Proposal pengajuan lomba

Embed Size (px)

DESCRIPTION

lomba robot

Text of Proposal pengajuan lomba

PROPOSAL PENGAJUAN DANA

KONTES ROBOT INDONESIA 2009

Diajukan oleh

Tim KRI 2009 IT Telkom AI YUU BEE

Institut Teknologi TelkomJl. Telekomunikasi No 1, Dayeuhkolot, Bandung 40257

Pendahuluan

Kontes Robot Indonesia (KRI) 2009 merupakan suatu ajang untuk menuangkan kreativitas mahasiswa di seluruh Indonesia dalam bentuk perlombaan pembuatan dan pengujian robot dengan desain dan fungsi yang telah ditetapkan oleh Asian Broadcasting Union Robot Contest (ABU ROBOCON). Acara ini diselenggarakan dengan tujuan menyaring peserta yang akan mewakili Indonesia dalam kontes ABU ROBOCON 2009 yang rencananya akan dilaksanakan di Jepang.Tema yang diangkat oleh ABU ROBOCON 2009 dan tentunya akan diadopsi sepenuhnya oleh panitia KRI 2009 adalah Travel Together For The Victory Drum. Dalam tema ini mengharuskan ada tiga buah robot yang akan digunakan, dua buah robot otomatis dan satu buah robot manual, yang mana ketiga robot tersebut harus dapat bekerja sama menuju Victory Drum dan memukul ketiga drum yang disediakan.Dengan adanya lomba tersebut harapannya dapat mengasah kreativitas dan menggali potensi dan kemampuan mahasiswa dalam bidang elektronika, programming dan mekanika. Dan dengan adanya lomba ini tentunya akan menjadi ajang pembuktian eksistensi dan kemampuan mahasiswa dan juga suatu perguruan tinggi dalam hal aplikasi perkuliahan dan riset yang berjalan di dalamnya.Seperti yang telah diketahui bersama, bahwa ada tiga komponen penting yang mendukung kegiatan riset robotik sekaligus persiapan menuju Kontes Robot Indonesia 2009 itu sendiri. Tiga komponen tersebut adalah dukungan dana, fasilitas yang berupa sarana dan prasarana, serta pemahaman dan pengetahuan di bidang robotika. Dalam pemenuhan ketiga komponen pendukung kegiatan ini, sebagian telah diberikan oleh institusi (baca: IT Telkom) yang berupa fasilitas sarana dan prasarana berupa peralatan riset maupun ruangan serta pengetahuan pendukung riset ini yang diwujudkan dalam kegiatan kuliah di kelas. Namun, itu saja belumlah cukup untuk mendapatkan hasil dalam pembuatan robot ini, karena tanpa adanya sokongan dana riset ini tidaklah akan berjalan sebagaimana mestinya. Melihat pentingnya pemenuhan ketiga komponen tersebut untuk mensukseskan kegiatan riset serta membuka peluang lebar untuk mengukir prestasi di bidang robotika, maka dengan proposal ini kami meminta kerendahan hati bapak / ibu untuk memberikan bantuan dana yang dapat mendukung kegiatan riset ini.

Waktu dan Tempat Pelaksanaan

1. Progress ReportWaktu : 13 Maret 2009Tempat: Sekretariat KRI 2009

2. Seleksi Regional 2 (Wilayah Jawa Barat, Banten, DKI Jakarta)

Waktu: 5 Mei 2009Tempat: Kampus Universitas Indonesia, Depok

3. Seleksi Nasional (Jika lulus seleksi regional 2

Waktu: Juni 2009Tempat: Belum ditentukan

Keanggotaan Tim Ai Yuu Bee

1. Ketua TimNama: Rino Andias AnugrahaNIP: 99750184 1

2. Anggota Tim:Favian Dewanta (111050052)Yasho Maladhi (611070017)Reza Nugrahandy (611070081)Anhar Nurjadi (611071027)Ahmad Rifqi Bustam (111050038)Arief Ahdan (112080176)Aditya Wiranto (112080159)Yusuf Akbar Hasan (111061052)Wicaksono Widiatmoko (611071019)

