Denyut Nadi Dan Tekanan Darah

  • View
    70

  • Download
    0

Embed Size (px)

DESCRIPTION

keren

Transcript

LAPORAN PRAKTIKUM ANFISMANDENYUT NADI DAN TEKANAN DARAH

NAMA KELOMPOK I / KP J :1. Putu Agus Andika P.(110114511)2. Muhammad Helmi(110114509)3. Nuriana Fajar P(110114502)4. Anik Faradinah S(110114497)5. Fatimatus Zehroh(110114477) 6. Handriana Estorina A(110114493)7. Dwi Astrini Hatta(110114491)8. Belinda Asda Maulida (110114492)

FAKULTAS FARMASI UNIVERSITAS SURABAYA2014

Denyut Nadi dan Tekanan Darah 23

KATA PENGANTAR

Puji syukur kami persembahkan atas kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, yang telah memberikan rahmat dan petunjuk-Nya, sehingga kami dapat menyelesaikan penulisan makalah yang berjudul Denyut Nadi dan Tekanan Darah dari sumber yang berbeda dengan baik.Sebelumnya, kami mengucapkan banyak terima kasih kepada Dosen Pembimbing yang telah memberikan tugas ini dan yang telah membimbing kami dalam penyelesaian tugas kelompok ini, sehingga kami dapat menyelesaikan dengan baik.Kami menyadari berbagai kelemahan dan keterbatasan yang ada, sehingga terbuka kemungkinan terjadinya kesalahan dalam penulisan makalah ini. Kami sangat memerlukan kritik dan saran yang membangun dari para pembaca makalah ini, terutama Dosen Pembimbing untuk penyempurnaan makalah ini.Demikianlah yang dapat kami sampaikan, kami berharap semoga makalah ini bermanfaat bagi siapapun yang membacanya.

Surabaya, Oktober 2014

Penulis

DAFTAR ISI

Kata pengantariDaftar isiiiBAB I. PENDAHULUANI. Dasar teori1II. Tujuan10III. Rumusan masalah10BAB II. METODE KERJAI. Sarana11II. Prosedur kerja11BAB III. HASIL PRAKTIKUM15BAB IV. PEMBASAHAN19BAB V. PENUTUPKesimpulan24Daftar Pustaka

Denyut Nadi dan Tekanan Darah 1

BAB IPENDAHULUAN

I. DASAR TEORI1. Denyut JantungDenyut jantung adalah jumlah denyutan jantung per satuan waktu, biasanya per menit. Denyut jantung didasarkan pada jumlah kontraksi ventrikel (bilik bawah jantung). Denyut jantung mungkin terlalu cepat (takikardia) atau terlalu lambat (bradikardia). Denyut nadi adalah denyutan arteri dari gelombang darah yang mengalir melalui pembuluh darah sebagai akibat dari denyutan jantung. Denyut dapat dirasakan di titik manapun yang arterinya terletak dekat permukaan kulit dan dibantali dengan sesuatu yang keras. Arteri yang biasa teraba adalah arteri radial pada pergelangan tangan. Dua bunyi jantung sebanding dengan satu denyut nadi. Frekuensi denyut nadi memberikan informasi mengenai kerja jantung, pembuluh darah, dan sirkulasi.Denyut jantung yang optimal untuk setiap individu berbeda-beda tergantung pada kapan waktu mengukur detak jantung tersebut (saat istirahat atau setelah berolahraga). Variasi dalam detak jantung sesuai dengan jumlah oksigen yang diperlukan oleh tubuh saat itu. Detak jantung atau juga dikenal dengan denyut nadi adalah tanda penting dalam bidang medis yang bermanfaat untuk mengevaluasi dengan cepat kesehatan atau mengetahui kebugaran seseorang secara umum.Macam-macam Denyut Nadi, antara lain : Denyut Nadi Maksimal (Maximal Heart Rate) Denyut nadi maksimal adalah maksimal denyut nadi yang dapat dilakukan pada saat melakukan aktivitas maksimal. Denyut Nadi LatihanDenyut nadi latihan dilakukan pengukuran setelah menyelesaikan satu set latihan dan ini bisa memantau intensitas latihan yang telah ditetapkan sebelumnya.

