Krisis energi !

Preview:

Citation preview

Rafaella Amadea M.

Risya O.P

Laras Salindry

Agrifina Amanda N.

S1 HOSPITALITAS & PARIWISATA

APA ITU KRISIS ENERGI ?

Krisis energi adalah kekurangan (atau peningkatan harga) dalam persediaan sumber daya energi ke

ekonomi. Krisis ini biasanya menunjuk ke kekurangan minyak bumi, listrik, atau sumber daya

alam lainnya.

Krisis ini memiliki akibat pada ekonomi, dengan banyak resesi disebabkan oleh krisis energi

dalam beberapa bentuk. Terutama, kenaikan biaya produksi listrik, yang menyebabkan

naiknya biaya produksi.

BAGAIMANA KRISIS ENERGI DI INDONESIA ???

Krisis energi yang terjadi di dunia juga terjadi di Indonesia. Cadangan energi di indonesia

terutama energi fosil (minyak bumi, batubara)

semakin hari semakin menyusut.

Hal ini juga diperparah dengan pemborosan dalam penggunaan energi fosil. Penduduk yang

semakin meningkat juga menyebabkan ketersediaan akan energi fosil semakin

berkurang karena konsumsi energi per kapita akan meningkat.

Krisis energi adalah masalah yang sangat mendasar di Indonesia, termasuk di dalamnya ialah masalah energi

listrik. Hal ini terjadi karena masih kurangnya pemanfatan sumber daya penghasil energi listrik itu sendiri.

Penyebab Krisis EnergiKrisis energi yang lebih disebabkan oleh kesalahan bangsa kita sendiri.

Berikut adalah beberapa faktor yang menyebabkan bangsa Indonesia mengalami krisis energi:

1. Polusi gas rumah kaca (terutama CO2) akibat pembakaran bahan bakar fosil. Kadar CO2 saat ini disebut sebagai yang tertinggi selama 125,000 tahun belakangan

2. Keserakahan Yang Tak Kunjung Usai Contoh : Dari tahun 1967 Freeport masih mengeksploitasi tanah Papua hingga hari ini.

Beberapa orang bisa membeli gadget lima kali dalam setahun. Perusahaan-perusahaan mobil berkampanye merugikan transportasi umum. Dan kesemuanya tentu adalah sebuah bentuk pemborosan energi (baik dilihat dari sisi modalnya ataupun konsumsinya).

3. Kurangnya perhatian pemerintah untuk mengembangkan sumber energi terbarukan (renewable energy). Sampai saat ini, Indonesia masih saja mengandalkan energi minyak bumi dan gas. Padahal ketersediaan dan produksinya berkurang terus menerus.

4. Penyalahgunaan pemakaian energi.Terdapat penyalahgunaan energi atau lebih

jelasnya kecurangan yang dilakukan oleh beberapa oknum-oknum. Seperti

halnya penimbunan BBM pada saat harga murah dan menjualnya kembali dengan harga mahal

saat terjadinya kelangkaan.

5. Pemborosan energi listrik Contoh :Tidak mencabut charger langsung padastopkontak setelah menggunakannya. Seperti selagi mencharger HP, kipas angin, TV, laptop, setrika.

Dampak Krisis Energi terhadap pariwisata

Menurunnya jumlah wisatawan dikarenakan:a. Harga akomodasi semakin meningkat.

menurut survey, 70% operasi kerja hotel menggunakan BBM, dengan meningkatnya harga BBM dapat mempengaruhi harga akomodasi 20%-30%.b. Harga tiket pesawat meningkat.

Kasus Krisis Energi yang Menimpa Jepang pada Tahun 2011

Gempa dahsyat 9,0 skala Richter yang disusul tsunami, Jumat 11 Maret 2011, tak hanya

menghancurkan kota dan menewaskan ribuan orang, tapi juga memicu petaka lain. Dalam

empat hari, tiga reaktor di instalasi Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Fukushima Dai-ichi meledak. Hal ini menyebabkan krisis listrik dan

radiasi berbahaya dari nuklir.

Alkohol sebagai alternatif bahan bakar fosil di Brazil

Sejak tahun 1970, Brazil telah memiliki program bahan bakar etanol yang menjadikan negara tersebut penghasil etanol kedua terbesar di dunia setelah Amerika Serikat dan eksportir

terbesar dunia.

Program etanol Brazil menggunakan peralatan modern dan bahan baku tebu yang murah

sebagai bahan baku, dan residu yang dihasilkan dari proses tersebut digunakan sebagai sumber

energi untuk proses berikutnya.

Saat ini tidak ada lagi kendaraan pribadi di Brazil yang dijalankan dengan bensin murni. Di akhir tahun 2008 Brazil telah memiliki sedikitnya 35.000 stasiun pengisian bahan bakar dengan sedikitnya satu pompa etanol.

Cara Penanggulangan Krisis EnergiTerlihat bahwa 50% konsumsi energi nasional

Indonesia selama ini berasal dari minyak bumi. Hal ini menunjukkan bahwa bangsa Indonesia masih sangat tergantung pada sumber energi tak terbarukan tersebut. Padahal,cepat atau lambat sumber energi tersebut akan habis. Adapun cara menanggulangi hal tersebut

diantaranya :

1. Mengurangi ketergantungan pada minyak

2. Mencari energi alternatif

Recommended