Definisi Kebijakan Publik

  • View
    18.713

  • Download
    0

Embed Size (px)

Text of Definisi Kebijakan Publik

  • 1. KEBIJAKAN PUBLIKBy : Drs. Siskamto SW, MM

2. Hubungan KonsepFilsafat Pendidikan Kebijakan-PraktikTeori PendidikanTeori Manaj. Pend-Otonomi Daerah- Desentralisasi Pend: MBS-KTSP Visi-misi-fungsi tujuan-program Implementasi Program 3. Kebijakan PublikMerupakan suatu aturan - dibuat pemerintahmerupakan bagian dari keputusan politik untuk mengatasi berbagai persoalan dan isu yang ada & berkembang dimasyarakat Kebijakan publik juga merupakankeputusan yang dibuat oleh pemerintah untuk melakukan pilihan tindakan tertentu(To Do or Not ). 4. Kehidupan Masyarakat Di Wilayah Hukum Negara Negara memengang penuh tanggung jawabharus mampu menyelesaikan permasalahan.Kebijakan publikdibuat dan dikeluarkan diharapkan dapat menjadi solusi nya Tujuan Kebijakan Publik :mengatasi permasalahan yang muncul dalam kegiatan tertentuyang dilakukan oleh instansi pemerintah dalam rangka penyelenggaraan pemerintahan(Mustopadidjaja, 2002). 5. DEVINISI KEBIJAKANPUBLIK John LockeMENURUT PAKARFrancis Bacon 6. Thomas R. Dye (1981)Kebijakan publik adalah apa yang tidak dilakukanmaupundilakukan olehpemerintah.Pengertian ini memiliki ruang lingkup yangsangat luas.Selain itu, kajiannya yang hanyaterfokus pada negara sebagai pokok kajian. Easton (1969)Pengalokasian nilai-nilai kekuasaan untuk seluruhmasyarakat yang keberadaannya mengikat.Dalam pengertian ini hanya pemerintah yangdapat melakukan sesuatu tindakan kepadamasyarakat dan tindakan tersebut merupakanbentuk dari sesuatu yang dipilih oleh pemerintahyang merupakan bentuk dari pengalokasian nilai-nilai kepada masyarakat. 7. Anderson (1975)Kebijakan yang dibangun oleh badan & pejabatpemerintah, di mana implikasi nya : 1. Selalu punya tujuan tertentu atau tindakan yang berorientasi pada tujuan;2Berisi tindakan-tindakan pemerintah;3Mrpkn apa yang benar dilakukan & bukan mrpkn apa yg masih dimaksudkan utk dilakukan;4kebijakan publik bisa bersifat positif : tindakan pemerintah mengenai segala sesuatu masalah tertentu, atau Bersifat negatif : keputusan pemerintah untuk tidak melakukan sesuatu;5. kebijakan positif : didasarkan per-UU yang bersifat mengikat dan memaksa. 8. Dye (1978) Kebijakan publik Whatever governments choose todo or not to do., yaitu segala sesuatu atau apapunyang dipilih oleh pemerintah untuk dilakukan atautidak dilakukan. Upaya apa utk mengetahui sesungguhnya yangdilakukan,Mengapa mereka melakukannya, danApa yang menyebabkan mereka melakukannya secaraberbeda-beda. Bila memilih melakukan tindakan, tindakan tersebutharus memiliki tujuan. harus meliputi semuatindakan pemerintah, bukan keinginan pejabat saja. Termasukkebijakan publik karena mempunyaipengaruh besar 9. David Easton Public policy : The authoritative allocation ofvalue for the whole society, but it turns outthat only the government can authoritativelyact on the whole society, and everything thegovernment choosed do or not to do result inthe allocation of values. Maksudnya, public policy tidak hanya berupaapa yang dilakukan oleh pemerintah, akantetapi juga apa yang tidak dikerjakan olehpemerintah karena keduanya sama-samamembutuhkan alasan - alasan yang harusdipertanggung-jawabkan. 10. Chief J.O. Udoji (1981) An sanctioned course of actionaddressed to a particular problem orgroup of related problems that affectsociety at large.Suatu tindakan bersanksi yang mengarahpadasuatutujuantertentu yangdiarahkan pada suatu masalah atausekelompok masalah tertentu yangsaling berkaitan yang mempengaruhisebagian besar warga masyarakat. 11. Jonnes (1977)Memandang kebijakan publik sebagaisuatu kelanjutan kegiatan pemerintah dimasa lalu dengan hanya mengubahnyasedikit demi sedikit. 12. EdwardWhat governments say and do, or do not do. It is thegoals or purposes of governments programs.Maksudnya, apa yang dinyatakan dan dilakukan atautidak dilakukan oleh pemerintah termasuk kebijakanpublik.Merujuk pada definisi di atas, kebijakan publik tampilsebagai sasaran atau tujuan program-program.Kebijakan publik dapat diterapkan secara jelas dalamper-UU berbentuk pidato pejabat pemerintah atauberupa program dan tindakan yang dilakukanpemerintah. 