of 74/74
1 BAB I PENDAHULUAN A. Pengertian KKN STEI Hamfara 1. Dasar Pemikiran Penyelenggaraan Kuliah Kerja Nyata (KKN) dilandasi oleh beberapa dasar pemikiran: a. Perguruan Tinggi memiliki tugas melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang meliputi: Pendidikan, Pengajaran, Penelitian, dan Pengabdian Masyarakat. b. Pengabdian pada masyarakat sebagai bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi itu diperlukan oleh masyarakat dalam pembangunan. c. KKN merupakan kegiatan intrakulikuler sebagai bagian dari pengabdian perguruan tinggi pada masyarakat. 2. Pengertian KKN Pengertian KKN sebagai sebuah kegiatan belajar mengajar (KBM) sama saja dengan KBM suatu matakuliah. Bahwa pada penyelenggaraan KBM mesti ada ruang pembelajaran, ada pengajar, ada materi pembelajaran, dan ada fasilitas teknologi pembelajaran. KBM suatu mata kuliah ruang pembelajarannya adalah kelas, pengajar adalah dosen, materi pembelajaran adalah mata kuliah terjadwal, serta fasilitas teknologi pembelajarannya, bisa dengan menggunakan dual laptop,

LAPORAN KKN KELOMPOK 6 -Siap Print

  • View
    83

  • Download
    4

Embed Size (px)

Text of LAPORAN KKN KELOMPOK 6 -Siap Print

  • 1

    BAB I

    PENDAHULUAN

    A. Pengertian KKN STEI Hamfara

    1. Dasar Pemikiran

    Penyelenggaraan Kuliah Kerja Nyata (KKN) dilandasi oleh beberapa

    dasar pemikiran:

    a. Perguruan Tinggi memiliki tugas melaksanakan Tri Dharma

    Perguruan Tinggi yang meliputi: Pendidikan, Pengajaran,

    Penelitian, dan Pengabdian Masyarakat.

    b. Pengabdian pada masyarakat sebagai bagian dari Tri Dharma

    Perguruan Tinggi itu diperlukan oleh masyarakat dalam

    pembangunan.

    c. KKN merupakan kegiatan intrakulikuler sebagai bagian dari

    pengabdian perguruan tinggi pada masyarakat.

    2. Pengertian KKN

    Pengertian KKN sebagai sebuah kegiatan belajar mengajar

    (KBM) sama saja dengan KBM suatu matakuliah. Bahwa pada

    penyelenggaraan KBM mesti ada ruang pembelajaran, ada pengajar, ada

    materi pembelajaran, dan ada fasilitas teknologi pembelajaran. KBM

    suatu mata kuliah ruang pembelajarannya adalah kelas, pengajar adalah

    dosen, materi pembelajaran adalah mata kuliah terjadwal, serta fasilitas

    teknologi pembelajarannya, bisa dengan menggunakan dual laptop,

  • 2

    LCD, CD, atau bahkan cukup whiteboard, penghapus papan tulis serta

    spidol. KBM di KKN, mata kuliahnya dapat berupa budaya lokal

    (masyarakat), adat istiadat, atau kearifan lokal. Pengajarnya adalah

    masyarakat dan/atau kepala wilayah setempat, ruang pembelajarannya

    adalah struktur geografis dusun/desa, struktur demografis penduduk,

    dan psikografis masyarakat. Teknologi pembelajaran di KKN adalah

    semua model fasilitas pendampingan yang pas untuk memahamkan

    persoalan masyarakat dan pemecahannya.

    Pengertian KKN sebagai sebuah kegiatan pengabdian pada

    masyarakat, maka peserta, dalam hal ini mahasiswa, mengabdikan

    potensinya untuk membantu atau melayani masyarakat dalam

    perencanaan pembangunan dan berlaku sebagai sinterklas yang datang

    ke dusun/desa untuk memberikan kebutuhan material pembangunan.

    Mahasiswa membantu sisi perencanaan, seperti pembuatan proposal dan

    penyebarannya ke pihak-pihak yang dikehendaki masyarakat. Dengan

    kata lain bentuk pengabdian masyarakat bersifat pendampingan.

    Di ranah pengertian lain, KKN merupakan bagian integral dari

    proses pendidikan yang memiliki ciri-ciri khusus. Karenanya sistem

    penyelenggaraannya memerlukan landasan ideal yang akan

    memberikan gambaran serta pengertian yang utuh tentang apa,

    bagaimana, serta untuk apa KKN diselenggarakan. Landasan ini akan

    memberikan petunjuk serta mengendalikan pola pikir dan pola tindakan

    dalam setiap proses penyelenggaraan KKN yang pada gilirannya akan

    membedakannya dari bentuk-bentuk kegiatan yang bukan KKN.

  • 3

    3. Dasar Pelaksanaan KKN

    Landasan yuridis pelaksanaan KKN antara lain:

    a. UU No.2 tahun 1999 tentang Sistem Pendidikan Nasional.

    b. Peraturan Pemerintah No.30 tahun 1990 tentang Pendidikan Tinggi.

    c. Pedoman KKN dari Departemen Pendidikan Nasional dan

    Departemen Agama RI.

    4. Tujuan KKN

    KKN adalah program intrakurikuler dengan tujuan utama untuk

    memberikan pendidikan pelengkap kepada mahasiswa. Dan, oleh

    karena pelaksanaan KKN di tengah masyarakat serta memerlukan

    keterlibatan aktif warga masyarakat, maka realisasinya kehadiran KKN

    mampu mengkontribusi manfaat atau nilai tambah pada masyarakat.

    Dengan demikian maka KKN memiliki tujuan, disamping memberikan

    pendidikan pelengkap bagi mahasiswa juga membantu masyarakat

    melancarkan pembangunan wilayah. Sehingga diharapkan melalui

    KKN akan terlihat bahwa perguruan tinggi bukanlah sesuatu yang

    terpisah dari masyarakat. Melalui KKN diharapkan terjadi simbiosa

    mutualisma atau saling memberi manfaat antara perguruan tinggi

    sebagai produk ilmu pengetahuan, teknologi dan seni.

    Sekaitan dengan itu, maka secara tersirat tujuan yang harus

    dicapai dari program KKN adalah:

    a. Memberikan pengalaman belajar tentang pembangunan masyarakat,

    materiil dan spirituil, serta pengalaman kerja nyata pembangunan.

  • 4

    b. Memperluas wawasan tentang pembangunan masyarakat, bangsa,

    dan negara serta lebih mendewasakan kepribadian.

    c. Memicu dan memacu atau memotivasi kemandirian dan kepedulian

    masyarakat pada proses pembanguan wilayah (desa), bangsa, dan

    negara.

    d. Mendekatkan perguruan tinggi pada masayarakat.

    5. Manfaat KKN

    KKN memberikan manfaat kepada masyarakat, mahasiswa dan

    STEI Hamfara. Kepada pihak-pihak itu KKN diarahkan agar dapat

    memberikan manfaat sebagai berikut:

    a. Bagi masyarakat, KKN memberi dorongan, inovasi yang teraplikasi

    diantaranya dalam bentuk alternatif pemecahan masalah sosial.

    b. Bagi mahasiswa, KKN merupakan wahana untuk menemukan

    makna belajar di masyarakat untuk pengembangan profesionalisme

    bagi dirinya sesuai bidang keilmuan.

    c. Bagi STEI Hamfara merupakan media sosialisasi antar

    kelembagaan, termasuk masyarakat agar terjadi integrasi antara

    STEI Hamfara dengan lingkungannya.

    6. Pelaksanaan KKN

    Pelaksanaan KKN STEI Hamfara Tahun Bakti 2016

    diselenggarakan pada tanggal 18 Juli 20 Agustus 2016 di enam (6)

    dusun terpilih yang ada di Desa Sendangrejo, Kecamatan Minggir,

  • 5

    Kabupaten Sleman. Dusun yang menjadi Objek KKN STEI Hamfara

    Tahun Bakti 2016 antara lain:

    a. Dusun Jaten

    b. Dusun Jarakan

    c. Dusun Ngaranan

    d. Dusun Balangan

    e. Dusun Kedung Prahu

    f. Dusun Ngepringan II

    Kelompok KKN VI STEI Hamfara Tahun Bakti 2016

    melaksanakan program kerja KKN atau pemberdayaan masyarakat di

    Dusun Ngepringan II. Secara teknis yang dilakukan adalah sebagai

    berikut:

    a. Persiapan

    Persiapan (prepare) adalah tahap pra kegiatan yang berkaitan

    dengan segala sesuatu bersifat kesiapan pelaksanaan Kuliah Kerja

    Nyata yaitu meliputi:

    - Menyusun pola dasar sesuai dengan pola pengembangan

    Kuliah Kerja Nyata (KKN) dan program KKN STEI Hamfara.

    - Menentukan daerah lokasi Kuliah Kerja Nyata dan sasaran

    komunitas selanjutnya dikonsultasikan, diproses perijinannya ke

    pemerintah daerah sesuai dengan sistem birokrasi yang berlaku.

  • 6

    - Melakukan konsultasi dan pendekatan sosial kepada pihak

    internal maupun ekstenal kampus.

    - Melakukan observasi ke daerah lokasi Kuliah Kerja Nyata

    sebagai studi pendahuluan oleh LP3M beserta perwakilan

    kelompok Kuliah Kerja Nyata.

    - Menyusun panduan pelaksanaan berdasarkan pola dasar dan

    dilengkapi dengan hasil studi pendahuluan konsultasi.

    - Menyediakan berbagai bahan dan alat yang diperlukan untuk

    kelancaran pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata.

    - Menentukan dan mendaftarkan calon peserta Kuliah Kerja

    Nyata yang memenuhi persyaratan administrasi akademik.

    b. Pembekalan/Pelatihan

    - Pengertian Pembekalan

    Pembekalan merupakan satu kegiatan yang dimaksudkan untuk

    memberikan informasi, pengetahuan, dan keterampilan kepada

    mahasiswa calon peserta KKN sebelum terjun di lapangan.

    - Tujuan Pembekalan

    Memberikan bekal kepada peserta KKN beberapa

    pengetahuan tentang wawasan sosial kemasyarakatan

    maupun keterampilan praktis problem solving yang terjadi di

    masyarakat/komunitas KKN.

  • 7

    Melakukan kondisional kesiapan mental calon peserta

    sebelum melakukan tugas di lapangan.

    - Materi pembekalan

    Materi pembekalan merupakan paket pengetahuan yang sesuai

    dengan masalah yang berkaitan dengan pembangunan

    masyarakat dusun/desa lokasi Kuliah Kerja Nyata. Materi

    pembekalan meliputi:

    1. Wawasan Kuliah Kerja Nyata

    a) Visi, Misi dan Tujuan Kuliah Kerja Nyata STEI

    Hamfara.

    b) Sejarah, Pengertian, Tujuan, Dasar Pemikiran, dan

    Status Akademik.

    c) Perencanaan Program dan Penyusunan Laporan.

    d) Prospek arah dan Pengembangan Program atau Kegiatan

    Kuliah Kerja Nyata STEI Hamfara.

