ANALISIS YURIDIS BENTUK DAKWAAN DAN ...ANALISIS YURIDIS BENTUK DAKWAAN DAN STRATEGI PEMBUKTIAN PENUNTUT…

  • View
    213

  • Download
    0

Embed Size (px)

Transcript

ANALISIS YURIDIS BENTUK DAKWAAN DAN STRATEGI

PEMBUKTIAN PENUNTUT UMUM DALAM PERKARA

TINDAK PIDANA KORUPSI

(STUDI KASUS PUTUSAN PENGADILAN NEGERI BANYUMAS

NOMOR: 116/PID.B/2009/PN.BMS)

Penulisan Hukum

(Skripsi)

Disusun dan Diajukan untuk

Melengkapi Persyaratan Guna Meraih Derajat Sarjana S1 dalam Ilmu

Hukum pada Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret Surakarta

Oleh

Dwi Ratna Puspitasari

NIM. E0006271

FAKULTAS HUKUM

UNIVERSITAS SEBELAS MARET

SURAKARTA

2010

PERSETUJUAN PEMBIMBING

Penulisan Hukum (Skripsi)

ANALISIS YURIDIS BENTUK DAKWAAN DAN STRATEGI PEMBUKTIAN

PENUNTUT UMUM DALAM PERKARA TINDAK PIDANA KORUPSI

(STUDI KASUS PUTUSAN PENGADILAN NEGERI BANYUMAS

NOMOR: 116/PID.B/2009/PN.BMS)

Oleh

Dwi Ratna Puspitasari

NIM. E0006271

Disetujui untuk dipertahankan di hadapan Dewan Penguji Penulisan Hukum

(Skripsi) Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret Surakarta

Surakarta, 20 Oktober 2010

Dosen Pembimbing I Dosen Pembimbing II

Edy Herdyanto, S.H., M.H. Muhammad Rustamaji, S.H., M.H.NIP. 195706291985031002 NIP. 198210082005011001

PENGESAHAN PENGUJI

Penulisan Hukum (Skripsi)

ANALISIS YURIDIS BENTUK DAKWAAN DAN STRATEGI PEMBUKTIAN

PENUNTUT UMUM DALAM PERKARA TINDAK PIDANA KORUPSI

(STUDI KASUS PUTUSAN PENGADILAN NEGERI BANYUMAS

NOMOR: 116/PID.B/2009/PN.BMS)

Oleh

Dwi Ratna Puspitasari

NIM. E0006271

Telah diterima dan dipertahankan di hadapan Dewan Penguji Penulisan

Hukum (Skripsi) Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret Surakara

Pada :

Hari : Selasa

Tanggal : 2 Nopember 2010

DEWAN PENGUJI

1. Kristiyadi, S.H., M.Hum. ( ....................... )Ketua

2. Muhammad Rustamaji, S.H., M.H. ( ....................... )Sekretaris

Mengetahui

Dekan,

Mohammad Jamin, S.H., M.HumNIP. 196109301986011001

PERNYATAAN

Nama : Dwi Ratna Puspitasari

NIM : E0006271

Menyatakan dengan sesungguhnya bahwa penulisan hukum (skripsi) berjudul:

ANALISIS YURIDIS BENTUK DAKWAAN DAN STRATEGI

PEMBUKTIAN PENUNTUT UMUM DALAM PERKARA TINDAK

PIDANA KORUPSI (STUDI KASUS PUTUSAN PENGADILAN NEGERI

BANYUMAS NOMOR: 116/PID.B/2009/PN.BMS) adalah betul-betul karya

sendiri. Hal-hal yang bukan karya saya dalam penulisan hukum (skripsi) ini diberi

tanda citasi dan ditunjukkan dalam daftar pustaka. Apabila dikemudian hari

terbukti pernyataan saya tidak benar, maka saya bersedia menerima sanksi

akademik berupa pencabutan penulisan hukum (skripsi) dan gelar yang saya

peroleh dari penulisan hukum (skripsi) ini.

