22
perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id commit to user i KETIDAKEFEKTIFAN HUKUM PIDANA DALAM MENGATASI OKUPASI ILEGAL DI TAMAN WISATA ALAM GUNUNG PANCAR TESIS Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Mencapai Derajat Magister Program Studi Ilmu Hukum Minat Utama: Hukum Pidana Ekonomi OLEH: AGUNG FERDIANSYAH NIM: S331308001 PROGRAM MAGISTER ILMU HUKUM UNIVERSITAS SEBELAS MARET SURAKARTA 2015

KETIDAKEFEKTIFAN HUKUM PIDANA DALAM MENGATASI … fileketidakefektifan hukum pidana dalam mengatasi okupasi ilegal . di taman wisata alam gunung pancar . tesis . magister program studi

Embed Size (px)

Citation preview

Page 1: KETIDAKEFEKTIFAN HUKUM PIDANA DALAM MENGATASI … fileketidakefektifan hukum pidana dalam mengatasi okupasi ilegal . di taman wisata alam gunung pancar . tesis . magister program studi

perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

commit to user

i

KETIDAKEFEKTIFAN HUKUM PIDANA DALAM MENGATASI OKUPASI ILEGAL

DI TAMAN WISATA ALAM GUNUNG PANCAR

TESIS

Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Mencapai Derajat Magister Program Studi Ilmu Hukum

Minat Utama: Hukum Pidana Ekonomi

OLEH: AGUNG FERDIANSYAH

NIM: S331308001

PROGRAM MAGISTER ILMU HUKUM UNIVERSITAS SEBELAS MARET

SURAKARTA 2015

Page 2: KETIDAKEFEKTIFAN HUKUM PIDANA DALAM MENGATASI … fileketidakefektifan hukum pidana dalam mengatasi okupasi ilegal . di taman wisata alam gunung pancar . tesis . magister program studi

perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

commit to user

ii

KETIDAKEFEKTIFAN HUKUM PIDANA DALAM MENGATASI OKUPASI ILEGAL DI TAMAN WISATA ALAM GUNUNG PANCAR

DISUSUN OLEH :

AGUNG FERDIANSYAH

NIM : S331308001

Telah disetujui oleh Tim Pembimbing

Dewan Pembimbing

Jabatan Nama Tanda Tangan Tanggal

1. Pembimbing Prof. Dr. Hartiwiningsih, S.H., M.Hum.

NIP. 19570203 1985032 001

2. Co Pembimbing Ismunarno. S.H., M.H.

NIP. 19660428 199003 1 003

Mengetahui,

Kepala Program Studi Magister Ilmu Hukum

Dr. Hari Purwadi, S.H., M.Hum. NIP. 19641201 200501 1 001

Page 3: KETIDAKEFEKTIFAN HUKUM PIDANA DALAM MENGATASI … fileketidakefektifan hukum pidana dalam mengatasi okupasi ilegal . di taman wisata alam gunung pancar . tesis . magister program studi

perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

commit to user

iii

KETIDAKEFEKTIFAN HUKUM PIDANA DALAM MENGATASI OKUPASI ILEGAL DI TAMAN WISATA ALAM GUNUNG PANCAR

DISUSUN OLEH :

AGUNG FERDIANSYAH

NIM : S331308001

Telah Disetujui Oleh Tim Penguji:

Jabatan Nama Tanda Tangan Tanggal

1. Ketua Dr. Hari Purwadi, S.H., M.Hum. ......................... ....................

NIP. 19641201 200501 1 001.

2. Sekretaris Prof. Dr. Supanto, S.H., M.Hum. ........................ ...................

NIP. 19601107 198601 1 001

3. Anggota Prof. Dr. Hartiwiningsih, S.H., M.Hum. ........................ ...................

NIP. 19570203 198503 2 001

4. Anggota Ismunarno. S.H., M.H.. ........................ ...................

NIP. 19660428 199003 1 003

Menyetujui,

Direktur Program Pasca Sarjana, Kepala Program Studi Magister Ilmu Hukum Fakultas Hukum

Prof. Dr. Furqon Hidayatullah, M.Pd. Dr. Hari Purwadi, S.H., M.Hum. NIP. 19600727 198702 1 001 NIP. 19641201 200501 1 001

Page 4: KETIDAKEFEKTIFAN HUKUM PIDANA DALAM MENGATASI … fileketidakefektifan hukum pidana dalam mengatasi okupasi ilegal . di taman wisata alam gunung pancar . tesis . magister program studi

perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

commit to user

iv

PERNYATAAN

N a m a : AGUNG FERDIANSYAH

N I M : S331308001

Menyatakan dengan sesungguhnya bahwa tesis yang berjudul

“KETIDAKEFEKTIFAN HUKUM PIDANA DALAM MENGATASI OKUPASI

ILEGAL DI TAMAN WISATA ALAM GUNUNG PANCAR” adalah betul karya saya

sendiri. Hal-hal yang bukan karya saya, dalam tesis diberi tanda Citasi dan ditunjukkan

dalam daftar pustaka.

Apabila di kemudian hari terbukti bahwa saya tidak benar, maka saya bersedia

menerima sanksi akademik berupa pencabutan gelar yang saya peroleh dari tesis tersebut.

Selanjutnya untuk menunjukkan keasliannya, saya memperbolehkan tesis ini di-upload dalam

website Program Pascasarjana Ilmu Hukum Universitas Sebelas Maret Surakarta.

