10
SIFAT SENYAWA ASAM BASA SENYAWA ORGANIK I. Tujuan Praktikum Mahasiswa diharapkan mampu : 1. Mengenal dan memahami sifat-sifat asam dan basa senyawa organic 2. Mengenal perbedaan tingkat keasaman antara senyawa alifatis dan aromatis II. Bahan yang digunakan : 1. Asam Asetat 2. Natruim Hidroksida 3. Asam Benzoat 4. C 2 H 14 O 4 5. C 5 H 12 O 6. C 6 H 10 O 5 7. C 2 H 5 OH 8. C 6 H 12 O 6 9. CH 3 (CH 2 ) 4 CH 3 10. CH 3 COONa 11. C 10 H 16 N 2 C 3 12. C 4 H 4 O 4 13. CH 3 COOC 2 H 5 III. Alat yang digunakan : 1. Pipet tetes 2. pH paper universal 3. Lakmus merah dan biru IV. Dasar Teori

Sifat Senyawa Asam Basa Senyawa Organik

Embed Size (px)

DESCRIPTION

good

Citation preview

Page 1: Sifat Senyawa Asam Basa Senyawa Organik

SIFAT SENYAWA ASAM BASA SENYAWA ORGANIK

I. Tujuan PraktikumMahasiswa diharapkan mampu :1. Mengenal dan memahami sifat-sifat asam dan basa senyawa organic2. Mengenal perbedaan tingkat keasaman antara senyawa alifatis dan aromatis

II. Bahan yang digunakan :1. Asam Asetat2. Natruim Hidroksida3. Asam Benzoat4. C2H14O4

5. C5H12O6. C6H10O5

7. C2H5OH8. C6H12O6

9. CH3(CH2)4CH3

10. CH3COONa11. C10H16N2C3

12. C4H4O4

13. CH3COOC2H5

III. Alat yang digunakan :1. Pipet tetes2. pH paper universal3. Lakmus merah dan biru

IV. Dasar Teori

Asam basa zat yang memiliki sifat-sifat spesifik, misalnya rasa asam dapat merusak permukaan logam juga lantai marmer atau sering disebut dengan korosif. Asam juga dapat bereaksi dengan logam dan menghasilkan gas hydrogen, sebagai indicator sederhana terhadap senyawa asam dapat dipergunakan kertas lakmus dimana asam dapat mengubah kertas lakmus biru menjadi merah. Secara kimia kita dapat mendefinisikan asam sebagai senyawa yang dapat menghasilkan ion hydrogen ketika larut dalam pelarut dengan pH kurang dari 7.

Secara asam memiliki sifat sebagai berikut :

Page 2: Sifat Senyawa Asam Basa Senyawa Organik

- Asam : manis, dapat bereaksi dengan kebnayakan logam membentuk gas, menghantarkan listrik, menghasilkan CO2

- Basa : rasanya katalis, licin, bereaksi dengan logam listrik, menghasilkan gas hydrogen.

Indikator adalah suatu zat penunjuk yang dapat membedakan larutan, asam atau basa,atau netral melampirkan beberapa indikator dan perubahannya pada trayek pH tertentu,kegunaan indikator ini adalah untuk mengetahui berapa kira-kira pH suatu larutan.Disamping itu juga digunakan untuk mengetahui titik akhir kosentrasi pada beberapasenyawa organik dan senyawa anorganik.Berbagai teori telah dikemukakan dalam menerangkan sifat asam dan basa, diantaranya Arrhenius.Arrhenius adalah suatu teori yang mendefinisikan asam sebagai suatu senyawayang apabila dilarutkan dalam air akan membebaskan ion hidrogen (Hx) sedangkan basaadalah senyawa yang apabila dilarutkan dalam air akan melepaskan ion hidroksida (OH-).Jadi reaksi netralisasi yang merupakan reaksi antara asam dan basa membentuk garamdan air, secara sederhana dapat ditulis :H++ OH- →H2O Tetapi kelemahan teori Arrhenius adalah hanya terbatas pada larutan dengan pelarut air,walaupun asam dan basa sebenarnya juga pada larutan dengan pelarut baku ai

V. Prosedur percobaan :1. Mengambil sejumlah pH universal dan lakmus sesuai dengan jumlah bahan yang

diperlukan.2. Menetesi masing-masing dengan bahan.3. Memeriksa dan mencatat hasil yang didapat4. Mengulangi sekali lagi.

VI. Data Pengamatan :

NO Senyawa pH1 C20H14O4 62 C5H12O 53 C6H10O5 64 ethanol 55 CH3COONa 66 C10H16N2C3 37 C6H12O6 58 CH3(CH2)4CH3 49 C4H4O4 210 CH3COO. C2H5 511 asam asetat 212 asam benzoate 4

