(221152367) 209973824 Lapsus Silvan Molahid Hipertiroid Htgr2 1

  • View
    225

  • Download
    0

Embed Size (px)

Transcript

  • 7/25/2019 (221152367) 209973824 Lapsus Silvan Molahid Hipertiroid Htgr2 1

    1/39

    1

    BAB I

    PENDAHULUAN

    Setiap kehamilan bertujuan dengan lahirnya anak cukup bulan dan sehat,

    tidak cacat.Namun, hal ini tidak selalu terjadi. Bisa terjadi kegagalan kehamilan,

    tergantung pada tahap dan bentuk gangguannya. Kegagalan bisa berupa abortus,

    kehamilan ektopik, prematuritas, kematian janin dalam rahim, pertumbuhan

    terhambat dalam rahim atau cacat. Ada bentuk kegagalan kehamilan lain, yaitu

    vili korialis yang sebagian atau seluruhnya berkembang tidak wajar, berbentuk

    seperti anggur, bergelembunggelembung. Kelainan ini disebut mola hidatidosa

    yang merupakan penyakit tro!oblastik berkaitan dengan vili korialis, terutama sel

    tro!oblas.1

    Sel tro!oblas hanya ditemukan bila wanita itu hamil, di luar kehamilan,

    selsel tro!oblas dapat ditemukan pada teratoma dari ovarium, oleh karena itu

    penyakit tro!oblas yang berasal dari kehamilan disebut Gestational Trophoblastic

    Disease dan yang berasal dari teratoma disebut Non Gestational Trophoblastic

    Disease." #revalensi mola hidatidosa lebih tinggi di Asia, A!rika, dan Amerika

    $atin dibandingkan dengan negaranegera Barat. %i negaranegara Barat

    dilaporkan 1&"''' kehamilan didapatkan mola hidatidosa. (rekuensi mola

    umumnya pada wanita di Asia lebih tinggi sekitar 1& 1"' kehamilan. )

    *ipertiroid pada wanita hamil sulit ditemukan karena banyak gejala

    hipertioid juga berhubungan dengan kondisi kehamilan. %iperkirakan ',"+ dari

    kehamilan mengalami hipertiroid, dimana '+ kasus disebabkan karena

  • 7/25/2019 (221152367) 209973824 Lapsus Silvan Molahid Hipertiroid Htgr2 1

    2/39

    GravesDisease sisanya yaitu tiroiditis subakut, toxic multinoduler goiter,

    adenoma toksik, TSH-dependent thyrotoxicosis, -) atau - eksogen, iodine-

    induced hyperthyroidism, hipermesis gravidarum serta mola hidatidosa.

    #ada penderita mola hidatidosa didapatkan penanda tumor yang

    meningkat, yaitu human chorionic gonadotrophin /*02. #enanda ini merupakan

    hormon glikoprotein yang diproduksi oleh jaringan tro!oblas dan merupakan penanda

    kehamilan serta penyakit tro!oblastik kehamilan. olongan hormon glikoprotein lainnya

    adalah luteinezing hormone /$*2, follicle stimulating hormone /(S*2, dan thyroid

    stimulating hormone /-S*2. Semua hormon glikoprotein terdiri atas heterodimer yang

    mengandung sebuah subunit 3 dan sebuah subunit 4. Karena *0 dan -S* merupakan

    golongan hormon glikoprotein, keduanya mempunyai struktur yang sama pada !ragmen

    subunit 4, maka dengan *0 serum yang meningkat akan berikatan di reseptor -S*,

    sehingga *0 bertindak seolaholah seperti -S* yang meningkatkan aktivitas hormon

    tiroid. Korelasi antara kadar *0 dan beratnya derajat metabolik hipertiroid adalah

