Field Studyyyyy

Embed Size (px)

DESCRIPTION

m

Text of Field Studyyyyy

Lembar Pengesahan

Makalah dengan judul:Evaluasi Program KIA dan KBPuskesmas Sukmajaya

Ketua

(M. Abby Wicaksono)111.0211.087

Telah diperiksa dan di setujui oleh :DOKTER PEMBIMBINGJakarta, 19 Juni 2012

( Dr. Sriwahyuningsih )KATA PENGANTAR

Puji dan syukur sudah sepantasnya kita panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa Karena atas izin dan kepastian ilmu-Nya lah kami dapat menyelesaikan tugas makalah Field Study ini dengan lancar dan tanpa adanya hambatan apapun. Serta ucapan terimakasih kami haturkan untuk dosen pembimbing kami, dr. Sriwahyunigsih yang selalu setia untuk memberikan masukan serta saran untuk pembuatan makalah ini.Adapun maksud dan tujuan dari pembuatan makalah ini adalah untuk mengetahui, menjelaskan dan menggambarkan tentang ruang lingkup dari Puskesmas Sukmajaya.Kami mengharapkan dengan makalah yang kami susun ini, dapat mewakilkan dari kesuluruhan materikuliah program yang telah diajarkan. Akhir kata kami menyadari bahwa dalam penyusunan dan pembuatan makalah ini masih sangat banyak kekurangannya, karena itu kami menerima segala masukan dan tambahan-tambahan yang sekiranya dapat memperbaiki dalam penyusunan dan pembuatan makalah-makalah yang berikutnya.

Jakarta , 17 Juni 2011

Tim Penulis

DAFTAR ISI halamanLembar Pengesahan 1Kata Pengantar2Daftar Isi3BAB I : PENDAHULUANI. Latar Belakang .......5II. Tujuan ......6a. Tujuan Umum..........................................6b. Tujuan Khusus........................................6c. Masalah...................................................6d. Manfaat...................................................7

BAB II : TUJUAN PUSTAKAA. Fungsi dari PUSKESKMAS .....8B. Visi..................8C. Misi .............8D. Motto...........9E. Program Kerja....9F. Sistem Pembiayan...........11G. Gambaran Geografis.......12H. Denah PUSKESMAS.......13I. Sumber Daya Alam (SDM)......14J. Struktur Organisasi ........ ..14

BAB III : PENYAJIAN DATAA. CHOP........................................16B. CRP............................23C. BHP.............................................. 39

BAB IV : ANALISIS DAN PEMBAHASANA. Identifikasi Masalah ...41B. Menetapkan Daftar Masalah......... 42C. Prioritas Masalah.......................... 42D. Kerangka Konsep Masalah................................43E. Estimasi Penyebab Masalah......... 44F. Alternatif Penyelesaian Masalah........................45

BAB V : KESIMPULAN DAN SARANA. Kesimpulan.................48B. Saran............................................ 48

