Mengapa Gender Penting dalam Pemasaran Digital Bagi Usaha ...· Pengertian • ... (sebagai wirausaha

  • View
    216

  • Download
    0

Embed Size (px)

Text of Mengapa Gender Penting dalam Pemasaran Digital Bagi Usaha ...· Pengertian • ... (sebagai...

  • Project Executed by:

    Partner:

    Mengapa Gender Penting dalamPemasaran Digital Bagi

    Usaha Kecil Menengah ?

    19 Maret 2019

    Dati Fatimah Tim Gender - The Conference Board of Canada

  • Pengertian

    Jenis Kelamin Biologis/ Sex adalah apa yang kodrati, melekat pada tubuh laki-laki dan perempuan berikut proses pertumbuhan dan fungsinya.

    Gender adalah apa yang bersifat non-kodrati, yang dilekatkan, diajarkan dan dilakukan oleh laki-laki dan perempuan dalam kehidupansosial

    2

  • JENIS KELAMIN

    Biologis

    Laki-laki & Perempuan

    Pemberian Tuhan

    Sejak Lahir

    Tidak Bisa Diubah

    Tidak Bisa Dipertukarkan

    Setara

    GENDER

    Jenis Kelamin Sosial

    Maskulin & Feminin

    Dikonstruksi oleh sosial, dipengaruhi budaya, sejarah, politik

    Dipelajari melalui proses sosialisasi

    Bisa Diubah dan Dipertukarkan

    Maskulinitas dianggapsebagai standar/ lebih tinggi

    5

  • GENDER

    7

    Canada

  • Project Executed by:

    Partner:

    MENGAPA KESETARAAN

    GENDER PENTING?

  • Isu Gender & Keamanan Kerja

    918 pekerja (mayoritas perempuan) di 42 perusahaangarment di Indonesia dilaporkan bekerja dalamlingkungan kerja yang buruk (ILO and IFC, 2011-2012)

    47.3%

    53.5%

    64.3%

    68.9%

    Panas tinggi di

    Pengalaman sangat

    Berdebu atau polusi

    Bau bahan kimia

  • Isu Gender di Sektor Garment

    Kesenjangan gender dalamupah sebesar 28.4% di sector manufaktur, termasuk di sector garment (Sakernas, 2010)

    69.7% dari 918 pekerja(mayoritas perempuan) di 42 perusahaan garment di Indonesia memiliki status sebagai pekerja tidak tetap (ILO & IFC, 2011-2012)

  • MANFAAT KESETARAAN GENDER

    Di negara dengan kesenjangangender yang lebih kecil, menjadilebih kompetitif dalam pasar global

    Kesetaraan gender di Asia Pasifikdapat meningkatkan GDP kolektifsejumlah $ 4.5 triliun di tahun2025, atau 12% peningkatan daribusiness as usualnya. Di Indonesia, kesetaraan gender diyakini akan meningkatkan GDP sebesar $135 juta pada 2025dengan pertumbuhan sekitar 10% lebih tinggi dari business as usual (Women Matter, Mc Kinsey, 2018)

    Peningkatan Pendidikan perempuanmeningkatkan pertumbuhanekonomi, dimana berkontribusisebanyak 50% pada pertumbuhanekonomi di negara-negara OECD dalam 50 tahun terakhir (OECD, Gender Equality in Education, Employment and Entrepreneurship: Final Report to the MCM 2012)

    Perempuan menjadi pelaku utamadalam ekonomi kreatif (53.86%), dengan pertumbuhan partisipasi tenagakerja pernah menjadi sebesar 6%. Sektor ekonomi kreatif pada tahun 2016 menyumbang sebanyak 7,44% daritotal PDB Indonesia (BPS-Bekraf)

  • Peran UKM Milik Perempuan di Indonesia?