    2. Wawasan Keagamaan

    a) Membangun masyarakat dakwah dan membangun

    dakwah masyarakat.

    b) Optimalisasi peran masjid sebagai pusat dakwah.

    c) Tuntunan Keluarga Sakinah.

    d) Kepribadian muslim (syakhsiyyahislamiyyah)

  • 8

    3. Wawasan Metodis

    a) Aplikasi metodologi penelitian survei dan pelaksanaan

    KKN.

    b) Perencanaan program Kegiatan KKN.

    c) Kerangka kerja logis.

    d) Mengatasi konflik.

    e) Teknik rekayasa sosial sebagai startegi pemberdayaan

    masyarakat.

    4. Wawasan Sosial Budaya

    a) Sosiologi pedesaan.

    b) Pembangunan masyarakat desa.

    c) Pemerintahan dalam otonomi daerah.

    d) Wawasan budaya dan perubahan social.

    e) Peranan mahasiswa dalam pembinaan keamanan

    ketertiban masyarakat.

    5. Keterampilan Dan Program Khusus

    a) Penyusunan/Pembuatan proposal fund rising.

    b) Advokasi hokum.

    c) Strategi dakwah Islam.

    d) Administrasi pemerintahan desa.

  • 9

    e) Perbaikan Ekonomi dalam Perspektif Islam.

    f) Kewirausahaan berbasis pedesaan.

    g) Etika bisnis islam.

    Berikut materi pembekalan Kuliah Kerja Nyata (KKN)

    Angkatan ke-VIII 2016 :

    No Topik Pembekalan Pemateri

    1. Rencana Strategik Pembangunan

    Kemandirian Desa di Kabupaten

    Sleman Berbasis Dana Desa

    Erni Maryatun, SIP.,

    MSI

    2. Kebijakan Pemerintah Daerah

    Terkait Arah Pengembangan

    Sentra Industri UMKM

    Hery., ST.

    3. Kebijakan Pemda Sleman Terkait

    Pengembangan Tatasosial dan

    Budaya Masyarakat Menuju

    Sleman Sembada

    Drs. Untoro

    Budiharjo, MM

    4. Mendisain Program KKN

    Kreaktif untuk Merespon

    Tatakelola Ekonomi Kreatif

    Masyarakat Berbasis Islamic

    Bussines Etics

    Salihah Khairawati

    S,Ag,. MM

  • 10

    Tabel 1.0: Materi pembekalan peserta KKN STEI Hamfara tahun 2016

    - Pelaksanaan Pembekalan

    Pelaksanaan pembekalan dilakukan selama dua hari, yaitu pada

    tanggal 10-11 Juni 2016.

    - Waktu

    Waktu untuk pembekalan setara dengan bobot perkuliahan

    praktikum 1 SKS di STEI Hamfara, yakni 90 menit dalam 8 kali

    tatap muka. Pada Kuliah Kerja Nyata STEI Hamfara tahun bakti

    2016, pembekalan dilakukan selama 1 jam 50 menit untuk satu

    materi.

    - Pemberi Materi/Narasumber

    Pemberi materi atau narasumber memberi pembekalan terdiri

    dari dosen STEI Hamfara dan pemerintah daerah.

    - Metode

    Pembekalan dilakukan dengan metode ceramah, tanya jawab,

    diskusi, diskusi panel, penugasan, dan lain sebagainya.

    5. Merancang Program Dakwah

    Islamiyah Berbasis Community

    Developmentdalam KKN

    Yuana Tri Utomo.,

    SEI., MSI

    6. Sukses KKN Membangun

    Kemandirian Ekonomi Dusun

    yang Semakin Kuat

    Ir. Sugeng Nugroho

    Hadi., MM

  • 11

    - Tata Tertib Pembekalan

    1. Semua calon peserta KKN wajib (fardlu ain) untuk

    mengikuti pembekalan KKN dari permulaan sampai selesai.

    2. Pada pelaksanaan pembekalan, calon peserta KKN atau

    peserta pembekalan sudah siap di ruangan pembekalan 15

    menit sebelum acara dimulai.

    3. Setiap peserta pembekalan KKN yang mengalami

    keterlambatan lebih dari 10 menit tidak diperkenankan

    menandatangani daftar presensi dan dinyatakan tidak

    mengikuti pembekalan.

    4. Setiap peserta pembekalan menandatangani presensi per sesi

    pembekalan.

    5. Peserta pembekalan yang selama sehari tidak

    menandatangani presensi tanpa alasan dinyatakan

    mengundurkan diri sebagai peserta KKN.

    6. Berpakaian rapi sopan, Islami sesuai ketentuan STEI

    Hamfara serta menjaga ketertiban selama pembekalan

    berlangsung.

    7. Peserta tidak diperkenankan memakai sandal, kaos dan tidak

    diperbolehkan merokok selama pembekalan.

    8. Setelah mengikuti pembekalan peserta ditugaskan membuat

    ringkasan materi pembekalan.

  • 12

    9. Peserta pembekalan yang tidak mengindahkan tata tertib

    akan diberikan sanksi.

    10. Peserta pembekalan harus mengikuti ujian pembekalan

    setelah pelaksanaan pembekalan selesai.Semua calon

    peserta KKN (Kuliah Kerja Nyata) wajib mengikuti

    pembekalan dari permulaan hingga selesai.

    - Evaluasi Pembekalan

    Setelah selesai disampaikan satu materi pembekalan/pelatihan

    maka akan dilakukan evaluasi kepada peserta untuk mengetahui

    sejauh mana penugasan yang diperoleh dari materi pembekalan

    yang telah dilakukan. Evaluasi pembekalan meliputi empat

    komponen pokok yakni:

    a. Keaktifan peserta mengikuti pembekalan.

    b. Kedisiplinan mengikuti kegiatan pembekalan.

    c. Akhlak (etika) peserta selama mengikuti pembekalan.

    d. Kemampuan memahami materi pembekalan.

    6. Kegiatan di Lapangan

    Kegiatan dilapangan setidaknya mempresentasikan kegiatan

    berikut:

    a. Orientasi dusun/daerah Kuliah Kerja Nyata

    b. Penerjunan kelompok kerja nyata di Desa Sendanrgejo,

    Minggir, Sleman

  • 13

    c. Penyusunan program kegiatan nyata: individual, kelompok

    kerja dan lintas kelompok Kuliah Kerja Nyata

    d. Kegiatan nyata di enam dusun Kuliah Kerja Nyata STEI

    Hamfara tahun bakti 2016 di Desa Sendangrejo, Minggir,

    Sleman

    e. Penutupan dan atau penarikan kelompok kerja Kuliah Kerja

    Nyata dari Desa Desa Sendangrejo, Minggir, Sleman

  • 14

    B. Profil Personalia Kelompok Kerja KKN VI Tahun Bhakti 2016

    Peserta Kuliah Kerja Nyata adalah mahasiswa STEI Hamfara

    program studi Manajemen Syariah dan Program studi Keuangan Perbankan

    Syariah yang telah memenuhi persyaratan akademik dan administrasi

    Kuliah Kerja Nyata, meliputi:

    1. Telah menempuh 120 sks termasuk Kuliah Kerja Lapangan

    (KKL) dan Praktik Kerja Lapangan (PKL).

    2. Membayar biaya KKN (Kuliah Kerja Nyata) sebesar Rp.

    600.000,- (enam ratus ribu rupiah) sebagai biaya administrasi,

    fasilitasi peserta Kuliah Kerja Nyata, kuliah pembekalan,

    Subsidi program per kelompok kerja Kuliah Kerja Nyata,

    bimbingan teknis dosen, dan seremonial.

    3. Jumlah Mahasiswa Pelaksana Kuliah Kerja Nyata kelompok VI

    Dusun II Ngepringan, Desa Sendangrejo, Minggir, Sleman

    Yogyakarta berjumlah 8 mahasiswa yaitu:

    No Nama NIM Program Studi

    1 Mustofa 13.23.444 Keuangan dan Perbankan Syariah

    2 Fajar Latif Rodhiyah 13.23.451 Keuangan dan Perbankan Syariah

    3 Salman Al Farisi 13.22.266 Manajemen Syariah

    4 Muhammad Aziz 13.22.273 Manajemen Syariah

    5 Bibit Susilo 13.22.276 Manajemen Syariah

    6 Hendri Cahyo Nugroho 13.22.278 Manajemen Syariah

  • 15

    7 Juwita Pangestuti 13.22.289 Manajemen Syariah

    8 A mi na 13.22.294 Manajemen Syariah

    C. Struktur dan Jobs Description Kelompok Kerja 3 KKN Tahun Bhakti

    2016

    1. Ketua : Mustofa

    2. Sekretaris dan Bendahara : Fajar Latif Rodhiyah

    3. Divisi Acara : Salman Al Farisi

    4. Divisi Humas : Hendri Cahyo Nugroho

    : Bibit Susilo

    5. Divisi Dana Usaha : Juwita Pangestuti

    6. Divisi Keamanan : Muhammad Aziz

    7. Divisi Dokumentasi : A Mi Na

  • 16

    BAB II

    PROFIL DUSUN BAKTI KKN STEI HAMFARA TAHUN

    BAKTI 2016 DUSUN NGEPRINGAN II DESA SENDANGREJO

    MINGGIR SLEMAN

    A. Tata Geografis Dusun Ngepringan II

    Secara geografis Dusun Ngepringan II yang berada di desa

    Sendangrejo berbatasan dengan Ngepringan IV disebelah timur, Dusun

    Ngepringan I disebelah utara, Dusun Parakan Wetan disebelah barat, Dusun

    Balangan disebelah selatan, dengan total hunian sebanyak 147 rumah. Luas

    wilayah dusun 23 ha.

    B. Tata Demografis Dusun Ngepringan II

    Dusun : Ngepringan II

    Desa : Sendangrejo

    Kecamatan : Minggir

    Kabupaten : Sleman

    Jumlah Penduduk

    RT L P L+P

    01 65 75 140

    02 45 53 98

  • 17

    03 52 43 95

    04 33 35 68

    195 206 401

    Jumlah Kepala Keluarga

    RT L P L+P

    01 40 12 52

    02 27 6 33

    03 24 4 28

    04 16 7 23

    107 29 136

    Usia produktif warga Dusun Ngepringan II berkisar mulai dari masa

    pasca sekolah sampai dengan 70 tahun. Mayoritas warga Ngepringan II

    memiliki etos kerja yang tinggi karena prinsipnya jika tidak bekerja atau

    pengangguran maka dianggap rendah. Pendidikan tertinggi rata-rata warga

    Ngepringan II yaitu SMP dan SMA.

  • 18

    C. Tata Sosial dan Keagamaan Dusun Ngepringan II

    Masyarakat Dusun Ngepringan II dalam kehidupan bermasyarakat

    cukup baik dan harmonis. Mereka tolong-menolong antar sesama tanpa

    melihat status sosial masing-masing. Bahkan mereka bersatu padu untuk

    menciptakan keamanan, kenyamanan dan kesejahteraan di masyarakat. Hal

    ini didukung karena mayoritas masyarakat yang ada didusun Ngepringan II

    adalah Muslim.