Daftar Pustaka50

BAB IPENDAHULUAN

I. Latar Belakang Dalam kurun waktu tiga dasawarsa, Program KB Nasional telah mencapai keberhasilan yang cukup menggembirakan. Hal ini ditandai dengan semakin diterimanya norma keluarga sebagai bagian dari tata kehidupan masyarakat yang tercermin dari semakin meningkatnya angka kesertaan ber-KB, mengecilnya rata-rata jumlah anak yang dimiliki keluarga, menurunnya angka kematian ibu, bayi, dan anak, serta menurunnya angka pertumbuhan penduduk. Berdasarkan hasil sensus penduduk 1990 dan 2000 jumlah penduduk Indonesia adalah sebesar 179,4 Juta (1990) dan 206,2 juta jiwa (2000), dengan laju pertumbuhan penduduk sebesar 1,49% pada periode 1990 2000 atau lebih rendah dari laju pertumbuhan penduduk periode 1970 1980 (2,32%) dan periode 1980 1990 (1,97%).Tahun 1990 1991, Departemen Kesehatan dibantu WHO, UNICEF, dan UNDP melaksanakan assesment safe motherhood. Suatu hasil dari kegiatan ini adalah Rekomendasi Rencana Kegiatan Lima Tahun. Departemen kesehatan menerapkan rekomendasi tersebut dalam bentuk strategi operasional untuk mempercepat penurunan angka kematian ibu (AKI). Sasarannya adalah menurunkan AKI dari 450 per 100.000 kelahiran hidup pada 1986, menjadi 225 pada tahun 2000.Masalah kematian ibu adalah masalah yang kompleks, meliputi hal-hal nonteknis seperti status wanita dan pendidikan. Walaupun masalah tersebut perlu diperbaiki sejak awal, namun kurang realistis bila mengharapkan perubahan drastis dalam tempo singkat.Upaya safe motherhood dinyatakan sebagai empat pilar safe mohterhood, salah satunya adalah Keluarga berencana, yang memastikan bahwa setiap orang/pasangan mempunyai akses keinformasi dan pelayanan KB agar dapat merencanakan waktu yang tepat untuk kehamilan jarak kehamilan dan jumlah anak.Keluarga berencana merupakan suatu cara yang efektif untuk mencegah mortalitas ibu dan anak karena dapat menolong pasangan suami istri menghindari kehamilan resiko tinggi. Keluarga berencana tidak dapat menjamin kesehatan ibu dan anak, tetapi dengan melindungi keluarga terhadap kehamilan resiko tinggi, KB dapat menyelamatkan jiwa dan mengurangi angka kesehatan.II. Masalah Pembangunan kesehatan saat ini mempunyai visi memenuhi MDGs, yaitu memberikan jaminan bagi tercapainya derajat kesehatan masyarakat yang setinggi- tingginya, Target yang ingin dicapai dalam pelaksanaan keluarga berencana adalah sebesar 70%.Maka perlu dilakukan penilaian pelaksanaan program PWS KIA, KB, sejauh mana keberhasilan program- program tersebut dan faktor apa saja yang mempengaruhi keberhasilan program tersebut di tingkat kecamatan.

III. Tujuan

a. Tujuan UmumPeningkatan pengetahuan dan ketrampilan kami sebagai mahasiswa Fakultas Kedokteran UPN Veteran Jakarta semester 2 khususnya dalam mengumpulkan, mengolah, menginterpretasi data dan informasi tentang administrasi kesehatan masyarakat yang diterapkan di PUSKESMAS khususnya program KIA/KBb. Tujuan Khusus Agar kami sebagai mahasiswa dapat menerapkan dan mengaplikasikan ilmu dan ketrampilan yang telah didapat di fakultas. Untuk melatih kemampuan komunikasi efektif, berinteraksi dan bersosialisasi dengan tenaga kesehatan. Agar dapat memahami langkah-langkah dalam pengumpulan, pengolahan serta interpretasi data. Untuk mengetahui dan memahami lebih dalam tentang administrasi kesehatan terutama mengenai kesehatan reproduksi yang diterapkan di PUSKESMAS. Penerapan kesinambungan perilaku profesional kami (mahasiswa) sebagai tindakan yang mengikuti standar teknik atau etik suatu profesi yang dapat dipercaya, kompeten, bertindak dengan integritas, penuh perhatian, empati, sopan, dapat diandalkan, kooperatif, dan punya komitmen di masyarakat Melatih kemampuan untuk berinteraksi dan bersosialisasi dengan masyarakat.

