analisis situasi

  • View
    290

  • Download
    7

Embed Size (px)

Text of analisis situasi

BAB I ANALISIS LINGKUNGAN EKSTERNAL

1.1 Pengertian Analisis Lingkungan Eksternal Jauch dan Glueck (1993) menyatakan pendapatnya bahwa analisis lingkungan adalah suatu proses yang digunakan perencana strategi untuk memantau sektor lingkungan dalam menentukan peluang atau ancaman perusahaan. Sedangkan menurut Pearce (2008), lingkungan eksternal adalah faktor di luar kendali perusahaan yang dapat memengaruhi pilihan, arah, dan tindakan struktur organisasi, dan proses internal perusahaan. Dapat disimpulkan menurut kelompok kami analisis lingkungan eksternal merupakan suatu proses dalam menentukan faktor di luar perusahaan yang dapat menimbulkan peluang atau ancaman bagi perusahaan.

1.2 Manfaat Analisis Lingkungan Eksternal Berdasarkan pendapat dari Siagian (2000) pengenalan lingkungan eksternal secara tepat semakin penting karena: a. Jumlah faktor-faktor yang berpengaruh itu tidak pernah konstan melainkan selalu berubah b. Intensitas dampaknya beraneka ragam c. Ada faktor-faktor eksternal yang merupakan kejutan yang tidak dapat diperhitungkan sebelumnya betapa pun cermatnya analisis SWOT dilakukan d. Kondisi eksternal itu berada di luar kemampuan organisasi untuk

mengendalikannya.

1.3 Sifat Audit Eksternal Tujuan dari audit eksternal adalah untuk mengembangkan peluang yang bisa menguntungkan perusahaan dan ancaman yang harus dihindari. Audit eksternal tidak bertujuan untuk mengembangkan daftar lengkap dari setiap faktor kemungkinan yang bisa mempengaruhi bisnis, melainkan bertujuan untuk mengidentifikasi variabel kunci yang dapat ditindaklanjuti. Sebuah perusahaan harus dapat merespon faktor dari luar yang ada, baik dengan cara ofensif atau defensif dengan merumuskan strategi yang 1

memanfaatkan peluang eksternal atau yang meminimalkan dampak dari potensi ancaman.

1.4 Kategori Kekuatan Eksternal Menurut David (2011) kekuatan eksternal dapat dibagi menjadi lima kategori, yaitu: a. Kekuatan ekonomi Faktor ekonomi memiliki dampak langsung terhadap daya tarik untuk potensi berbagai strategi. Misalnya, ketika suku bunga naik, dana yang dibutuhkan untuk ekspansi modal menjadi lebih mahal atau tidak tersedia. Juga, ketika suku bunga naik, penurunan pendapatan tambahan, dan permintaan barang diskresioner jatuh. Ketika harga saham meningkat, keinginan tersebut ekuitas sebagai sumber modal untuk meningkatkan pengembangan pasar. b. Kekuatan sosial, budaya, demografi, dan lingkungan alam Sosial, perubahan budaya, demografi, dan lingkungan memiliki dampak besar pada hampir semua produk, jasa, pasar, dan pelanggan. Nirlaba besar dan kecil dari organisasi di semua industri ditantang oleh peluang dan ancaman yang timbul dari perubahan sosial, variabel budaya, demografis, dan lingkungan. c. Kekuatan politik, pemerintahan, dan hukum Adanya faktor pemerintah, politik, dan hukum dapat merupakan kunci peluang atau ancaman untuk organisasi besar dan kecil. Untuk industri dan perusahaan yang sangat bergantung pada kontrak pemerintah atau subsidi, perkiraan politik dapat menjadi bagian paling penting dari audit eksternal. Perubahan dalam ketetapan undang-undang, tarif pajak, dan aktivitas lobi dapat memengaruhi perusahaan secara signifikan. Saling ketergantungan global yang meningkat di antara negara, pasar, pemerintah, dan organisasi penting bagi perusahaan untuk mempertimbangkan kemungkinan dampak politik pada perumusan dan pelaksanaan strategi kompetitif. d. Kekuatan teknologi Kekuatan teknologi merupakan peluang besar dan ancaman yang harus diperhatikan dalam merumuskan strategi. Kemajuan teknologi secara dramatis dapat mempengaruhi organisasi produk dan jasa, pasar, pemasok, distributor, pesaing, pelanggan, pabrik, pemasaran, dan kompetitif. Kemajuan teknologi dapat membuat pasar baru, meningkatkan produk, mengubah persaingan biaya jabatan dalam suatu industri, dan membuat produk yang ada. Perubahan teknologi dapat mengurangi atau 2

