Click here to load reader

BAB II LANDASAN TEORI - ... 4. Sistem tertutup (closed-loop system) dan sistem terbuka (open-loop system). Sistem tertutup merupakan sistem yang tidak berhubungan dengan lingkungan

  • View
    8

  • Download
    0

Embed Size (px)

Text of BAB II LANDASAN TEORI - ... 4. Sistem tertutup (closed-loop system) dan sistem terbuka (open-loop...

  • 6

    BAB II

    LANDASAN TEORI

    2.1. Konsep Dasar Sistem

    Konsep dasar sistem terbagi menjadi beberapa teori konsep dasar yang

    memiliki penjelasannya masing dari para ahli yaitu pengertian sistem, pengertian

    informasi, pengertian sistem informasi, pengertian sistem informasi manajemen,

    dan beserta teori pendukung.

    2.1.1. Pengertian Sistem

    Menurut Ludwig, 2007 didalam Rochaety (2017 : 4) “sistem adalah

    seperangkat unsur yang saling berhubungan dan saling mempengaruhi dalam satu

    lingkungan tertentu”.

    Menurut A. Rapoport, 2004 didalam Rochaety (2017 : 4) “sistem adalah

    sekumpulan elemen yang saling berhubungan untuk mencapai suatu tujuan”.

    Menurut L. Ackof, 2007 didalamRochaety (2017 : 4) “sistem adalah setiap

    kesatuan konseptual atau fisik yang terdiri dari bagian-bagian yang

    mempengaruhi”.

    Menurut Abdul kadir,dalam Muslihudin (2016 : 2)“Sistem adalah

    sekumpulan elemen yang saling terkait atau terpadu yang dimaksudkan untuk

    mencapai satu tujuan”.

    Dalam pengertian diatas dapat disimpulkan bahwa “sistem adalah

    sekumpulan subsistem-subsistem yang mempunyai bagian-bagian yang saling

    mempengaruhi untuk mencapai suatu tujuan”.

  • 7

    Suatu sistem dapat didefiniskan sebagai suatu kesatuan yang terdiri dari

    dua atau lebih komponen atau subsistem yang berinteraksi untuk mencapai suatu

    tujuan. Suatu sistem dapat terdiri dari subsistem-subsistem yang lebih kecil lagi

    atau terdiri dari komponen-komponen. Subsistem perangkat keras (hardware)

    dapat terdiri dari alat masukan, alat pemroses, alat keluaran dan simpanan luar.

    Subsistem-subsistem saling berinteraksi dan saling berhubungan membentuk satu

    kesatuan sehingga tujuan atau sasaran sistem tersebut tercapai.

    Sistem dapat diklasifikasikan dari berbagai sudut pandang diantaranya

    adalah sebagai berikut Rochaety (2017 : 5) :

    1. Sistem abstrak ( abstract system) dan sistem fisik (phisycal system). Sistem

    abstrak adalah sistem yang berupa pemikiran atau ide-ide yang tidak tampak

    secara fisik. Misalnya sistem teoligia, yaitu sistem yang berupa pemikiran-

    pemikiran hubungan antar manusia dengan Tuhan. Sistem fisik merupakan

    sistem yang ada secara fisik. Misalnya sistem komputer, sistem akuntansi,

    sistem produksi dan lain sebagainya.

    2. Sistem alamiah (natural system) dan sistem buatan (human made system).

    Sistem alamiah adalah sistem yang terjadi melalui proses alam, tidak dibuat

    manusia. Misalnya sistem perputaran bumi. Sistem buatan adalah sistem yang

    melibatkan interaksi antar manusia dengan mesin. Misalnya sistem informasi

    akuntansi, karena menyangkut penggunaan komputer yang berinteraksi dengan

    manusia.

    3. Sistem tertentu ( deterministic system) dan sistem tidak tertentu (probabilistic

    system). Sistem tertentu beroperasi dengan tingkah laku yang sudah dapat

    diprediksi. Interaksi diantara bagian-bagiannya dapat dideteksi dengan pasti,

  • 8

    sehingga keluaran dari sistem dapat diramalkan. Sistem komputer adalah

    contoh dari sistem tertentu yang tingkah lakunya dapat dipastikan berdasarkan

    program-program yang dijalankan. Sistem tidak tertentu adalah sistem yang

    kondisi masa depannya tidak dapat diprediksi karena mengandung unsur

    probabilitas.

    4. Sistem tertutup (closed-loop system) dan sistem terbuka (open-loop system).

    Sistem tertutup merupakan sistem yang tidak berhubungan dengan lingkungan

    luarnya. Sistem ini bekerja secara otomatis tanpa adanya turut campur tangan

    dari pihak luar. Sistem terbuka adalah sistem yang dipengaruhi oleh

    lingkungan luar atau subsistem yang lainnya. Karena sistem terbuka

    dipengaruhi oleh lingkungan luarnya, maka suatu sistem harus memiliki

    pengendalian yang baik.

    Menurut Hutahaean (2015 : 3) macam-macam karakteristik sistem yaitu :

    1. Komponen

    Suatu sistem terdiri daru sejumlah komponen-komponen yang saling

    berinteraksi, yang artinya saling bekerja sama membentuk satu kesatuan.

    Komponen sistem terdiri dari komponen yang barupa subisistem atau bagian-

    bagian dari sistem.

    2. Batasan sistem (boundary)

    Batasan sistem merupakan daerah yang membatasi antar suatu sistem dengan

    sistem yang lain atau dengan lingkungan luarnya. Batasan sistem ini

    memungkinkan suatu sistem dipandangsebagai suatu kesatuan. Batasan suatu

    sistem menunjukan ruang lingkup (scoup) dari sistem tersebut.