Surakarta, Juli 2015 Yang membuat pernyataan, AGUNG FERDIANSYAH

Page 5: KETIDAKEFEKTIFAN HUKUM PIDANA DALAM MENGATASI … fileketidakefektifan hukum pidana dalam mengatasi okupasi ilegal . di taman wisata alam gunung pancar . tesis . magister program studi

perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

commit to user

v

KATA PENGANTAR

Puji syukur alhamdulillahi rabbil „alamin penulis panjatkan kehadirat Allah SWT,

Tuhan Yang Maha Esa atas segala rahmat yang telah diberikan kepada penulis, sehingga

dapat menyelesaikan laporan berwujud tesis dengan judul, ”KETIDAKEFEKTIFAN HUKUM PIDANA DALAM MENGATASI OKUPASI ILEGAL DI TAMAN WISATA ALAM GUNUNG PANCAR”.

Tujuan penyusunan tesis ini, salah satunya adalah untuk memenuhi salah satu syarat

ujian sidang Magister Ilmu Hukum, di Program Pascasarjana, Fakultas Hukum, Universitas

Sebelas Maret Surakarta. Selain itu, penulisan Tesis ini bertujuan Untuk mengetahui

penalaahan dan pengkajian terhadap faktor yang menyebabkan penegakan hukum pidana

belum berfungsi secara efektif dalam mengatasi okupasi ilegal di TWA Gunung Pancar dan

untuk menganalisa langkah yang dilakukan dalam upaya memaksimalkan penanggulangan

okupasi illegal di kawasan TWA Gunung Pancar.

Dalam kesempatan ini, perkenankanlah penulis menyampaikan ucapan terima kasih dan

penghargaan yang setinggi-tingginya kepada bapak/ibu/saudara, yang telah memberikan

bimbingan dan dorongan moril serta bantuan dalam penyusunan dan penyelesaian tesis ini,

khususnya :

1. Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia c.q Kepala Pusat

Pendidikan dan Pelatihan Kehutanan, yang telah memberikan kesempatan kepada penulis

untuk menempuh studi pada Program Pasca Sarjana Fakultas Hukum Universitas Sebelas

Maret Surakarta.

2. Prof. Dr. Ravik Karsidi, M.S., selaku Rektor Universitas Sebelas Maret Surakarta.

3. Prof. Dr. Furqon Hidayatullah, M.Pd., selaku Direktur Program Pasca Sarjana

Universitas Sebelas Maret Surakarta.

4. Prof. Dr. Supanto, SH., M.Hum., selaku Dekan Fakultas Hukum Universitas Sebelas

Maret Surakarta.

5. Dr. Hari Purwadi, S.H., M.Hum., Kepala Program Studi Magister Ilmu Hukum program

Pasca Sarjana Universitas Sebelas Maret Surakarta.

6. Prof. Dr. Hartiwiningsih, S.H, M.Hum., selaku Pembimbing Tesis yang telah

memberikan waktu, tenaga, bimbingan dalam menyusun tesis ini.

7. Ismunarno, S.H, M.S. selaku Co. Pembimbing Tesis yang telah memberikan waktu,

tenaga, bimbingan dalam menyusun tesis ini.

Page 6: KETIDAKEFEKTIFAN HUKUM PIDANA DALAM MENGATASI … fileketidakefektifan hukum pidana dalam mengatasi okupasi ilegal . di taman wisata alam gunung pancar . tesis . magister program studi

perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

commit to user

vi

8. Dr. M. Hudi Asrori S, S.H, M.Hum, selaku Sekretaris Program Studi Magister Ilmu

Hukum Program Pasca Sarjana Universitas Sebelas Maret Surakarta, yang seringkali

memberi motivasi agar penyusunan tesis tepat waktu kepada penulis.

9. Segenap dosen pengajar dan staf sekretariat Program Studi Pascasarjana Ilmu Hukum

Universitas Sebelas Maret Surakarta, khususnya staf sekretariatan magister/S-2 (Mba

Leli dan Mas Rino), yang telah memberi wawasan pengetahuannya dan membantu untuk

kelancaran proses perkuliahan.

10. Dr. Ir. Sylvana Ratina, M.Si, selaku Kepala dan rekan-rekan sejawat di Balai Besar

Konservasi Sumber Daya Alam Jawa Barat, yang selalu mendukung dan memberikan

perizinan untuk melakukan penelitian di lingkup kerja Balai Besar KSDA Jawa Barat.

11. Dr. Ir. Joko Prihatno, M.M., Mantan Kepala Balai Besar KSDA Jawa Barat periode

tahun 2012-2014, yang telah mendukung dan memberikan izin untuk mengikuti tugas

belajar dari Kementerian Kehutanan Cq. Pusdiklat Kehutanan di Universitas Sebelas

Maret Surakarta.

12. Ir. Sri Hendrati R.P, Selaku Kepala Bidang KSDA Wilayah I Bogor, yang telah

memberikan kemudahan dalam memperoleh data yang diperlukan penulis.

13. Kepala Bidang Pengelolaan Pendidikan (Bpk. Ir. Slamet Wahyudi) dan Kepala Sub

Bidang Pendidikan Lanjutan (Bpk. Iwan) Pusdiklat Kehutanan Bogor beserta stafnya

(Pak Asep, Ibu Nia, Ibu Sri Parwati, Ibu Lilis dan Ibu Endang) yang telah memberikan

motivasi, arahan dan bimbingannya serta membantu dalam kelancaran administrasi

perkuliahan dan pembiayaan selama studi penulis.

