Peran Koloid Pada Cedera Otak Traumatis Digunakan Atau Tidak Digunakan

  • View
    7

  • Download
    1

Embed Size (px)

DESCRIPTION

lllllllllllllllll

Transcript

PowerPoint Presentation

Peran Koloid Pada Traumatic Brain Injury Nama: Ahmed AbrizanNIM: C 111 10 865Pembimbing: dr. Ahmad Nur IslamSupervisor: dr. Andi Salahuddin, Sp.AnPembacaan Jurnal

PendahuluanTraumatic Brain Injury adalah salah 1 trauma yang paling sering menyebabkan kematianResusitasi segera sangat dibutuhkan untuk mencegah kerosakan secondary ke otakSaat ini, data yang ada tidak cukup tentang penggunaan koloid pada pasien dengan cedera kepala terisolasi, cedera kepala dengan perdarahan ekstrakranial dan lainnya

Kebutuhan Resusitasi CairanInsiden hipotensi lebih sering pada pasien dengan perdarahan ekstrakranial berbanding pasien cedera kepala terisolasi dan jika tidak ditangani akan timbul syokOleh itu, resusitasi cairan penting untuk menjaga hemodinamik otak

Kebutuhan Resusitasi CairanPasien TBI tanpa tanda hipovolemi , mengungkapkan perfusi jaringan inadekuat dan merespon baik terhadap cairan dan iontropResusitasi cairan tidak meningkatkan TIK,oleh itu pasien TBI terisolasi memerlukan resusitasi untuk menjaga cerebral perfusion pressure (CPP)

Kebutuhan Resusitasi CairanClifton et al., dalam penelitian retrospektif mengungkapkan bahwa keseimbangan negatif sekitar 600 ml atau lebih cairan yang ditemukan menjadi penentu independen dari hasil neurologis yang buruk pada pasien TBI beratAkan tetapi, tinjauan retrospektif dari 776 734 pasien trauma menunjukkan bahwa setengah dari pasien yang menerima resusitasi cairan pra-rumah sakit telah meningkatan mortalitas secara keseluruhan

Kebutuhan Resusitasi CairanUntuk saat ini, tujuan resusitasi cairan dalam kasus tersebut akan mencakup perbaikan dalam pengiriman oksigen, mempertahankan CPP dan stabilisasi TIK

Tipe Cairan Pada Pasien Cedera KepalaDua faktor fisiologis yang menstabilkan internal otak adalah Cerebral auto regulation dan Blood brain barrier (BBB)Kedua-dua faktor terganggu pada TBI beratTipe cairan mempengaruhi faktor ini dan kondisi neurologis pasien

Tipe Cairan Pada Pasien Cedera KepalaBanyak faktor inflamasi teraktivasi pasca trauma kepalaCairan seperti kombinasi hipertonik garam-dekstran telah dibuktikan untuk melemahkan faktor inflamasiDalam sebuah penelitian, tidak ada penetrasi dari hyrdroxyl ethyl starch (HES) ke dalam cairan cerebrospinal dibuktikan meski BBB terganggu

Tipe Cairan Pada Pasien Cedera KepalaPada percobaan hewan dengan TBI serta model syok hemoragik, infus fresh frozen plasma ditemukan lebih baik dari koloid buatan dan solusi saline normal dalam mengurangi edema otak dan ukuran lesiKristaloid hipotonik atau isotonik sering memperburuk respon inflamasi-neuro dan memperburuk edema serebral dan tidak menghasilkan pelindung saraf

Tipe Cairan Pada Pasien Cedera KepalaOsmolalitas sesuatu solusi infus adalah penentu utama dalam patogenesis pembentukan edema serebral

Efek Pada Fisiologi SerebralPergerakan air merentasi BBB tergantung pada gradient osmotik dan penghalang integritas iniDibandingkan dengan koloid, kristaloid ditunjukkan untuk menghasilkan edema serebral yang lebih pada pasien TBI