13. Chandler dan Plano (1988) Pemanfaatan hal strategis terhadap sumberdaya yang ada untuk memecahkan masalahpublik atau pemerintah. Bentuk intervensi yang dilakukan secaraterus-menerus oleh pemerintah demikepentingan kelompokyangkurangberuntung dalam masyarakat agar merekadapat hidup, dan ikut berpartisipasi dalampembangunan secara luas. 14. Woll(1966) Sejumlah aktivitas pemerintah untuk memecahkanmasalah di masy, secara langsung mp melaluilembaga yang mempengaruhi kehidupan masyarakat. Dalam pelaksanaannya terdapat tiga tingkatpengaruh yaitu:1) adanya pilihan kebijakan atau keputusan yangdibuat oleh politisi, pegawai pemerintah atauyang lainnya yang bertujuan menggunakankekuatan publik ;2) adanya output kebijakan, di mana kebijakanyang diterapkan pada level ini menuntut pemerintahuntuk melakukan pengaturan,penganggaran,pembentukanpersonil danmembuat regulasi dalam bentukprogram ;3) adanya dampak kebijakan yang merupakan efekpilihankebijakan. 15. Hakim (2003)Studi Kebijakan Publik mempelajarikeputusan pemerintah dalam mengatasisuatu masalah yang menjadi perhatianpublik.Beberapa permasalahan yang dihadapidisebabkan kegagalan birokrasi dalammemberikan pelayanan dan menyelesaikanpersoalan publik.Mis : information, complex sideeffects, motivation, second besttheory, implementation 16. Stratifikasi Kebijakan 17. 3 stratifikasi kebijakan publik Kebijakan umum (strategi),kebijakan manajerial, dankebijakan teknis operasional. Dari Sudut Manajemen,Proses kerja kebijakan publik dapat dipandangSebagai serangkaian kegiatanmeliputi : (a) pembuatan kebijakan, (b) pelaksanaan dan pengendalian, serta (c) evaluasi kebijakan. 18. Success is not given, You create success,You are success,God does not create junks! You possess all the resources to succeed 19. Paradigma Kebijakan Publik dalam Empowerment :Lama- EmpowermentNasionalMik ro Makro MessoRegional Messo Mikro Lokal MakroHidden Kelas OpenSentralistik & seragamOtonom dan Beragam @design created by:Siskamto.sw.Unninus,2010 20. Proses analisis kebijakan :serangkaian aktivitas proses kegiatanyang bersifat politis. Diartikan proses pembuatan kebijakan dan divisualisasikan serangkaian tahap yang saling tergantung, yaitu :(a) penyusunan agenda, (b) formulasi kebijakan, (c) adopsi kebijakan, (d) implementasi kebijakan, dan (e) penilaian kebijakan.Menurut Dunn (1994), 21. variabel yang berhubungan . 22. 7 Tahap Formulasi Kebijakan Pengkajian Persoalan. Tujuannya adalah untukmenemukan dan memahami hakekat persoalan darisuatu permasalahan dan kemudian merumuskannyadalam hubungan sebab akibat. Penentuan tujuan. Adalah tahapan untukmenentukan tujuan yang hendak dicapai melaluikebijakan publik yang segera akan diformulasikan. Perumusan Alternatif. Alternatif adalahsejumlah solusi pemecahan masalah yang mungkindiaplikasikan untuk mencapai tujuan yang telahditentukan. Penyusunan Model. Model adalahpenyederhanaan dan kenyataan persoalan yangdihadapi yang diwujudkan dalam hubungan kausal.Model dapat dibangun dalam berbagai bentuk,misalnya model skematik, model matematika, modelfisik, model simbolik, dan lain-lain. 23. Penentuan kriteria.Analisis kebijakan memerlukan kriteria yang jelas dankonsisten untuk menilai alternatif kebijakan yangditawarkan. Kriteria yang dapat dipergunakan antaralain kriteria ekonomi, hukum, politik, teknis,administrasi, peranserta masyarakat, dan lain-lain. Penilaian Alternatif.Penilaian alternatif dilakukan dengan menggunakankriteria dengan tujuan untuk mendapatkan gambaranlebih jauh mengenai tingkat efektivitas dan kelayakansetiap alternatif dalam pencapaian tujuan. Perumusan Rekomendasi.Rekomendasi disusun berdasarkan hasil penilaianalternatif kebijakan yang diperkirakan akan dapatmencapai tujuan secara optimal dan dengankemungkinan dampak yang sekecil-kecilnya. 24. Terima Kasih 25. Kita Buka Mata, Telinga, Hati & Perhatian KitaUntuk Melihat Negeri Yg Kita Cintai Ini,Semoga Implementasi Kebijakan Membawa Perubahan Menuju Kehidupan Yang Lebih Baik.