Surakarta, 20 Oktober 2010

yang membuat pernyataan

Dwi Ratna Puspitasari

NIM. E0006271

ABSTRAK

Dwi Ratna Puspitasari. E0006271. ANALISIS YURIDIS BENTUKDAKWAAN DAN STRATEGI PEMBUKTIAN PENUNTUT UMUMDALAM PERKARA TINDAK PIDANA KORUPSI (STUDI KASUSPUTUSAN PENGADILAN NEGERI BANYUMAS NOMOR:116/PID.B/2009/PN.BMS). Fakultas Hukum Universitas Sebelas MaretSurakarta.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui alasan jaksa penuntut umummenyusun bentuk dakwaan alternatif subsidaritas dan strategi pembuktian yangdisusun oleh penuntut umum dalam perkara tindak pidana korupsi dalam kasusputusan Pengadilan Negeri Banyumas Nomor: 116/Pid.B/2009/PN.Bms.

Penelitian ini merupakan penelitian hukum doktrinal bersifat preskriptif.Jenis bahan hukum yang digunakan yaitu bahan hukum sekunder. Sumber bahanhukum yang digunakan mencakup bahan hukum primer dan bahan hukumsekunder. Teknik pengumpulan bahan hukum yang digunakan yaitu studikepustakaan baik dari buku, peraturan perundang-undangan, dokumen-dokumendan sebagainya. Analisis bahan hukum menggunakan metode deduksi.

Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, dihasilkan simpulan,Kesatu, alasan penyusunan bentuk dakwaan alternatif subsidaritas jaksa penuntutumum dalam kasus Nomor: 116/Pid.B/2009/PN.Bms, yaitu didalamnyamengandung dakwaan kombinasi yang masing-masing terdiri dari dakwaansubsidair dan atau alternatif. Dasar pertimbangan penggunaan alternatif karenapenuntut umum belum yakin tentang kualifikasi atau pasal yang tepat untukditerapkan terhadap tindak pidana tersebut. Sedangkan dalam dakwaan subsidairpenuntut umum berpendapat bahwa terdakwa hanya melakukan satu tindak pidanasaja, tetapi penuntut umum ragu-ragu tentang tindak pidana apa yang dilakukanterdakwa dan perumusan tindak pidana disusun secara bertingkat dari dakwaanyang paling berat sampai dakwaan yang paling ringan. Kedua, Strategipembuktian penuntut umum dalam kasus Nomor: 116/Pid.B/2009/PN.Bmsdilakukan dengan beberapa strategi, yaitu strategi pembuktian berdasarkan urutanalat bukti yang diajukan di persidangan dan strategi pembuktian berdasarkanpasal-pasal yang digunakan dalam surat dakwaan.

Kata kunci: bentuk dakwaan, alternatif subsidaritas, strategi pembuktian,penuntut umum, korupsi

ABSTRACT

Dwi Ratna Puspita Sari. E0006271. A JURIDICAL ANALYSIS ON THEACCUSATION FORM AND THE PUBLIC PROSECUTORSAUTHENTICATION STRATEGY IN THE CORRUPTION CRIME CASE(A CASE STUDY ON THE BANYUMAS FIRST INSTANCE COURTSVERDICT NUMBER: 116/PID.B/2009/PN.BMS). Law Faculty of SurakartaSebelas Maret University.

This research aims to find out the public prosecutors rationale indeveloping the alternative subsidiary accusation and authentication strategydeveloped by the public prosecutor in the corruption crime case in the BanyumasFirst Instance Courts Verdict Number: 116/Pid.B/2009/PN.Bms.

This study belongs to doctrinal law research that is prescriptive in nature.The type of law material employed was secondary one. The law material sourceemployed included primary and secondary law materials. Technique of collectinglaw material employed was library research from book, legislation, documentsand etc. The analysis on law material was done using deductive method.