    "5.''' 67$ *0 setara dengan 1 m67$ aktivitas -S*. Kematian pada mola

    hidatidosa biasanya disebabkan oleh karena perdarahan, in!eksi, eklamsia, payah

    jantung dan tirotoksikosis.5

  • 7/25/2019 (221152367) 209973824 Lapsus Silvan Molahid Hipertiroid Htgr2 1

    3/39

    BAB II

    TINJAUAN PUSTAKA

    2.1. Mola Hidatidosa

    2.1.1. Definisi

    8ola hidatidosa adalah suatu kehamilan yang berkembang tidak wajar

    dimana terjadi keabnormalan dalam konsepsi plasenta yang disertai dengan

    perkembangan parsial atau tidak ditemukan adanya pertumbuhan janin, hampir

    seluruh vili korialis mengalami perubahan berupa degenerasi hidropobik. 9anin

    biasanya meninggal akan tetapi villusvillus yang membesar dan edematus itu

    hidup dan tumbuh terus, gambaran yang diberikan adalah sebagai segugus

    buah anggur. 9aringan tro!oblas pada vilus berproli!erasi dan mengeluarkan

    hormon human chorionic gonadotrophin /h02 dalam jumlah yang lebih besar

    daripada kehamilan biasa.",),:

    #enyakit tro!oblas ini merupakan kegagalan reproduksi dimana kehamilan

    tidak berkembang menjadi janin yang sempurna, melainkan berkembang menjadi

    keadaan patologik yang terjadi pada mingguminggu pertama kehamilan, berupa

    degenerasi hidropik dari jonjot korion sehingga menyerupai gelembung

    gelembung.1 $ima belas sampai dua puluh persen penderita mola hidatidosa dapat

    berubah menjadi ganas dan dikenal sebagai tumor tro!oblas gestasional. Sehingga

    penyakit tro!oblas gestasional adalah mola hidatidosa yang jinak dan tumor

    tro!oblas gestasional disebut mola hidatidosa yang ganas atau dikenal juga sebagai

    koriokarsinoma.)

  • 7/25/2019 (221152367) 209973824 Lapsus Silvan Molahid Hipertiroid Htgr2 1

    4/39

    2.1.2 Klasifikasi

    8ola hidatidosa dapat dibagi menjadi dua kategori, antara lain mola

    hidatidosa komplit dan mola hidatidosa parsial. 8ola hidatidosa komplit tidak

    berisi jaringan !etus, dimana '+ biasanya terdiri dari kariotipe :,;; dan 1'+

    terdiri dari kariotipe :,;igotik yang terdiri dari satu bayi

    normal dan satu lagi mola hidatidosa komplit. #ada mola yang komplit, vili

    khoriales memiliki ciri seperti buah angur,dan terdapat hiperplasia tropoblastik.1,:,?

    Sedangkan, pada mola hidatidosa parsial, masih ditemukan embrio atau

    janin yang biasanya mati pada masa dini, biasanya terdiri dari kariotipe :,;;;

    atau :,;;< atau :,;

  • 7/25/2019 (221152367) 209973824 Lapsus Silvan Molahid Hipertiroid Htgr2 1

    5/39

    #erbedaan antara 8ola *idatidosa Komplit /8*K2 dengan 8ola

    *idatidosa #arsial /8*#2&

    0iri0iriKariotipe

    8*K:,;; atau :,;i

    8ola hidatidosa banyak terjadi pada mereka yang kekurangan

    protein.#rotein merupakan >at pembangun jaringanjaringan bagian

    tubuh sehubung dengan pertumbuhan janin, pertumbuhan rahim, dan

    buah dada ibu. Dbu hamil dengan protein dalam darah yang rendah

    /hipoproteinemia2 sangat rentang dengan penyakit mola hidatidosa

    karena sel telur kosong bisa terjadi karena rendahnya kadar protein

    dalam tubuh ibu hamil, sehingga sel telur normal yang siap dibuahi

    tidak pernah terbentuk. -erus berlangsungnya aliran atau sirkulasi darah

    tanpa adanya bakal janin mengakibatkan penimbunan cairan dalam

    jaringan masenkin dari villi sehingga terjadi peningkatan produksi

    cairan sel tro!oblas dan akhirnya terbentuklah gelembunggelembung.