14. M. Ari Wibawanto, S.Hut.,M.Sc., selaku Kepala Seksi Konservasi Wilayah II Bogor,

yang telah mendukung dan membantu penulis dari awal perkuliahan hingga penyusunan

tesis ini selesai.

15. Didik Sujianto, S.H., M.H., Alumnus Universitas Sebelas Maret Surakarta Tahun 2013

dan staf pada Seksi Perlindungan Balai Besar KSDA Jawa Barat, yang selalu membantu

dengan memberikan ilmu-ilmunya dari awal perkuliahan hingga penyusunan tesis ini

selesai serta berbagi pengalaman perkuliahan kepada penulis.

16. Ir. TB. Unu Nitibaskara M.M., dan Nana Mulyana, S.H., M.Hum., yang telah bersedia

menjadi narasumber dalam tesis yang penulis teliti.

17. Dedi Sunardi dan Kosim, selaku Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) pada Balai

Besar KSDA Jawa Barat, yang telah membantu berbagi informasi kepada penulis.

18. Rekan-rekan di Resort Konservasi Wilayah VIII Bogor (Maman, S.Hut., Nano Winarno,

Sudrajat, Aman Sujiaman, M. Alamsyah, Dani Hamdani, M. Irfani, Toni Setiadi,

Page 7: KETIDAKEFEKTIFAN HUKUM PIDANA DALAM MENGATASI … fileketidakefektifan hukum pidana dalam mengatasi okupasi ilegal . di taman wisata alam gunung pancar . tesis . magister program studi

perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

commit to user

vii

Supriyanto dan Endang Karyana) dan Judin (Mitra Pamhut di TWA Gunung Pancar),

yang telah sabar membantu dan mendukung penulis untuk memperoleh data-data primer

di lapangan.

19. Rekan-rekan sejawat di kantor Seksi Konservasi Wilayah II Bogor (Andri Irianto, Sahat

July Tirta Dewi, Gel gel, Ukar Sukarso, Ajeng Lembanasari, dan Isep Mukti) yang telah

membantu mencari data sekunder dan dukungan moralnya hingga tesis ini tersusun.

20. Untuk Ibuku Liesniaty, Mertuaku (Noorjannah dan Ahmad Sobri), dan adik-adik

sekandungku (Andri Sulistio dan keluarga, Angga Sugiarta dan keluarga, dan Yuliana

Susanti beserta keluarganya), yang selalu mendoakan dan memberikan dukungan serta

motivasi moral kepada penulis.

21. Kepada istri tercinta Lelyana, anak-anak tersayangku M. Alfaris Rivansyah dan Alsyalia

Maghfiranisyah, yang selalu mendoakan dan memberikan dukungan serta semangat

kepada penulis dalam menyelesaikan studi ini dengan tepat waktu.

22. Rekan-rekan sesama rimbawan di Fak. Hukum Universitas Sebelas Maret, Bambang

Mulyawan, Henry Manalu, Yogyanto Daru Sasongko, RM. Agus Setya Basuki, dan Edi

Warsito, serta rekan-rekan angkatan tahun 2013, khususnya kelas Pidana Ekonomi (Ary

Jatmoko, Muhandas, Ismaya Salindri, Ferry K. Marleana, Hardoyo, Tommy Nainggolan,

dan Jonathan Santosa). Terima kasih atas segala kerjasama dan kebersamaan kita selama

ini.

23. Semua pihak yang telah banyak memberikan bantuan kepada penulis selama menyusun

tesis ini yang tidak dapat disebutkan satu persatu. Terima kasih atas segala bantuan dan

dukungannya.

Penulis mengharapkan masukan berupa kritik dan saran yang sifatnya membangun

dari berbagai pihak demi lebih sempurnanya tulisan ini.

Semoga tesis ini dapat bermanfaat khususnya bagi pribadi penulis dan instansi

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, praktisi serta siapapun yang berminat untuk

memperluas wawasannya di bidang ilmu hukum.

Surakarta, Juli 2015 Penulis,

Agung Ferdiansyah

Page 8: KETIDAKEFEKTIFAN HUKUM PIDANA DALAM MENGATASI … fileketidakefektifan hukum pidana dalam mengatasi okupasi ilegal . di taman wisata alam gunung pancar . tesis . magister program studi

perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

commit to user

viii

DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL................................................................................................................ i HALAMAN PENGESAHAN PEMBIMBING...................................................................... ii HALAMAN PENGESAHAN PENGUJI................................................................................. iii HALAMAN PERNYATAAN.................................................................................................. iv KATA PENGANTAR.............................................................................................................. v HALAMAN DAFTAR ISI....................................................................................................... viii HALAMAN DAFTAR TABEL............................................................................................... xii HALAMAN DAFTAR BAGAN............................................................................................. xiv HALAMAN DAFTAR PETA.................................................................................................. xv HALAMAN DAFTAR LAMPIRAN..................................................................................... xvi HALAMAN DAFTAR SINGKATAN................................................................................... xvii ABSTRAK................................................................................................................................ xix ABSTRACT............................................................................................................................. xx

BAB I PENDAHULUAN........................................................................................................ 1 A. Latar Belakang Masalah................................................................................................... 1 B. Perumusan Masalah......................................................................................................... 21 C. Tujuan Penelitian............................................................................................................. 22 D. Manfaat Penelitian........................................................................................................... 22

BAB II LANDASAN/KAJIAN TEORI.................................................................................... 23 A. Tinjauan Pengertian Pidana, Tindak Pidana, Pemidanaan, Hukum Pidana dan

Penegakan Hukum..............................................................................................................