    Masyarakat Dusun Ngepringan II yang mayoritas beragama Islam

    dalam menjalan ajaran Islam kesehariannya termasuk baik, karena

    banyaknya kegiatan-kegiatan keagamaan yang dilaksanakan seperti

    yasinan, tadarus Al-Quran bersama pengajian Ibu-ibu malam minggu dan

    pengajian bapak-bapak malam jumat yang berisikan pembacaan sholawat,

    yasin dan taushiyah yang dapat menambah wawasan keislaman masyarakat.

    Hal ini menunjukkan keberadaan takmir masjid dan pengurus yang sadar

    dan aktif untuk melaksanakan kegiatan-kegiatan keagamaan. Kegiatan yang

    diadakan rutin dan intensif setiap minggunya.

    Adapun yang menjadi masalah adalah kesibukan dan kurangnya

    kesadaran serta peran dari pihak pemuda-pemudi untuk berpartisipasi

    dalam kegiatan keagamaan tersebut. Bahkan dalam shalat berjamaah di

    masjid saja jamaah pemuda sangat sedikit. Hal ini terjadi bukanlah karena

    tidak adanya himbauan dari takmir masjid maupun mushola yang ada.

    Namun, memang karena kesibukan dan kurangnya kesadaran dari diri

    masing-masing pihak pemuda-pemudi untuk memakmurkan masjid.

  • 19

    D. Tata Ekonomi/Peta Bisnis Dusun Ngepringan II

    Masyarakat yang ada di Dusun Ngepringan II termasuk berada

    dalam kalangan menengah kebawah. Mayoritas pekerjaannya sebagai

    pedagang kecil, dikarenakan wilayah dusun yang tidak ada lahan pertanian.

    Jenis pekerjaan masyarakat seperti buruh harian lepas, pedagang dawet,

    kerajinan mebel dll.

    E. Struktur Dusun dan Kelembagaan Dusun Ngepringan II

    1. Struktur Dusun

    Kepala Dusun : Yunianto

    Ketua RW 03 : Sutar

    RT 01 : Marjono

    RT 02 : Sugiyanto

    Ketua RW 04 : Wiji

    RT 03 : Timbul

    RT 04 : Dalhar

    2. Lembaga Dusun

    Pelindung : Kepala Dusun Ngepringan II

    (Yunianto)

    Ketua LPMD : Sudjenal

    Sekretaris : 1. Nuryana

  • 20

    : 2. Muh Wiyono

    Bendahara : 1. Sutar

    : 2. Pardiman

    Seksi Pembangunan : 1. Mujono

    : 2. Sugiyanto

    Humas : 1. Sagiman

    : 2. Suyatman

    : 3. Haryanto

    : 4. Jumari

  • 21

    BAB III

    RAGAM PROGRAM BAKTI KKN STEI HAMFARA TAHUN

    BAKTI 2016 KELOMPOK VI PADUKUHAN NGEPRINGAN II,

    DESA SENDANGREJO, MINGGIR, SLEMAN

    A. Program Kerja Individual Kelompok Kerja Dusun Ngepringan II

    Adapun program-program kerja dan kegiatan wajib bagi individual

    kelompok VI KKN STEI Hamfara masa bhakti 2016 :

    1. KKN Menyapa

    Kegiatan ini bertujuan untuk pengenalan, mempererat

    silaturrahmi & pendekatan terhadap warga, diantaranya berbentuk

    menyapa serta mengobrol kepada setiap warga yang ditemui, bermain

    ke rumah-rumah warga seraya mensosialisasi kegiatan yang akan

    dilakukan selama proses kegiatan KKN yang dilakukan oleh setiap

    anggota kelompok secara individual. Sasaran kegiatan seluruh warga

    masyarakat dusun Ngepringan II.

    2. Partisipasi

    Merupakan program partisipatif yang harus dilakukan oleh

    setiap anggota kelompok VI dalam kegiatan-kegiatan yang dilakukan

    oleh warga dusun Ngepringan II, seperti Rapat RT, Rapat RW, Gotong

    Royong, Pengajian Ibu-Ibu, Tahlilan & Yasinan, perlomban Hut RI ke

    71, bermain bola dan futsal bersama pemuda dsb. Tujuan dari program

    ini adalah untuk bersosial dengan masyarakat.

  • 22

    3. Gerakan Memakmurkan Masjid

    Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan kembali semangat

    kaum muslim di dusun Ngepringan II, khususnya dalam melaksanakan

    sholat berjamaah dan kegiatan ibadah lainnya di masjid. Agar masjid

    tidak kehilangan fungsinya sebagai tempat ibadah dan dakwah.

    Kemudian kegiatan ini juga diharapkan dapat mengokohkan

    silaturahmi, tolong menolong dan penyelesaian masalah secara

    kekeluargaaan dengan musyawarah yang dilakukan di masjid. Juga

    sebagai bentuk pendidikan bagi kaum muda khususnya anak-anak untuk

    mencintai masjid dan memakmurkan masjid.

    B. Program Kerja Tingkat Dusun KKN STEI Hamfara Tahun Bakti 2016

    Adapun program-program kerja dan kegiatan tingkat Dusun yang

    telah di rancang oleh KKN kelompok 6 masa bakti 2016 pra penerjunan

    antara lain sebagai berikut:

    No Nama Program Kerja Tujuan Sasaran

    1 PENGADAAN SARANA FISIK

    a. Perpustakaan mini

    Membudayakan

    membaca

    Menyumbang

    buku

    Pelajar (SD, SMP,

    SMA) dan umum

  • 23

    b. Bazar gratis pakaian

    layak pakai

    Membantu

    kebutuhan

    sandang

    Masyarakat kurang

    mampu

    c. Mengecat Tugu

    Memberikan

    warna pada tugu

    agar informasi

    bangunan jelas

    Bangunan umum (tugu

    perbatasan)

    d. Kapur tulis dan

    penghapus papan

    Memfasilitasi

    kebutuhan tulis-

    menulis

    Tempat pertemuan,

    belajar-mengajar, dll

    2. PENDIDIKAN

    a. Mengajar ngaji

    menambah

    pengerahuan

    ilmu quran dan

    wawasan

    keislaman

    Pelajar (TPA, SD, SMP,

    SMA)

    b. Pengajian bersama

    menambah

    pengetahuan

    ilmu keislaman

    Remaja, Ibu-Ibu dan

    Bapak-Bapak

    e. Pelatihan bahasa

    Inggris, arab dan

    bimbingan belajar

    meningkatkan

    skill dan

    kemampuan

    ilmu umum

    Pelajar (SD, SMP,

    SMA)

  • 24

    f. Perlombaan pidato,

    qiraah, adzan dan

    mewarnai

    Menyalurkan

    bakat dan

    menggali

    potensi peserta

    lomba

    Pelajar (TPA, SD,SMP)

    3. SENI DAN OLAHRAGA

    a. Lomba futsal

    membudayakan

    olahraga

    Pelajar (SD dan SMP)

    b. Lomba Tenis Meja

    membudayakan

    olahraga

    Pelajar (SD dan SMP,

    SMA) dan Umum

    c. Motivasi dan nonton

    film pendidikan

    Silaturahmi

    menanamkan

    pentingnya

    pendidikan

    Pelajar (SD, SMP,

    SMA) dan umum

    d. Lomba Memasak

    Silaturahmi

    menanamkan

    kebersamaan

    Anak-anak bersama

    orang tua.

    4. PEMBERDAYAAN EKONOMI MASYARAKAT

    a. Lomba masak dan

    promosi produk

    menyalurkan

    bakat dan

    melatih

    ibu-ibu PKK se-Dusun

    Ngepringan

  • 25

    kekompakan

    tim

    b. Pelatihan marketing

    Melatih cara

    memasarkan

    produk pada

    warga

    Umum kepada warga

    c. Pelatihan

    Pemanfaatan TOGA

    Melatih dan

    menambah

    wawasan warga

    tentang TOGA

    Umum dan warga

    5. PROGRAM SOSIAL

    a. Penyuluhan dan

    pemeriksaan

    Kesehatan (Healthy

    day)

    Membudayakan

    hidup sehat dam

    memfasilitasi

    pemeriksaan

    kesehatan gratis

    Masyarakat umum

    b. Kerja bakti

    Menanamkan

    kebersamaan

    Masyarakat umum

    c. Ronda keliling

    Membudayakan

    menjaga

    keamanan

    Masyarakat umum

  • 26

    d. Sapa warga Silaturahmi Masyarakat umum

    e. Bazar sembako

    murah

    Membantu

    kebutuhan

    pangan

    Masyarakat kurang

    mampu

    Pada minggu pertama penerjunan, kami melakukan sinkrinisasi

    antara program kerja dengan kondisi di lapangan KKN juga mengadakan

    bimbingan dengan DPL (Dosen Pembimbing Lapangan). Maka kami

    melaksanakan Mapping kembali, oleh karenanya ada beberapa program

    yang harus di minimalisir dan di tambahkan menyesuaikan dengan

    kebutuhan masyarakat setempat serta anggaran dana yang kami miliki.

    Maka ditentukan program-program yang efektif untuk dilaksanakan, antara

    lain:

    1. Sapa Warga

    Merupakan agenda wajib yang harus dilakukan oleh setiap

    Mahasiswa KKN VI, selain sebagai bentuk menyambung tali

    Silaturrahmi yang dianjurkan oleh Rasulullah, kegiatan ini juga

    merupakan aktivitas akulturasi bagi kami para pendatang untuk

    mengenal dan menyesuaikan perilaku sosial serta budaya yang dimiliki

    warga setempat.

    2. Kerja Bakti

    Kerja bakti merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan oleh

    warga dusun Ngepringan II khususnya menjelang HUT RI, maka kami

  • 27

    berpartisipasi dalam kegiatan ini sebagai bentuk solidaritas, kerjasama

    dan kepedulian lingkungan di dusun Ngepringan II.

    3. Kajian pemuda

    Kegiatan ini ditujukan kepada pemuda-pemudi dusun

    Ngepringan II, dengan mengangkat tema Kuat Dolane, Ojolali

    Ngajine tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengupgrade

    pengetahuan keagamaan peserta menggunakan tema dan materi yang

    bersinggunggan langsung dengan kehidupan sehari-hari mereka.

    4. Healthy Day

    Kegiatan ini berbentuk pelayanan kesehatan masyarakat berusia

    dewasa di dusun Ngepringan II, diantaranya; Pengecekan darah, Bekam

    dan Gurah mata. Tujuan dari kegiatan ini adalah sebagai bentuk

    pengabdian dalam bidang pelayanan kesehatan masyarakat serta

    memperkenalkan metode pengobatan tradisional-islami seperti Bekam

    dan Gurah mata.

    5. Kids Fun

    Kegiatan ini ditujukan bagi anak-anak dusun Nepringan II dan

    dilaksanakan setiap hari minggu pagi. Diantaranya; senam, jalan sehat,

    dan Outbond. Tujuan dari kegiatan ini untuk mengisi hari libur anak

    dengan kegiatan yang positif, juga memberikan pendidikan sportifitas,

    inovasi dan kreativitas dalam permainan yang diadakan disetiap sub

    kegiatan kids fun. Serta membentuk keaktifan, kekompakan serta rasa

    tolong-menolong diantara peserta.

