Uli Osmo Benar Benar

  • View
    32

  • Download
    5

Embed Size (px)

DESCRIPTION

osmoregulasi

Transcript

LAPORAN PRAKTIKUMFISIOLOGI BIOTA AIROSMOREGULASI

NAMA : YULIANISTAMBUK : L221 12 605KELOMPOK : I (SATU)ASISTEN : 1. ZULFIANA2. ASNAWIAH3. GUSTINA B.

LABORATORIUM FISIOLOGI BIOTA AIRJURUSAN PERIKANANFAKULTAS ILMU KELAUTAN DAN PERIKANANUNIVERSITAS HASANUDDINMAKASSAR2014I. PENDAHULUANLatar BelakangFisiologi dapat didefinisikan sebagai ilmu yang mempelajari fungsi, mekanisme dan cara kerja dari organ, jaringan dan sel-sel organisme. Fisiologi mencoba menerangkan faktor-faktor fisik dan kimia yang mempengaruhi seluruh proses kehidupan. Oleh karena luas bidang fisiologi, maka dibagi menjadi bagian-bagian yang lebih khusus, diantaranya yaitu fisiologi hewan air dalam hal ini ikan. Fisiologi ikan dapat diartikan sebagai ilmi yang mempelajari fungsi dan kegiatan kehidupan zat organisme dan fenomena fisika dan kimia yang mempengaruhi seluruh proses kehidupan ikan. Fisiologi ikan mencakup proses osmoregulasi, sistem sirkulasi, sistem respirasi, bioenergetik dan metabolisme, pencernaan, organ-organ sensor, sistem saraf, sistem endokrin dan reproduksi (Fujaya,1999).Osmoregulasi adalah proses pengatur konsentrasi cairan danmenyeimbangkan pemasukan serta pengeluaran cairan tubuh oleh sel atau organism hidup. Sedangkan pengertian osmoregulasi bagi ikan adalah pengaturan tekanan osmotik cairan tubuh yang layak bagi kehidupan ikan, sehingga proses-proses fisiologis tubuhnya berfungsi normal (Homeostatis) (Nurul, ddk, 2011).Setiap organisme pada saat beraktivitas masing-masing melakukan adaptasi untuk dapat tetap bertahan hidup dalam lingkungannya. Bentuk adaptasi yang dilakukan organismepun berbeda, ada beberapa organisme yang bentuk adaptasinya dapat dilihat secara morfologi dan adapula yang beradaptasi secara fisiologi. Misalnya saja organisme perairan, organisme yang hidup diperairan tawar tentu memiliki bentuk adaptasi yang berbeda dan beberapa organ khusus yang digunakan dnegan berbagai cara (Palallo, 2010)Osmoregulasi penting dilakukan terutama pada organisme perairan karena: (Fujaya, 2004).a) Harus terjadi keseimbangan antara substansi tubuh dan lingkungan; b) Membran sel yang permeabel merupakan tempat lewatnya beberapa substansi yang bergerak cepat; c) Adanya perbedaan tekanan osmose antara cairan tubuh dan lingkungannya. Karena itu, tidak ada organisme yang hidup pada air tawar tidak melakukan osmoregulasi. Sedangkan, pada ikan air laut, beberapa diantaranya hanya melakukan sedikit upaya untuk mengontol makanan osmose dalam tubuhnya, misalnya ikan hiu karena cairan tubuhnya menyerupai air garam laut (Fujaya, 2004).

Tujuan Dan KegunaanTunjuan dari praktikum mengenai osmoregulasi yaitu untuk mengetahui tingkah laku dan adaptasi ikan, baik ikan air tawar, ikan air payau maupun ikan air laut yang dimana diuji pada media yang sama tetapi mempunyai kadar salinitas yang berbeda. Kegunaan dari praktikum mengenai osmoregulasi yaitu agar mahasiswa dapat mengetahui bagaimana proses osmoregulasi ikan air tawar, ikan air payau dan ikan air laut jika diuji pada kadar salinitas yang berbeda-beda (0 ppt, 10 ppt, 20 ppt, dan 30 ppt).

