Lokmin 6 agustus 2015

  • View
    45

  • Download
    18

Embed Size (px)

Text of Lokmin 6 agustus 2015

  1. 1. Lokakarya Mini (LokMin) Puskesmas Tunggakjati Kamis 6 Agustus 2015 Kantor Desa Mekarjati
  2. 2. Visi & Misi Puskesmas Tunggakjati MISI 1. Meningkatkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) 2. Meningkatkan kualitas kesehatan lingkungan 3. Meningkatkan pencegahan dan pengendalian penyakit 4. Meningkatkan kualitas jangkauan pelayanan kesehatan pada masyakarat 5. Meningkatkan pembiayaan kesehatan oleh masyarakat dalam jaminan pelayanan kesehatan VISI Terwujudnya Kemandirian Masyarakat Wilayah Puskesmas Tunggakjati dalam Berprilaku Hidup Sehat
  3. 3. Luas Wilayah : 1.207.837,0 km2 Jumlah Penduduk : 28.435 Jiwa Laki-laki : 14.463 Jiwa Perempuan : 13972 Jiwa Sasaran Program : Bumil : 850 org Bumil resti: 170 org BuLin : 819 org Bufas : 819 org Neonatus : 354 org Bayi : 780 org Bayi resti: 117 org Balita : 2.040 org PUS : 7.374 org WUS : 9.473 org Data Ketenagaan : dr Umum : 2 org dr Gigi : 1 org Sarjana Keperawatan : 1 org SKM : 1 org D3 Keperawatan : 2 org Perawat SPK : 1 org D4 Kebidanan : 3 org D3 Kebidanan : 12 org Petgs Loket : 2 org Kesling : 1 org ADM : 2 org Farmasi : 1 org Pustu : 2 org Laboratorium : 1 org Supir : 1 org Petgs Kebersihan : 2 Analisa Situasi Data Sarana Kesehatan : Puskesmas Induk : 1 buah Pustu : 1 buah Pusling : 1 buah Klinik 24 jam : 1 buah Prakter dokter perorangan: 1 org BPS : 9 buah Posyandu : 27 buah Apotek: 1
  4. 4. Ibu Hamil Resti Umur < 20 tahun atau > 35 tahun Tinggi badan < 145 cm Berat badan < 45 kg Jumlah anak > 4 Jarak anak terakhir dengan kehamilan ini < 2 tahun
  5. 5. Bayi Resti BBLR Prematur
  6. 6. Strata Posyandu Pratama Kegiatannya belum bisa tiap bulan Kadernya terbatas Madya Kegiatan > 8 kali pertahun Rata-rata jumlah kader > 5 orang Cakupan program < 50 % Purnama Kegiatan > 8 kali pertahun Rata-rata jumlah kader > 5 orang Cakupan program > 50 %
  7. 7. Strata Posyandu Posyandu Melati 1, 2,3, 4,7,8,9 Madya Posyandu Melati 5,10,11,12,13,14 Purnama Posyandu Cempaka 1,3,4,5,6,9,10,11,12,13 Madya Posyandu Cempaka 2, 7, 8 Purnama
  8. 8. Partisipasi Masyarakat di Kegiatan Posyandu (D/S) Kelurahan Tunggakjati POSYANDU JUMLAH TIMBANG TIDAK HADIR PERSENTASE Melati 1 106 40 66 37.74% Melati 2 123 57 66 46.34% Melati 3 127 46 81 36.22% Melati 4 61 16 45 26.23% Melati 5 105 97 8 92.38% Melati 6 36 14 22 38.89% Melati 7 92 55 37 59.78% Melati 8 118 66 52 55.93% Melati 9 60 35 25 58.33% Melati 10 135 69 66 51.11% Melati 11 105 55 50 52.38% Melati 12 101 54 47 53.47% Melati 13 80 62 18 77.50% Melati 14 114 70 44 61.40% Jumlah 1363 736 627 54.00%
  9. 9. Partisipasi Masyarakat di Kegiatan Posyandu (D/S) Kelurahan Mekarjati POSYANDU JUMLAH TIMBANG TDK HADIR PERSENTASE Cempaka 1 91 81 10 89.01% Cempaka 2 62 58 4 93.55% Cempaka 3 26 18 8 69.23% Cempaka 4 52 49 3 94.23% Cempaka 5 89 84 5 94.38% Cempaka 6 100 62 38 62.00% Cempaka 7 84 64 20 76.19% Cempaka 8 125 88 37 70.40% Cempaka 9 97 65 32 67.01% Cempaka 10 114 65 49 57.02% Cempaka 11 49 41 8 83.67% Cempaka 12 55 44 11 80.00% Cempaka 13 94 59 35 62.77% JUMLAH 1038 778 260 74.95%
