Click here to load reader

ARTIKEL ILMIAH - DITA OKTOFISI (RSA1C413020).pdf · PDF file tumbuhan, dan taksonomi tumbuhan. Dalam mata kuliah taksonomi tumbuhan, identifikasi merupakan salah satu topik utama

  • View
    3

  • Download
    0

Embed Size (px)

Text of ARTIKEL ILMIAH - DITA OKTOFISI (RSA1C413020).pdf · PDF file tumbuhan, dan taksonomi...

  • Dita Oktofisi (RSA1C413020) Pendidikan Biologi FKIP Universitas Jambi 1

    ARTIKEL ILMIAH

    IDENTIFIKASI TUMBUHAN PERDU DI KEBUN BOTANI BIOLOGI FKIP

    UNIVERSITAS JAMBI SEBAGAI PENGAYAAN MATA KULIAH

    TAKSONOMI TUMBUHAN

    OLEH

    DITA OKTOFISI

    RSA1C413020

    FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

    UNIVERSITAS JAMBI

    JANUARI 2018

  • Dita Oktofisi (RSA1C413020) Pendidikan Biologi FKIP Universitas Jambi 2

  • Dita Oktofisi (RSA1C413020) Pendidikan Biologi FKIP Universitas Jambi 3

    IDENTIFICATION OF SHRUBS IN BOTANIC GARDEN OF BIOLOGY FKIP

    UNIVERSITY OF JAMBI AS ENRICHMENT OF PLANT TAXONOMY

    COURSE

    Dita Oktofisi 1)

    , Muswita 2)

    , Upik Yelianti 3)

    1) (Student Of Biology Education Jambi University), e-mail : [email protected]

    2)3) Lecturer Of Biology Education Jambi University

    By:

    Dita Oktofisi

    Abstract. Botanical Gardens of Biology FKIP University of Jambi is an educational garden for

    biology students, where students can recognize and observe various types of plants that exist

    around the garden to be used as a subject material or practicum materials courses of plants. The

    plants contaned in the garden is various, one of them is a shrubs plant. This plant is a woody

    plant that has many branched stems. This research aims to determine the type of shrubs in the

    Botanic Garden of Biology FKIP University of Jambi. This research was conducted from May

    to July 2017. Sampling is done by using descriptive explorative method with sampling

    technique and documentation by exploring. The results of this research found 30 species of

    shrubs are Crossandra infundibuliformis, Graptophylum pictum, Allamanda cathartica,

    Tabernaemontana divaricata, Polyscias filicifolia, Schefflera arboricola, Tithonia diversifolia,

    Vernonia amygdalina, Acalypha hispida, Breynia fruticosa, Codiaeum variegatum, Excoecaria

    cochinchinensis, Jatropha integerrima, Sauropus androgynus, Kopsia flavida, Cordyline

    fruticosa, Dracaena reflexa, Lawsonia inermis, Hibiscus archeri, Hibiscus rosa-sinensis,

    Clidemia hirta, Medinilla astronioides, Melastoma malabathricum, Punica granatum, Ixora

    coccinea, Morinda citrifolia, Citrus sp, Evodia ridleyi, Solanum torvum and Eurya acuminata.

    Based on the results of this study it can be concluded from all species of shrubs plants found 30

    species of 15 families. The most commonly found family is Euphorbiaceae as many as 5

    species, then from Apocynaceae and Melastomaceae family found 3 species, 2 species in family

    of Acanthaceae, Araliaceae, Asteraceae, Lythraceae, Malvaceae, Rubiaceae, and Rutaceae and

    found 1 type of each family Gentinaceae, Liliaceae, Phyllanthaceae, Solanaceae, and Theaceae.

    Further research is suggested to complete the data of plant in the Botanic Garden of Biology

    FKIP University of Jambi and preservation the types of plants that exist in the environment of

    Botanic Garden.

    Key Word: identification, shrubs, biological garden of biology.

  • Dita Oktofisi (RSA1C413020) Pendidikan Biologi FKIP Universitas Jambi 4

    I PENDAHULUAN

    Kebun botani biologi FKIP

    Universitas Jambi merupakan salah satu

    wadah pelestarian tumbuh-tumbuhan yang

    ada di lingkungan kampus, baik tumbuhan

    yang susah ditemukan seperti Anggrek,

    maupun tumbuhan familiar. Selain sebagai

    wadah pelestarian tumbuh-tumbuhan,

    kebun botani juga merupakan kebun

    pendidikan bagi mahasiswa biologi dimana

    mahasiswa dapat mengenali dan mengamati

    berbagai jenis tumbuhan yang ada di sekitar

    kebun tersebut untuk dijadikan sebagai

    bahan mata kuliah ataupun bahan

    praktikum mata kuliah tumbuhan seperti

    mata kuliah morfologi tumbuhan, fisiologi

    tumbuhan, dan taksonomi tumbuhan.

    Dalam mata kuliah taksonomi

    tumbuhan, identifikasi merupakan salah

    satu topik utama yang menjadi pokok

    bahasan sistem klasifikasi. Taksonomi

    tumbuhan tidak lepas dari bahasan sistem

    pengklasifikasian, sehingga bagi mahasiswa

    pendidikan biologi yang sedang

    mempelajari tentang klasifikasi tumbuhan,

    berbagai jenis tumbuhan yang ada di kebun

    botani biologi FKIP Universitas Jambi akan

    memudahkan mahasiswa dalam

    mempelajari materi tentang identifikasi

    tumbuhan serta menambah pengetahuan

    mahasiswa tentang jenis-jenis suatu

    tumbuhan secara ilmiah.