  • 28

    6. TPA (Taman Pendidikan Al Quran)

    Dusun Ngepringan II di dominasi oleh masyarakat beagama

    islam dan memiliki rasa religiusitas yang tinggi, namun sangat di

    sayangkan dusun Ngepringan II belum memiliki lembaga TPA sebagai

    wadah pendidikan ilmu agama bagi anak-anak. Berangkat dari fakta ini

    kami dari KKN VI yang ditugaskan di dusun Ngepringan II berinisiatif

    untuk menyediakan wadah belajar ilmu agama bagi anak-anak, dengan

    mengadakan kegiatan TPA, yang dilaksanakan setiap sore hari. Dalam

    kegiatan TPA yang kami laksanakan terdapat beberapa sub kegiatan

    diantaranya : belajar membaca Iqra dan Al-Quran dengan tajwid dan

    makhrojul huruf, menghafal Al-quran (surat-surat pendek), menghafal

    doa-doa harian, belajar sholat, belajar berpidato, belajar adzan,

    menghafal lagu-lagu Islami, cerita (dongeng Islami), keterampilan

    mewarnai, belajar bahasa inggris, dan menonton kartun Islami kisah

    teladan. Tujuan dari kegiatan ini adalah mengajarkan, mengenalkan,

    serta memahamkan nilai-nilai islam sejak dini melalui makna al-

    Quran, kisah sahabat, dll. Sasaran kegiatan ini adalah seluruh anak-

    anak dusun Ngepringan II.

    7. Moms Art

    Ialah kegiatan keterampilan yang khusus ditujukan kepada Ibu-

    Ibu di dusun Ngepringan II, yakni membuat keset kaki dari kain perca

    bekas. tujuan dari kegiatan ini ialah meningkatkan kebersamaan sesama

    ibu dan melatih kembali keterampilan bagi kaum ibu yang mungkin

    sudah lama tidak mereka lakukan, khususnya setelah berkeluarga.

  • 29

    8. Kajian Bisnis Islam

    Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan dan

    memahamkan akad-akad yang sesuai dengan hukum islam yang belum

    banyak dipahami oleh masyarakat dalam bermuamalah (bisnis, dan

    kegiatan ekonomi lainnya), agar masyarakat dapat bertransaksi sesuai

    dengan syariat islam. Sasaran kegiatan seluruh warga masyarakat

    dusun Ngepringan II.

    9. Up Grading Group Meubel

    Selain terkenal dengan industri Dawet, dukuh Ngepringan II

    juga dikenal sebagai sentra industi Meubel. Kelompok meubel di

    dusunn ini juga telah menjadi badan hukum dan terdata di notaris serta

    mendapatkan pembinaan langsung oleh Disperindakop kabupaten

    Sleman. Tujuan dari kegiatan ini ialah memberikan upgrading materi

    yang berkaitan dengan manajemen bisnis (baik pemasaran, produksi,

    dll) kepada para pengusaha meubel kayu di dusun Ngepringan II.

    10. Meeting Group Dawet

    Menjual dawet merupakan mata pencaharian turun-temurun

    yang sejak lama di lakoni oleh sebagian besar penduduk Ngepringan II

    dari mulai berjalan kaki, bersepeda, hingga kini ada yang sudah

    menggunakan becak motor.

    Dilatar belakangi tema KKN STEI Hamfara 2016 yaitu

    menginspirasi dalam mewujudkan kemandirian ekonomi masyarakat

    dalam hal ini kami sebagai mahasiswa KKN bertugas sebagai fasilitator

  • 30

    yang mendorong penguatan ekonomi masyarakat di dusun Ngepringan

    II, salah satunya ialah industri dawet.

    11. Mengecat Gapura & Papan Nama Padukuhan

    Kegiatan ini berupa program Fisik yang akan kami Realisasikan.

    Tujuan dari program ini ialah Memperindah dan memberikan warna

    pada gapura sebagai bengunan penanda dusun.

    12. Nonton Bareng

    Ialah program edukasi & pendidikan kepada masyarakat dengan

    metode visual. Adapun film yang akan di putar ialah film Hafalan

    Shalat Delisa yang berisi nilai-nilai positif (sabar, ikhlas, semangat

    juang, tolong-menolong, belajar dll) yang dapat diambil bagi semua

    kalangan, baik ibu-ibu, bapak-bapak, maupun anak-anak.

    13. Malam Puncak & Perpisahan

    Kegiatan malam puncak adalah puncak dari serangkaian acara

    peringatan HUT RI ke-71, termasuk di dalamnya pembagian hadiah

    perlombaan, serta Refleksi dari Kemerdekaan yang berbentuk pengajian

    serta perpisahan (pamitan) KKN Kelompok VI STEI Hamfara dengan

    warga dusun Ngepringan II. Program ini merupakan kerjasama antara

    KKN kelompok VI STEI Hamfara bersama pemuda-pemudi dusun

    Ngepringan II. Adapun sasaran dari kegiatan ini ialah seluruh warga

    dusun Ngepringan II.

  • 31

    C. Program Kerja Tingkat Desa KKN STEI Hamfara Tahun Kerja 2016

    Pelaksanaan KKN STEI Hamfara Tahun Bhakti 2016

    diselenggarakan pada tanggal 18 Juli 22 Agustus 2016 di Enam (6) dusun

    terpilih yang ada di Desa Sendangrejo, Kecamatan Minggir, Kabupaten

    Sleman. Dusun yang menjadi Objek KKN STEI Hamfara Tahun Bhakti

    2016 antara lain:

    1. Dusun Jaten

    2. Dusun Jarakan

    3. Dusun Ngaranan

    4. Dusun Balangan

    5. Dusun Kedung Prahu

    6. Dusun Ngepringan II

    Terdapat beberapa program kerja yang dirancang untuk tingkat Desa

    Sendangrejo, yaitu:

    1. Opening Ceremonial

    Merupakan Pembukaan KKN 2016 STEI Hamfara Yogyakarta

    dilaksanakan di Balai Desa pada tanggal 18 Juli 2016 pukul 10.00

    12.00 WIB. Acara dimulai dengan pembukaan tilawah, dilanjutkan

    dengan sambutan ketua KKN 2016, perwakilan kampus STEI Hamfara

    Yogyakarta dan pihak lainnya. Selanjutnya pemutaran Video Tarif

    Hamfara sebagai perkenalan kampus kepada pihak Balai Desa dan

    Masyarakat Sendangrejo.

  • 32

    2. Penyuluhan Tanaman Hidroponik

    Dilaksanakan pada tanggal 31 Juli 2016 pukul 13.00 16.00 wib

    bertempat di Balai Desa Sendangrejo. Merupakan kegiatan penyuluhan

    hidroponik (penanaman tanpa media tanah) untuk mengembangkan

    potensi pertanian di desa Sendangrejo.

    3. Thibbun Nabawi

    Dilaksanakan pada minggu ke 2-4 pukul 13.00 selesai WIB,

    bertempat di masing-masing dusun. Merupakan kegiatan pengobatan

    herbal Thibbun Nabawi (pengobatan ala nabi seperti bekam, gurah

    mata, kiropraktik, dan lain-lain) yang akan dilaksanakan di enam dusun

    secara bergiliran pada hari yang berbeda.

    4. Festival Anak Sholeh (FAS)

    Dilaksanakan pada tanggal 14 Agustus 2016 pada pukul 09.00

    15.00 wib bertempat di Balai Desa. Kegiatan ini merupakan acara

    puncak dari kegiatan-kegiatan TPA di masing-masing dusun dimana

    anak-anak dari masing-masing dusun objek KKN akan dipertemukan

    dalam lomba FAS desa ini.

    5. Kumandang Dakwah

    Dilaksanakan pada tanggal 20 Agustus 2016 pada pukul 19.30

    wib bertempat di Balai Desa sebagai acara perpisahan KKN STEI

    Hamfara Masa Bhakti 2016 kepada masyarakat desa Sendangrejo.

  • 33

    6. Penutupan KKN

    Penutupan KKN dilaksanakan pada tanggal 22 Agustus 2016

    pukul 10.00 WIB, bertempat di balai desa. Kegiatan ini merupakan

    penutupan dari rangkaian acara KKN 2016 berupa testimoni dan

    pemutaran video dokumenter KKN 2016 serta pemberian cinderamata

    dan perpisahan KKN 2016 dengan kepala desa dan jajaran perangkat

    desa.

  • 34

    BAB IV

    PELAKSANAAN PROGRAM BAKTI KKN 2016 KELOMPOK

    VI

    DUSUN NGEPRINGAN II, DESA SENDANGREJO, MINGGIR,

    SLEMAN

    A. Pelaksanaan Kegiatan Individual

    Dalam melaksanakan program kerja yang sudah direncanakan

    terdapat beberapa hal penting. Pertama, sebagian besar program kerja yang

    sudah direncanakan dapat terealisasi, walaupun ada beberapa kekurangan.

    Kedua, terdapat beberapa program kerja yang tidak terealisasi, karena

    beberapa alasan. Ketiga, terdapat beberapa program kerja yang tidak

    terealisasi sesuai rencana dengan adanya perubahan konsep saat di

    lapangan. Keempat, selain program kerja yang sudah direncanakan, saat di

    lapangan ada beberapa program kerja baru yang dilaksanakan.

    Adapun program kerja KKN kelompok VI di Dusun Ngepringan II

    yang terlaksana yaitu sebagai berikut.

    1. Evaluasi

    1) Kajian Pemuda-Pemudi dan Remaja

    a. Penanggung jawab : Juwita Pangestuti

    b. Tujuan Kegiatan : Menambah pengetahuan keislaman

  • 35

    c. Sasaran : Pemuda - Pemudi Dusun

    Ngepringan II

    d. Peserta : 30 Orang

    e. Pelaksanaan

    Tempat : Masjid Al-Ikhlas

    Waktu : 29 Juli 2016

    Pukul : 19.30 WIB

    f. Hasil yang dicapai : Mendapat sambutan baik dari para

    pemuda-pemudi serta antusias para pemuda-pemudi dalam kajian

    tersebut bahkan mereka mengharapkan follow up setelah adanya

    kajian pemuda-pemudi tersebut.

    2) Pelatihan Bahasa Inggris

    a. Penanggung jawab : Fajar Latif Rodhiyah

    b. Tujuan Kegiatan : Meningkatkan skill dan kemampuan

    ilmu umum

    c. Sasaran : anak-anak TPA

    d. Peserta : 25 orang

    e. Pelaksanaan

    Tempat : Masjid Al-Ikhlas

    Waktu : Setiap hari kamis

    Pukul : 17.00 WIB ( setelah mengaji)

  • 36

    f. Hasil yang dicapai : Pelatihan bahasa inggris ini

    merupakan program variasi atau program pendukung dari TPA,

    selain mengaji peserta didik diajarkan bahasa inggris setelah

    kegiatan mengaji selesai. Dengan konsep mennyanyi bahasa

    inggris hingga berhitung dan menghafalkan nama benda-benda

    yang ada di sekitar menggunakan bahasa inggris. Peserta didik

    sangat antusias saat peserta KKN mengajari mereka pelafalan

    bahasa inggris.