Denyut Nadi Istirahat (Resting Heart Rate)Denyut nadi istirahat adalah denyut nadi yang diukur saat istirahat dan tidak setelah melakukan aktivitas. Pengukuran denyut nadi ini dapat menggambarkan tingkat kesegaran jasmani seseorang. Pengukuran ini dilakukan selama 10 sampai 15 detik. Denyut Nadi Pemulihan (Recovery Heart Rate)Denyut nadi pemulihan adalah jumlah denyut nadi per menit yang diukur setelah istirahat 2 sampai 5 menit. Pengukuran ini diperlukan untuk melihat seberapa cepat kemampuan tubuh seseorang melakukan pemulihan setelah melakukan aktivitas yang berat.Denyut jantung yang normal yakni berkisar antara 60 - 100 kali per menit, dengan rata rata denyutan 75 kali per menit. Sedangkan untuk denyut jantung lambat (Bradikardia) frekuensinya kurang dari 60 kali per menit dan untuk denyut jantung yang cepat (Takikardia) frekuensinya lebih dari 100 kali per menit. Nadi adalah denyut nadi yang teraba pada dinding pembuluh darah arteri yang berdasarkan sistol dan distole dari jantung.Cara menghitung denyut nadi seseorang adalah dengan cara meletakkan ujung jari 2, 3, dan 4 yang diletakkan rapat sejajar pada pergelangan tangan kanan (jangan menggunakan ibu jari), atau meraba daerah leher disamping tenggorokan, atau dapat juga dengan secara langsung menempelkan telinga pada dada orang yang akan diperiksa untuk mendengar detak jantungnya.Denyut nadi pada orang yang sedang berisitirahat adalah sekita 60 80 per menit untuk orang dewasa, 80 100 per menit untuk anak-anak, dan 100 140 per menit pada bayi. Namun denyut nadi bisa lebih cepat jika seseorang dalam keadaan ketakutan, habis berolah raga, atau sakit. Umumnya denyut nadi akan meningkat sekitar 20 kali per menit untuk setiap satu derajat celcius penderita sakit panas.Denyut nadi yang terlalu cepat, terlalu lambat, atau tidak beraturan dapat berarti gangguan pada jantung. Jika jumlah denyut nadi di bawah kondisi normal, maka disebut Bradicardi. Sedangakan jika jumlah denyut nadi di atas kondisi normal, maka disebut Tachicardi.2. Tekanan DarahTekanan darah adalah daya dorong darah ke semua arah pada seluruh permukaan yang tertutup, yaitu pada dinding bagian dalam jantung dan pembuluh darah. Tekanan darah berasal dari aksi pemompaan jantung memberikan tekanan yang mendorong darah melewati pembuluh - pembuluh. Darah mengalir melalui sistem pembuluh tertutup karena ada perbedaan tekanan atau gradien tekanan antara ventrikel kiri dan atrium kanan.Tekanan ventrikuler kiri berubah dari setinggi 120 mmHg saat sistole sampai serendah 0 mmHg saat diastole. Tekanan aorta berubah dari setinggi 120 mmHg saat sistole sampai serendah 80 mmHg, tekanan diastole tetap dipertahankan dalam arteri karena adanya efek lontar balik dari dinding elastis aorta. Rata-rata tekanan aorta adalah 100 mmHg. Tekanan sistole adalah tekanan ke atas pembuluh arteri akibat denyutan jantung . Sedangkan tekanan diastole adalah tekanan saat jantung beristirahat di antara pemompaan.Perubahan tekanan sirkulasi sistemik yaitu darah mengalir dari aorta (dengan tekanan 100 mmHg menuju arteri dengan perubahan tekanan dari 100 mmHg sampai 40 mmHg) ke arteriol (dengan tekanan 25 mmHg di ujung arteri sampai 10 mmHg di ujung vena) masuk ke vena (dengan perubahan tekanan dari 10 mmHg sampai ke 5 mmHg) menuju ke vena cava superior dan inferior (dengan tekanan 2 mmHg) dan sampai ke