Spesifikasi Teknis Robot

Gambar robot otomatis carrier (depan), gambar robot otomatis traveler (tengah), dan gambar robot manual (belakang)

Dalam pengerjaan robot ini, sesuai dengan spesifikasi teknis yang diminta oleh panitia KRI 2009, akan dibuat tiga buah robot dengan bentuk, ukuran, fungsi, dan cara kerja yang akan dijelaskan sebagai berikut:

1. Robot ManualA. Dimensi:Saat pertandingan akan dimulai robot manual akan memiliki dimensi 1000 mm (panjang) x 1000 mm (lebar) x 1000 mm (tinggi) dan pada saat pertandingan dimulai dimensi robot manual akan berubah maksimal menjadi 1000 mm (panjang) x 1000 mm (lebar) x 1300 mm (tinggi)

B. Struktur dan materialSecara umum material yang akan digunakan untuk membuat robot manual ini adalah seperti yang akan dijelaskan berikut ini.a. Kerangka utama robot akan dibangun menggunakan alumunium dan juga acrylicb. Roda akan dibuat menggunakan plastic pejal yang dilapisi karet dan penghubung gerakan antara roda dan motor DC akan digunakan belt yang terbuat dari karet sintetikc. Catu daya secara keseluruhan akan menggunakan baterai kering 12 V sebanyak 2 buah yang dirangkai secara serid. Sistem kendali elektronik robot secara keseluruhan akan ditangani oleh mikrokontroler ATMega 8535C. Sistem control Untuk dapat bekerja dengan baik, robot ini akan dikontrol sepenuhnya oleh salah seorang anggota team yang bertugas menggunakan remote control yang terhubung dengan robot manual melalui kabel. Remote control ini nantinya akan berisi kendali robot manual yang berupa kendali motor DC penggerak Roda, kendali posisi ulir penyangga saat menaik-turunkan kago (tandu), dan kendali untuk menggerakkan manual robot agar manual robot dapat mengaktifkan traveler robot saat akan melaksanakan Task of Alighting di Kago Zone. Dengan kata lain, robot manual tidak akan menggunakan suatu sensor atau modul tertentu untuk menjalankan tugasnya, melainkan akan bergantung sepenuhnya pada kelihaian dan kecerdasan operator dalam mengendalikan robot manual tersebut.

2. Robot Otomatis CarrierA. DimensiSaat pertandingan akan dimulai robot otomatis carrier akan memiliki dimensi 1000 mm (panjang) x 1000 mm (lebar) x 1000 mm (tinggi) danPada saat pertandingan dimulai dimensi robot manual akan berubah maksimal menjadi 1000 mm (panjang) x 1000 mm (lebar) x 1300 mm (tinggi)

B. Struktur dan materialSecara umum material yang akan digunakan untuk membuat robot automatic carrier ini adalah seperti yang akan dijelaskan berikut ini.1. Kerangka utama robot akan dibangun menggunakan alumunium dan juga acrylic2. Roda akan dibuat menggunakan plastic pejal yang dilapisi karet dan penghubung gerakan antara roda dan motor DC akan digunakan belt yang terbuat dari karet sintetik3. Catu daya secara keseluruhan akan menggunakan baterai kering 12 V sebanyak 2 buah yang dirangkai secara seri4. Sensor yang digunakan adalah sensor penjejak garis (line follower) yang terletak di permukan bawah robot dan sensor pengatur kecepatan (rotary encoder) motor yang terletak dekat motor DC, limit switch dan juga sensor optic yang terletak di dekat hidrolik5. Sistem kendali elektronik robot secara keseluruhan akan ditangani oleh mikrokontroler ATMega 8535