    700.000 UKM Berkontribus

    i sebesar 22% pada PDBIndonesia

    Menyerap97% tenagakerja

    Lebih dari50% informal

    34% Usaha Menengah adalahmilik perempuan

    Berkontribusisebesar 9.1% pada PDB

    51% Usaha Kecil adalah milikperempuan

  • 335 SMEs surveyed

    20% are women-owned

  • Salah satu tantangan utama ekspor yang dialami oleh UKM milik perempuan adalah terbatasnya akses pada informasi

    pasar.

    Temuan Utama #1

    Obtain market information from

    government

    Obtain market information from associations

    20%

    50%

    21%

    0%

    20%

    40%

    60%

    80%

    100%

    Coffee Footwear Apparel

    30%

    20%13%

    0%

    20%

    40%

    60%

    80%

    100%

    Coffee Footwear Apparel

  • UKM milik perempuan cenderung menghadapi kesulitanyang lebih banyak dalam mengakses bahan baku dan tenaga kerja ahli yang mereka perlukan.

    Temuan Utama #2

  • Meski perempuan pemilik UKM, dibanding pemilik laki-laki, lebih cenderung meminta bantuan untuk memperluas eksporatau memulai ekspor mereka, sebagian besar dari merekabelum mencari bantuan ini.

    Temuan Utama #3

  • UKM milik perempuan menghadapi kesulitan dalam mengakses pembiayaan

    dari sumber eksternal dan lebih cenderung untuk bergantung pada sumber

    daya pribadi dan keluarga baik untuk modal awal maupun untuk modal

    selanjutnya.

    Temuan Utama #4

  • UKM milik perempuan menginginkan

    bantuan dari pemerintah dan asosiasi

    bisnis/ industri, tetapi bantuan ini mesti

    spesifik sesuai dengan industri mereka,

    praktis, berdasarkan kebutuhan, dan

    didasari pada informasi pasar. Meski

    banyak UKM telah mendapat pelatihan

    dari pemerintah, ini seringkali tidak

    memenuhi kebutuhan UKM,termasuk

    mereka yang telah mengekspor atau

    yang sudah siap ekspor.

    Temuan Utama #5

  • Meski jumlah pemilik UKM perempuan yang bergabungdengan asosiasi bisnis atau industri lebih tinggi dari pemiliklaki-laki, proporsi ini relatif kecil secara keseluruhan.

    Temuan Utama #6

  • UKM milik perempuan merasa kesulitan memperoleh izinekspor secara efektif dan tepat waktu.

    Temuan Utama #7

  • Tantangan yang dihadapi perempuan dalam menjalankan bisnis mereka dan

    proses ekspor dipersulit karena tantangan berbasis gender

    Temuan Utama #9

  • Tantangan Berbasis Gender

    Beban Ganda tanggung jawab rangkap untuk rumah dan usaha, yang dalam beberapa kasus selanjutnya diintensifkan oleh

    keterlibatan mereka dalam aktivitas di komunitas

  • Tantangan Berbasis Gender

    Izin dari Pasangan norma kemasyarakatan yang lazim

    bagi perempuan untuk mencari izin dari pasangan untuk

    melakukan kegiatan di luar rumah, termasuk yang terkaitdengan usaha dan perluasan usaha mereka

  • Project Executed by:

    Partner:

    STUDI KASUS

    Canada Program undertaken wilh the financial support of the Government of Canada provided through Global Affairs Canada

    Tp SA CANADA-INDONESIA TRADE AND PRIVATE SECTOR ASSISTANCE PROJECT

    I?!~ The Conference Board W ofCanada MINISTRY OF TRAD E

  • Peran Gender & Batik

    BATIK TULIS

    BATIK CAP

  • DISKUSI #1

    Bagaimanakah pembagiankerja antara laki-laki danperempuan dalam industribatik?

    Apa yang menyebabkanada pembagian kerja sepertiitu?

    Apakah dampak daripembagian kerja tersebut?