  10. 10. Pemberian Vitamin A Bulan Februari 2015 Untuk Vit A bulan Agustus sedang berlangsung dari 27 posyandu yang ada, baru 9 Posyandu yang sudah melaksanakan Bayi 6-11 Bulan Kelurahan Sasaran Tercapai Persentase Tunggakjati 94 82 87.23% Mekarjati 87 81 93.10% Balita 12-59 bulan Kelurahan Sasaran Tercapai Persentase Tunggakjati 1224 1210 98.86% Mekarjati 886 877 98.98%
  11. 11. PONED dan Program EMAS
  12. 12. Latar Belakang Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) Masih Tinggi Berdasarkan Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI), angka kematian ibu (AKI) per 100.000 kelahiran hidup menurun secara bertahap, dari 390 (1991) menjadi 334 (1997), 307 (2003), dan 228 (2007) dan tahun 2012 melonjak 359 tidak jauh berbeda dengan 24 tahun yang lalu. SDKI 2012 memperlihatkan bahwa AKB 32 kematian per 1.000 kelahiran hidup Target AKI (102 kematian per 100.000 kelahiran hidup), AKB 23 per 1000 kelahiran hidup
  13. 13. TREND JUMLAH KEMATIAN IBU DAN BAYI PROVINSI JAWA BARAT TAHUN 2009 2013 828 804 850 804 781 5719 4982 5142 4803 4306 0 1000 2000 3000 4000 5000 6000 7000 2009 2010 2011 2012 2013 Ibu Bayi
  14. 14. JUMLAH KEMATIAN IBU PROVINSI JAWA BARAT PER KAB/KOTA BULAN JANUARI - DESEMBER 2013 3 3 6 9 13 14 16 17 17 18 19 23 24 25 27 30 36 37 42 45 46 47 56 60 64 78 0 20 40 60 80 100 Kt. Cirebon Kt. Banjar Subang Kt. Sukabumi Kt. Bogor Kt. Cimahi Kota Tasik Ciamis Kt. Depok Purwakarta Kuningan Sumedang KBB Kt. Bandung Kt. Bekasi Majalengka Tasikmalaya Garut Bekasi Cianjur Indramayu Bandung Cirebon Bogor Karawang Sukabumi Perdarah an, 248 Hipertens i dalam kehamila n, 229 Infeksi, 44 Abortus, 1 Partus Lama, 5 Lain-lain, 254 Jumlah Kasus Kematian Ibu : 781 Jumlah Kasus Kematian Ibu Tertinggi : 78 Jumlah Kasus Kematian Terendah : 3 Jumlah Lahir Hidup : 937,276 Jumlah Lahir Mati : 2,872
  15. 15. ANGKA KEMATIAN IBU (AKI) JAWA BARAT 2013 AKI = 781 X 100.000 937,276 = 83 AKI Jawa Barat : 83 per 100.000 Kelahiran Hidup
  16. 16. No Kode Kab/Kota Kabupaten/Kota JUMLAH KEMATIAN IBU Jumlah Kematian Ibu Sebab Kematian Ibu Perdarahan Hipertensi dalam kehamilan Infeksi Abortus Partus Lama Lain-lain 1 3201 Kab. Bogor 60 26 18 2 0 1 13 2 3202 Kab. Sukabumi 78 37 21 7 0 0 13 3 3203 Kab. Cianjur 45 21 14 3 0 0 7 4 3204 Kab. Bandung 37 21 9 2 0 0 5 5 3205 Kab. Garut 37 13 12 1 0 0 11 6 3206 Kab. Tasikmalaya 36 10 3 2 0 0 21 7 3207 Kab. Ciamis 17 4 2 0 0 0 11 8 3208 Kab. Kuningan 19 6 4 0 0 0 9 9 3209 Kab. Cirebon 56 11 26 5 0 1 13 10 3210 Kab. Majalengka 30 12 11 0 0 1 6 11 3211 Kab. Sumedang 23 8 6 1 0 0 8 12 3212 Kab. Indramayu 46 5 26 2 0 0 13 13 3213 Kab. Subang 6 3 2 0 0 0 1 14 3214 Kab. Purwakarta 18 6 6 0 0 0 6 15 3215 Kab. Karawang 64 18 20 5 0 2 19 16 3216 Kab. Bekasi 42 11 8 1 0 0 22 17 3217 Kab. Bandung Barat 24 9 7 2 0 0 6 18 3271 Kota Bogor 13 3 1 1 0 0 8 19 3272 Kota Sukabumi 9 2 2 2 1 0 2 20 3273 Kota Bandung 25 6 9 0 0 0 10 21 3274 Kota Cirebon 3 0 1 0 0 0 2 22 3275 Kota Bekasi 27 6 1 2 0 0 18 23 3276 Kota Depok 17 4 5 2 0 0 6 24 3277 Kota Cimahi 14 5 2 3 0 0 4 25 3278 Kota Tasikmalaya 16 2 5 1 0 0 8 26 3279 Kota Banjar 3 0 0 0 0 0 3 JUMLAH PROVINSI 765 249 221 44 1 5 245
  17. 17. AKI DAN AKB KARAWANG 2014 AKI 2013: 64 2014: 59 AKB 2013: 187 2014: 170
  18. 18. AKI DAN AKB TUNGGAKJATI 2013 AKI: 2 (Retensi plansenta, penyakit jantung) AKB: 7 (IUFD, Kelainan bawaan) 2014 AKI: 0 AKB: 4 (Asfiksia, IUFD) 2015 AKI:0 AKB: 4 (IUFD, Asfiksia, Kelainan bawaan atresia osephagus)