    2.1.&. Manifestasi Klinis

    8ani!estasi klinik mola hidatidosa dibagi dalam ) bagian, yaitu&1,1),1

    a. Keluhan utama& amenore dan perdarahan per vaginam.

    b. #erubahan yang menyertai&

    a2 6terus lebih besar dari usia kehamilan /sekitar 5'+2, bisa juga lebih

    kecil dari usia kehamilan /sekitar )'+2.

  • 7/25/2019 (221152367) 209973824 Lapsus Silvan Molahid Hipertiroid Htgr2 1

    8/39

    b2 Kadar h0 yang jauh lebih tinggi dari dari kehamilan biasa. #ada

    kehamilan biasa kadar h0 darah paling tinggi 1''.''' D67$,

    sedangkan pada mola hidatidosa bisa mencapai 5.'''.''' D67$.

    c2 Adanya kista lutein baik unilateral maupun bilateral.

    c. Adanya penyulit berupa&

    a2 #reeklampsia sebelum usia kehamilan " minggu adalah tanda

    diagnostik nyata.

    b2 -irotoksikosis

    c2 @mboli paru /jarang2

    %isamping halhal tersebut mola hidatidosa juga menunjukkan

    gambaran klinik seperti kehamilan lain, misal mual, muntah, dan makan

    kurang. 8ola hidatidosa komplit mempunyai keluhan dan penyulit lebih

    besar dibandingkan mola hidatidosa parsial. #ada mola hidatidosa komplit

    tidak ada bagian janin yang dapat dipalpasi dan denyut jantung janin /%992

    tidak terdengar.

    2.1.'. Patofisiolo"i

    8enurut Sarwono, "'1', #ato!isiologi dari kehamilan mola hidatidosa

    yaitu karena tidak sempurnanya peredaran darah !etus, yang terjadi pada sel telur

    patologik yaitu hasil pembuahan dimana embrionya mati pada umur kehamilan

    )5minggu dan karena pembuluh darah villi tidak ber!ungsi maka terjadi

    penimbunan cairan di dalam jaringan mesenkim vili.",)

    Analisis sitogenetik pada jaringan yang diperoleh dari kehamilan mola

    memberikan beberapa petunjuk mengenai asal mula dari lesi ini.Kebanyakan mola

  • 7/25/2019 (221152367) 209973824 Lapsus Silvan Molahid Hipertiroid Htgr2 1

    9/39

    hidatidosa adalah mola lengkap dan mempunyai : kariotipe ;;. #enelitian

    khusus menunjukkan bahwa kedua kromosom ; itu diturunkan dari ayah.

    Secara genetik, sebagian besar mola hidatidosa komplit berasal dari

    pembuahan pada suatu telur kosong /telur tanpa kromosom2 oleh satu sperma

    haploid /");2, yang kemudian berduplikasi untuk memulihkan komplemen

    kromosom diploid /:;;2. *anya sejumlah kecil lesi adalah :;

  • 7/25/2019 (221152367) 209973824 Lapsus Silvan Molahid Hipertiroid Htgr2 1

    10/39

    ". -eori neoplasma /-eori #ark2

    #ada penyakit tro!oblas, yang abnormal adalah selsel tro!oblas

    dimana !ungsinya juga menjadi abnormal. *al ini menyebabkan terjadinya

    reabsorpsi cairan yang berlebihan ke dalam villi sehingga menimbulkan

    gelembung. Sehingga menyebabkan gangguan peredaran darah dan kematian

    mudigah.

    ). -eori Sitogenetik /-eori diploid androgenetik2, menerangkan bahwa

    kehamilan mola hidatidosa terjadi karena sebuah ovum yang tidak berinti

    /kosong2 atau yang intinya tidak ber!ungsi, hal ini bisa terjadi karena gangguan

    pada proses miosis. Seperti diketahui, kehamilan yang sempurna harus terdiri dari

    unsur ibu yang akan membentuk bagian embrional /anak2 dan unsur ayah yang

    diperlukan untuk membentuk bagian ekstraembrional /plasenta, air ketuban, dll2,

    secara seimbang. Karena tidak ada unsur ibu, pada mola hidatidosa tidak ada

    bagian embrional /ja