23

B. Tinjauan Umum Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2013 Tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan........................................................................................

34

C. Tinjauan Umum Tentang Okupasi Ilegal........................................................................... 37 D. Kerugian Ekonomi Akibat Dari Kegiatan Okupasi Ilegal.................................................. 41 E. Teori Efektivitas Hukum dan Teori Pencegahan Penanggulangan Kejahatan.................. 47 F. Penelitian yang Relevan..................................................................................................... 62 G. Kerangka Berpikir.............................................................................................................. 63

BAB III METODE PENELITIAN............................................................................................ 67 A. Jenis, Bentuk, Sifat dan Pendekatan Penelitian.................................................................. 67 B. Lokasi Penelitian................................................................................................................ 70 C. Jenis dan Sumber Data........................................................................................................ 70

Page 9: KETIDAKEFEKTIFAN HUKUM PIDANA DALAM MENGATASI … fileketidakefektifan hukum pidana dalam mengatasi okupasi ilegal . di taman wisata alam gunung pancar . tesis . magister program studi

perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

commit to user

ix

D. Teknik Pengumpulan Data................................................................................................. 71 E. Teknik Analisis Data.......................................................................................................... 73

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN......................................................... 76 A. Hasil Penelitian................................................................................................................... 76 1. Penegakan Hukum Pidana Belum Berfungsi Secara Efektif dalam Mengatasi

Okupasi Ilegal di TWA Gunung Pancar.......................................................................

76 a. Deskripsi Kawasan Konservasi Taman Wisata Alam Gunung Pancar................... 76 1) Legal Status, Luas dan Letak............................................................................ 76 2) Topografi.......................................................................................................... 79 3) Iklim dan Tipe Ekosistem................................................................................. 80 4) Tanah dan Geologi............................................................................................ 80 5) Potensi Biotik Kawasan.................................................................................... 81 6) Hidroorologi..................................................................................................... 83 7) Potensi Wisata.................................................................................................. 85 8) Prasarana dan Sarana........................................................................................ 85 9) Aksesbilitas....................................................................................................... 87 10) Sejarah Singkat Pengukuhan Kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Gunung

Pancar...............................................................................................................

88 b. Sosial Ekonomi Masyarakat Desa Sekitar Hutan Taman Wisata Alam Gunung

Pancar.....................................................................................................................

91 1) Desa Karang Tengah......................................................................................... 91 2) Desa Bojong Koneng........................................................................................ 92 c. Organisasi Pengelola Kawasan Konservasi dan Lingkup Wilayah

Kerja........................................................................................................................

93 1) Organisasi Pengelola Kawasan Konservasi...................................................... 93 2) Lingkup Wilayah Kerja Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Jawa

Barat..................................................................................................................

100 3) Permasalahan Kawasan Konservasi Lingkup Balai Besar KSDA Jawa

Barat.................................................................................................................. 111

d. Penyebab Penegakan Hukum Pidana Belum Berfungsi Secara Efektif dalam Mengatasi Okupasi Ilegal di TWA Gunung Pancar ...............................................

117

1) Pendudukan Kawasan Hutan............................................................................ 118 2) Tanah Enclave.................................................................................................. 124 3) Tanah Masuk.................................................................................................... 126 4) Perambahan dan atau Mengerjakan Kawasan Tanpa Izin................................ 129 2. Langkah Dalam Upaya Penanggulangan Okupasi Illegal di TWA Gunung Pancar

yang Telah Dilakukan...................................................................................................

133 B. Pembahasan........................................................................................................................ 141 1. Faktor yang Menyebabkan Penegakan Hukum Pidana Belum Berfungsi Secara

Efektif dalam Mengatasi Okupasi Ilegal di TWA Gunung Pancar...............................

141

Page 10: KETIDAKEFEKTIFAN HUKUM PIDANA DALAM MENGATASI … fileketidakefektifan hukum pidana dalam mengatasi okupasi ilegal . di taman wisata alam gunung pancar . tesis . magister program studi

perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

commit to user

x

a. Substansi/Perundang-Undangan............................................................................. 143 1) Terdapat Perbedaan Cara Penanganan Perbuatan Pidana Kehutanan............... 144 2) Terdapat Kesenjangan, Ketidakpastian Aturan dan Penegakan Tindak Pidana

Kehutanan..........................................................................................................

