Click here to load reader

Bab ii menekan tuts dengan sistem 10 jari

  • View
    1.417

  • Download
    1

Embed Size (px)

Text of Bab ii menekan tuts dengan sistem 10 jari

  • 1.BAB II MENEKAN TUTS DENGAN SISTEM 10 JARI Kriteria Unjuk Kerja 1. Menguraiakan bagian bagian mesin tik 2. Latihan menggunakan gandaran, kerangka dan papan tuts 3. Teknik dan cara pengetikan 4. Latihan menekan tuts dengan system 10 jari A. BAGIAN-BAGIAN MESIN TIK MANUAL Pada umumnya mesin tik manual memiliki tiga komponen utama, yaitu bagian gandaran, kerangka dan papan tut. Masing-masing komponen diterangkan dibawah ini : 1. Gandaran (Carriage) Gandaran merupakan barian mesin yang berjalan diatas rel dan dapat digeserkan ke kanan dan ke kiri. Bagian-bagian yang terdapat pada gandaran meliputi : a. Rol (cylinder, roler) Digunakan untuk menggulung kertas. Di bawah bagian ini terdapat rol kecil yang berguna untuk memegang kertas pada rol. a. Penuntun Kertas (paper guide) Digunakan untuk menentukan tempat pinggiran kertas di sebelah kiri a. Skala penuntun kertas ( paper guide scale) Berguna untuk menempatkan penuntun kertas. Letaknya di atas gandaran di bagian papan kertas dan terbuat dari plat besi atau plastik. a. Tombol penggulung kertas (paten knobs) Digunakan untuk memutar rol ke depan dan ke belakang. a. Pembebas gandaran (carriage release lever) Digunakan untuk membebaskan gandaran sehingga dapat digerakan ke kanan dan ke kiri. a. Papan kertas (paper table) Berguna untuk meletakan kertas pada saat dipasangkan dan untuk mengetahui lebar kertas. a. Pemegang kertas (paper holder bail lever) Gunanya untuk memegang kertas pada rol dengan tepat. a. Pembebas kertas (paper release lever) Berguna untuk membebaskan kertas dari tekanan rol sehingga memudahkan kertas untuk diluruskan atau dilepaskan bila pekerjaan telah selesai. a. Kait (carriage return atau line space lever) Digunakan untuk menggeser gandaran ke kanan secara otomatis dan menarik kertas ke atas sehingga membentuk garis baru a. Mistar kertas (paper bail) Digunakan untuk menjepit kertas dengan baik dan mengukur lebar kertas. Tugino S.Pd., (2005), Modul Mengetik Manual SMK Kelompok Bisnis dan Manajemen, Edisi Revisi, Cilacap, SMK Tamtama 1 Sidareja. 5

