5
INFUS NACL Permasalahan dan Penyelesaian Sediaan Infus dalam volume besar harus bebas pirogen , maka untuk membuat sediaan infuse yang bebas pirogen ditambahkan Carbo Adsorben sebanyak 0,1 % yang dudah diaktifkan. ( Salvatore turco. 1979 Hal: 167 ) Karena Carbo Adsorben bersifat menyerap zat-zat, maka tiap zat yang akan dikocok dengan Carbo Adsorben dilebihkan 5% . ( Dra. Jr.Wattimena. 1968 Hal: 107 ) Formula yang akan dibuat F/ NaCl 0,9% Carbo Adsorben 0,1 % Aqua p.i ad 500 ml ( Kohli, Hal: 346 ) Cara Pembuatan Disterilkan alat yang digunakan Ditimbang NaCl, KCl dan carbo adsorben yang akan digunakan Di larutkan NaCl dan KCl dengan aqua pi ad larut Di cek pH (Ph 7)

Tugas Infus Nacl Kel 3

Embed Size (px)

DESCRIPTION

steril stifar

Citation preview

INFUS NACLPermasalahan dan Penyelesaian

Sediaan Infus dalam volume besar harus bebas pirogen , maka untuk membuat sediaan infuse yang bebas pirogen ditambahkan Carbo Adsorben sebanyak 0,1 % yang dudah diaktifkan.( Salvatore turco. 1979 Hal: 167 )

Karena Carbo Adsorben bersifat menyerap zat-zat, maka tiap zat yang akan dikocok dengan Carbo Adsorben dilebihkan 5% .( Dra. Jr.Wattimena. 1968 Hal: 107 )

Formula yang akan dibuat

F/ NaCl0,9% Carbo Adsorben0,1 % Aqua p.iad 500 ml( Kohli, Hal: 346 )Cara PembuatanDisterilkan alat yang digunakanDitimbang NaCl, KCl dan carbo adsorben yang akan digunakan Di larutkan NaCl dan KCl dengan aqua pi ad larutDi cek pH (Ph 7)Ditambahkan aqua pi hingga 610mlDipanaskan sediaan pada api Bunsen suhu 600C -700C, lalu ditambah carbo adsorben yang sudah diaktifkan sambil diaduk selama 15 menitDisaring 2x

510 ml dimasukan botol infus 100 ml digunakan

Di sterilkan dengan autoklaf pada suhu 121 0C selama 15 menit

Di lakukan evaluasi uji kejernihan dan uji pH

Cara mengaktifkan Carbo adsorbenDiambil Carbo adsorban secukupnyaDituang dalam cawan Dimasukan dalam oven, diaktifkan pada suhu 1000C selama 30 menitDi simpan dalam suhu ruanganDitimbang sesuai yang dibutuhkan pada saat akan digunakan

Cara Sterilisasi : Pemanasan dalam Otoklaf ( cara A ) Sediaan yang akan disterilkan diisikan kedalam wadah yang cocok, kemudian ditutup kedap. Jika volume tiap wadah tidak lebih dari 1000 ml, sterilisasi dilakukan dengan uap air jenih pada suhu 115o sampai 116o selama 30 menit . Penyaringan ( cara C )Larutan disaring melalui penyaringan bakteri steril, diisikan kedalam wadah akhir yang steril, kemudian ditutup kedap dengan cara Teknik Aseptik. Larutan harus melalui syarat uji sterilitas yang tertera pada Farmakope Indonesia.( Formularium Nasional. 1978. Hal:323-324 ) Sterilisasi Botol Infus ( kaca ) dengan oven suhu 200o C selama 1 jam .

Cara Pembuatan dan Sterilisasi Sediaan

1. Alat-alat disterilkan2. Ditimbang NaCl, dilarutkan dalam aqua p.i ( dicek Ph 7 ), kemudian di ad 612 ml3. Larutan dipanaskan suhu 60o 70o C, ditambah Carbo Adsorben yang telah diaktifkan pada suhu 100o C selama 30 menit, suhu tetap 60o 70o C selama 15 menit sambil diaduk4. Disaring 2x ( saring dengan kertas saring dimasukkan Erlenmeyer dan saring kedua dengan kertas whatman dimasukkan kedalam botol infuse sebanyak 510 ml )5. Disterilkan dengan autoklaf pada suhi 121o C selama 15 menit6. Dikemas dan diberi etiket .

Cara Kerja Evaluasi

Uji Kejernihan( Pengotor tidak larut, bahan melayang )Secara Visual ditunjukkan untuk pengotor tidak larut, khususnya bagi bahan melayang dan serpihan gelas.

Botol Infus diputar secara vertical 180o berulang-ulang didepan latar belakang yang gelap dan sisinya diberi cahaya.

Serpihan gelas akan berjatuhan yang mula-mula jatuh dan berkumpul didasar botol.

Bahan berkilau bila terkena cahaya, kotoran berwarna terlihat pada latar belakang putih akan melayang bila terkena cahaya dan tidak berwarna terlihat pada latar belakang hitam.

Uji pHLarutan Infus di uji pH sebelum dimasukkan kedalam infuse.

Diambil secukupnya beberapa tetes dengan pipet tetes steril dan di teteskan pada plat tetes.

Dimasukkan kertass indicator pH universal dalam plat tetes. Dibaca pH nya.