    3) Out Bund bersama anak TPA

    a. Penanggung jawab: Muhammad Aziz

    b. Tujuan : Mempererat tali persaudaraan anak TPA

    c. Sasaran : Santri TPA masjid Al-Ikhlas

    d. Peserta : 25 orang

    e. Pelaksanaan

    Tempat : Masjid Al-Ikhlas, Lapangan Mang Engking

    Waktu : 07 Agustus 2016

    Pukul : 08.00 - 11.30 WIB

    f. Hasil yang dicapai : Program outbound bersama anak-

    anak TPA merupakan program yang bertujuan memperat tali

    persaudaraan anak TPA Masjid Al-Ikhlas di Dusun Ngepringan

    II. Anak-anak TPA Masjid Al-Ikhlas sangat antusias dalam

    kegiatan tersebut serta merasa terhibur dengan perjalanan ke

  • 37

    beberapa pos yang telah kami buat dan diselingi beberapa

    perlombaan antar kelompok.

    4) Bimbingan Belajar

    a. Penanggung jawab : Mustofa

    b. Tujuan kegiatan : Untuk membantu siswa TK, SD dan

    SMP dalam memahami pelajaran sekolah

    c. Sasaran : Siswa Tk, SD dan SMP

    d. Peserta : Peserta yang hadir setiap harinya 6

    orang

    e. Pelaksanaan

    Tempat : Dirumah Mbok Tar (Posko KKN

    kelompok 6)

    Waktu : 20 Juli 2016 20 Agustus 2016

    f. Hasil yang dicapai : Program bimbingan belajar cukup

    membantu peserta didik sehingga banyak peserta didik yang

    kembali lagi untuk belajar dan mengerjakan tuga dari sekolah.

    5) Jalan-Jalan dan sebar undangan TPA

    a. Penanggung jawab : A Mi Na

    b. Tujuan kegiatan : Mengundang seluruh anak dusun

    Ngepringan II untuk mengaji di Masjid Al-Ikhlas

    c. Sasaran : Seluruh anak di dusun Ngepringan II

  • 38

    d. Peserta : 20 orang

    e. Pelaksanaan

    Tempat : Keliling Dusun Ngepringan II

    Waktu : 24 Juli 2016

    f. Hasil yang dicapai : Dengan adanya anak-anak yang

    mengundang TPA teman-teman lainnya di sekitar dusun

    Ngepringan II, membuat peserta didik TPA Masjid Al-Ikhlas

    bertambah lebih banyak.

    6) Rapat dan Arisan Pemuda- Pemudi Ngepringan II

    a. Penanggung jawab : Bibit Susilo

    b. Tujuan kegiatan : untuk mempererat tali persaudaraan

    antar pemuda-pemudi dan peserta KKN STEI Hamfara serta

    terlibat dalam kegiatan pemuda-pemudi Dusun Ngepringan II

    c. Sasaran : Pemuda-pemudi Dusun Ngepringan

    II

    d. Peserta : 40 orang

    e. Pelaksanaan

    Tempat : Rumah Mas Danu

    Waktu : 06 Agustus 2016

    Pukul : 19.45 WIB

  • 39

    f. Hasil yang dicapai : Acara ini adalah rapat rutin pemuda-

    pemudi yang dilaksanakan sebulan sekali. kami dari kelompok

    6 KKN berpartisipasi turut hadir dalam rapat rutin ini untuk lebih

    mengakrabkan diri kepada pemuda-pemudi Dusun Ngepringan

    II.

    7) Kunjungan Kelompok Dawet

    a. Penanggung jawab : Salman Al-Farisi

    b. Tujuan kegiatan : Diskusi dengan perkumpulan dawet

    Ngepringan II

    c. Sasaran : 10 orang

    d. Pelaksanaan

    Tempat : Rumah Bapak Wiji Dusun

    Ngepringan II

    Waktu : 08 Agustus 2016

    Pukul : 20.00 selesai

    e. Hasil yang dicapai : Kelompok dawet ini masih baru,

    namun mempunyai keinginan untuk membentuk suatu

    kelompok resmi, kami dari team KKN Ngepringan berusaha

    membantu dalam hal menyalurkan aspirasi kelompo dawet ke

    pemerintah.

  • 40

    8) Kunjungan Ke KKN UMY

    a. Penanggung Jawab : Hendri Cahyo Nugroho

    b. Tujuan : Menjalin silaturrahmi antar

    kelompok KKN yang menggarap wilayah Ngepringan II

    c. Sasaran : KKN STEI Hamfara kelompok 6

    dengan KKN UMY

    d. Pelaksanaan

    Tempat : Posko UMY

    Waktu : 7 Agustus 2016

    Pukul : 20.00-22.00 WIB

    e. Hasil yang dicapai : kegiatan kunjungan sesama

    kelompok KKN ini dengan tujuan menjalin silaturrahmi antar

    kelompok serta melakukan brainstorming agar nantinya

    program kerja yang kami lakukan di dusun ngepringan II tidak

    saling bertabrakan atau tumpang tindih.

    2. Saran Tindak Lanjut Program

    Program kegiatan yang perlu ditindak lanjut adalah :

    a. Kunjungan ke kelompok dawet

    Kelompok dawet di dusun Ngepringan II merupakan kelompok

    dawet yang butuh bimbingan serta pembinaan, oleh karena itu kami

    berinisiatif untuk tetap mendampingi kelompok dawet di dusun

    Ngepringan II

  • 41

    B. Pelaksanaan Kegiatan Tingkat Dusun KKN STEI Hamfara Tahun

    Bakti 2016

    Adapun program program kerja dan kegiatan tingkat Dusun

    Kelompok VI KKN masa bakti 2016 antara lain sebagai berikut :

    1. Mengecat Tugu

    a. Penanggung jawab : Bibit Susilo dan Mustofa

    b. Tujuan kegiatan : Memberikan warna pada tugu pembatas

    dusun agar informasi batas wilayah dari satu dusun ke dusun lain

    lebih jelas.

    c. Pelaksanaan

    Tempat : Tugu perbatasan dusun Ngepringan II

    Waktu : Tanggal 26 Juli 2016 - 03 Agustus 2016

    d. Sasaran : Tugu perbatasan di Dusun Ngepringan II

    e. Hasil yang dicapai : Program ini ada sebuah program yang

    terencana dalam program kami, selain itu program ini adalah

    program yang diminta juga oleh bapak dusun Ngepringan II,

    hasilnya cukup memuaskan, perbatasan tugu menjadi lebih jelas

    setelah diperbarui catnya meskipun membutuhkan waktu selama

    beberapa hari untuk mengerjakannya.

    f. Gambaran dan pelaksanaan kegiatan : Mengecat tugu merupakan

    sebuah program yang bertujuan untuk memberikan informasi yang

    jelas tentang batas Dusun Ngeprigan II pada seluruh warga dusun

  • 42

    Ngepringan II. Program kerja ini diadakan karena termasuk

    kebutuhan karena dusun Ngepringan terbagi menjadi empat dusun

    kecil, terdapt dusun Ngepringan I, Ngepringan II, Ngepringan III

    dan Ngepringan IV.

    g. Evaluasi

    1) Pengecatan tugu memang program yang diminta langsung oleh

    Bapak Dusun Ngeprigan II, maka dari itu cat yang digunakan

    merupakan fasilitas langsung dari bapak Dusun Ngepringan II,

    namun ternyata hanya cat saja yang diberikan sehingga kami

    harus membeli peralatan sendiri seperti amplas, kuas dan

    sebagainya.

    2) Sumber daya manusia yang ahli dalam mengecat tugu terbatas,

    sehingga tergatung pada satu orang yang ahli dalam mengecat

    tugu dan membuat tulisan batasan Dusun Ngepringan II.

    2. Pengadaan Stiker untuk Warga

    a. Penaggung jawab : Mustofa & Salman Al-Farisi

    b. Tujuan kegiatan : Memudahkan pendataan warga

    c. Sasaran : Semua warga Dusun Ngepringan II

    d. Pelaksanaan

    Waktu : 15-17 Agustus 2016

    Tempat : Dusun Ngepringan II

  • 43

    e. Hasil yang dicapai : Pengadaan stiker untuk tiap rumah

    bertujuan untuk memudahkan pendataan ketika sensus berlangsung,

    serta memudahkan perangkat dusun untuk mendata warganya yang

    lama ataupun pendatang baru. Warga menyambut baik striker yang

    kami bagikan.

    f. Gambaran dan pelaksanaan kegiatan : Pengadaan stiker merupakan

    saran langsung dari kepala dusun Ngepringan II saat kami survey

    untuk kesekian kalinya. Stiker tersebut berkonsep seperti halnya

    stiker yang diberikan pemerintah untuk perumah setelah sensus

    terdiri dari nama, no, jumlah keluarga.

    Penyebaran stiker dilakukan oleh semua peserta KKN secara door

    to door, sekaligus mengerjakan tugas sensus yag diberikan oleh

    bapak kepala Dusun Ngepringan II. Namun bapak Kepala dusun

    Ngepringan II memberikan waktu yang tidak lama dengan harapan

    17 agustus 2016 setiap rumah sudah terpasang stiker yang kami

    berikan, namun Alhamdulillah semua sudah terlaksana.

    h. Evaluasi

    1) Banyaknya kegiatan yang dilakukan peserta KKN sehingga

    tidak semua dapat aktif dalam penyebaran stiker.

    2) Lamanya pembuatan stiker dengan waktu penyebaran yang tidak

    begitu lama membuat penyebaran tidak sesuai dengan harapan

    waktu.

  • 44

    3. Mengajar dan Pengadaan TPA

    a. Penanggung jawab : Muhammad Aziz & Juwita Pangestuti

    b. Tujuan kegiatan : Menambah pengetahuan ilmu Al-Quran

    dan wawasan keislaman

    c. Sasaran : Siswa TK, SD dan SMP

    d. Peserta : Peserta yang hadir setiap harinya 25 orang

    e. Jadwal Kegiatan Harian TPA

    No Hari Kegiatan

    1 Senin Mengaji & bernyanyi

    2 Selasa Mengaji & Mewarnai

    3 Rabu Mengaji & Bernyanyi

    4 Kamis Mengaji & English Day

    5 Jumat Mengaji & Bernyanyi

    6 Sabtu Mengaji & Bernyanyi

    7 Minggu Mengaji dan Nonton

    Film

    f. Pelaksanaan

    Tempat : Masjid Al-Ikhlas Ngepringan II

    Waktu : Tanggal 19 Juli 2016 20 Agustus 2016

  • 45

    Pukul : 15.30 - 17.30 WIB

    g. Hasil yang dicapai : Program TPA merupakan program awal

    sekaligus program kami untuk lebih dekat pada masyarakat diawali

    dengan pendekatan pada anak-anak di dusun Ngepringan II,

    program yang sangat disambut baik oleh semua warga di dusun

    Ngepringan karena sebelumnya TPA di Dusun Ngepringan II telah

    vakum cukup lama.

    h. Gambaran dan pelaksanaan : Program TPA merupakan program

    yang dilakukan untuk membantu semua anak-anak di Dusun

    Ngepringan II membaca Al-Quran dan belajar tentang islam lebih

    mendalam, selain itu program ini diadakan karena melihat

    banyaknya anak-anak di dusun Ngepringan II yang belum bisa

    membaca Al-Quran. Program TPA diadakan setisp harinya dengan

    berbagai variasi acara pendukung agar anak-anak tidak cepat bosan

    dengan TPA.

    i. Evaluasi

    1) Adanya kesibukan peserta KKN sehingga semakin hari, banyak

    peserta KKN yang tidak bisa aktif mengajar TPA, sehingga

    peserta KKN yang turut hadir hanya segelintir orang saja,

    akibatnya peserta KKN kewalahan menghadapi banyaknya

    anak-anak TPA yang hadir.