2. a. Pengatur jarak baris (line space regulator) Digunakan untuk mengatur jarak baris pada angka-angka tertentu seperti 1, 1 dan 2 a. Pembebas rol (platen release) Berguna untuk membebaskan rol dari gigi jarak baris, sehingga rol dapat diputar dengan bebas. a. Pembebas jarak baris (variable line spacer) Gunanya sama dengan pembebas rol yaitu untuk membebaskan rol dari gerigi jarak baris a. Penekan segi atau pasak pinggir (margin stop) Digunakan untuk menentukan batas pinggir kiri dan kanan kertas yang akan diketik. a. Papan penghapus (eraser table) Alat ini gunanya sebagai landasan untuk menghapus kesalahan tik tanpa melepaskan keras dari mesin tik. a. Pembebas tabulator total (complete tabulator clearing) Gunanya untuk membebaskan ssemua pasak tabulator yang terpasang sekaligus dengan cara menarik alat pembebas tabulator total yang letaknya disebelah kiri dan kanan gandaran pada mesin tik standar. a. Penegak atau penopang kertas Gunanya alat ini untuk membantu menegakan kertas pada waktu diketik, maksudnya agar kertas tidak terjurai ke belakang. a. Penunjuk panjang kertas (paper length indicator) Berguna untuk menunjukan batas akhir ketikan dari panjang kertas, supaya tidak terlanjur ke bawah. 5. Kerangka Mesin Merupakan rangkaian peralatan mekanik yang menghubungkan papan tuts dengan gandaran. Kerangka mesin tik terdiri dari : a. Kunci gandaran (carriage lock) Digunakan untuk mengunci gandaran pada saat mesin tik tidak digunakan sehingga tidak dapat digeser ke kanan dan ke kiri. a. Pemegang label atau kartu (card and label holder) Berguna untuk menekan kartu, label, kwitansi atau kertas kecil lainnya. a. Penuntun garis (line indicator) Gunanya untuk menuntun garis ketikan karena garis ini terletak pada bagian tengah pemegang kartu dan berada tepat pada sepatu huruf. a. Lubang penggaris (rulling holes) Alat ini terletak pada pemegang label dan berguna untuk membuat garis tegak atau datar pada ketikan. Tugino S.Pd., (2005), Modul Mengetik Manual SMK Kelompok Bisnis dan Manajemen, Edisi Revisi, Cilacap, SMK Tamtama 1 Sidareja. 6 3. a. Titik ketik (print point, pointer) Terletak diantara dua pemegang label dan berguna untuk mengetahui letak huruf dengan tepat. a. Pita (ribbon) Biasanya lebar pita sekitar 13 mm dan menggunakan tinta karbon yang berfungsi untuk memberi warna huruf atau hasil ketikan pada kertas. a. Penggulung pita (roll, spool) Alat ini terletak di bawah tutup mesin, disebelah kiri dan kanan mesin. Ujung kaitnya berada di tengah dan berguna untuk menggulung pita. a. Penggetar pita (ribbon vibrator) Berfungsi sebagai pemegang pita untuk mengurangi getaran pada waktu pengetikan. Diantara pemegang pita terdapat penuntun pita (ribbon guide) a. Pengembali putaran pita (ribbon feed release) Digunakan untuk menggeser putaran pita ke arah spool yang kosong. a. Pengerem pita (ribbon brake lever, flap) Pengerem gulungan pita berfungsi untuk menghindari terlipatnya gulungan pita. a. Pengatur pita (ribbon indicator, ribbon selector switch) Berfungsi untuk mengatur warna hasil ketikan sesuai dengan warna pita. Bagian atas hitam, bawah merah dan tengah netral (untuk pengetikan sheet stencyl). a. Balok huruf (letter block) Bagian ini terdiri dari balok huruf, angka, simbol, tanda baca lainnya. Balok huruf terletak di bawah tutup mesin. a. Bel (bell) Letaknya dibawah gandaran dan berguna untuk memberi isyarat bahwa pengetikan tinggal lima atau enam entakan lagi. a. Pengatur entakan Terletak di samping badan mesin (kanan atau kiri) tetapi ada pula yang terletak di pinggir papan tuts. Gunanya untuk mengatur berat dan ringannya entakan. 