  19. 19. PENYEBAB AKI DAN AKB TINGGI Penyebab paling sering dijelaskan adalah 3 terlambat dan 4 terlalu. Tiga Terlambat: 1. terlambat mengambil keputusan 2. terlambat sampai di tempat pelayanan dan 3. terlambat mendapatkan pertolongan Empat Terlalu: 1. terlalu tua 2. terlalu muda 3. terlalu banyak 4. terlalu rapat jarak kelahiran
  20. 20. PONED PKM Tunggakjati Pengertian: Pelayanan Obstetri dan Neonatal Emergensi Dasar Tujuan: Menurunkan AKI dan AKB Melayani: Ibu hamil, bersalin dan bayi baru lahir
  21. 21. Visi dan Misi PONED Tunggakjati Visi Terwujudnya Kesehatan Ibu dan Anak yang Mandiri di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Tunggakjati Misi Meningkatkan Pertolongan Persalinan ke Fasilitas Kesehatan Meningkatkan Kualitas dan Kuantitas Pelayanan di Fasilitas Kesehatan Meningkatkan Kemudahan Akses Pelayanan Pertolongan Persalinan
  22. 22. Fasilitas PONED
  23. 23. Hasil Kegiatan PONED 2014 Persalinan: 45 Rujukan: 113 Eklamsi: 1 Mal Presentasi: 6 PEB: 30 KPD: 25 Partus Lama: 7 Retensi plansenta: 1 Gemelli: 2 Anemia: 3 Abortus: 1 Preterm: 1 Post term: 1 PER: 1 Molahidatidosa: 1
  24. 24. EMAS The Expanding Maternal and Neonatal Survival Menyelamatkan Ibu dan Bayi Baru Lahir Program dari USAID (United States Agency for International Development) Tujuan: Berkontribusi dalam penurunan 25 persen angka kematian ibu dan bayi baru lahir Cakupan: 30 kabupaten dan kota, 150 rumah sakit, 300 puskesmas Jangka waktu program: 2011 2016 Sumatra Utara, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Sulawesi Selatan.
  25. 25. FOKUS PERBAIKAN EMAS Sistem yang memberikan pelayanan yang berkualitas, dengan petugas kesehatan di Puskesmas dan rumah sakit yang bertanggung jawab. Koordinasi yang lebih baik antara penyedia layanan kesehatan pemerintah dan swasta serta antara masyarakat dan rumah sakit, terutama selama keadaan gawat darurat. Mengurangi hambatan masalah keuangan agar dapat mengakses pelayanan kesehatan.
  26. 26. Dua Prioritas EMAS Bekerja untuk membuat Rumah Sakit dan Puskesmas agar mampu dan bertanggung jawab dalam menyediakan perawatan berkualitas tinggi pada keadaan gawat-darurat yang terkait dengan ibu dan bayi baru lahir. Membantu untuk memastikan bahwa dalam keadaan gawat-darurat, ibu hamil dan bayi dikirim ke fasilitas kesehatan yang tepat pada waktu yang tepat dan diberikan perawatan yang tepat, dapat menyelamatkan jiwa pada saat dan dalam perjalanan ke Rumah Sakit.
  27. 27. Pendekatan EMAS
  28. 28. Apakah Anda Sudah Mengenal SIJARIEMAS (Sistim informasi jaringan rujukan EMAS) Peran Call center SIJARIEMAS sebagai perantara antara perujuk dan petugas Rumah Sakit, termasuk jika terjadi miss komunikasi antar petugas, dan sebagai pengarah harus ke Rumah Sakit mana pasien dirujuk karena call center mengetahui kapasitas Rumah Sakit baik klinis maupun teknis. Dengan adanya SIJARIEMAS di Karawang maka kami merasa sangat terbantu karena tidak lagi kami berkeliling mencari Rumah Sakit dan ditolak karena alasan teknis (penuh).Maupun terlambat penanganan (klinis).
  29. 29. SISTEM DAN KASUS RUJUKAN BERJENJANG DESA/BPS/PKM NON PONED PONED RSUD / RSU SURAT RJUKAN BIDES&BPM SMS BIDAN /TELPON SMS GATEWAY SMS GATEWAY (081212395555) CALL CENTER (0267 8