158 b. Penegak Hukum...................................................................................................... 169 1) Profesionalitas dan Kredibilitas Aparat Penegak Hukum................................. 171 2) Integritas Moral dan Faktor Ekonomi Aparat Penegak Hukum........................ 176 3) Kuantitas dan Kualitas Aparat Penegak Hukum............................................... 177 4) Koordinasi Antar Instansi Aparat Penegak Hukum dan Pemerintah Daerah.... 182 c. Sarana atau Fasilitas Pendukung............................................................................ 184 1) Peralatan dan Perlengkapan Pendukung Pengamanan Hutan........................... 184 2) Dukungan Dana Operasional............................................................................ 188 3) Peta Kerja dan Pal Batas Kawasan................................................................... 189 4) Legal Status Kawasan TWA Gunung Pancar .................................................. 191 d. Masyarakat.............................................................................................................. 194 1) Perubahan Kebijakan Pengelolaan Kawasan.................................................... 197 2) Konflik Status Kepemilikan Lahan Akibat ada Enclave dan Tanah Masuk..... 201 3) Kepatuhan, Kepedulian dan Partisipasi Masyarakat......................................... 203 e. Budaya.................................................................................................................... 210 1) Karakteristik Masyarakat.................................................................................. 211 2) Prilaku Masyarakat............................................................................................ 214 2. Langkah-Langkah Yang Seharusnya Dilakukan Dalam Upaya Memaksimalkan

Penanggulangan Okupasi Ilegal di Kawasan Taman Wisata Alam Gunung Pancar.... 217

a. Upaya Penal/Represif/Penerapam Hukum Pidana.................................................. 218 1) Koordinasi, Konsolidasi dan Konsultasi......................................................... 221 2) Sosialisasi........................................................................................................ 222 3) Pengumpulan Bahan dan Keterangan............................................................. 222 4) Penindakan Represif....................................................................................... 222 5) Pengawasan dan Penjagaan............................................................................. 223 6) Rehabilitasi dan Restorasi Kawasan Hutan.................................................... 223 b. Upaya Non Penal/Preventif.................................................................................... 227 1) Substansi/Perundang-Undangan..................................................................... 230 2) Penegak Hukum.............................................................................................. 239 3) Sarana atau Fasilitas Pendukung..................................................................... 249 4) Masyarakat...................................................................................................... 253 5) Budaya............................................................................................................ 263

Page 11: KETIDAKEFEKTIFAN HUKUM PIDANA DALAM MENGATASI … fileketidakefektifan hukum pidana dalam mengatasi okupasi ilegal . di taman wisata alam gunung pancar . tesis . magister program studi

perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

commit to user

xi

c. Mempengaruhi Pandangan Masyarakat Mengenai Kejahatan dan Pemidanaan Lewat Mass Media..................................................................................................

267

BAB V PENUTUP...................................................................................................................... 269 A. Simpulan............................................................................................................................. 269 B. Implikasi............................................................................................................................. 273 C. Saran................................................................................................................................... 274

DAFTAR PUSTAKA................................................................................................................. 279

Page 12: KETIDAKEFEKTIFAN HUKUM PIDANA DALAM MENGATASI … fileketidakefektifan hukum pidana dalam mengatasi okupasi ilegal . di taman wisata alam gunung pancar . tesis . magister program studi

perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

commit to user

xii

DAFTAR TABEL

Tabel 1 : Matriks Valuasi Kerugian Langsung Akibat Tindakan Kejahatan Kehutanan.. 42

Tabel 2 : Matriks Valuasi Kerugian Tidak Langsung Akibat Tindakan Kejahatan

Kehutanan ........................................................................................................

43

Tabel 3 : Rumus Costanza, dkk........................................................................................ 46

Tabel 4 : Jenis-Jenis Pohon di Taman Wisata Alam Gunung Pancar .............................. 81

Tabel 5

: Beberapa Jenis Satwa dan Statusnya di Taman Wisata Alam Gunung

Pancar.................................................................................................................

82

Tabel 6 : Luas Lahan Menurut Jenis Penggunaan di Desa Karang Tengah Tahun

2013...................................................................................................................

91

Tabel 7 : Lahan Menurut Jenis Penggunaan di Desa Bojong Koneng Tahun

2013...................................................................................................................

92

Tabel 8

: Kawasan Konservasi di Balai Besar KSDA Jawa Barat sampai dengan Tahun

2014...................................................................................................................

101

Tabel 9 : Legal Status Kawasan Hutan Konservasi di BBKSDA Jawa

Barat...................................................................................................................

103

Tabel 10

: Progres Pengukuhan Kawasan Konservasi BBKSDA Jawa

Barat...................................................................................................................

107

Tabel 11 : Kelengkapan Dokumen Kawasan Konservasi BBKSDA Jawa

Barat...................................................................................................................

109

Tabel 12 : Permasalahan Kawasan Suaka Alam dan Kawasan Pelestarian Alam di

Kabupaten Bogor ............................................................................................

113

Tabel 13 : Daftar Tumpang Tindih Kawasan Pada Balai Besar KSDA Jawa Barat........... 114

Tabel 14 : Daftar Lokasi Perambahan Kawasan Konservasi Lingkup BBKSDA Jawa

Barat ..................................................................................................................

115

Tabel 15 : Identifikasi Okupasi Ilegal di TWA Gunung Pancar Berupa Terbitnya

Kepemilikan Sertifikat dan Perluasan Enclave .................................................

119

Tabel 16 : Pendudukan Kawasan Ilegal Berupa Bangunan di TWA Gunung Pancar

(Bersertifikat dan Tidak Bersertifikat) ..............................................................

122

Tabel 17 : Perambahan Hutan di Lokasi/Blok TWA Gunung Pancar................................ 130

Tabel 18 : Identifikasi Tindak Pidana Kehutanan dan Penanganannya.............................. 141

Page 13: KETIDAKEFEKTIFAN HUKUM PIDANA DALAM MENGATASI … fileketidakefektifan hukum pidana dalam mengatasi okupasi ilegal . di taman wisata alam gunung pancar . tesis . magister program studi

perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

commit to user

xiii

Tabel 19 : Penanganan Kasus Tindak Pidana Kehutanan Balai Besar KSDA Jawa Barat

2012-2014 .........................................................................................................