6. Papan Tut (Keyboard) Papan tuts terdiri dari empat bagian, yaitu tuts angka, tuts huruf, tuts symbol dan tanda baca. Terdapat pula tut-tut lain yang mempunyai fungsi teknis. a. Kelompok tuts Terdiri dari 26 huruf, yaitu tuts basis (A, S, D, F, G, H, J, K, L, ; ), tuts deretan paling bawah (Z, X, C, V, B, N, M), tuts deretan paling atas (Q, W, E, R, T, Y, U, I, O, P) dan tuts angka, simbol serta tanda baca lainnya . a. Kunci pengubah (shift lock) Tuts yang terletak di sebelah huruf A ini berfungsi untuk mengetik huruf kapital. Sedangkan untuk mengembalikan ke huruf kecil tekan tuts pengubah di bawahnya. a. Tuts pengubah (shift key) Tugino S.Pd., (2005), Modul Mengetik Manual SMK Kelompok Bisnis dan Manajemen, Edisi Revisi, Cilacap, SMK Tamtama 1 Sidareja. 7 4. Tuts tanpa tanda dan terletak di ujung kiri dan kanan pada deretan paling bawah. Berfungsi untuk mengetik huruf kapital satu persatu serta tanda baca atau simbol yang terletak di bagian atas. a. Bilah spasi (space bar) Terletak di bawah deretan tuts huruf dan berfungsi untuk menggeser gandaran ke kiri atau untuk membuat jarak antar kata. a. Tuts tabulator desimal Minimal terdapat 8 tuts : 1, 100, 1000 dan seterusnya yang berfungsi untuk pengetikan lurus antara desimal, satuan, puluhan dan seterusnya. a. Tuts kunci tabulator (tab set key) Tuts dengan tanda (+) atau Tab + ini terletak di bagian atas yang berguna untuk memasang tabulator a. Tuts pembebas tabulator (tab clearing key) Tuts dengan tanda (-) atau Tab - ini terletak di bagian atas yang berguna untuk membebaskan kunci tabulator a. Tuts tabulator (tab key bar) Tuts dengan tanda Tab ini terletak di bagian atas yang berguna untuk menggeser gandaran ke kiri. a. Tuts spasi ganda (double space bar) Tuts dengan tanda /// yang terletak di ujung kiri dan berfungsi untuk mengetik huruf dengan jarak spasi double otomatis. a. Tuts pembebas pasak (margin release) Berfungsi untuk membebaskan pasak kanan apabila kita mengetik beberapa huruf yang harus dirangkai, tetapi sudah melewati batas ketikan (pasak pinggir kanan). Tuts ini biasanya bertanda ==> < == yang berfungsi untuk memundurkan gandaran satu spasi tiap ditekan satu kali. a. Bilah spasi pengulang (repeat space bar) Gunanya untuk membuat spasi berulang dan terletak di sebelah kanan atau kiri bilah spasi. Biasanya diberi warna merah dengan tulisan Automatic atau Repeat Spacer. B. MENEKAN TUTS BASIS Tuts basis atau tuts pangkal adalah susunan tuts yang terdiri dan tuts a s d f (kiri) dan tuts j k l ; (kanan). Disebut tuts basis karena tuts tersebut merupakan pangkal bagi jari-jari. Mengetik huruf j dan f. 1. Huruf j ditekan dengan telunjuk kanan 2. Huruf f ditekan dengan telunjuk kiri 3. Selama telunjuk kanan atau kiri menekan huruf j atau f, jari-jari yang lain harus tetap berada pada tuts basis (pada tempatnya) 4. Aturlah pasak pinggir dengan skala 15 / 75 (pica) dan atau 20 / 80 (elite). Tugino S.Pd., (2005), Modul Mengetik Manual SMK Kelompok Bisnis dan Manajemen, Edisi Revisi, Cilacap, SMK Tamtama 1 Sidareja. 8 5. Latihan 1 j j j j j j j j j j j j j j j j j j j j j j j j j j j j j j j j j j j j j j j j j j j j j j j j j j j j j j j j j j j j j j j j j j j f f f f f f f f f f f f f f f f f f f f f f f f f f f f f f f f f f f f f f f f f f f f f f f f f f f f f f f f f f f f jf jf jf jf jf jf jf jf jf jf jf jf jf jf jf jf jf jf jf jf jf jf jf jf jf jf jf jf jf jf jf jf jf jf jf jf jf jf jf jf jf fj fj fj fj fj fj fj fj fj fj fj fj fj fj fj fj fj fj fj fj fj fj fj fj fj fj fj fj fj fj fj fj fj jf fj fj fj fj fj fj fj jfj jfj jfj jfj jfj jfj jfj jfj jfj jfj jfj jfj jfj jfj jfj jfj jfj jfj jfj jfj jfj jfj jfj jfj jfj jfj jfj jfj jfj jfj jfj jfj jfj jfj jfj jfj jfj jfj jfj jfj jfj jfj jfj jfj jfj jfj jfj jfj jfj jfj jfj jfj jfj jfj jfj jfj jfj jfj jfj jfj jfj jfj fjf fjf fjf fjf fjf fjf fjf fjf fjf fjf fjf fjf fjf fjf fjf fjf fjf fjf fjf fjf fjf fjf fjf fjf fjf fjf fjf fjf fjf fjf fjf fjf fjf fjf fjf fjf fjf fjf fjf fjf fjf fjf fjf fjf fjf fjf fjf fjf fjf fjf fjf fjf fjf fjf fjf fjf fjf fjf jfjf jfjf jfjf jfjf jfjf jfjf jfjf jfjf jfjf jfjf jfjf jfjf jfjf jfjf jfjf jfjf jfjf jfjf jfjf jfjf jfjf jfjf jfjf jfjf jfjf jfjf jfjf jfjf jfjf jfjf jfjf jfjf jfjf jfjf jfjf jfjf jfjf jfjf jfjf jfjf jfjf jfjf jfjf jfjf jfjf jfjf jfjf jfjf fjfj fjfj fjfj fjfj fjfj fjfj fjfj fjfj fjfj fjfj fjfj fjfj fjf