II. TINJAUAN PUSTAKA Ikan Nila (Orechromis niloticus)Klasifikasi Ikan Nila (Orechromis niloticus)

Gambar 1. Ikan nila Oreochromis niloticus

Para pakar perikanan kemudian memutuskan bahwa nama ilmiah yang tepat untuk ikan ini adalah Oreochromis niloticus atau Oreochromis sp. Berikut ini klasifikasi nila selengkapnya :Kingdom: AnimaliaPhylum: ChordataClass: OsteichthyesOrder: PerciformesFamily: CichlidaeGenus: OreochromisSpesies: Oreochromis niloticus (www.zipcodezoo.com)Berdasarkan morfologinya, kelompok ikan Oreochromis memang berbeda dengan kelompok tilapia. Secara umum, bentuk tubuh nila memanjang dan ramping, dengan sisik berukuran besar. Bentuk matanya besar dan menonjol dengan tepi berwarna putih. Gurat sisi (linea lateralis) terputus di bagian tengah tubuh, kemudian berlanjut lagi, tetapi letaknya lebih ke bawahdibandingkan dengan letak garis yang memanjang di atas sirip dada. Jumlah sisik pada gurat sisi 34 buah. Sirip punggung, sirip perut, dan sirip duburnya memiliki jari-jari lemah, tetapi keras dan tajam seperti duri. Sirip punggung dan sirip dada berwarna hitam. Pinggir sirip punggung berwarna abu-abu atau hitam (Khairuman dan Khairul 2003).Nila memiliki toleransi yang tinggi terhadap lingkungan hidupnya, sehingga bisa dipelihara di dataran rendah yang berair payau hingga di dataran tinggi yang berair tawar. Habibat hidup ikan ini cukup beragam, bisa di sungai, danau, waduk, rawa, sawah, kolam atau tambak. Nila dapat tumbuh secara normal pada kisaran suhu 14-380C dan dapat memijah secara alami pada suhu 22-370C. Untuk pertumbuhan dan perkembangbiakan, suhu optimum bagi ikan ni adalah 25-300C. Pertumbuhan nila biasanya akan terganggu jika suhu habitatnya lebih rendah dari 140C atau pada suhu di atas 380C (Khairuman dan Khairul 2003).Selain suhu, factor lain yang bisa mempengaruhi kehidupan nila adalah salinitas atau kadar garam. Nila bisa tumbuh dan berkembangan biak di perairan dengan salinitas 0-29 (promil). Ikan ini masih bisa tumbuh, tetapi tidak bisa bereproduksi di perairan dengan salinitas 29-35 (Khairuman dan Khairul 2003).

Ikan Mas Koki(Carassius auratus )KlasifikasiIkan Mas Koki(Carassius auratus)