    2) Beberapa peserta didik yang cukup lincah (aktif) mempersulit

    untuk mengatur kegiatan belajar mengajar.

  • 46

    4. Pengajian Bersama

    a. Penanggung jawab : Fajar Latif Rodhiyah & A Mi Na

    b. Tujuan Kegiatan : Menambah Pengetahuan keislaman

    c. Sasaran : Masyarakat umum Dusun Ngepringan II

    d. Peserta : 70 orang

    e. Pelaksanaan

    Tempat : Masjid Al-Ikhlas

    Waktu : 10 Agustus 2016

    Pukul : 19.30 WIB

    f. Hasil yang dicapai : Pengajian bersama dengan tema besar

    untung rugi bisnis bukan surga neraka merupakan acara pengajian

    tentang kontak-kontrak usaha dan bisnis atau Aqad dalam islam.

    Acara pengajian tersebut berlangsung lancar dan banyak warga yang

    turut berpartisiapsi dalam acara tersebut serta banyak yang bertanya

    dalam kajian bersama tersebut, bahkan beberapa dari mereka juga

    bertanya dan berdiskusi lagi dengan pembicara setelah acara

    pengajian tersebut selesai.

    g. Gambaran dan pelaksanaan kegiatan : Acara pengajian tersebut

    berkonsep sarahsehan serta forum Tanya jawab tentang kontrak

    usaha serta bisnis dalam islam dengan pembicara ustadz Titok

    Priastomo yang merupakan salah satu dosen ulumul hadist di STEI

    Hamfara, kami memilih ustadz titok karena beliau merupakan orang

  • 47

    asli Yogyakarta yang bisa berbahasa jawa sehingga dalam kajian

    tersebut warga dapat paham tentang materi apa yang di sampaikan

    pembicara.

    Acara berlangsung setelah isya dengan dua sesi, sesi pertama

    penyampaian materi oleh ustadz titok di awal acara. Materi yang

    disampaikan sangat berkaitan erat dengan dengan warga dan

    kehidupan sehari-hari yaitu akad atau kontrak yang dalam

    kenyataannya memang tejadi seperti kontrak jual beli, hutang dan

    sebagainya. Sesi kedua adalah Tanya jawab yang di pandu oleh Mc

    Hendri Cahyo.

    Dari 100 undangan yang kami sebar, 70 orang yang ikut dalam acara

    tersebut, ini menunjukkan antusias warga yang cukup tinggi. Selain

    itu, terbukti dengan banyaknya pertanyaan yang datang dari para

    warga terutama bapak-bapak yang mempunyai bisnis atau usaha di

    dusun Ngepringan II.

    h. Evaluasi

    1) keterlambatan waktu dari waktu yang telah ditentukan

    diundangan.

    2) Banyaknya warga yang datang sehingga konsumsi yang

    disediakan terbatas namun Alhamdulillah karena warga tidak

    mempermasalhkannya.

  • 48

    5. Festival Anak Sholeh Dusun Ngepringan II

    a. Penanggung jawab : Muhammad Aziz & Fajar Latif Rodhiyah

    b. Tujuan kegiatan : menyalurkan bakat dan menggali potensi

    peserta didik TPA

    c. Sasaran : Seluruh Anak-Anak TPA

    d. Pelaksanaan

    Tempat : Masjid Al-Ikhlas

    Waktu : 11 Agustus 2016

    Pukul : 16.00 WIB

    e. Hasil yang dicapai : Festival anak sholeh dusun Ngepringan II

    cukup ramai diikuti oleh semua peserta didik TPA Masjid Al-Ikhlas,

    dari festival anak sholeh dusun Ngepringan di perolehlah juara-juara

    yang akan mewakili Dusun Ngepringan Mengikuti lomba Festival

    Anak Sholeh se-Desa Sendangrejo.

    f. Gambaran dan pelaksanaan kegiatan : Kegiatan ini di pandu sendiri

    oleh kami peserta KKN kelompok 6 Ngepringan, Lomba diawali

    dengan pembagian kelompok serta jenis lomba yang ingin diikuti

    oleh masing-masing peserta didik TPA. Kami juga mendatangkan

    beberapa juri dari luar yaitu Agni Miranti dan Afrisal Pose untuk juri

    surat surat pendek dan juri adzan. Bebarapa juri yang lain, kami

    para peserta KKN yang menghandle diantaranya Salman Al-Farisi

    sebagai Juri Tilawah, Hendri Cahyo sebagai juri pidato, Mustofa

  • 49

    sebagai Juri Doa Sehari-hari dan Muhammad Aziz sebagai sholat.

    Dan lomba berjalan sesuai dengan rencana.

    g. Evaluasi

    1) Karena juri berasal dari luar, menyebabkan beberapa anak malu

    dan tidak mau ikut lomba

    2) Persiapan yang kurang yang dilakukan oleh peserta KKN

    6. Diskusi dan solusi bersama Kelompok Dawet

    a. Penanggung jawab : Salman Al-Farisi & Hendri Cahyo Nugroho

    b. Tujuan Kegiatan : Mencari solusi untuk kelompok dawet dan

    diskusi dengan Departemen perindustrian, perdagangan dan

    koperasi Sleman serta dosen STEI Hamfara untuk mencari solusi.

    c. Sasaran : kelompok Dawet

    d. Pelaksanaan

    Tempat : Rumah Bapak Wiji

    Waktu : 12 Agustus 2016

    Pukul : 20.00 22.00 WIB

    e. Hasil yang dicapai : Dari diskusi dengan desperindagkop dan

    dosen bahwa untuk sebuah perkumpulan baru, dengan adanya

    peraturan baru tentang dana bantuan, pihak desperindagkop

    menyatakan tidak dapat memberikan bantuan namun tetap dapat

    membantu dalam hal pembinaan, di pihak lain dosen Ir. Sugeng

    Nugroho menyatakan beliau dapat membantu namun dengan

  • 50

    kesungguhan dari kelompok dawet itu sendiri, serta kelompok ini

    akan di bina oleh kampus dan diikuti perkembangannya.

    f. Gambaran dan pelaksanaan kegiatan : Diawali dengan penjelasan

    dari desperindagkop dengan bapak Agung sebagai pembicara

    pertama, beliau menjelaskan antara perbedaan alokasi dana sekarang

    dan tahun lalu yang mengakibatkan tidak adanya alokasi dana bagi

    kelompok-kelompok yang belum berbadan hukum bahkan

    pemerintah telah memangkas dana hibah seperti itu. Kemudian

    pembicara kedua adalah bapak Ir. Sugeng Nugroho, MM yang

    mengemukakan bahwa kelompok dawet harus dibentuk secara resmi

    dan berbadan hukum, beliau menyampaikan bahwa jika ada

    kesungguhan yang dilakukan oleh kelompok dawet maka beliau

    sanggup untuk membina bahkan mecarikan dana untuk kelompok

    tersebut sebagai tambahan modal.

    g. Evaluasi : Lamanya diskusi sehingga beberapa peserta

    KKN harus pulang karena kelelahan dan mengantuk dengan

    banyaknya kesibukan yang kita lakukan seharian.

    7. Healthy day

    a. Penanggung Jawab : Juwita Pangestuti & A Mi Na

    b. Tujuan kegiatan : Memberikan layanan kesehatan gratis

    dengan thibun nabawi kepada seluruh warga

    c. Sasaran : Seluruh Masyarakat Dusun Ngepringan II

    d. Peserta : 31 orang

  • 51

    e. Pelaksanaan

    Tempat : Rumah Mbok Tar

    Waktu : 14 Agustus 2016

    Pukul : 13.00 WIB

    f. Hasil yang dicapai : Dalam kegiatan tersebut partisipasi warga

    cukup aktif, dimulai dari jam 13.00 siang sudah banyak warga yang

    berkumpul di Posko KKN yaitu rumah Mbok Tar.

    g. Gambaran Kegiatan : acara berlangsung sekitar pukul 13.00 WIB

    di kediaman rumah Mbok Tar, dengan beberapa praktisi yang hadir

    dalam acara tersebut. Warga mulai berkumpul sekitar pukul 13.15

    WIB, sebagian besar masyarakat dusun ngepringan II yang hadir

    adalah lansia, ibu muda bahkan banyak pula bapak-bapak. Setelah

    pemeriksaan awal yaitu tensi tekanan darah kemudian para peserta

    mengantri sesuai nomor yang antrian. Kemudian setelah para

    peserta KKN memanggil barulah pasien atau warga yang

    berpartisipasi dalam kegiatan Healthy day ini diperiksa dan di

    bekam. Acara ini berlangsung cukup lama. Dari jam 13.00 WIB

    sampai dengan 17.30 WIB karena banyaknya peserta serta

    banyaknya warga yang datang sedikit terlambat.

    h. Evaluasi

    1) Persiapan yang kurang sempurna yang menyebabkan peserta

    KKN bingung di awal warga berdatangan ke posko KKN

  • 52

    2) Kurangnya koordinasi dan kesalahpahaman dengan peserta KKN

    yang lain menyebabkan salah satu peserta KKN tidak mengkuti

    acara hingga akhir acara berlangsung

    8. Kerja Bakti

    a. Penanggung Jawab : Mustofa & Bibit Susilo

    b. Tujuan : Menanamkan kebersamaan kepada seluruh

    warga dan menanamkan rasa gotong royong

    c. Sasaran : Seluruh warga ngepringan II dan pemuda

    d. Peserta : Peserta KKN Kelompok 6 dan warga

    Ngepringan

    e. Pelaksanaan

    Tempat : Lingkungan sekitar Ngepringan II

    Waktu : 16 agustus 2016

    f. Hasil yang dicapai : Lingkungan Ngepringan II dan mempererat

    rasa rasa persatuan antar warga Ngepringan II

    g. Gambaran kegiatan : Bergotong-royong atau bersama sama

    membersihkan lingkungan Ngepringan II agar mudah dan ringan,

    dilain pekerjaan bersih-bersih juga memasang bendera di sekitar

    tugu perbatasan untuk persiapan 17 agustus 2016

    h. Evaluasi : Karena banyak kegiatan dalam hari tersebut,

    maka tidak semua peserta bisa hadir untuk kerja bakti bersama

    warga.