C. Sistem controlPada saat perlombaan dimulai, posisi robot otomatis carrier telah membawa kago pada start zone dan akan berjalan untuk mengerjakan task selanjutnya. Di sini sistem kendali yang akan diperankan sepenuhnya oleh mikrokontroler ATMega8535 akan melakukan identifikasi posisi dengan melakukan penghitungan berapa banyak cabang garis yang telah dilewati oleh robot otomatis carrier dengan bantuan sensor penjejak garis. Untuk mengontrol proses menaik-turunkan kago, akan digunakan ulir yang dapat naik dan turun sesuai kebutuhan. Kemudian di sini, sensor penjejak garis akan mengidentifikasi jalur mana yang harus ditempuh dan mengirimkan hasil sensing ke mikrokontroler ATMega 8535. Tidak hanya itu saja, sensor garis akan memberikan data percabangan yang dilalui dan mikrokontroler akan mencatat data banyak percabangan dalam register counter.Banyaknya percabangan yang dilalui dan di-sensing oleh sensor akan direpresentasikan sebagai suatu kondisi oleh mikrokontroller. Pada saat mikrokontroller mengidentifikasi kondisi tertentu berdasarkan jumlah percabangan yang telah dilalui, maka saat itu juga mikrokontroller akan mengeksekusi program yang harus dilakukan pada kondisi tersebut (misal kondisi Task of Boarding, Task of Crossing, dll.). Untuk mengendalikan pergerakan naik-turun kago, robot otomatis akan bergantung pada posisi dan keadaan mana saat ini dia berada, jika pada posisi dan keadaan tersebut dia harus menurunkan kago, maka program akan segera dieksekusi oleh mikrokontroller. Posisi maksimum menaikkan dan menurunkan kago akan dibatasi oleh sensor limit switch dan juga sensor optic.

3. Robot Otomatis TravellerA. DimensiSaat pertandingan akan dimulai robot otomatis traveller akan memiliki dimensi 300 mm (panjang) x 300 mm (lebar) x 650 mm (tinggi)Pada saat pertandingan dimulai dimensi robot manual akan berubah maksimal menjadi 300 mm (panjang) x 300 mm (lebar) x 2000 mm (tinggi)

B. Struktur dan materialSecara umum material yang akan digunakan untuk membuat robot automatic carrier ini adalah seperti yang akan dijelaskan berikut ini.a. Kerangka utama robot akan dibangun menggunakan alumunium dan juga acrylicb. Roda akan dibuat menggunakan plastic pejal yang dilapisi karet dan penghubung gerakan antara roda dan motor DC akan digunakan belt yang terbuat dari karet sintetikc. Catu daya secara keseluruhan akan menggunakan baterai kering 12 V sebanyak 2 buah yang dirangkai secara serid. Sensor yang digunakan adalah sensor penjejak garis (line follower) yang terletak di permukan bawah robot dan sensor pengatur kecepatan (rotary encoder) motor yang terletak dekat motor DC, limit switch dan juga sensor optic yang terletak di dekat hidrolike. Sistem kendali elektronik robot secara keseluruhan akan ditangani oleh mikrokontroler ATMega 8535C. Sistem controlSama seperti robot otomatis carrier, robot traveler juga akan mengandalkan sensor penjejak garis untuk menelusur jalur pertandingan dan suatu kondisi tertentu akan didefinisikan oleh berapa banyak garis percabangan yang telah dilewati oleh robot tersebut. Untuk mengontrol proses menaik-turunkan tongkat pemukul bedug, akan digunakan suatu susunan plat besi yang menyerupai gunting yang dapat memanjang memendek sesuai kebutuhan. Awalnya, robot otomatis traveler akan bergerak menuju posisi di depan bedug dan kemudian bersiap untuk memukul dari bawah panggung bedug. Posisi tongkat pemukul bedug akan diatur ketinggiannya oleh susunan plat besi yang menyerupai gunting dan jika tongkat tersebut berada pada posisi terten