Gambar 3. Ikan Mas Koki ( Carassius auratus)Kingdom: AnimaliaPhylum: ChordataClass: OsteichthyesOrder: CypriniformesFamily: CyprinidaeGenus: CarassiusSpesies: Carassius auratus (www.zipcodezoo.com)Ikan mas koki merupakan salah satu jenis ikan pajangan yang sangat populer.Banyak penggemar jenis ikan mas koki karena melihat tubuhnya yang aneh dan sulit digambarkan sehingga banyak orang mengatakan sebagai fantastic Ikan mas koki ini termasuk ikan yang lamban geraknya sehingga di dalam akuarium sering menjadi korban bulan-bulanan ikan lainnya (Paridi, dkk, 2011).Sebenarnya jenis ikan mas koki yang asli tidaklah semenarik ikan mas koki yang kita kenal sehari hari. Ikan mas koki bentuk dasarnya tidak berbeda dengan ikan mas koki biasa. Daya tariknya hanya terletak pada warna merah menyala yang membentang dari pangkal ekor sampai leher (Paridi, dkk, 2011).Tetapi, secara keseluruhan bentuk dan warnanya tidak berbeda dengan ikanmas pada umumnya. Ikan mas ini disebut juga dengan nama goldfish. Dan, di dalam sebuah akuarium, ikan mas koki terlihat begitu elok sebagaimana namanya goldfish (ikan mas) (Paridi, dkk, 2011).Ikan maskoki dapat tumbuh hingga mencapai 23 inch (53 cm) dan maksimum mencapai berat 9.9 pounds (4.5 kg), namun hal ini sangat jarang terjadi; sebagian besar maskoki hanya mencapai separuh dari ukuran maksimal tadi dalam masa pertumbuhannya. Dalam kondisi yang optimal, maskoki mampu bertahan hidup hingga 40 tahun, tetapi sebagian besar maskoki umumnya hidup antara 6 8 tahun. Syarat hidup maskoki secara umum dapat dikatakan bahwa maskoki termasuk ikan yang mampu beradaptasi dengan berbagai variasi kualitas air dan juga suhu (Paridi, dkk, 2011).Adanya perubahan kondisi lingkungan terutama salinitas akan berpengaruh pada besaran energi yang dikonsumsi, yang dapat lebih besar atau lebih kecil dari pada energi yang dibelanjakan terutama untuk keperluan osmoregulasi. Salinitas merupakan salah satu faktor lingkungan yang berpengaruh pada kelangsungan hidup dan pertumbuhan organisme akuatik (Karim, 2007).

Ikan Giru (Amphiprion pelcuta)Klasifikasi Ikan Giru (Amphiprion pelcuta)

Gambar 4. Ikan Mas giru (Amphiprion pelcuta)Kingdom: animaliaFilum: chordataKelas: ActinopterygiiOrdo: PerciformesFamili: PomacentridaeGenus: Amphiprion PremnasIkan badut merupakan salah satu jenis ikan dari subfamili Amphiprioninae. Hampir semua jenis ikan dari sub famili tersebut hidup bersimbiosis dengan anemon laut. Anemone laut mempunyai peranan penting bagi siklus hidup ikan badut.Anemone laut memberikan perlindungan bagi ikan badut tersebut dari seranagn predator serta berperan penting dalam kesehatan ikan badut.Anemone laut dapat membersihkan kotoran atau bakteri yang menempel pada tubuh ikan badut. Oleh sebab itu, ikan badut yang hidup bersimbiosis dengan anemone laut akan lebih sehat dibandingkan dengan ikan badut yang tidak bersimbiosis dengan anemone laut. Parameter kesehatan ikan badut yang diamati adalah perubahan warna tubuh ikan, mata ikan, tingkah laku ikan (tingkat stress), serta bakteri yang menempel di tubuh ikan tersebut (Lubis, dkk, 2012).Amphiprion oscellarismerupakan salah satu spesies ikan yang berasal dari famili Pomacentridae.Secara umum ikan jenis ini berukuran kecil (panjang 4 -7 cm). Ikan ini memiliki warna tubuh merah-oranye kontras, tubuh lebar (tinggi), dan dilengkapi dengan mulut yang kecil. Sisiknya relatif besar dengan sirip dorsal yang unik. Pola warna pada ikan ini sering dijadikan dasar dalam proses identifikasi mereka, disamping bentuk gigi, kepala dan bentuk tubuh. Ciri fisik dari ikan ini adalah tubuh dihiasi dengan 3 garis warna putih dengan siluet hitam dan garis putih terletak dibagian pangkal kepala, badan/perut, dan pangkal ekor ((Lubis, dkk, 2012).Ikan jenis ini merupakan kelompok ikan hewan diurnal yaitu kelompok iakn yang sebagian besar aktivitasnya berlangsung siang hari, dan aktivitas terbesar adalah mencari makan dan berenang diantara tentakel anemon.Keinginan makan diperkirakan karena adanya rangsangan penglihatan terhadap onjek baik yang bergerak maupun tidak be