Kalteng 2011operasional perusahaan . Selain itu perusahaan-perusahaan yang memperhatikan dan mengutamakan kepentingan konsumen dengan memberikan produk yang terbaik dan aman telah juga melakukan kegiatan CSR. Maka idialnya kerja-kerja CSR dalam lingkup perusahaan menjadi foundasi perusahaan untuk melakukan kerja-kerja CSR diluar lingkup perusahaan. Konsep dan implementasi program-program CSR memang harus dirancang sedemikian rupa sehingga program-program CSR tidak lagi hanya eksidental atau hanya lipstik perusahaan untuk membangun image perusahaan dihadapan publik. Jika itu yang terjadi maka wajarlah kalau CSR hanya menjadi beban dan tidak ada kontribusi nyata buat perusahaan. Meletakan dasar pemahaman yang sama dalam mendefinisikan kerja-kerja CSR dan konseptual CSR oleh stakeholder menjadi kebutuhan mendesak untuk dilakukan. Hal tersebut karena kesuksesan program CSR hanya dapat dilakukan ketika programprogram tersebut terintegrasi dan dirancang sebagai jawaban atas kebutuhan bersama. Begitu pengantar yang bisa saya sampaikan semoga bisa sedikit membantu memberi pemahaman awal tentang apa itu CSR dan Penerapanya. Ahirnya sebagai ketua panitian dan mewakili seluruh rekan-rekan panitia memohon maaf kepada bapakibu dan rekan-rekan semua, apabila dalam kami menyelengarakan kegiatan ini masih banyak kekurangan. Meski demikian kami selaku panitia akan berusaha dan melayani bapak ibu sekalian selama proses kegiatan ini berlangsung, dengan harapan kegiatan ini berjalan lancar dan membuahkan hasil yang diharapkan. Tak lupa saya mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada PT.Sinarmas Group dan Agro Group yang telah bersedia menjadi sponsor dalam kegiatan ini, terimakasih juga saya sampaikan kepada seluruh pihak yang telah membantu terselengaranya kegiatan. Demikian laporan ini saya sampaikan atas kehadiran, partisipasi dan perhatianya saya ucapkan terimakasih.

Akhiru Sallam Wassallammuallaikum Wr Wb. dan salam sejahtera buat kita semua,

Ketua Panitia D.Kristianto, S.Hut, M.Kessos

4|Page

Laporan workshop CSR Kalteng 2011

GUBERNUR KALIMANTAN TENGAH SAMBUTAN GUBERNUR KALIMANTAN TENGAH Pada Acara PEMBUKAAN WORKSHOP CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY (CSR) KALIMANTAN TENGAH 2011 Palangka Raya, 24 Me