178

Tabel 20 : Personil Polhut Resor Konservasi Wilayah VIII Bogor.................................... 179

Tabel 21 : Jumlah Sarana Pengamanan Hutan pada Balai Besar KSDA Jawa Barat

Tahun 2009 s/d 2013..........................................................................................

184

Tabel 22 : Penerapan Kebijakan Kriminal dalam Pola Kebijakan Balai Besar KSDA

Jawa Barat..........................................................................................................

218

Page 14: KETIDAKEFEKTIFAN HUKUM PIDANA DALAM MENGATASI … fileketidakefektifan hukum pidana dalam mengatasi okupasi ilegal . di taman wisata alam gunung pancar . tesis . magister program studi

perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

commit to user

xiv

DAFTAR BAGAN

Bagan 1 : Skema Pencegahan dan Penanggulangan Kejahatan Hofnagels.................. 61

Bagan 2 : Kerangka Berpikir...................................................................................... 66

Bagan 3 : Skema Interaktif Model.............................................................................. 75

Bagan 4 : Struktur Organisasi Kementerian Kehutanan cq. Direktorat Jenderal

Perlindungan Hutan dan Konservasi Alam................................................

94

Bagan 5 : Struktur Organisasi Balai Besar KSDA Jawa Barat................................... 98

Bagan 6 : Struktur Organisasi Tingkat Bidang KSDA Wilayah I Bogor................... 99

Bagan 7 : Proses Penetapan Tanah Masuk Desa Karang Tengah............................... 129

Page 15: KETIDAKEFEKTIFAN HUKUM PIDANA DALAM MENGATASI … fileketidakefektifan hukum pidana dalam mengatasi okupasi ilegal . di taman wisata alam gunung pancar . tesis . magister program studi

perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

commit to user

xv

DAFTAR PETA

Peta 1 : Peta Kerja TWA Gunung Pancar.................................................................. 77

Peta 2 : Penunjukan Kawasan Kelompok Hutan Gunung Hambalang...................... 89

Peta 3 : Tata Batas Fungsi Kawasan TWA Gunung Pancar...................................... 90

Peta 4 : Pendudukan Kawasan Berupa Bangunan di TWA Gunung Pancar.............. 121

Peta 5 : Peta Tukar Menukar Kehutanan di Komplek Gunung Hambalang.............. 127

Peta 6 : Perambahan Kawasan Hutan di TWA Gunung Pancar................................. 131

Peta 7 : Pembuatan Jalan di Dalam Kawasan TWA Gunung Pancar........................ 132

Peta 8 : Peta Tempat Kejadian Perkara Tersangka Suratman di TWA Gunung

Pancar............................................................................................................

140

Peta 9 : Peta Kerja Rencana Karya Pengusahaan Pariwisata Alam........................... 190

Page 16: KETIDAKEFEKTIFAN HUKUM PIDANA DALAM MENGATASI … fileketidakefektifan hukum pidana dalam mengatasi okupasi ilegal . di taman wisata alam gunung pancar . tesis . magister program studi

perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

commit to user

xvi

DAFTAR LAMPIRAN

1. Surat Ijin Masuk Kawasan Konservasi (SIMAKSI) No.SI.1667/BBKSDA.JABAR-

2/2014 tanggal 27 Nopember 2014 an. Agung Ferdiansyah.

2. Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2013 Tentang Pencegahan dan Pemberantasan

Perusakan Hutan

Page 17: KETIDAKEFEKTIFAN HUKUM PIDANA DALAM MENGATASI … fileketidakefektifan hukum pidana dalam mengatasi okupasi ilegal . di taman wisata alam gunung pancar . tesis . magister program studi

perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

commit to user

xvii

DAFTAR SINGKATAN

Bappenas = Badan Perencanaan dan Pembangunan Nasional

BA = Berita Acara

BATB = Berita Acara Tata Batas

BATMT = Berita Acara Tukar Menukar Tanah

BUMN = Badan Usaha Milik Negara

BBKSDA = Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam

BPKH = Balai Pemantapan Kawasan Hutan

BPN = Badan Pertanahan Indonesia

CA = Cagar Alam

DAS = Daerah Aliran Sungai

DPR = Dewan Perwakilan Rakyat

GB = Governoeer Besluit

Ha = Hektar

IPPA = Izin Pengusahaan Pariwisata Alam

Jabar = Jawa Barat

Jo = Juncto

Kanwil = Kantor Wilayah

KUHP = Kitab Undang-Undang Hukum Pidana

KK = Kawasan Konservasi

Km = Kilometer

Kpts = Keputusan

KSDAH&E = Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya

KSDA = Konservasi Sumber Daya Alam

KSA = Kawasan Suaka Alam

KPA = Kawasan Pelestarian Alam

KPH = Kesatuan Pemangku Hutan

KPK = Komisi Pemberantasan Korupsi

LK = Laporan Kejadian

m = Meter

Mabes = Markas Besar

Menhut = Menteri Kehutanan

Mentan = Menteri Pertanian

mdpl = Meter Diatas Permukaan Laut

MCK = Mandi Cuci Kakus

MK = Mahkamah Konstitusi

Page 18: KETIDAKEFEKTIFAN HUKUM PIDANA DALAM MENGATASI … fileketidakefektifan hukum pidana dalam mengatasi okupasi ilegal . di taman wisata alam gunung pancar . tesis . magister program studi

perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

commit to user

xviii

MPA = Masyarakat Peduli Api

mm = Milimeter

NKRI = Negara Kesatuan Republik Indonesia

OKB = Orang Kaya Baru

Polhut = Polisi Kehutanan

Polri = Kepolisian Republik Indonesia

Pemda = Pemerintah Daerah

Perpres = Peraturan Presiden

PPNS = Penyidik Pegawa Negeri Sipil

PBB = Perserikatan Bangsa-Bangsa

PHK = Putus Hubungan Kerja

PHKA = Perlindungan Hutan dan Konservasi Alam

PHPA = Perlindungan Hutan dan Pelestarian Alam

PN = Pengadilan Negeri

PPH = Penyidikan dan Pengamanan Hutan

RUU = Rancangan Undang-Undang

Renstra = Rencana Strategis

RBM = Resort Based Management

RP = Rencana Pengelolaan

RPJMN = Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional

RTRW = Rencana Tata Ruang Wilayah

SDM = Sumber Daya Manusia

SM = Suaka Margasatwa

Sprindik = Surat Perintah Penyidikan

SPDP = Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan

SK = Surat Keputusan

SKEP = Surat Keputusan

SKPD = Satuan Kerja Pemerintah Daerah

Tahura = Taman Hutan Raya

TB = Taman Buru

TWA = Taman Wisata Alam

TKP = Tempat Kejadian Perkara

UU = Undang-Undang

UUD = Undang-Undang Dasar

UUP3H = Undang-Undang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan

UPT = Unit Pelaksana Teknis

Page 19: KETIDAKEFEKTIFAN HUKUM PIDANA DALAM MENGATASI … fileketidakefektifan hukum pidana dalam mengatasi okupasi ilegal . di taman wisata alam gunung pancar . tesis . magister program studi

perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

commit to user

xix

ABSTRAK

Agung Ferdiansyah. S.331308001. 2015. “Ketidakefektifan Hukum Pidana Dalam Mengatasi Okupasi Ilegal di Taman Wisata Alam Gunung Pancar”. Tesis: Program Pasca Sarjana Universitas Sebelas Maret Surakarta.

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa atau mendiagnosa faktor penyebab penegakan hukum pidana belum berfungsi secara efektif dalam mengatasi okupasi ilegal di TWA Gunung Pancar dan untuk mengetahui langkah yang seharusnya dilakukan dalam upaya memaksimalkan penanggulangan okupasi illegal di kawasan TWA Gunung Pancar.

Penelitian ini termasuk penelitian non-doktrinal, dengan sifat penelitian deskriptif dalam bentuk penelitian diagnostik dan preskriptif yang mendasarkan pada konsep hukum yang ke-5 yaitu hukum adalah manifestasi makna-makna simbolik para prilaku sosial sebagai tampak dalam interaksi antar mereka. Pengumpulan data dilakukan dengan studi kepustakaan dan studi lapangan guna memperoleh data sekunder dan data primer. Analisis data menggunakan metode kualitatif.

Hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa penegakan hukum pidana belum berfungsi secara efektif dalam mengatasi okupasi ilegal di Taman Wisata Alam Gunung Pancar karena dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu faktor Substansi/Perundang-undangan yang menimbulkan multitafsir dan ketidakpastian ketentuan pidana akibat adanya perubahan perundang-undangan terhadap rumusan tindak pidana dari bentuk-bentuk okupasi ilegal; faktor Penegak Hukum yang masih rendah dalam profesionalitas, kredibilitas, integritas moral dan faktor ekonomi; faktor Sarana atau Fasilitas Pendukung yang belum melengkapi terutama ketidakjelasan batas-batas kawasaan; faktor Masyarakat yang masih belum memiliki kesadaran hukum dalam menjaga dan melindungi kawasan hutan; dan faktor Budaya yang tidak mencerminkan kearifan lokal dan norma hukum. Sehingga langkah yang seharusnya dilakukan dalam upaya memaksimalkan penanggulangan okupasi ilegal di kawasan Taman Wisata Alam Gunung Pancar, melalui : 1) Upaya penal/represif/penerapan hukum pidana (criminal law application), dengan melakukan tahapan Koordinasi, Sosialisasi, Pengumpulan Bahan dan Keterangan, Penindakan Represif, Pengawasan dan Penjagaan, serta Rehabilitasi dan Restorasi Kawasan Hutan; 2) Upaya non penal/preventif (Prevention without punish) dengan melakukan perubahan dan menghapus faktor-faktor penyebab timbunya kegiatan okupasi ilegal; dan 3) Upaya mempengaruhi pandangan masyarakat mengenai kejahatan dan pemidanaan lewat mass media berupa media cetak; sosial media (internet/online); dan media elektronik.