IV. ManfaatBagi Mahasiswa : Sebagai penerapan ilmu dan teori yang sudah didapatkan dari pendidikan dan menambah wawasan serta pengalaman mengenai gambaran program pelaksanaan pengawasan KIA KB di Puskesmas Sukmajaya, Depok. Pengalaman untuk berinteraksi dan bersosialisaasi dengan masyarakat. Melatih kemampuan komunikasi efektif, berinteraksi, dan bersosialisasi dengan tenaga kesehatan.Bagi Puskesmas Sukmajaya, Depok : Mengetahui masalah dalam pelaksanaan program pengawasan KIA KB di Puskesmas Sukmajaya beserta penyebab masalah yang menyertainya Mendapat masukan mengenai cara menyelesaikan masalah bagi pelaksanaan pengawasan KIA KB di Puskesmas Sukmajaya

BAB IITINJAUAN PUSTAKAA. Fungsi dari Puskesmas Sebagai Pusat penggerak pembangunan berwawasan kesehatan Sebagai Pusat Pemberdayaan Masyarakat Sebagai Pusat Pelayanan kesehatan Strata Pertama : Pelayanan Kesehatan Perorangan Pelayanan Kesehatan MasyarakatB. VisiDi dalam mengemban tugasnya untuk mewujudkan derajat kesehatan optimal, serta mendukung visi kota Depok TERWUJUDNYA KOTA DEPOK YANG MAJU DAN SEJAHTERA maka Puskesmas Sukmajaya menetapkan visi PUSKESMAS TERBAIK DI JAWA BARAT.

C. Misi Untuk mewujudkan capaian visi Puskesmas Sukmajaya yang telahdijabarkan, maka disusun misi sebagai berikut :1. Menggerakan pembangunan yang berwawasan Kesehatan2. Memberdayakan semua potensi yang ada3. Memberikan pelayanan kesehatan dasar yang berkualitas4. Menciptakan Puskesmas Idaman (Indah, Aman dan Nyaman)5. Mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi

D. Motto Motto Puskesmas Sukmajaya adalah KESEHATAN, yang merupakan kepanjangan dari :Kompetensi TeknisEfektifitasKeSinambunganEfisiensiHubungan InterpersonalAmanTerjangkauNyamAN

E. Program Kerja Program Kegiatan Dasar yang terdapat di Puskesmas Sukmajaya adalah sebagai berikut:1. Upaya Kesehatan WajibDitetapkan berdasarkan komitmen global, nasional dan regional yang mempunyai daya ungkit tinggi untuk peningkatan derajat kesehatan, terdiri dari :a. Upaya Promosi Kesehatanb. Upaya Kesehatan Lingkunganc. Upaya KIA & KBd. Upaya Perbaikan Gizi Masyarakate. Upaya P2M (Pencegahan Penyakit Menular)f. Upaya Pengobatan

2. Upaya Kesehatan PengembanganDitetapkan berdasarkan masalah kesehatan di masyarakat& disesuaikan dengan kemampuan Puskesmas apabila Upaya Kesehatan Wajib telah dilakukan secara optimal, dalam arti target cakupan serta mutu pelayanan telah tercapai, terdiri dari :a. Upaya Kesehatan Sekolah b. Upaya Kesehatan Gigi dan Mulut c. Upaya Kesehatan Jiwa d. Upaya Kesehatan Matae. Upaya Kesehatan Usia LanjutSelain mempunyai tugas yang dilakukan dengan dua upaya diatas, Puskesmas juga mempunyai beberapa fungsi. Dalam melaksanakan fungsinya terdapat beberapa proses yang harus dilakukan oleh Puskesmas, diantaranya adalah : Merangsang masyarakat termasuk swasta untuk melaksanakan kegiatan dalam rangka menolong dirinya sendiri. Memberikan petunjuk kepada masyarakat tentang bagaimana menggali dan menggunakan sumber daya yang ada secara efektif dan efesien. Memberikan bantuan yang bersifat bimbingan teknis materi dan rujukan medis maupun rujukan kesehatan kepada masyarakat dengan ketentuan bantuan tersebut tidak menimbulkan ketergantungan. Memberikan pelayanan kesehatan langsung kepada masyarakat. Bekerja sama dengan sektor-sektor yang bersangkutan dalam melaksanakan program Puskesmas.

Selain terdapat Program Kegiatan Dasar, di Puskesmas Sukmajaya juga terdapat Program Pengembangan yang dilakukan di dalam gedung Puskesmas, yaitu :1.Kl