  • Informalitas di UKM

    Pekerja di sebuah industri sepaturumahan

    Pekerja Rumahan di sektor Garmen

  • DISKUSI #2

    Mengapa banyak usahaekonomi perempuan yang tidak tercatat dalam data formal? Apa akibatnya?

    Bagaimanakah kondisipekerja di industri sepatudan pekerja rumahan dalamslide sebelumnya?

    Apakah masalah-masalahbisnis bagi perempuan(sebagai wirausaha dansebagai pekerja) yang perludi perhatikan?

    Haji Cuping (kiri, pedagang besar kopi) dan bu Nur (pengepul kopi) di

    Enrekang, Sulawesi Selatan

  • Diskusi #3: Unique-CottonFlairool l , x olll , : J,... ,lr' 11;::1 li:Jl ~ ~ [ l 11:16

    291ikes

    uniqueindo Tidak ada lagi ucapan "lemah" untuk wanita, Tidak ada lagi tindakan menodai yang membuat wanita kehilangan wajah berserinya

    Selamat Hari Emansipasi untuk seluruh wanita di Nusantara! Tetap menjadi wanita hebat dimana pun kita berada ~

    Q. II . -

    cottonflair

    cotton-flair

    cottonflair #cottonflair #cottonflair.catalog #fashion ...

    Canada

    @)

  • Apa saja penggunaanmedia yang dipergunakanoleh Unique?

    Apa hal menarik daripenggunaan media digital online dari Unique?

    Bagaimana pengalamananda dalam pemanfaatanmedia digital online dalampengembangan usaha?

  • Diskusi #4:Keewa Shoes

    Baru berdiri kurang dari 2 tahun, Keewa sejak awal menggunakanmedia social (Instagram dan Facebook) dalam bisnisnya. Apa yang menarik dari pendekatan Keewa tersebut?

  • Diskusi#5: E-three, customized shoes

    Sepatu untuk pak Agus, pelanggan E-three yang memiliki

    kaki dengan kebutuhan khususIbu Elly S, pemilik E-three

    E-three: sepatu untuk yang berkebutuhan khusus. Memakai media digital (search engine, publikasi media online, blogspot) untuk membangunbranding produk. Apa hal menarik dari pengalaman E-three?

  • Diskusi#6: Indy Faza Pakaian muslim

    Marketing awalnya melalui majalah, pameran-pameran (Smesco, Inacraft), kemudian website ketika mulai online

    Feasibility dengan masuk di Sarinah (Thamrin, Malang) & butik sendiri

    Marketplace: Alibaba, Shopee, Tokopedia, Bukalapak, and Blanja.com

    Kemudian fanpage dan Instagram setelah ikutdigital marketing training: design, foto produkyang atraktif. Saat ini, keduanya menjadi tumpuan

    Penjualan 500 pieces baju muslim/ bulan profit Rp 50 juta/ bulan

    Keunikan produk: modern batik dengan batik cap bermotif totem

    Ikut dalam pelatihan digital marketing, online copywriting training, creative and innovative training

    Keterkaitan offline dan online marketing, domestic dan eksport (Malaysia, Brunei, Emirat Arab)

    Pertemukan bisnis dan keluarga

  • Diskusi#7: FIDA Art

    Produk perhiasan hand-made daritembaga dengan kombinasi batudan Mutiara

    Misi: beauty, craft & science

    Hapsari (pemiliknya) pernahkuliah di Teknik geologi & IT

    Website & youtube

    Setelah ikut pelatihan digital marketing, mulai memakaiFanpage & Instagram (belajarTeknik foto yang menarik)

    Instagram menjadi media marketing utama saat ini

    Memakai kabel limbah alatelektronik untuk bahan produk

  • 130.000.000 (49%) penduduk Indonesia mengakses

    sosial media (FB, Twitter, Instagram, Youtube)

    130.000.000 penduduk Indonesia

    memiliki akun FB; 44% pengguna

    perempuan, 92% mengakses dari