atrium kanan (dengan tekanan 0 mmHg).Tekanan darah dalam kehidupan seseorang bervariasi secara alami. Bayi dan anak-anak secara normal memiliki tekanan darah yang jauh lebih rendah daripada orang dewasa. Tekanan darah juga dipengaruhi oleh aktivitas fisik, dimana akan lebih tinggi pada saat melakukan aktivitas dan lebih rendah ketika beristirahat. Tekanan darah dalam satu hari juga berbeda, paling tinggi di waktu pagi hari dan paling rendah pada saat tidur malam hari. Bila tekanan darah diketahui lebih tinggi dari biasanya secara berkelanjutan, orang itu dikatakan mengalami masalah darah tinggi (Hipertensi). Penderita darah tinggi mesti sekurang-kurangnya mempunyai tiga bacaan tekanan darah yang melebihi 140/90 mmHg saat istirahat. Faktor-faktor yang mempengaruhi tekanan darah pada orang yang rata-rata sehat antara lain: Faktor Fisiologis :a. Curah jantung, tekanan darah berbanding lurus dengan curah jantung (ditentukan berdasarkan isi sekuncup dan frekuensi jantungnya). Semakin tinggi curah jantung maka tekanan darah semakin meningkat.b. Kelenturan dinding arteri.c. Volume darah, semakin besar volume darah maka semakin tinggi tekanan darah.d. Viskositas darah, semakin banyak kandungan protein dan sel darah dalam plasma, semakin besar tahanan terhadap aliran darah sehingga tekanan darah akan meningkat.e. Panjang pembuluh. Semakin panjang pembuluh, semakin besar tahanan terhadap aliran darah sehingga tekanan darah akan meningkat. Faktor Sosiologis :a. Usia, tekanan darah akan bertambah secara berangsur-angsur sampai masa puber. Pada usia 20 tahun, tekanan darah rata-rata normal biasanya 120/80 mmHg.b. Aktivitas, adanya aktivitas yang dilakukan seperti berolahraga atau melakukan kegiatan-kegiatan yang berat akan menaikkan tekanan darah karena tubuh membutuhkan energi sehingga membutuhkan aliran untuk menyuplai oksigen dan nutrisi.c. Posisi Tubuh, orang yang berbaring memiliki tekanan darah yang lebih kecil dibandingkan saat duduk atau berdiri, hal ini disebabkan karena usaha yang dilakukan oleh jantung untuk memompa darah lebih kecil jika dibandingkan dengan posisi tubuh saat duduk maupun berdiri. Pada saat berbaring letak jantung berada sejajar dengan tubuh sehingga tidak dipengaruhi oleh gravitasi bumi. Pada saat duduk tubuh berada pada posisi vertikal, sehingga jantung harus memompa darah lebih keras. Pada saat berdiri akan didapatkan denyut nadi dan tekanan darah tertinggi karena energi yang dibutuhkan oleh tubuh untuk berdiri lebih besar jika dibandingkan dengan energi pada saat posisi berbaring maupun duduk karena tekanan darah arteri berpusat dikaki dan mendapat tambahan tekanan hidrostatis kolom darah dibadan, sedangkan dikepala tidak. Tekanan yang didapat juga akan lebih tinggi karena lebih melawan arah gravitasi.d. Emosi . Perasaan emosi seperti marah, takut, dan gembira umumnya akan dapat menyebabkan kenaikan tekanan darah karena hal ini diakibatkan oleh terangsangnya saraf parasimpatis.e. Jenis kelamin. Pria biasanya memiliki tekanan darah yang lebih tinggi dibandingkan dengan wanita pada usia yang sama. Dan wanita cenderung memiliki tekanan darah rendah karena komposisi lemak pada tubuhnya lebih banyak sehingga membutuhkan oksigen lebih banyak untuk pembakaran.

Dari kontraksi dan relaksasi yang dilakukan jantung aliran darah yang masuk ke dalam arteri mengakibatkan tekanan