  • 9

    3. Lingkungan luar sistem (environment)

    Lingkungan luar sistem (environment) adalah diluar batas sistem yang

    mempengaruhi operasi sistem. Lingkungan dapat bersifat menguntungkan yang

    harus tetap dijaga dan yang merugikan yang harus dijaga dan dikendalikan,

    kalau akan mengganggu kelangsungan hidup dari sistem.

    4. Penghubung sistem (interface)

    Penghubung sistem merupakan media peghubung antara satu subsistem dengan

    subsistem lainnya. Melalui penghubung ini memungkinkan sumber-sumber

    daya mengalir dari subsitem ke subsitem lain. Keluaran (output) dari subsistem

    akan menjadi masukkan (input) untuk subsistem lain melalui penghubung.

    5. Masukkan sistem (input)

    Masukkan adalahenergi yang dimasukkan kedalam sistem, yang dapat berupa

    perawatan (meintenance input), dan masukkan sinyal (signal input).

    Maintenance input adalah energi yang dimasukkan agar sistem dapat

    beroperasi. Signal input adalah energi yang diproses untuk didapatkan

    keluaran. Contoh dalam sistem komputer adalah maintenance input sedangkan

    data adalah signal input untuk diolah menjadi informasi.

    6. Keluaran sistem (output)

    Keluaran sistem adalah hasil dari energi yang diolah dan diklasifikasikan

    menjadi keluaran yang berguna dan sisa pembuangan. Contoh komputer

    menghasilkan panas yang merupakan sisa pembuangan, sedangkan informasi

    adalah keluaran yang dihasilkan.

  • 10

    7. Pengolah sistem

    Suatu sistem menjadi bagian pengolah yang akan merubah masukkan menjadi

    keluaran. Sistem produksi akan mengolah bahan baku menjadi bahan jadi,

    sistem akuntansi akan mengolah data menjadi laporan-laporan keuangan.

    8. Sasaran sistem

    Suatu sistem pasti mempunyai tujuan (goal) atau sasaran (objective). Sasaran

    dari sistem sangat menentukan input yang dibutuhkan sistem dan keluaran

    yang akan dihasilkan sistem.

    Sumber:http://repository.maranatha.edu/334/1/Analisis%20Data%20dengan%20

    Menggunakan%20ERD.pdf

    Gambar : II.1.

    Karakteristik system

    2.1.2. Pengertian Informasi

    Menurut Gordon B. Davies, 2005 didalam Rochaety (2017 : 7) “informasi

    adalah data yang telah diproses kedalam suatu bentuk yang mempunyai arti bagi

    http://repository.maranatha.edu/334/1/Analisis%20Data%20dengan%20Menggunakan%20ERD.pdf http://repository.maranatha.edu/334/1/Analisis%20Data%20dengan%20Menggunakan%20ERD.pdf

  • 11

    penerima dan memiliki nilai nyata yang dibutuhkan untuk proses pengambilan

    keputusan saat ini maupun saat mendatang”.

    Menurut Budi Sutedjo (2002 : 168) didalamRochaety (2017 : 7)

    “informasi adalah merupakan hasil pemrosesan data yang diperoleh dari setiap

    elemen sistem tersebut menjadi bentuk yang mudah dipahami dan merupakan

    pengetahuan yang relevan dan dibutuhkan dalam pemahaman fakta-fakta yang

    ada”.

    Menurut Samuel Elion, 2002 didalam Rochaety (2017 : 7) “informasi

    adalah sebuah pernyataan yang menjelaskan suatu peristiwa (suatu objek atau

    konsep) sehingga manusia dapat membedakan sesuatu dengan yang lainnya”.

    Menurut Rochaety (2017 : 7) “informasi merupakan kumpulan data yang

    telah diolah baik bersifat kualitatif maupun kuantitatif dan memiliki arti luas. Data

    yang diolah menjadi bentuk yang lebih berguna dan lebih berarti bagi yang

    menerimanya”.

    Menurut Anggraeni dan Rita Irviani (2017:13) “informasi adalah

    sekumpulan data/fatkta yang diorganisasi atau diolah dengan cara tertentu

    sehingga mempunyai arti bagi penerima”.

    Dari pengertian diatas dapat disimpulkan bahwa, “informasi adalah

    kumpulan data-data yang sudah menjadi bentuk yang lebih berguna dan mudah

    dipahami oleh penerimanya”.

    Suatu informasi dapat dikatakan bernilai bila manfaatnya lebih efektif

    dibandingkan dengan biaya mendapatkannya dan sebagian besar informasi tidak

    dapat ditaksir keuntungannya dengan satuan nilai uang, tetapi dapat ditaksir nilai

    efektivitasnya.

  • 12

    Kualitas dari suatu informasi tergantung dari tiga hal, yaitu informasi

    harus akurat, tepat pada waktunya dan relevan;

    1. Akurat, berarti informasi harus bebas dari kesalahan-kesalahan dan tidak

    bisamenyesatkan. Akurat juga berarti informasi harus jelas mencerminkan

    maksudnya.

    2. Tepat pada waktunya, berarti informasi yang datang pada penerima tidak boleh

    terlambat. Informasi yang sudah usang tidak akan mempunyai nilai lagi.

    Karena informasi merupakan landasan didalam pengambilan keputusan.

    3. Relevan, berarti informasi tersebut mempunyai manfaat untuk pemakaiann