Efek Pada Fisiologi SerebralTekanan onkotik tinggi pada koloid mengurangkan pembentukan edema serebral dan juga berhubungan dengan perbaikan dalam mean arterial blood pressure (MABP)Akan tetapi, di antara semua solusi, hiper HES memiliki efek signifikan berkepanjangan pada penurunan TIK dengan efek yang menguntungkan pada kedua otak serta parameter hemodinamik

Efek Pada Fisiologi SerebralDalam percobaan, semua solusi hiperosmotik termasuk 15% manitol, 10% natrium klorida (NaCl), dan hiper HES (7,2% NaCl dikombinasikan dengan HES) ditemukan mengurangkan tekanan intrakranial pada pasien TBI akut.Dengan demikian mayoritas efek menguntungkan dari koloid yang dikaitkan dengan onkotik tinggi yang mengurangi pembentukan edema serebral dan properti hemodinamik yang menjaga MABP dalam kisaran optimal.

Efek Pada Fisiologi SerebralSebaliknya, beberapa studi melaporkan bahwa efek onkotik yang dihasilkan oleh koloid tidak mengurangi pembentukan edema serebralKoloid tidak terkait dengan peningkatan pengiriman oksigen di serebral atau pengurangan TIK

Efek Pada Fisiologi SerebralBahkan beberapa sintetis koloid meningkatkan kekentalan darah dan menyebabkan penurunan properti reologi sistemikHemodilusi normovolemik pada kedua model orang dewasa dan anak yang cedera otak, ditemukan tidak efektif karena ini cenderung menyebabkan hiperemia dan meningkatkan transfer kadar air merentasi BBB yang menghasilkan pembengkakan sel lebih lanjut

Efek Pada Fisiologi SerebralPada studi 'The Saline vs Albumin Fluid Evaluation (SAFE) telah terbukti menyebabkan peningkatan angka kematian di antara pasien TBI yang diobati dengan albuminPengenceran koagulopati diyakinkan sebagai kemungkinan penyebabnya oleh peneliti lain.

Efek Sistematik Lain Semua koloid sintetik termasuk dekstran, gelatin, dan HES memiliki efek samping yang berhubungan dengan dosis seperti koagulopati dan gagal ginjalPenelitian menunjukkan bahwa penggunaan koloid sintetik menurunkan kadar faktor koagulasi (VII, VIII, von Faktor Willibrand dan fibrinogen), menyebabkan defek pada platelet dan agregasi eritrosit

Efek Sistematik Lain Koloid alami seperti albumin, mengikat nitrat oksida (NO) dan membentuk nitrosothiolHal ini untuk mencegah degradasi NO dan menyebabkan pemanjangan efek antiplatelet

Efek Sistematik Lain Penelitian menunjukkan bahwa penggantian isovolemik pada kehilangan darah dengan HES 6% atau albumin 5% tidak mempengaruhi keseluruhan koagulasiNamun, tergantung pada tingkat keparahan cedera kepala, disfungsi koagulatif minimal ke berat mungkin ada

Efek Sistematik Lain Reaksi anafilaksis meskipun jarang, terkait dengan penggunaan koloidReaksi ini dapat bermanifestasi sebagai:Minor (pruritis, demam, ruam) Major (hipotensi arterial, bronkospasme)

Efek Sistematik Lain Faktor risiko disorot dalam penelitian ini adalah:Penggunaaan gelatin dan dekstranAlergi obat sebelumnyaJenis kelamin laki-laki

Efek Sistematik Lain Koloid juga ditemukan terkait dengan peningkatan kemungkinan cedera ginjal akut dan peningkatan penggunaan terapi pengganti ginjal Koloid menambah efek samping pada fungsi ginjal pasien dengan TBI dan dapat mempengaruhi angka kematian secara keseluruhan

Efek Sistematik Lain Cochrane menunjukkan bahwa penggunaan koloid tidak setinggi kristaloid dalam hal mortalitas secara keseluruhan Namun, biaya yang lebih tinggi merupakan faktor pembatas untuk digunakan

KesimpulanDengan mempertimbangkan efek samping serebral dan sistemik lainnya ditambah dengan data kematian yang lebih tinggi, koloid tampaknya tidak menjadi cairan pilihan untuk resusitasi pada pasien dengan TBI