  • 53

    9. Partisipasi Pertemuan Warga Ngepringan II

    a. Penanggung Jawab : Muhammad Aziz & Salman Al-Farisi

    b. Tujuan kegiatan : Untuk mempererat tali persaudaraan antara

    peserta KKN dengan semua warga Ngepringan II

    c. Sasaran : Seluruh warga tiap RT dusun Ngepringan II

    d. Peserta : Setiap Pertemuan sekitar 40 orang

    e. Jadwal pertemuan yang kami hadiri

    No Pertemuan Tempat Waktu

    1 RT 01 Salah satu rumah

    warga RT 01

    23 Juli 2016 jam

    20.00 WIB - selesai

    2 RT 02 Salah satu rumah

    warga RT 02

    24 Juli 2016

    20.00 WIB - selesai

    3 RT 03 Salah satu rumah

    warga RT 03

    25 juli 2016

    20.00 WIB selesai

    4 RT 04 Salah satu rumah

    warga RT 04

    02 Agustus 2016

    20.00 WIB selesai

    f. Hasil yang dicapai : Dalam partisipasi Para peserta dalam rapat

    ini, warga meminta bantuan kami dalam hal penyusunan laporan

    keuangan yang ada.

  • 54

    g. Gambaran kegiatan : partisipasi kami dalam rapat RT ini adalah

    salah satu strategi untuk mendekatkan diri kami kepada warga

    Ngepringan II dan juga kami menggali informasi dari rapat tersebut,

    dan kami juga menemukan fakta yang menarik bahwa dalam tiap

    kali rapat terdapat arisan yang diikuti oleh warga tiap RT, namun

    dalam penyusunan laporan tersebut warga kebingungan dan juga

    banyak uang yang hilang namun tidak tercatat pada laporan

    keuangan.

    h. Evaluasi : karenanya banyak agenda yang kami

    lakukan menyebabkan kami datang sedikit terlambat dari awal acara

    dimulai.

    10. Pengajian bersama Warga Ngepringan II

    a. Penanggung jawab : Mustofa & Juwita Pangestuti

    b. Tujuan Kegiatan : Untuk mempererat tali persaudaraan dan

    menambah wawasan tentang islam melalui kultum dari peserta

    KKN

    c. Sasaran : Seluruh Ibu-Ibu dan bapak-bapak Pengajian

    d. Peserta : 40 orang

  • 55

    e. Jadwal Pengajian yang kami Hadiri

    f. Hasil yag dicapai : Kami dapat mengisi kultum tiap kali

    pengajian Ibu-ibu dan Bapak- bapak yang ada setiap hari kamis dan

    sabtu serta kami semakin dekat dengan warga yang ada di Dusun

    Ngepringan II

    No Pengajian Tempat Waktu

    1 Pengajian

    Bapak bapak

    Salah satu rumah

    warga

    Ngepringan II

    Setiap hari Kamis

    21 07 2016

    28 07 2016

    04 08 2016

    11 08 2016

    18 08 - 2016

    20.00 WIB selesai

    2 Pengajian Ibu

    ibu

    Salah satu rumah

    warga

    Ngepringan II

    Setiap hari Sabtu

    23 07 2016

    30 07 2016

    06 08 2016

    13 08 2016

    20.00 WIB Selesai

  • 56

    g. Gambaran kegiatan : kegiatan ini dilaksanakan tiap habis sholat

    magrib bertempat di rumah warga, dengan kata lain tempatnya

    berpindah pindah tiap kali pengajian, sebelum acara pengajian

    terdapat pula acara arisan. Setelah tahlilan di mulai acara selanjutnya

    yaitu sholat isya berjamaanh bersama warga kemudian acara

    makanmakan snack sembari mendengarkan kultum atau ceramah

    kami setelah itu acara ditutup oleh pemandu acara.

    h. Evaluasi : dalam acara tersebut karena banyaknya

    agenda yang kami lakukan menyebabkan tidak semua peserta KKN

    hadir dalam acara tersebut.

    11. Nonton Film Hafalan Sholat Delisa Bersama Warga

    a. Penanggung Jawab : Fajar Latif Rodhiyah & A Mi Na

    b. Tujuan Kegiatan : Untuk menumbuhkan rasa kebersamaan

    warga dengan semua para Peserta KKN

    c. Sasaran : Seluruh warga Ngepringan II

    d. Peserta : 60 orang

    e. Pelaksanaan

    Tempat : Halaman Masjid Al- Ikhlas

    Waktu : 19 Agustus 2016

    Pukul : 19.45 22.00 WIB

  • 57

    f. Hasil yang dicapai : Warga sangat antusias dengan acara tersebut

    sehingga banyak yang hadir dalam acara ini terutama Ibu-Ibu dan

    anak-anak serta bapak-bapak.

    g. Gambaran kegiatan : acara di mulai pukul 19.45 WIB di halaman

    Masjid Al-Ikhlas berkonsep sarahsehan di pelataran. Acara nonton

    film bareng ini mengundang seluruh warga ngepringan dan banyak

    anak-anak kecil terutama yang mengikuti TPA bersama kami turut

    memeriahkan cara nonton film bareng ini, warga turut asyik dan

    menyimak dengan khitmat acara nonton film bareng ini hingga acara

    tersebut selesai.

    h. Evaluasi : karena acara yang kami konsep adalah

    malam hari dan besok adalah hari sekolah maka banyak warga

    terutama nenek-nenek yang pulang sebelum acara selesai

    dikarenkan dinginnya angin malam, dan malamnya acara membuat

    beberapa pulang karena mengantuk. Serta kurang koordinasinya

    peserta KKN baik ikhwan atau akhwat.

    12. Kunjungan Perkumpulan Mebel Karya Manunggal

    a. Penanggung Jawab : Hendri Cahyo Nugroho & Bibit Susilo

    b. Tujuan Kegiatan : menjalin keakraban antar kelompok mebel

    dengan peserta KKN

    c. Sasaran : kelompok mebel dan peserta KKN

    d. Peserta : 20 orang

    e. Pelaksanaan

  • 58

    Tempat : Rumah Bapak Septi

    Waktu : 15 Agustus 2016

    Pukul : 20.00-22.00 WIB

    f. Hasil yang dicapai : Dalam kunjungan kali ini kami lebih

    mengenal perkumpulan mebel serta mendapat informasi tentang

    perkumpulan mebel yang ingin meresmikan perkumpulannya secara

    resmi serta ingin mendirikan sebuah koperasi.

    g. Gambaran kegiatan : Kunjungan ini merupakan kunjungan

    terencana kami, diawali dengan menunggu semua peserta

    berkumpul kemudian acara di buka oleh anggota perkumpulan

    mebel, dilanjutkan acara makan-makan bersama dan perkenalan

    singkat kami dan rapat yang dipimpin oleh kelompok mebel Karya

    Manunggal. Setelah itu, acara selanjutnya adalah arisan kelompok

    mebel dan acara pun berakhir.

    h. Evaluasi : Pembicara akan menjadi pembicara dalam

    kumpulan mebel ini mendadak memberitahu kami bahwa tidak bisa

    hadir, kurangnya komunikasi yang lancar ini menyebabkan

    kesalahan yang dialami dalam kunjungan ini.

    13. Sensus

    a. Penanggung Jawab : Mustofa & Juwita Pangestuti

    b. Tujuan Kegiatan : Untuk Mengetahui Jumlah penduduk

    terutama keluarga di dusun Ngepringan yang merupakan pendatang

    baru.

  • 59

    c. Sasaran : Seluruh warga Ngepringan II

    d. Pelaksanaan

    Tempat : Dusun Ngepringan II

    Waktu : 9-14 Agustus 2016

    e. Hasil yang dicapai : Kegiatan sensus ini merupakan permintaan

    khusus dari bapak dukuh Ngepringan II, hasilnya kami dapat

    mendata atau mensensus warga Ngepringan II RT 03 dan RT 03

    f. Gambaran Kegiatan : Kegiatan sensus yang merupakan

    permintaan khusus dari Bapak kepala dukuh Ngepringan II ini

    merupakan kegiatan yang dilakukan oleh dua kelompok KKN, yaitu

    KKN STEI Hamfara dengan KKN UMY yang mana dibagi menjadi

    2 RT untuk masing-masing kelompok. RT 01 dan RT 03 disensus

    oleh KKN STEI Hamfara, dan RT 02 dan RT 04 di sensus oleh KKN

    UMY, dengan konsep door to door yaitu kami mendatangi dari

    rumah ke rumah, sensus dilakukan dari pagi hari hingga siang hari.

    g. Evaluasi : Mengingat waktu kami yang terbatas

    dengan padatnya agenda dan kegiatan yang kami miliki, maka tidak

    semua peserta KKN dapat menyelesaikan sensus yang diminta pak

    dukuh ini, walaupun sebenarnya sensus bukan tanggung jawab atau

    tugas kami melainkan tugas Kepala dusun Ngepringan II.

    14. Sapa warga

    a. Penanggung Jawab : Muhammad Aziz & Fajar Latif Rodhiyah

  • 60

    b. Tujuan Kegiatan : Pengakrabkan kepada warga Ngepringan II

    agar lebih dekat dan akrab dengan peserta KKN

    c. Sasaran : Seluruh warga Ngepringan II

    d. Pelaksanaan

    Tempat : Dusun Ngepringan II

    Waktu : 19 Juli 2016 20 Agustus 2016

    e. Hasil yang dicapai : Kami peserta KKN menyapa warga

    sehingga warga tidak asing dengan keberadaan kami bahkan banyak

    yang sudah hafal dengan nama-nama semua peserta KKN

    f. Gambaran kegiatan : peserta KKN mengadakan kunjungan dari

    rumah ke rumah warga atau sekedar menyapa tiap orang yang lewat,

    atau dengan menggunakan prinsip salam, senyum dan sapa sehingga

    warga juga merespon yang sama.

    g. Evaluasi : Karena Ngepringan II cukup luas, tidak

    semua peserta KKN dapat menjangkau ke semua RT ditambah

    kesibukan peserta KKN dengan agenda-agenda KKN lainnya.