Page 3: Sifat Senyawa Asam Basa Senyawa Organik

VII. PERHITUNGAN :

1. Larutan C20H14O4

M : 0,1 MBM : 318,33 g/molV : 25 ml 0,025 l

gr = M∙BM ∙V = 0,1ml /l ∙318,33gr /mol ∙0,025 l=0,8 gr

2. Larutan C5H12OBM : 88,15 gr/mol% : 98,5 %ρ : 0,82

M 1=%×1000×ρ

BM

¿ 0,985×1000×0,8288,15

¿9,16mol / l

M 1 ∙V 1=M 2 ∙V 2

V 1=1mol/ l ∙25

9,16

V 1=2,73ml

3. Larutan (C6H10O5)4

gr = M∙BM ∙V = 0,1mll∙168

grmol

∙0,025 l=0,42 gr

4. larutan ethanol

M 1=%×1000×ρ

BM

¿ 99,9 %×1000×0,789gr /l88,15gr /mol

¿9,16mol / l

Page 4: Sifat Senyawa Asam Basa Senyawa Organik

M 1 ∙V 1=M 2 ∙V 2

V 1=0,1mol /l ∙2517,1mol/ l

V 1=0,146ml

5. larutan CH3COONaM : 0,1 mol/lV : 0,025 mlBM : 136, 08 gr/mol

gr = M∙BM ∙V = 0,1ml /l ∙136,08 gr /mol ∙0,025 l=0,34 gr

6. Larutan C10H16N2C3 :M = 0,1 mol/lV = 0,025 mlBM = 292,25 gr/mol

gr = M∙BM ∙V = 0,1ml /l ∙292,25gr /mol ∙0,025 l=0,7gr7. Larutan C6H12O6

BM = 180, 16 gr/molV = 25 ml = 0,025 lM = 0,1 M

gr = M∙BM ∙V = 0,1ml /l ∙180,16 gr /mol ∙0,025 l=0,45gr

8. Larutan CH3(CH2)4CH3

BM = 86,18 gr/mol% = 99 %ρ = 0,6548

M 1=%×1000×ρ

BM

¿ 99 %×1000×0,6548gr /l86,18gr /mol

¿7,5mol /l

M 1 ∙V 1=M 2 ∙V 2

Page 5: Sifat Senyawa Asam Basa Senyawa Organik

V 1=0,1mol /l ∙25

7,5mol/ l

V 1=0,33ml

9. Larutan C4H4O4

gr = M∙BM ∙V = 0,1ml /l ∙116,07 gr /mol ∙0,025 l=0,29 gr

10. Larutan CH3COO. C2H5

M 1=%×1000×ρ

BM

¿ 99 %×1000×0,90gr /l82,11 gr /mol

¿10,11mol / l

M 1 ∙V 1=M 2 ∙V 2

V 1=0,1mol /l ∙2510,11mol / l

V 1=0,24ml

11. Larutan asam asetat :

M 1=%×1000×ρ

BM

¿ 100 %×1000×1,049 gr / l60,05gr /mol

¿1746,8mol /l

M 1 ∙V 1=M 2 ∙V 2

V 1=0,1mol / l ∙251746,8mol /l

V 1=0,0014ml

12. Larutan asam benzoat :

M 1=%×1000×ρ

BM

¿ 99 %×1000×0,6548gr /l86,18gr /mol

¿7,5mol /l

M 1 ∙V 1=M 2 ∙V 2

Page 6: Sifat Senyawa Asam Basa Senyawa Organik

V 1=0,1mol /l ∙25

7,5mol/ l

V 1=0,33ml

VIII. Analisa data :Percobaan ini dimulai dari membuat pada masing-masing larutan yang kita

gunakan Kemudian percobaan dilanjutkan dengan menentukan pH, dengan menggunakan kertas pH universal.

a) Untuk larutan C20H14O4 bersifat asam karena pH nya kurang dari 7 yaitu 5b) Untuk larutan C5H12O bersifat asam karena pH nya 5.c) Untuk larutan (C6H10O5)4 bersifat asam karena pH nya 6d) Untuk larutan ethanol bersifat asam karena pH nya 5e) Untuk larutan CH3COONa bersifat asam karena pH nya 6f) Untuk larutan C10H16N2C3 bersifat asam karena pH nya 3g) Untuk larutan C6H12O6 bersifat asam karena pH nya 5h) Untuk larutan CH3(CH2)4CH3 bersifat asam karena pH nya 4i) Untuk larutan C4H4O4 bersifat asam karena pH nya 2j) Untuk larutan CH3COO. C2H5 bersifat asam karena pH nya 5k) Untuk larutan asam asetat bersifat asam karena pH nya 2l) Untuk larutan asam benzoat bersifat asam karena pH nya 4

IX. Kesimpulan :1. Menurut Arhenius : asam adalah zat yang ada dalam air dapat melepaskan ion H+ 2. Menurut Arhenius : Basa adalah suatu senyawa yang dapat menghasilkan ion

hidroksida OH-, bila dlarutkan didalam air mempunyai rasa pahit dan bersifat kaustik.3. Berdasarkan percobaan :

a. Untuk larutan C20H14O4 bersifat asam karena pH nya kurang dari 7 yaitu 5b. Untuk larutan C5H12O bersifat asam karena pH nya 5.c. Untuk larutan C6H10O5 bersifat asam karena pH nya 6d. Untuk larutan ethanol bersifat asam karena pH nya 5e. Untuk larutan CH3COONa bersifat asam karena pH nya 6f. Untuk larutan C10H16N2C3 bersifat asam karena pH nya 3g. Untuk larutan C6H12O6 bersifat asam karena pH nya 5h. Untuk larutan CH3(CH2)4CH3 bersifat asam karena pH nya 4i. Untuk larutan C4H4O4 bersifat asam karena pH nya 2j. Untuk larutan CH3COO. C2H5 bersifat asam karena pH nya 5k. Untuk larutan asam asetat bersifat asam karena pH nya 2l. Untuk larutan asam benzoat bersifat asam karena pH nya 4

Page 7: Sifat Senyawa Asam Basa Senyawa Organik

X. Daftar Pustaka :Modul praktikum satuan proses, “ Sifat asam dan basa senyawa organic”, Palembang, : POLSRI,2012.

Page 8: Sifat Senyawa Asam Basa Senyawa Organik

XI. GAMBAR ALAT :

Kertas pH Pipet Ukur

Pipet Tetes Bola Karet

Spatula Bola Karet Gelas Ukur