    Tumbuh-tumbuhan yang ada di

    kebun botani biologi FKIP Universitas

    Jambi umumnya merupakan tumbuh-

    tumbuhan yang dibawa oleh mahasiswa

    pendidikan biologi Universitas Jambi.

    Sebelum lahan untuk pembuatan kebun

    botani tersebut dibuka, tumbuh-tumbuhan

    yang ditemukan disekitarnya adalah pohon

    akasia (Acacia mangium Willd.), pulai

    (Alstonia scholaris L.), dan beberapa jenis

    rumput-rumputan (Graminea). Kemudian

    lahan kebun botani yang telah dibuka saat

    ini masih ditumbuhi oleh pohon akasia

    (Acacia mangium Willd.), pulai (Alstonia

    scholaris L.), semak, rumput-rumputan

    (Graminea), herba, liana, dan perdu.

    Menurut Yudhoyono (2013:466)

    terdapat sekitar 30.000 species tumbuhan

    perdu yang ada di dunia, sebagian besar

    merupakan tumbuhan berbunga, perdu

    menyebar di seluruh penjuru dunia dengan

    keanekaragaman tertinggi di kawasan hutan

    hujan tropis. Tumbuhan perdu merupakan

    tumbuhan berkayu yang memiliki beberapa

    batang yang bercabang dari dekat akarnya

    dan tingginya dapat mencapai 6 m. salah

    satu contoh dari tumbuhan perdu adalah

    kembang sepatu (Hibiscus rosa-sinensis

    L.). Tumbuhan dimasukkan kedalam

    kelompok perdu merupakan sistem

    pengelompokan tumbuhan berdasarkan

    habitus. Menurut Daniel (2015:23) habitus

    merupakan perawakan tumbuhan yang

    berdasarkan bentuk dan tekstur seperti

    herba memiliki perbedaan yang sangat jauh

    dengan perdu. Batang tumbuhan dengan

    perawakan herba lebih lemah dibandingkan

    dengan batang tumbuhan perdu karena

    banyak mengandung air sedangkan batang

    tumbuhan perdu memiliki bentuk yang

    tegap dan berkayu.

    Tumbuhan perdu di kebun botani

    FKIP terlihat cukup banyak, namun belum

    ada penelitian yang berkaitan dengan

    identifikasi tumbuhan perdu yang ada di

    kebun botani biologi FKIP Universitas

    Jambi. Dalam hal ini, identifikasi sangat

    diperlukan untuk menentukan jenis-jenis

    tumbuhan perdu yang ada di kebun botani

    biologi sebagai kebun pendidikan yang

    menambah pengetahuan mahasiswa

    terhadap tumbuhan yang ada di kebun

    botani.

    Jenis-jenis dari tumbuhan perdu

    memiliki banyak kegunaan di lingkungan

    sekitar. Salah satunya sebagai tanaman

    pembatas atau tanaman pagar seperti

    Kembang sepatu (Hibiscus rosa-sinensis

    L.), sebagai tanaman sayur-sayuran seperti

    Rimbang (Solanum torvum), sebagai hiasan

    taman seperti bunga Terompet bidadari atau

    Kecubung (Brugmansia versicolor),

    sebagai tanaman obat seperti menurut

    Agung dan Tinton (2008:116) Katu

    (Sauropus androgynus) merupakan

    tumbuhan dengan perawakan perdu yang

    dapat digunakan sebagai tanaman obat

    untuk mengatasi demam, sebagai antiseptik,

    dan pelancar ASI. Namun jenis-jenis dari

    tanaman perdu yang ada di kebun botani

    biologi FKIP Universitas Jambi belum

    sepenuhnya diketahui. Oleh sebab itu

    perlunya dilakukan pendataan dan

    identifikasi lanjut.

    Beberapa hasil penelitian

    sebelumnya yang berkaitan dengan

    tumbuhan perdu diantaranya penelitian

    Karmilasanti (2011) Menemukan 5 jenis

    tanaman perdu yang digunakan sebagai

  • Dita Oktofisi (RSA1C413020) Pendidikan Biologi FKIP Universitas Jambi 5

    tumbuhan obat di kawasan Tane’ Olen Desa

    Setulang Malinau, Kalimantan Timur yang

    diantaranya Akha kerek (Leea indica), Beke

    (Senna alata), Boo (Blumea balsamifera),

    Daeng pung (Callicarpa longifolia), Ucung

    ace (Solanum torvum). Kemudian penelitian

    Syamsiah (2014) Menemukan 2 jenis

    tumbuhan obat dengan habitus perdu, yakni

    Delima (Punica garanatum) dan Jarak

    pagar (Jatropha curcas). Selanjutnya

    penelitian Narendreswari (2014)

    Menemukan 3 jenis tumbuhan perdu di

    jalur hijau jalan Laksada Adisucipto, Urip

    Sumoharjo, dan Jendral Sudirman

    Yogyakarta yakni Puring (Codiaeum

    variegatum), Hanjuang Merah (Cordyline

    terminalis), dan Drasena (Dracaena

    sanderiana), penelitian Oktaviani, dkk

    (2015) juga menemukan 3 jenis tumbuhan

    perdu di Kecamatan Tanjung Lago,

    Sumatera Selatan yakni Karamunting

    (Melastoma malabathricum), Eupatorium

    inulifolium, dan Mussaenda sp.

    Penelitian lainnya yang juga terkait

    dengan tumbuhan perdu yaitu penelitian

    Irawati, dkk (2015) Menemukan 10 jenis

    tumbuhan obat yang berhabitus perdu,

    yakni Patuku (Cycas revoluta), Daun patah

    tulan

Search related