Considering the result of research and discussion, it can be concluded asfollows: firstly, the public prosecutors rationale in developing the alternativesubsidiary accusation in the case Number: 116/Pid.B/2009/PN.Bms, within whichit contains combinations accusation each of which consists of subsidiary and oralternative. The rationale of alternative use is because the public prosecutor hasnot been certain about the appropriate qualification or article to apply to suchcrime. Meanwhile in the subsidiary accusation, the public prosecutor argues thatthe accused commits only one crime, but he/she is hesitant about what crime theaccused has done and the crime formulation was arranged in an order from theheaviest to the lightest accusation. Secondly, the public prosecutorsauthentication strategy in the case Number: 116/Pid.B/2009/PN.Bms is done inseveral strategies: the authentication strategy based on the evidence sequenceproposed in the court session and the one based on the articles used in theaccusation document.

Keywords: accusation, alternative subsidiary, authentication strategy, publicprosecutor, corruption

MOTTO

Wahai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan sholat sebagai

penolongmu, Allah beserta orang-orang yang sabar.

(Al - Baqarah: 155)

Dalam perjalanan hidupku selalu ada halangan dan cobaan untuk

meraih cita-citaku, tapi aku tidak mau menyerah dan tetap semangat

sampai tujuanku bisa tercapai. Amien...

(Penulis)

PERSEMBAHAN

Penulisan Hukum (Skripsi) ini, penulis

persembahkan kepada:

1. Keluargaku

Eyang

Kedua orang tua tercinta

Kakakku yang cantik

2. My Darling, Alfin Hilmi

3. Almamaterku

KATA PENGANTAR

Assalamualaikum Wr. Wb

Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah

melimpahkan rahmat, hidayah-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan

penulisan hukum dengan judul ANALISIS YURIDIS BENTUK DAKWAAN

DAN STRATEGI PEMBUKTIAN PENUNTUT UMUM DALAM

PERKARA TINDAK PIDANA KORUPSI (Studi Kasus Putusan Pengadilan

Negeri Banyumas Nomor: 116/Pid.B/2009/PN.BMS) dengan baik.

Dalam penyusunan penulisan hukum ini penulis banyak memperoleh

bantuan, bimbingan dan pengarahan dari berbagai pihak. Maka dalam kesempatan

ini penulis menyampaikan rasa terima kasih yang setulus-tulusnya kepada :

1. Bapak Mohammad Jamin, S.H., M.Hum., selaku Dekan Fakultas Hukum

Universitas Sebelas Maret Surakarta yang telah memberikan izin dan

kesempatan kepada penulis untuk menyusun dan menyelesaikan penulisan

hukum ini.

2. Bapak Edy Herdyanto, S.H., M.H., selaku Ketua Bagian Hukum Acara

Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret Surakarta sekaligus sebagai

Dosen Pembimbing Utama yang telah memberikan masukan-masukan dan

pengarahan yang sangat berharga sehingga terselesaikannya penulisan hukum

ini.

3. Bapak Muhammad Rustamaji, S.H., M.H., selaku Dosen Pembimbing Kedua

sekaligus sebagai Pembimbing Proposal yang telah banyak memberikan

masukan, arahan dan saran dalam penyusunan proposal sehingga

terselesaikannya penulisan hukum ini.

4. Ibu Dr. I. Gusti Ayu Ketut RH, S.H., M.M., selaku Pembimbing Akademik

yang telah memberikan bimbingan bagi tersusunnya penulisan hukum ini dan

bimbingan-bimbingan yang berkenaan dengan perkuliahan.

5. Ibu Atiqoh selaku Staff Bagian Hukum Pidana Khusus di Kejaksaan Negeri

Banyumas yang telah membantu melengkapi kekurangan data yang

dibutuhkan oleh penulis dalam penyusunan penulisan hukum ini.

6. Bapak Aris selaku Jaksa/Penuntut Um