Kebijakan penanggulangan tindak pidana dari bentuk-bentuk okupasi ilegal harus dilakukan secara koloboratif dan integral yang meliputi antara kebijakan penal dan non penal. Sehingga disarankan lakukan revisi peraturan perundang-undangan serta langkah hukum berkenaan dicabutnya dan tidak berlakunya beberapa rumusan pasal, pembenahan aparatur penegak hukum sehingga memiliki jiwa profesional, kredibilitas dan integritas moral, yang didukung penyediaan sarana prasarana dan fasilitas pendukung dengan prioritas utama melakukan penataan batas kawasan agar adanya kepastian hukum, senantiasa sosialisasi dan penyuluhan hukum secara intensif-berkesinambungan baik terhadap aparatur penegak hukum maupun masyarakat, sehingga timbul budaya yang sadar hukum untuk partisipasi dan peduli terhadap eksistensi kawasan hutan. Kata kunci : Sarana Penal dan Non Penal, Okupasi Ilegal, Taman Wisata Alam Gunung

Pancar.

Page 20: KETIDAKEFEKTIFAN HUKUM PIDANA DALAM MENGATASI … fileketidakefektifan hukum pidana dalam mengatasi okupasi ilegal . di taman wisata alam gunung pancar . tesis . magister program studi

perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

commit to user

xx

ABSTRACT

Agung Ferdiansyah. S.331308001. 2015. “Ineffectiveness of Criminal Law to Cope with Illegal Occupation at Mount Pancar Nature Tourist Park” Thesis: The Graduate Program in Law Science, Sebelas Maret University, Surakarta

The objectives of this research are to analyze and diagnose the causal factors why the criminal law enforcement has not been effective to cope with the illegal occupation at Mount Pancar Nature Tourist Park and to investigate what measures shall be done in an effort of maximizing the countermeasure of illegal occupation at Mount Pancar Nature Tourist Park.

This research used the non-doctrinal descriptive diagnostic and preskriptive method with the fifth law concept in which law is defined as the manifestation of symbolic meanings of social behaviors as shown in their interactions. The data of research were gathered through the library research and field study so as to collect the secondary and primary data. The data of research were analyzed by using the qualitative method.

The result of research shows that the causal factors why the criminal law enforcement has not been performed effectively to cope with the illegal occupation at Mount Pancar Nature Tourist Park include the following five factors: (1) legislation, which induces multiple interpretations and uncertainty of criminal provisions due to the changes in legislation on the criminal formulation of illegal occupation forms; (2) law enforcement officers, who have low professionalisms, credibility, moral integrity, and economic factor. (3) supporting facility, which has not been complementary particularly unclear area boundary markers; (4) community, which has not owned legal awareness to maintain and protect forest area; and (5) culture, which, does not reflect local wisdom and legal norms, and therefore the measures done in an effort of maximizing the countermeasure of illegal occupation at Mount Pancar Nature Tourist Park shall include the following: (1) penal effort/repression/criminal law application by having the stages of coordination, socialization, collection of materials and particulars, repressive actions, supervision and preservation, and forest area rehabilitation, (2) non-penal effort/prevention without punishment by doing changes and removing the causal factors of the illegal occupation activities; and (3) effort of affecting the public perception on crimes and criminalization through mass media such as printed media, social media (internet/online), and electronic media.

The illegal occupation crime prevention shall be done through the application of penal and non-penal policies collaboratively and integrally. Therefore, it is suggested that the laws and regulations including legal measures on the revocation and annulment of several formulations of their articles be revised, the legal apparatuses be exposed to revamping so that they bear professional spirit, credibility, and moral integrity, which is supported with supporting facilities and infrastructures with the main priority of managing the area boundary markers for legal certainty, and legal socialization and extension to legal enforcement officers and community be done intensively and sustainably so as to induce their legal awareness, participation, and concern on the existence of forest area.

Keywords: Penal facility and non-penal facility, illegal occupation, Mount Pancar Nature

Tourist Park

Page 21: KETIDAKEFEKTIFAN HUKUM PIDANA DALAM MENGATASI … fileketidakefektifan hukum pidana dalam mengatasi okupasi ilegal . di taman wisata alam gunung pancar . tesis . magister program studi

perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

commit to user

xxi

TESIS INI KUPERSEMBAHKAN KEPADA :

ALMARHUM AYAHANDA TERCINTA (ATANG SUTISNA BIN SUEB) YANG SELALU BEKERJA KERAS DEMI HARKAT DAN MARTABAT KELUARGA

SERTA MENGAJARKANKU UNTUK SELALU SHOLAT, SABAR, IKHTIAR DAN BERSYUKUR SUJUD KEPADA ALLAH SWT.

KELUARGA BESARKU, DENGAN KEIKHLASAN DALAM DOA-DOANYA DAN DUKUNGANNYA DAPAT MEMACU MOTIVASIKU MENYELESAIKAN TUGAS BELAJAR INI.

Page 22: KETIDAKEFEKTIFAN HUKUM PIDANA DALAM MENGATASI … fileketidakefektifan hukum pidana dalam mengatasi okupasi ilegal . di taman wisata alam gunung pancar . tesis . magister program studi

perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

commit to user

xxii

MOTTO :

“....dan janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi sesudah Tuhan memperbaikinya. Yang

demikian itu lebih baik bagimu jika betul-betul kamu orang-orang yang beriman”.

(QS. Al-A’raf ayat 7)

“....Rasulullah SAW bersabda : tidaklah seorang muslim

menanam tanaman, kemudian tanaman itu dimakan

oleh burung, manusia ataupun hewan, kecuali baginya

dengan tanaman itu adalah sadaqah”.

(HR. Al- Bukhari dan Muslim dari Anas)