menghilangkan hambatan biaya antara perusahaan, membuat produksi berjalan lebih pendek, membuat kekurangan dalam keterampilan teknis, dan mengakibatkan perubahan nilai dan harapan karyawan, manajer, dan pelanggan. Kemajuan teknologi dapat membuat keuntungan kompetitif baru yang lebih kuat dari keuntungan yang ada sebelumnya. Tidak ada perusahaan yang terisolasi terhadap kemunculan

perkembangan teknologi. Dalam industri teknologi tinggi, identifikasi dan evaluasi kunci peluang dan ancaman dapat menjadi bagian paling penting dari audit eksternal manajemen strategis. e. Kekuatan kompetitif Mengumpulkan dan mengevaluasi informasi tentang pesaing sangat penting untuk formulasi strategi yang sukses. Mengidentifikasi pesaing utama tidak selalu mudah karena banyak perusahaan memiliki divisi yang bersaing dalam berbagai industri. Banyak multidivisional perusahaan tidak memberikan informasi penjualan dan laba pada divisi dasar karena alasan kompetitif . Hubungan di antara kekuatan dan organisasi digambarkan pada Gambar 1.1. Tren eksternal dan peristiwa ekonomi, seperti resesi ekonomi global, secara signifikan mempengaruhi produk, jasa, pasar, dan organisasi di seluruh dunia.

Gambar 1.1 Hubungan antara kunci kekuatan eksternal dengan organisasi Sumber : David (2011)

Perubahan pada kekuatan eksternal menunjukkan terjadinya perubahan dalam permintaan konsumen untuk produk dan jasa. Kekuatan eksternal mempengaruhi jenis produk yang dikembangkan, sifat posisi dan strategi segmentasi pasar, jenis layanan 3

yang ditawarkan, dan pilihan bisnis untuk memperoleh atau menjual. Kekuatan eksternal secara langsung mempengaruhi pemasok dan distributor. Mengidentifikasi dan mengevaluasi peluang dan ancaman dari luar memungkinkan organisasi untuk mengembangkan misi yang jelas, desain strategi untuk mencapai tujuan jangka panjang, dan untuk mengembangkan kebijakan untuk mencapai tujuan.