    15. Malam Puncak HUT RI ke 71 dan Perpisahan KKN kelompok 6

    a. Penanggung Jawab : Semua Peserta KKN & Pemuda/i

    Ngepringan

    b. Tujuan Kegiatan : Untuk mempererat tali persaudaraan antara

    warga baik itu pemuda pemudi, anak anak serta bapak-bapak dan

    ibu-ibu di Dusun Ngepringan II

  • 61

    c. Sasaran : Seluruh Warga Ngepringan II

    d. Pelaksanaan

    Tempat : Halaman Masjid Al- Ikhlas

    Waktu : 21 Agustus 2016

    Pukul : 19.00 WIB selesai

    e. Hasil yang dicapai : Acara ini merupakan acara kolaborasi antara

    pemuda pemudi Ngepringan II dan seluruh peserta KKN, semua

    warga tampak bahagia dan gembira dengan adanya malam puncak

    HUT RI ke 71 ini serta partisipasi warga sangatlah baik dalam hal

    ini.

    f. Gambaran kegiatan : kegiatan ini adalah ide dari kami untuk

    mengadakan acara malam puncak sekaligus perpisahan kami dengan

    semua warga dusun Ngepringan II. Acara di mulai setelah sholat

    isya, dibuka oleh 2 MC yaitu hendri cahyono dan Nanang yaiu salah

    satu pemuda di dusun Ngepringan II, acara pertama adalah

    pembagian hadiah lomba 17 agustus dan hadiah untuk anak TPA

    sebagai pemenang Festival Anak Sholeh Dusun Ngepringan II,

    kemudian dilanjutkan perpisahan dan pelepasan kami yang dipimpin

    oleh Bapak Mutashim Billah Murtadlo, SEI, Msi serta yang terakhir

    adalah pengajian. Pengajian ini diisi oleh ustadz shiddiq al-bantuli

    dan acar terakhir adalah hiburan.

    g. Evaluasi : kegiatan ini memang dapat berjalan lancar

    namun persiapan dari peserta KKN sangatlah kurang baik dari

  • 62

    hiburan yang kita tampilkan maupun dari segi konsumsi. Sempat ada

    salah komunikasi antara kami peserta KKN dengan Pemuda dan

    pemudi Ngepringan II

    C. Program Kerja Tingkat Desa KKN STEI Hamfara Tahun Kerja 2016

    Pelaksanaan KKN STEI Hamfara Tahun Bhakti 2016

    diselenggarakan pada tanggal 18 Juli 22 Agustus 2016 di Enam (6) dusun

    terpilih yang ada di Desa Sendangrejo, Kecamatan Minggir, Kabupaten

    Sleman. Dusun yang menjadi Objek KKN STEI Hamfara Tahun Bhakti

    2016 antara lain:

    1. Dusun Jaten

    2. Dusun Jarakan

    3. Dusun Ngaranan

    4. Dusun Balangan

    5. Dusun Kedung Prahu

    6. Dusun Ngepringan II

    Terdapat beberapa program kerja yang dirancang untuk tingkat Desa

    Sendangrejo, yaitu:

    1. Opening Ceremonial

    Merupakan Pembukaan KKN 2016 STEI Hamfara Yogyakarta

    dilaksanakan di Balai Desa pada tanggal 18 Juli 2016 pukul 10.00

    12.00 WIB. Acara dimulai dengan pembukaan tilawah, dilanjutkan

    dengan sambutan ketua KKN 2016, perwakilan kampus STEI Hamfara

  • 63

    Yogyakarta dan pihak lainnya. Selanjutnya pemutaran Video Tarif

    Hamfara sebagai perkenalan kampus kepada pihak Balai Desa dan

    Masyarakat Sendangrejo.

    2. Penyuluhan Tanaman Hidroponik

    Dilaksanakan pada tanggal 31 Juli 2016 pukul 13.00 16.00 wib

    bertempat di Balai Desa Sendangrejo. Merupakan kegiatan penyuluhan

    hidroponik (penanaman tanpa media tanah) untuk mengembangkan

    potensi pertanian di desa Sendangrejo.

    3. Thibbun Nabawi

    Dilaksanakan pada minggu ke 2-4 pukul 13.00 15.00 wib

    bertempat di kelurahan. Merupakan kegiatan pengobatan herbal

    Thibbun Nabawi (pengobatan ala nabi seperti bekam, gurah mata,

    kiropraktik, dan lain-lain) yang akan dilaksanakan di enam dukuh pada

    hari yang berbeda.

    4. Festival Anak Sholeh (FAS)

    Dilaksanakan pada tanggal 14 Agustus 2016 pada pukul 09.00

    15.00 wib bertempat di Balai Desa. Kegiatan ini merupakan acara

    puncak dari kegiatan-kegiatan TPA di masing-masing dukuh dimana

    anak-anak di Dukuh akan dipertemukan dalam lomba antar enam dukuh.

    5. Kumandang Dakwah

    Dilaksanakan pada tanggal 20 Agustus 2016 pada pukul 19.30

    wib bertempat di Balai Desa sebagai acara spesial penutupan KKN STEI

    Hamfara Masa Bhakti 2016.

  • 64

    6. Penutupan KKN

    Penutupan KKN dilaksanakan pada tanggal 20 Agustus 2016

    pukul 19.30, bertempat di balai desa. Kegiatan ini merupakan penutupan

    dari rangkaian acara KKN 2016 berupa testimoni dan pemutaran video

    dokumenter KKN 2016 serta pemberian cinderamata dan salam

    perpisahan KKN 2016 dengan masyarakat desa Sendangrejo.

  • 65

    BAB V

    KESIMPULAN DAN SARAN

    A. Kesimpulan

    Berdasarkan pemaparan pada bab-bab sebelumnya, dapat

    disimpulkan beberapa hal, yaitu :

    1. Kuliah Kerja Nyata (KKN) STEI Hamfara tahun bhakti 2016 sangat

    memberikan pengaruh positif bagi masyarakat Dusun Ngepringan II,

    kampus STEI Hamfara dan khususnya bagi mahasiswa peserta KKN

    STEI Hamfara.

    2. Bagi mahasiswa, KKN ini menjadi sarana untuk mengaplikasikan ilmu

    yang telah di pelajari di kuliah, juga sebagai sarana dakwah kepada

    masyarakat. Membentuk kepribadian Islami ditengah-tengah

    lingkungan masyarakat. Sekaligus memberikan wawasan, pengalaman

    dan pembelajaran yang sangat berharga dan luar biasa untuk persiapan

    masa depan ketika kami benar-benar terjun langsung dan berinteraksi

    langsung di tengah-tengah masyarakat.

    3. Setelah melakukan KKN selama lima minggu, dimana peserta KKN

    adalah satu tim, sehingga program kerja yang dirancang pun adalah

    program bersama dan dilaksanakan bersama-sama, keberhasilan

    pelaksanaan program kerja adalah keberhasilan seluruh peserta KKN

    kelompok VI dan hasil kerja keras peserta KKN kelompok VI

    khususnya.

  • 66

    4. Masyarakat Dusun Ngepringan II adalah objek KKN kelompok VI,

    masyarakat menerima secara positif dan antusias apa yang menjadi

    program dari kami. Masyarakat Dusun Ngepringan II dengan senang

    hati menerima, mendukung dan berpartisipasi aktif dalam semua

    kegiatan yang kita adakan. Mereka sangat terbuka menerima kehadiran

    kami untuk belajar bersosial-kemasyarakatan dalam upaya

    memecahkan permasalahan dan memberikan penyelesaian tidak

    terbatas pada teori, tetapi juga solusi praktis. Dan masyarakat juga

    begitu menyayangi dan membantu kami untuk mensukseskan program

    kami.

    5. Bagi kami waktu lima minggu itu sangatlah singkat untuk bisa

    menjalankan semua kegiatan yang telah kami rancang dan untuk bisa

    mengetahui segala potensi yang ada di dusun, permasalahan dusun dan

    peluang dusun itu masih kurang. Tapi secara umum, dengan waktu yang

    begitu singkat tersebut memberikan kepuasan bagi kami khususnya

    KKN kelompok VI Dusun Ngepringan II. Kebersamaan yang solid,

    komuenikasi yang baik saat pelaksanaan program kerja kelompok VI

    dan program umum, saling bertanggugjawab, saling menginggatkan

    satu sama lain dan menjadikan dakwah islam sebagai standar dalam

    menjalankan semua program yang direncanakan.

    6. Ada beberapa kendala yang kami hadapi sebagian besar berasal dari

    internal kelompok seperti miss komunikasi, perpedaan pendapat,

    redahnya kedisiplinan dll. Namun hal itu dapat kami atasi dengan

    adanya evaluasi kelompok setiap harinya.

  • 67

    7. Pelajaran juga bagi peserta KKN khususnya kelompok VI tentang

    betapa sulitnya memahami kondisi yang ada dimasyarakat dan

    beradabtasi dengan kultur masyarakat yang baru dan berbeda.

    B. Saran

    Berdasarkan apa yang sudah dijelaskan di atas ada beberapa saran,

    antara lain :

    1. Untuk mahasiswa KKN yang akan datang, Kuliah Kerja Nyata (KKN)

    memberikan banyak sekali pengalaman, wawasan, pembelajaran dan

    manfaat yang banyak. Sehingga harus dilakukan dengan serius, benar

    dan baik. Mulai dari persiapan, baik dana, survey lapangan, persiapan

    program kerja, persiapan strategi dan kebutuhan lainnya yang itu harus

    benar-benar dipersiapkan. Begitu juga dengan saat terjun di lapangan

    harus semaksimal mungkin harus dilakukan dengan baik, benar dan

    bermanfaat serta memberikan nilai positif.

    2. Bagi Desa Sendangrejo khususnya Dusun Ngepringan II harapannya

    dalam bekerja, berbisnis bukan hanya sekedar untuk mencari

    keuntungan dan materi semata. Akan tetapi juga pertimbangkan dari sisi

    halal dan haramnya karena segala perbuatan yang dilakukan hendaklah

    sesuai dengan hukum Syara. Dan harapannya Dusun Ngaepringan

    dapat mengembangkan kembali suasana Islam di Dusun Ngepringan II.

    Perlu dipahami juga bahwa mengkaji Islam dan memahami Islam secara

    kaffah (menyeluruh) adalah kewajiban setiap muslim. Selain itu juga,

    aktivitas simpan-pinjam yang terus berjalan mempraktikan riba berbasis

    bunga, kami berharap masyarakat bisa memahami transaksi simpan

  • 68

    pinjam yang benar sebagaimana ketentuan Islam. Sehingga dengan

    memperbaiki kembali transaksi aqad yang dipakai harapannya dapat

    menghilangkan bunga tersebut diganti dengan

    menerapkan/mengaplikasikan secara perlahan konsep muamalah

    praktis sesuai dengan prinsip syariah Islam.

    3. Bagi pihak kampus secara umum termasuk didalamnya adalah

    mahasiswa menjadi motivasi kuat secara umum termasuk didalamnya

    adalah mahasiswa menjadi motivasi kuat melihat kondisi ekonomi Islam

    dan perkembangan dakwah Islam di tempat KKN Kelompok VI Dusun

    Ngepringan II. Harapan besar bagi kami agar ada follow up yang serius

    dan berkelanjutan dari pihak kampus. Serta saling bersinergi bersama

    antara pihak kampus dengan mahasiswa KKN dalam menjalin

    silaturahmi dengan masyarakat Dusun Ngepringan II. Dan kampus

    mampu memobilisasi mahasiswa KKN dengan baik dalam rangka

    perbaikan kondisi masyarakat Dusun Ngepringan II.

  • 69

    LAMPIRAN

    DOKUMENTASI PROGRAM KERJA KKN KELOMPOK 6

    A. TPA

    B. Outbond

  • 70

    C. Jalan-Jalan dan Sebar Undangan TPA

    D. Kajian Pemuda

    E. Kajian Bisnis Islam

  • 71

    F. Meeting Group Mebel

    G. Mengecat Gapura dan Papan Nama Dusun

    H. Healthy Day

  • 72

    I. Nonton Bareng

    J. Festifal Anak Sholeh

    K. Kumandang Dakwah

  • 73

    L. Rapat Muda-mudi

    M. Malam Puncak dan Perpisahan

    N. Pengajian Warga

  • 74

    TIM KKN KELOMPOK 6