1.5 Lingkungan Eksternal Perusahaan Menurut Pearce (2008) terdapat sejumlah faktor eksternal yang mempengaruhi pilihan perusahaan mengenai arah dan tindakan, yang pada akhirnya juga mempengaruhi sturktur organisasi dan proses internalnya. Faktor ini yang membentuk lingkungan eksternal dapat dibagi menjadi tiga subkategori yang terkait yaitu faktor dalam lingkungan jauh, faktor dalam lingkungan industri, dan faktor dalam lingkungan operasi. Jadi lingkungan eksternal adalah faktor di luar kendali perusahaan yang dapat mempengaruhi pilihan, arah, dan tindakan struktur organisasi, dan proses internal perusahaan. 1.2.1 Faktor dalam lingkungan eksternal: 1. Faktor dalam Lingkungan Jauh Lingkungan jauh terdiri dari faktor yang pada dasarnya di luar dan biasanya tidak berkaitan dengan setiap situasi operasi perusahaan tertentu. Faktor dalam lingkungan jauh adalah sebagai berikut: a. Politik Analisis faktor politik perlu memperhatikan adanya perubahan politik yang dapat mempengaruhi perkembangan perusahaan atau organisasi. Selain itu juga perlu memperhatikan hukum, perubahan global, serta kebijakan lingkungan sehingga dapat membantu atau menghambat usaha organisasi untuk mencapai tujuan. b. Ekonomi Keadaan perekonomian pada waktu sekarang dan di masa yang akan datang dapat mempengaruhi kemajuan dan strategi perusahaan atau organisasi. Setiap segi ekonomi ini dapat membantu atau menghambat usaha mencapai tujuan perusahaan atau organisasi dan menyebabkan keberhasilan ataupun kegagalan strategi. c. Sosial Faktor sosial terpusat pada penilaian dari sikap konsumen dan karyawan atau anggota organisasi yang mempengaruhi strategi. 4

d. Teknologi Perencana strategi yang efektif meneliti lingkungan untuk mencari perubahan teknologi yang dapat mempengaruhi bahan baku, operasi, dan produk serta jasa perusahaan, karena perubahan teknologi dapat memberikan peluang besar untuk meningkatkan hasil, tujuan atau mengancam kedudukan perusahaan. Dorongan pemerintah melalui kebijaksanaan pajak dan undangundang juga memainkan peranan dalam perubahan teknologi. Kemauan untuk melakukan inovasi dan mengambil resiko nampak merupakan komponen yang penting. Selanjutnya perubahan teknologi menghendaki iklim sosial ekonomis yang dapat menerimanya. 2. Faktor dalam Lingkungan Industri Berdasarkan pendapat Porter (1980) dalam Pearce dan Robinson (1997), Competitive Strategy, mendorong konsep lingkungan industri ke permukaan pemikiran strategi dan perencanaan usaha. Selanjutnya menurut Porter (1980), sifat dan tingkat kompetisi dalam suatu industri bergantung pada 5 kekuatan yang mempengaruhi persaingan dalam suatu industri (Five competitive forces). Faktor-faktor tersebut antara lain adalah: a. Hambatan bagi masuknya pendatang baru b. Kompetisi dengan pesaing c. Ketersediaan barang subtitusi d. Kekuatan tawar-menawar pelanggan e. Kekuatan tawar-menawar pemasok 3. Faktor dalam lingkungan operasi Lingkungan operasional atau dapat disebut dengan lingkungan persaingan atau tugas, terdiri dari faktor dalam situasi persaingan yang mempengaruhi keberhasilan suatu perusahaan dalam mendapatkan sumber data yang dibutuhkan atau dalam memasarkan produk dan jasanya secara menguntungkan. Faktor tersebut antara lain yaitu: a. Posisi Kompetitif b. Profil pelanggan dan perubahan pasar c. Hubungan dengan pemasok d. Kreditor e. Pasar tenaga kerja

5

1.6 Tujuan Analisis Eksternal Tujuan analisis eksternal adalah untuk mengembangkan suatu daftar peluang (Opportunity) yang dapat dimanfaatkan perusahaan, daftar ancaman (Threat) yang harus dihindari oleh perusahaan. Kedua daftar ini tidak perlu terlalu panjang, akan tetapi harus memuat faktor kunci yang mempengaruhi lingkungan eksternal dimana perusahaan bergerak. Strategi yang dikembangkan oleh perusahaan harus mampu memanfaatkan peluang yang ada dan berkelit dari ancaman yang membahayakan perusahaaan.

1.7 Peramalan Alat dan Teknik Forecasting atau peramalan adalah kegiatan kompleks karena faktor seperti inovasi teknologi, perubahan budaya, produk baru, peningkatan layanan, pesaing kuat, pergeseran prioritas pemerintah, perubahan nilai